Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAT PG BAHASA INDONESIA KELAS 7

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan yang tepat tentang kedua puisi tersebut adalah ....

a)
b)
c)
d)
2.

1. Jika kita makan petaiJangan lupa makan kerupukJika kita ingin pandaiRanjin-rajinlah membaca buku

2. Siapa menggemari silang sengketa Kelaknya pasti berduka cita 

3. Janganlah engkau berbuat maksiat Janganlah engkau berbuat jahat Segeralah engkau bertaubat Agar selamat dunia akhirat

4. Barang sipa meninggalkan zakat Tiadalah hartanya yang beroleh berkat 

Puisi yang termasuk gurindam ditandai dengan nomor ..

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (3)

d)

(2) dan (4)

3.

1. Burung dara jatuh dari sarangnya

2. Ikan lele tak punya sisik

3. Jika kau tulus mencintainya

4. Jagalah dia dengan baik

Larik isi pada pantun tersebut ditandai nomor ...

a)

(1) dan (2)

b)

(2) dan (3)

c)

(3) dan (4)

d)

(4) dan (1)

4.

Perbedaan kedua puisi rakyat tersebut adalah ...

a)

TEKS 1

menggunakan kata-kata lugas

TEKS 2

menggunakan kata-kata kias

b)

TEKS 1

terdapat sampiran dan isi

TEKS 2

hanya terdapat isi

c)

TEKS 1

bersajak A-A-A-A

TEKS 2

bersajak A-B-A-B

d)

TEKS 1

berisi pengetahuan

TEKS 2

berisi nasihat

5.

TEKS 1

Jika belajar besungguh-sungguh

Keberhasilan akan kau rengkuh

TEKS 2

Janganlah engkau berbuat maksiat

Janganlah engkau berbuat jahat

Segeralah engkau bertaubat

Agar selamat dunia akhira

Persamaan kedua puisi rakyat tersebut adalah keduanya memiliki ....

a)

sajak berpola A-A-A-A

b)

empat larik dalam satu bait

c)

larik yang semuanya merupakan isi

d)

dua sampiran dalam satu bait

6.

Lelah diri mengikuti syahwat

Jalani hidup semakin berat

Jiwa semakin tak terawat

Kian hari hati pun berkarat

Kata berima pada syair tersebut adalah ...

a)

lelah, mengikuti, hidup, syahwat

b)

kian, semakin, berkarat, berat

c)

jalani, semakin, terawat, hati

d)

syahwat, berat, terawat, bekarat

7.

Lelah diri mengikuti syahwat

Jalani hidup semakin berat

Jiwa semakin tak terawat

Kian hari hati pun berkarat

Makna kata bergaris bawah pada syair tersebut adalah ...

a)

tak terkendali

b)

baik hati

c)

mudah tersentuh

d)

menjadi

8.

1. Hari minggu pergi ke pasar

2. Beli sayur dan juga beras

3. Tiap hari rajinlah kau belajar

4. Pastilah kau menjadi cerdas

Pernyataan tepat sesuai dengan struktur makna antar larik pantun tersebut adalah ....

a)

Larik 1 dan 2 dengan larik 3 dan 4 tidak ada hubungan makna.

b)

Larik 1 dan 2 memiliki hubungan pertentangan

c)

Larik 3 dan 4 mengungkapkan sebuah permohonan

d)

Larik 4 dan 1 merupakan kalimat majemuk.

9.

1. Hari minggu pergi ke pasar

2. Beli sayur dan juga beras

3. Tiap hari rajinlah kau belajar

4. Pastilah kau menjadi cerdas

Kalimat berisi ajakan pada syair tersebut terdapat pada larik bernomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

10.

Orang jahat banyak masalah

Orang baik banyak anugerah

Struktur makna antar larik gurindam tersebut adalah ....

a)

kedua larik tidak memiliki hubungan makna

b)

larik 1 merupakan pengantar menuju larik 2

c)

kedua larik memiliki hubungan pertentangan

d)

larik 1 merupakan syarat menuju larik 2

11.

(1) Meski sudah uzur, Rahman masih gesit dan cekatan. (2) Aktivitas lelaki ini memang sangat luar bisa. (3) Begitu bangun pagi, ia sudah memikul cangkul menuju sawahnya  (4) Ia harus mengayunkan cangkulnya untuk membongkar tanah yang mengeras

Kalimat yang berisi kata penghubung tujuan ditandai nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

12.

(1) Meski sudah uzur, Rahman masih gesit dan cekatan. (2) Aktivitas lelaki ini memang sangat luar bisa. (3) Begitu bangun pagi, ia sudah memikul cangkul menuju sawahnya  (4) Ia harus mengayunkan cangkulnya untuk membongkar tanah yang mengeras

Kalimat tunggal pada teks tersebut adalah ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

13.

Pada suatu hari si Rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan Kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. "Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?" tanya si Rusa. "Aku sedang mencari sumber penghidupan," jawab si Kura-kura. "Jangan berlagak engkau, hei Kura-kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!"  Si Kura-kura berusaha menjelaskan, namun si Rusa tetap marah. Bahkan, si Rusa mengancam akan menginjak tubuh si Kura-kura. Si Kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki. Si Rusa sangat marah mendengar tantangan si Kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si Kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu.  "Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!" tantang si Rusa. "Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku," balas si Kura-kura. Si Rusa kian marah mendengar ucapan si Kura-kura. Ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya ..... Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si Rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si Kura-kura mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga hidung si Rusa putus

Alasan yang tepat bahwa teks tersebut termasuk fabel adalah ...

a)

berlatar tempat perkotaan

b)

tidak menggunakan kalimat langsung

c)

tokoh-tokohnya merupakan binatang

d)

hanya bertujuan menghibur pembaca

14.

Pada suatu hari si Rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan Kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. "Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?" tanya si Rusa. "Aku sedang mencari sumber penghidupan," jawab si Kura-kura. "Jangan berlagak engkau, hei Kura-kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!"  Si Kura-kura berusaha menjelaskan, namun si Rusa tetap marah. Bahkan, si Rusa mengancam akan menginjak tubuh si Kura-kura. Si Kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki. Si Rusa sangat marah mendengar tantangan si Kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si Kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu.  "Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!" tantang si Rusa. "Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku," balas si Kura-kura. Si Rusa kian marah mendengar ucapan si Kura-kura. Ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya ..... Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si Rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si Kura-kura mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga hidung si Rusa putus

Peristiwa yang menunjukkan konflik pada kutipan fabel tersebut adalah ...

a)

Si Rusa dan si Kura-kura terlibat pertarungan mengadu betis.

b)

Si Rusa marah karena tersinggung dengan jawaban si Kura-kura.

c)

Si Kura-kura tidak mau melayani tantangan si Rusa

d)

Si Kura-kura berhasil mematahkan hidung si Rusa

15.

Pada suatu hari si Rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan Kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. "Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?" tanya si Rusa. "Aku sedang mencari sumber penghidupan," jawab si Kura-kura. "Jangan berlagak engkau, hei Kura-kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!"  Si Kura-kura berusaha menjelaskan, namun si Rusa tetap marah. Bahkan, si Rusa mengancam akan menginjak tubuh si Kura-kura. Si Kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki. Si Rusa sangat marah mendengar tantangan si Kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si Kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu.  "Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!" tantang si Rusa. "Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku," balas si Kura-kura. Si Rusa kian marah mendengar ucapan si Kura-kura. Ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya ..... Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si Rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si Kura-kura mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga hidung si Rusa putus

Peristiwa yang menunjukkan penyebab terjadi konflik pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

Si Rusa dan si Kura-kura terlibat pertarungan mengadu betis.

b)

Si Rusa marah karena tersinggung dengan jawaban si Kura-kura

c)

Si Kura-kura tidak mau melayani tantangan si Rusa.

d)

Si Kura-kura berhasil mematahkan hidung si Rusa

16.

Pada suatu hari si Rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan Kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. "Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?" tanya si Rusa. "Aku sedang mencari sumber penghidupan," jawab si Kura-kura. "Jangan berlagak engkau, hei Kura-kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!"  Si Kura-kura berusaha menjelaskan, namun si Rusa tetap marah. Bahkan, si Rusa mengancam akan menginjak tubuh si Kura-kura. Si Kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki. Si Rusa sangat marah mendengar tantangan si Kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si Kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu.  "Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!" tantang si Rusa. "Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku," balas si Kura-kura. Si Rusa kian marah mendengar ucapan si Kura-kura. Ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya ..... Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si Rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si Kura-kura mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga hidung si Rusa putus

Peristiwa yang menunjukkan akibat terjadi konflik pada kutipan fabel tersebut adalah ...

a)

Si Rusa dan si Kura-kura terlibat pertarungan mengadu betis.

b)

Si Rusa marah karena tersinggung dengan jawaban si Kura-kura

c)

Si Kura-kura tidak mau melayani tantangan si Rusa

d)

Si Kura-kura berhasil mematahkan hidung si Rusa.

17.

1). Seekor singa sedang tidur dengan lelap di dalam hutan, dengan kepalanya yang besar bersandar pada telapak kakinya. Seekor tikus kecil secara tidak sengaja berjalan di dekatnya, dan setelah tikus itu sadar bahwa dia berjalan di depan seekor singa yang tertidur, sang Tikus menjadi ketakutan dan berlari dengan cepat, tetapi karena ketakutan, sang Tikus malah berlari di atas hidung sang Singa yang sedang tidur

2). Sang Singa menjadi terbangun dan dengan sangat marah menangkap makhluk kecil itu dengan cakarnya yang sangat besar

"Ampuni saya!" kata sang Tikus. "Tolong lepaskan saya dan suatu saat nanti saya akan membalas kebaikanmu."

Singa menjadi tertawa dan merasa lucu saat berpikir bahwa seekor tikus kecil akan dapat membantunya. Tetapi dengan baik hati, akhirnya singa tersebut melepaskan tikus kecil itu.

Suatu hari, ketika sang Singa mengintai mangsanya di dalam hutan, sang Singa tertangkap oleh jala yang ditebarkan oleh pemburu. Karena tidak dapat membebaskan dirinya sendiri, sang Singa mengaum dengan marah ke seluruh hutan. Saat itu sang Tikus yang pernah dilepaskannya mendengarkan auman itu dan dengan cepat menuju ke arah di mana sang Singa terjerat pada jala. Sang Tikus kemudian menemukan sang Singa yang meronta-ronta berusaha membebaskan diri dari jala yang menjeratnya

3). Sang Tikus kemudian berlari ke tali besar yang menahan jala tersebut, dia lalu menggigit tali tersebut sampai putus hingga akhirnya sang Singa dapat dibebaskan.

4). "Kamu tertawa ketika saya berkata akan membalas perbuatan baikmu," kata sang Tikus. "Sekarang kamu lihat bahwa walaupun kecil, seekor tikus dapat juga menolong seekor singa."

Tahapan komplikasi pada kutipan fabel tersebut ditandai nomor …

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

18.

1). Seekor singa sedang tidur dengan lelap di dalam hutan, dengan kepalanya yang besar bersandar pada telapak kakinya. Seekor tikus kecil secara tidak sengaja berjalan di dekatnya, dan setelah tikus itu sadar bahwa dia berjalan di depan seekor singa yang tertidur, sang Tikus menjadi ketakutan dan berlari dengan cepat, tetapi karena ketakutan, sang Tikus malah berlari di atas hidung sang Singa yang sedang tidur

2). Sang Singa menjadi terbangun dan dengan sangat marah menangkap makhluk kecil itu dengan cakarnya yang sangat besar

"Ampuni saya!" kata sang Tikus. "Tolong lepaskan saya dan suatu saat nanti saya akan membalas kebaikanmu."

Singa menjadi tertawa dan merasa lucu saat berpikir bahwa seekor tikus kecil akan dapat membantunya. Tetapi dengan baik hati, akhirnya singa tersebut melepaskan tikus kecil itu.

Suatu hari, ketika sang Singa mengintai mangsanya di dalam hutan, sang Singa tertangkap oleh jala yang ditebarkan oleh pemburu. Karena tidak dapat membebaskan dirinya sendiri, sang Singa mengaum dengan marah ke seluruh hutan. Saat itu sang Tikus yang pernah dilepaskannya mendengarkan auman itu dan dengan cepat menuju ke arah di mana sang Singa terjerat pada jala. Sang Tikus kemudian menemukan sang Singa yang meronta-ronta berusaha membebaskan diri dari jala yang menjeratnya

3). Sang Tikus kemudian berlari ke tali besar yang menahan jala tersebut, dia lalu menggigit tali tersebut sampai putus hingga akhirnya sang Singa dapat dibebaskan.

4). "Kamu tertawa ketika saya berkata akan membalas perbuatan baikmu," kata sang Tikus. "Sekarang kamu lihat bahwa walaupun kecil, seekor tikus dapat juga menolong seekor singa."

Tahapan koda pada kutipan fabel tersebut ditandai nomor …

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

19.

1). Seekor singa sedang tidur dengan lelap di dalam hutan, dengan kepalanya yang besar bersandar pada telapak kakinya. Seekor tikus kecil secara tidak sengaja berjalan di dekatnya, dan setelah tikus itu sadar bahwa dia berjalan di depan seekor singa yang tertidur, sang Tikus menjadi ketakutan dan berlari dengan cepat, tetapi karena ketakutan, sang Tikus malah berlari di atas hidung sang Singa yang sedang tidur

2). Sang Singa menjadi terbangun dan dengan sangat marah menangkap makhluk kecil itu dengan cakarnya yang sangat besar

"Ampuni saya!" kata sang Tikus. "Tolong lepaskan saya dan suatu saat nanti saya akan membalas kebaikanmu."

Singa menjadi tertawa dan merasa lucu saat berpikir bahwa seekor tikus kecil akan dapat membantunya. Tetapi dengan baik hati, akhirnya singa tersebut melepaskan tikus kecil itu.

Suatu hari, ketika sang Singa mengintai mangsanya di dalam hutan, sang Singa tertangkap oleh jala yang ditebarkan oleh pemburu. Karena tidak dapat membebaskan dirinya sendiri, sang Singa mengaum dengan marah ke seluruh hutan. Saat itu sang Tikus yang pernah dilepaskannya mendengarkan auman itu dan dengan cepat menuju ke arah di mana sang Singa terjerat pada jala. Sang Tikus kemudian menemukan sang Singa yang meronta-ronta berusaha membebaskan diri dari jala yang menjeratnya

3). Sang Tikus kemudian berlari ke tali besar yang menahan jala tersebut, dia lalu menggigit tali tersebut sampai putus hingga akhirnya sang Singa dapat dibebaskan.

4). "Kamu tertawa ketika saya berkata akan membalas perbuatan baikmu," kata sang Tikus. "Sekarang kamu lihat bahwa walaupun kecil, seekor tikus dapat juga menolong seekor singa."

Variasi pengungkapan pada bagian orientasi (pengenalan) pada kutipan fabel tersebut adalah ...

a)

diawali dengan deskripsi latar waktu

b)

diawali dengan deskripsi latar masa lalu

c)

diawali dengan kegiatan tokoh

d)

diawali dengan deskripsi latar suasana

20.

Pola pengembangan judul pada kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

judul dikembangkan berdasarkan latar cerita

b)

            judul berasal dari nama tokoh

c)

judul dikembangkan berdasarkan sifat tokoh

d)

judul diambil dari tema

21.

(1) Sang mentari menampakkan diri dengan senyum terindahnya. Nuri bersama sahabat-sahabatnya bernyanyi riang. (2) Sementara Katak Putih bertepuk tangan dengan ceria. (3) Sudah terkenal di seluruh hutan bahwa si Nuri dan si Katak Putih bersahabat karib. (4) Saling menopang dan saling menolong dalam suka dan duka.

Cuplikan cerita fabel tersebut menunjukkan peristiwa pada siang hari. Kalimat yang berisi latar waktu siang hari ditandai nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

22.

Teks 1

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“Baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

TEKS 2

Di musim panas yang hangat dan cerah sedikit menggoda Belalang untuk memainkan biola kesayangan sambil bernyanyi dan menari. Hampir setiap harinya itulah yang dilakukan belalang. Ia tidak terpikir untuk melakukan aktivitas lainnya seperti bekerja atau bersiap untuk mengumpulkan bekal musim dingin

Perbedaan pengembangan watak tokoh pada kedua cuplikan fabel tersebut adalah watak tokoh diketahui melalui ....

a)

Teks 1

deskripsi fisik tokoh

TEKS 2

dialog tokoh dengan diri sendiri

b)

TEKS 1

kegiatan tokoh

TEKS 2

deskripsi fisik tokoh

c)

TEKS 1

dialog tokoh dengan diri sendiri

TEKS 2

dialog dengan tokoh lain

d)

TEKS 1

dialog dengan tokoh lain

TEKS 2

kegiatan tokoh

23.

Teks 1

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“Baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

TEKS 2

Di musim panas yang hangat dan cerah sedikit menggoda Belalang untuk memainkan biola kesayangan sambil bernyanyi dan menari. Hampir setiap harinya itulah yang dilakukan belalang. Ia tidak terpikir untuk melakukan aktivitas lainnya seperti bekerja atau bersiap untuk mengumpulkan bekal musim dingin

Perbedaan penggunaan bahasa pada kedua cuplikan fabel tersebut adalah ....

a)

TEKS 1

kalimatnya panjang, membingungkan

TEKS 2

kalimatnya singkat, jelas

b)

TEKS 1

menggunakan dialog

TEKS 2

tidak terdapat dialog

c)

TEKS 1

seluruhnya berupa narasi

TEKS 2

tidak menggunakan narasi

d)

TEKS 1

menggunakan ragam bahasa resmi

TEKS 2

menggunakan ragam bahasa percakapan

24.

Musim panas yang membuatnya(1) ceria sudah akan berganti(2) ke musim dingin, di mana hujan(3) akan turun dengan lebat(4) disertai suhu udara yang sangat rendah(5)

Kata sifat pada kalimat tersebut ditandai nomor ...

a)

(1) dan (2)

b)

(2) dan (3)

c)

(3) dan (4)

d)

(4) dan (5)

25.

(1) Merpati merasa jatah jagungnya lebih sedikit dibandingkan dengan Tekukur. (2) Merpati menganggap pemiliknya sudah tak menyayanginya lagi. (3) “Oh, ternyata pemilikku lebih sayang Tekukur,” keluh Merpati. (4) Didalam kandangnya ia selalu murung.

Kalimat yang berisi kata seru ditandai nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

26.

(1) Merpati merasa jatah jagungnya lebih sedikit dibandingkan dengan Tekukur. (2) Merpati menganggap pemiliknya sudah tak menyayanginya lagi. (3) “Oh, ternyata pemilikku lebih sayang Tekukur,” keluh Merpati. (4) Didalam kandangnya ia selalu murung.

Penulisan kata depan yang salah terdapat pada kalimat bernomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

27.

.......

Rencananya, liburan aku akan main ke Indramayu dan berharap kita bisa bermain bersama dengan teman-teman sekelas. Aku juga sudah kangen masakan ibumu, pindang gombyang. Oh ya, sekian dulu surat dariku. Aku sangat berharap balasan darimu. Terima kasih dan sampai jumpa.

.........

Teks tersebut termasuk cuplikan surat pribadi karena ...

a)

berkaitan dengan masalah kedinasan

b)

berkaitan dengan keperluan yang bersifat resmi

c)

melibatkan instansi tertentu

d)

ditulis oleh seseorang atas nama individu

28.

Teks tersebut termasuk cuplikan surat dinas karena ...

a)

berkaitan dengan masalah kedinasan

b)

berkaitan dengan keperluan yang bersifat pribadi

c)

menggunakan bahasa yang akrab

d)

ditulis oleh seseorang atas nama individu

29.

Teks 1

Bu, saya sekarang bersekolah di SMA Siliwangi.  Saya juga masih mengingat apa yang Ibu katakan dulu saat di sekolah, “Jika kita punya keinginan, kita harus mengejarnya sampai dapat!”.  Hal itu terus memotivasi saya sampai sekarang. Dua minggu lagi saya akan mengikuti babak final lomba menulis karya ilmiah yang diadakan oleh Universitas Pajajaran. Untuk itu, saya minta doa Ibu supaya saya bisa memberikan yang terbaik.

Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Ibu mengajariku menulis. Berkat itu semua, saya yang dulunya tidak suka menulis, sekarang  sangat mencintai dunia itu. Bu, buku tentang teknik menulis yang Ibu berikan sangat membantu dalam mengasah kemampuan saya

TEKS 2

Aku sangat meridukanmu, Vin. Rindu dengan semua kehidupan dan kebiasaan di desa. Juga sangat rindu dengan teman-teman semua yang ada di sana. Saking kangennya, aku jadi bermimpi bahwa semalam kita bermain bersama. Oh iya, kini aku sudah diterima di SMA Siliwangi. Aku berhasil bersaing dengan ratusan bahkan ribuan pendaftar yang lain, loh. Aku belajar dengan sangat giat untuk itu. Hasilnya, tidaklah sia-sia, aku berhasil diterima di sekolah yang dulu kita bilang sangat bagus itu.

Vin, kamu juga harus belajar dengan sangat giat agar hidupmu diberi kemudahan. Jangan lupa pula untuk berdoa supaya cita-citamu dikabulkan. Kamu harus tetap semangat, ya. Yakinlah, aku senantiasa mendoakanmu dari sini. Aku akan tunggu kamu di sini.

Perbedaan isi kedua cuplikan surat pribadi tersebut adalah ...

a)

TEKS 1

mengungkapkan kerinduan

TEKS 2

mengungkapkan kebahagiaan

b)

TEKS 1

mengungkapkan pesan untuk teman

TEKS 2

mengungkapkan pesan untuk guru

c)

TEKS 1

memberikan nasihat

TEKS 2

menyampaikan informasi

d)

TEKS 1

menyampaikan ucapan terima kasih

TEKS 2

memberikan doa dan semangat

30.

Teks 1

Bu, saya sekarang bersekolah di SMA Siliwangi.  Saya juga masih mengingat apa yang Ibu katakan dulu saat di sekolah, “Jika kita punya keinginan, kita harus mengejarnya sampai dapat!”.  Hal itu terus memotivasi saya sampai sekarang. Dua minggu lagi saya akan mengikuti babak final lomba menulis karya ilmiah yang diadakan oleh Universitas Pajajaran. Untuk itu, saya minta doa Ibu supaya saya bisa memberikan yang terbaik.

Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Ibu mengajariku menulis. Berkat itu semua, saya yang dulunya tidak suka menulis, sekarang  sangat mencintai dunia itu. Bu, buku tentang teknik menulis yang Ibu berikan sangat membantu dalam mengasah kemampuan saya

TEKS 2

Aku sangat meridukanmu, Vin. Rindu dengan semua kehidupan dan kebiasaan di desa. Juga sangat rindu dengan teman-teman semua yang ada di sana. Saking kangennya, aku jadi bermimpi bahwa semalam kita bermain bersama. Oh iya, kini aku sudah diterima di SMA Siliwangi. Aku berhasil bersaing dengan ratusan bahkan ribuan pendaftar yang lain, loh. Aku belajar dengan sangat giat untuk itu. Hasilnya, tidaklah sia-sia, aku berhasil diterima di sekolah yang dulu kita bilang sangat bagus itu.

Vin, kamu juga harus belajar dengan sangat giat agar hidupmu diberi kemudahan. Jangan lupa pula untuk berdoa supaya cita-citamu dikabulkan. Kamu harus tetap semangat, ya. Yakinlah, aku senantiasa mendoakanmu dari sini. Aku akan tunggu kamu di sini.

Persamaan penggunaan bahasa yang digunakan kedua cuplikan surat pribadi tersebut adalah ....

a)

menggunakan bahasa formal

b)

terdapat  pribahasa

c)

terdapat kata-kata asing

d)

menggunakan ungkapan perasaan

31.

1. Mohon doa Ayah dan Ibu agar aku bisa lulus dengan predikat yang memuaskan

2. Bu Vivi, cita-cita saya menjadi pendidik sudah terwujud, yaitu menjadi guru di SMP Wiralodra

3. Atas perhatian dan kerja sama Bapak, saya menyampaikan terima kasih

4. Sahabatku yang baik, semua yang saya miliki sekarang ini tidak lepas dari bantuan dan doamu

Kalimat yang berisi kata yang bersinonim ditandai nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

32.

Penulisan alamat tujuan surat yang tepat ditandai nomor ..

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

33.

(1) Akhir tahun ini Nanda tidak bisa pulang, Bu. (2) Hal ini disebabkan ada proyek di Kalimantan. (3) Nanda mohon maaf tidak bisa menemani Ibu pergi berlibur ke rumah nenek di Sukabumi. (4) Tapi, Ibu jangan khawatir. (5) Setelah proyek ini Nanda akan mendapatkan cuti panjang.

Kata keterangan tempat pada cuplikan surat tersebut ditandai nomor ...

a)

(1) dan (2)

b)

(2) dan (3)

c)

(3) dan (4)

d)

(4) dan (5)

34.

TEKS 1

Minuman beralkohol tidak baik bagi tubuh. Minuman tersebut dapat meningkatkan risiko terserangnya penyakit kanker dan stroke. Minuman beralkohol juga menyebabkan kerusakan pada jantung dan sel-sel otak. Lebih dari itu, zat- zat yang terkandung dalam minuman itu menyebabkan toksin bagi tubuh

TEKS 2

“Ika, mari kita sama-sama berjuang. Oma akan berjuang melawan penyakit Oma. Kamu pun berjuang untuk menyesuaikan diri di Jakarta. Datanglah ke sini kapan saja kamu mau bicara dengan Oma!” kata Oma Nani.

Ika menghapus air matanya. Beban beratnya sudah hilang.

Perbedaan jenis dan isi kedua teks tersebut yang tepat adalah ...

a)

TEKS 1

teks nonfiksi, memaparkan ilmu pengetahuan

TEKS 2

teks fiksi, berisi gagasan bersifat fiktif imajinatif

b)

TEKS 1

teks nonfiksi, mengandung unsur  latar, penokohan, dan alur

TEKS 2

teks fiksi, berisi gagasan bersifat logis

c)

TEKS 1

teks fiksi, dikembangkan berdasarkan data-data faktual

TEKS 2

teks nonfiksi, dikembangkan berdasarkan alur cerita

d)

TEKS 1

teks fiksi, berisi gagasan bersifat fiktif imajinatif

TEKS 2

teks nonfiksi, memaparkan informasi ilmiah

35.

TEKS 1

Minuman beralkohol tidak baik bagi tubuh. Minuman tersebut dapat meningkatkan risiko terserangnya penyakit kanker dan stroke. Minuman beralkohol juga menyebabkan kerusakan pada jantung dan sel-sel otak. Lebih dari itu, zat- zat yang terkandung dalam minuman itu menyebabkan toksin bagi tubuh

TEKS 2

“Ika, mari kita sama-sama berjuang. Oma akan berjuang melawan penyakit Oma. Kamu pun berjuang untuk menyesuaikan diri di Jakarta. Datanglah ke sini kapan saja kamu mau bicara dengan Oma!” kata Oma Nani.

Ika menghapus air matanya. Beban beratnya sudah hilang.

Perbedaan penggunaan bahasa kedua teks tersebut adalah ...

a)

TEKS 1

pada umumnya lebih banyak menggunakan kata kias

TEKS 2

pada umumnya lebih banyak menggunakan kata lugas

b)

TEKS 1

sering menggunakan kalimat percakapan

TEKS 2

jarang sekali menggunakan gaya bahasa

c)

TEKS 1

sering menggunakan bahasa formal

TEKS 2

sering menggunakan bahasa percakapan

d)

TEKS 1

sering menggunakan gaya bahasa

TEKS 2

sering menggunakan bahasa formal

36.

Puisi berikut ini yang termasuk pantun adalah ....

a)

Oh, Tuhan

Biar aku menjadi embunmu

Memancarkan terangmu

Sampai aku lenyap olehnya

b)

Anak nelayan menagkap pari

Sampan karam melanggar karang

Amatlah malan nasibku ini

Ayah tiada ibu pun berpulang

c)

Perteguh jua alat perahumu

Hasilkan bekal air dan kayu

Dayung pengasuh taruh di situ

Supaya laju perahumu itu

d)

Baik ditanam batang padi

jauhnya tampang anak pisang

Halau sepi dalam rimba

Adakah penyayasang orang ini

37.

Dengan ilmu engkau terjaga

Dari suramnya waktu dan masa

Cemerlang akan senantiasa

Menyinari dirimu di masa dewasa


Puisi di atas berbentuk ...

a)

Pantun

b)

Gurindam

c)

Syair

d)

Puisi baru

38.

Puisi rakyat dibagi menjeadi 3 macam yaitu...

a)

Puisi, prosa, drama

b)

Pantun, puisi, prosa

c)

Puisi, gurindam, pantun

d)

Pantun, gurindam, syair

39.

Puisi rakyat yang terdiri dari 4 baris, bersajak a-a-a-a, dan semua baris adalah isi di sebut sebagai..

a)

Pantun

b)

Gurindam

c)

Syair

d)

Puisi lama

40.

Jika hendak mengenal orang berbangsa

lihat kepada budi dan bahasa


jika hendak mengenal orang yang berbahagia

sangat memeliharakan yang sia-sia.


Puisi rakyat di atas di sebut sebagai..

a)

Pantun

b)

Gurindam

c)

Puisi

d)

Syair