wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fisioner 120 (Pengukuran)

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang atlet lompat jauh berusia 20 tahun mengalami cidera pada daerah lutut sebelah kanannya saat sedang pertandingan. Setelah dilakukannya beberapa pemeriksaan, didapatkan adanya nyeri gerak dengan nilai VAS : 8, sedikit kemerahan dan adanya bengkak. Intervensi apakah yang tepat untuk dilakukan terapis pada kondisi diatas? 

a)

Stretsching

b)

US

c)

Kompres hangat

d)

Kompres ice

e)

Traksi

2.

Seorang laki-laki berusia 46 tahun, bekerja sebagai rental computer. Datang ke fisioterapi dengan keluhan kesemutan pada kedua tangannya hingga jari-jarinya. Sehingga aktifitas pekerjaannya mengalami gangguan. Setelah dilakukannya beberapa pemeriksaan didapatkan adanya keterbatasan gerak pada pergelangan tangan, nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga jari-jari ke 1 sampai ke 4. Diagnose fisioterapi didapatkan pasien mengalami carpal tunnel syndrome. Pemeriksaan spesifik apakah yang tepat untuk menegakkan diagnose tersebut? 

a)

Tinnel & reserve phalen test

b)

Apprehension test

c)

Painfull arch

d)

Yergasion test

e)

Patrict dan ober test

3.

Seorang laki-laki berusia 46 tahun, bekerja sebagai rental computer. Datang ke fisioterapi dengan keluhan kesemutan pada kedua tangannya hingga jari-jarinya. Sehingga aktifitas pekerjaannya mengalami gangguan. Setelah dilakukannya beberapa pemeriksaan didapatkan adanya keterbatasan gerak pada pergelangan tangan, nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga jari-jari ke 1 sampai ke 4. Diagnose fisioterapi didapatkan pasien mengalami carpal tunnel syndrome. Intervensi apakah yang dapat diberikan oleh terapis tersebut? 

a)

Cryotherapy dan paraffin 

b)

TENS dan infrared 

c)

SWD dan MWD 

d)

MWD dan gerak pasif 

e)

US dan parafin

4.

. Seorang laki-laki berusia 46 tahun, bekerja sebagai rental computer. Datang ke fisioterapi dengan keluhan kesemutan pada kedua tangannya hingga jari-jarinya. Sehingga aktifitas pekerjaannya mengalami gangguan. Setelah dilakukannya beberapa pemeriksaan didapatkan adanya keterbatasan gerak pada pergelangan tangan, nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga jari-jari ke 1 sampai ke 4. Apakah penyebab terjadinya pasien mengalami keluhan tersebut? 

a)

Keslahan dalam posisi duduk saat bekerja 

b)

Salah posisi saat melakukan aktivitas 

c)

Overuse 

d)

Trauma 

e)

Faktor genetic

5.

Seorang perempuan berusia 33 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang ke klinik fisioterapi dengan diagnose medis de quervain syndrome. keluhannya nyeri pada ibu jari kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejka kurang lebih 10 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan fisioterapi didapatkan adanya nyeri menjalar dari ibu jari hingga ke ibu jari dan lengan bawah. Adanya nyeri tekan serta adanya pembengkakan. Pemeriksaan spesifik apakah yang dapat dilakukan fisioterapis untuk kondisi diatas? 

a)

Tinnel test 

b)

Yergashion test 

c)

Apprehension test 

d)

Drop arm test 

e)

Finklestein test

6.

Seorang perempuan berusia 33 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang ke klinik fisioterapi dengan diagnose medis de quervain syndrome. keluhannya nyeri pada ibu jari kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejka kurang lebih 10 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan fisioterapi didapatkan adanya nyeri menjalar dari ibu jari hingga ke ibu jari dan lengan bawah. Adanya nyeri tekan serta adanya pembengkakan. Intervensi apakah yang tepat untuk kondisi diatas? 

a)

Cryotherapy dan paraffin b.

b)

TENS dan infrared 

c)

SWD dan MWD 

d)

MWD dan gerak pasif 

e)

US dan paraffin

7.

Seorang perempuan berusia 33 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang ke klinik fisioterapi dengan diagnose medis de quervain syndrome. keluhannya nyeri pada ibu jari kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejka kurang lebih 10 hari yang lalu. Apakah penyebab terjadinya pasien mengalami keluhan tersebut? 

a)

Keslahan dalam posisi duduk saat bekerja 

b)

Salah posisi saat melakukan aktivitas 

c)

Overuse 

d)

Trauma 

e)

Faktor genetic

8.

. Seorang perempuan berusia 33 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang ke klinik fisioterapi dengan diagnose medis de quervain syndrome. keluhannya nyeri pada ibu jari kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejka kurang lebih 10 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan fisioterapi didapatkan adanya nyeri menjalar dari ibu jari hingga ke ibu jari dan lengan bawah. Adanya nyeri tekan serta adanya pembengkakan. Fisioetrapis menyarankan pasien untuk menggunakan brace/deker pada ibu jarinya. Apakah tujuan dari terapis tersebut? 

a)

Meningkatkan LGS pasien 

b)

Mengurangi nyeri pasien 

c)

Mengurangi pergerakkan berlebih pada ibu jari 

d)

Meningkatkan kekuatan otot-otot ibu jari 

e)

Meningkatkan massa otot

9.

Pada persendian temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling berkaitan dengan system vestibular. Gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya nyeri pada saat mengunyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk membuka dan menutup mulut. Gerakkan apa saja yang dihasilkan dari persendian tersebut? 

a)

Retraksi, protaksi, abduksi, adduksi 

b)

Protusor, retrusor, elevasi dan depresi 

c)

Fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, 

d)

Circumduction, rotasi, elevasi dan swing 

e)

Supinator, pronator, ekso dan endorotasi

10.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke poli fisioterapi dengan diagnose medis osteoarthritis genu bilateral. Beliau bekerja sebagai pensiunan. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan adanya bengkak, nyeri gerak dengan nilai VAS 6, keterbatasan gerak, krepitasi (+), tidak bisa naik turun tangga dan jongkok. X-ray foto menunjukkan adanya osteofit pada sendi lutut. Pemeriksaan apakah yang dapat dilakukan terapis untuk mendapatkan adanya krepitasi? 

a)

Inspeksi 

b)

Palpasi 

c)

Perkusi 

d)

Gerak pasif 

e)

Gerak aktif

11.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke poli fisioterapi dengan diagnose medis osteoarthritis genu bilateral. Beliau bekerja sebagai pensiunan. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan adanya bengkak, nyeri gerak dengan nilai VAS 6, keterbatasan gerak, krepitasi (+), tidak bisa naik turun tangga dan jongkok. X-ray foto menunjukkan adanya osteofit pada sendi lutut. Pemeriksaan spesifik apa yang dapat dilakukan terapis tersebut? 

a)

Braggard test 

b)

Nery test 

c)

Ballottement test 

d)

Drawer test 

e)

Yergasion test

12.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke poli fisioterapi dengan diagnose medis osteoarthritis genu bilateral. Beliau bekerja sebagai pensiunan. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan adanya bengkak, nyeri gerak dengan nilai VAS 6, keterbatasan gerak, krepitasi (+), tidak bisa naik turun tangga dan jongkok. X-ray foto menunjukkan adanya osteofit pada sendi lutut. fisioetrapi akan melakukan pemeriksaan khusus terhadap aktifitas fungsionalnya. Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat melakukan pemeriksaan tersebut? 

a)

ODI

b)

FADI

c)

SPADI

d)

WHDI

e)

Skala jette

13.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke poli fisioterapi dengan diagnose medis osteoarthritis genu bilateral. Beliau bekerja sebagai pensiunan. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan adanya bengkak, nyeri gerak dengan nilai VAS 6, keterbatasan gerak, krepitasi (+), tidak bisa naik turun tangga dan jongkok. X-ray foto menunjukkan adanya osteofit pada sendi lutut. Apakah intervensi terapi latihan yang tepat pada kondisi diatas? 

a)

Isotonic 

b)

Isokinetic 

c)

Isometric 

d)

Endurance 

e)

Strengthening

14.

Seorang laki-laki berusia 9 tahun, datang ke klinik fsiioterapi bersama ibunya dengan keluhan setiap pagi tidak dapat berjalan karena nyeri dan bengkak pada lutut kirinya selama 1 minggu, terutama pada pagi hari. Diagnose medik pasien mengalami juvenile rheumatism. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan nyeri gerak pada lutut dengan nilai VAS 6. Adanya bengkak, kemerahan, dan kekakuan sendi. Hasil rongent tidak adanya kelainan, laboratorium theumatoid (+). Pada fase apakah yang sedang dialami oleh pasien tersebut? 

a)

Akut 

b)

Sub akut 

c)

Kronis 

d)

Sub kronis 

e)

Kritis

15.

Seorang laki-laki berusia 9 tahun, datang ke klinik fsiioterapi bersama ibunya dengan keluhan setiap pagi tidak dapat berjalan karena nyeri dan bengkak pada lutut kirinya selama 1 minggu, terutama pada pagi hari. Diagnose medik pasien mengalami juvenile rheumatism. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan nyeri gerak pada lutut dengan nilai VAS 6. Adanya bengkak, kemerahan, dan kekakuan sendi. Hasil rongent tidak adanya kelainan, laboratorium theumatoid (+). Intervensi apakah yang tepat untuk kondisi diatas? 

a)

Ice pack 

b)

Hot pack 

c)

Infra red 

d)

Paraffin 

e)

SWD

16.

Seorang perempuan berusia 35 tahun, bekerja sebagai guru. Datang ke fisioterapis dengan keluhan nyeri kepala bagian belakang disertai kesemutan yang menjalar pada bahu kanan. Mempunyai riwayat cidera jatuh dari tempat tidur posisi benturan pada bahu kanan. Kejdiab tersebut terjadi sekitar 3 bulan yang lalu. Tidak ada bengkak, adanya kellemahan otot dengan nilai 3. Adanya nyeri gerak aktif dan pasif dengan skala nyeri VAS 8. Fisioterapis ingin melakukan pemeriksaan spesifik untuk mengetahui adanya gangguan pada radiks. Tets spesifik apakah yangtepat untuk kondisi diatas? 

a)

Patrict dan laseg test 

b)

Ballottement dan fluktuatif test 

c)

Varus dan valgus test 

d)

Spurling dan distraksi test 

e)

Yegasion dan pain full arch test

17.

. Seorang perempuan usia 20 tahun, dirawat dirumah sakit dnegan diagnose medis post oprasi fraktur femur 1/3 distal dengan pemasangan plate and screw 4 haru yang lalu. Kondisi umum pasien baik dan tidak ada kontraindikasi untuk memulai ambulasi. Pasien masih mengeluhkan nyeri pada area incisi, ada sedikit bengkak serta terdapat keterbatasan gerak. Pasien dapat menggerakkan fleksi lutut sebesar 30 . Apa dasar fisioterapis untuk melakukan latihan ambulasi? 

a)

Teori 

b)

Hasil assessment 

c)

Permintaan dokter 

d)

Saran teman 

e)

Permintaan pasien

18.

Seorang perempuan usia 20 tahun, dirawat dirumah sakit dnegan diagnose medis post oprasi fraktur femur 1/3 distal dengan pemasangan plate and screw 4 haru yang lalu. Kondisi umum pasien baik dan tidak ada kontraindikasi untuk memulai ambulasi. Pasien masih mengeluhkan nyeri pada area incisi, ada sedikit bengkak serta terdapat keterbatasan gerak. Pasien dapat menggerakkan fleksi lutut sebesar 30o . intervensi apakah yang tepat untuk kondisi diatas? 

a)

Strengthening exercise 

b)

Endurance exercise 

c)

Isotonic exercise 

d)

Isometric exercise 

e)

Stretching exercise

19.

Seorang perempuan usia 20 tahun, dirawat dirumah sakit dnegan diagnose medis post oprasi fraktur femur 1/3 distal dengan pemasangan plate and screw 4 haru yang lalu. Kondisi umum pasien baik dan tidak ada kontraindikasi untuk memulai ambulasi. Pasien masih mengeluhkan nyeri pada area incisi, ada sedikit bengkak serta terdapat keterbatasan gerak. Pasien dapat menggerakkan fleksi lutut sebesar 30o . fisioterapi ingin melatih pasien untuk berjalan. Apakah metode berjalan yang tepat untuk pasien tersebut? 

a)

non weight bearing 

b)

full weight bearing 

c)

two point gait 

d)

three point gait 

e)

four point gait

20.

Seorang perempuan usia 20 tahun, dirawat dirumah sakit dnegan diagnose medis post oprasi fraktur femur 1/3 distal dengan pemasangan plate and screw 4 haru yang lalu. Kondisi umum pasien baik dan tidak ada kontraindikasi untuk memulai ambulasi. Pasien masih mengeluhkan nyeri pada area incisi, ada sedikit bengkak serta terdapat keterbatasan gerak. Pasien dapat menggerakkan fleksi lutut sebesar 30o . fisioterapi ingin melatih gerak sampai batas ambang nyeri pasien. Apakah jenis terapi latihan yang diberikan oleh terapis tersebut?

a)

Forced passive 

b)

Relaxed passive 

c)

Active 

d)

Active assisted 

e)

Resisted