NEW
Font size
WorksheetsMencari Arti Jiwa
Total questions: 15
Worksheet time: 9mins
Seorang perempuan berusia 26 tahun, bekerja sebagai model, dirawat di RSU karena kecelakaan yang mengakibatkan luka diwajahnya. Hasil pengkajian pasien mengatakan “sudah tidak ada lagi yang bisa saya lakukan, saya tidak bisa bekerja lagi” dan diucapkan berulang-ulang. Pasien terlihat murung dan susah tidur.
Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Harga diri situasional
gangguan citra tubuh
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RSU karena mengalami patah kaki akibat kecelakaan motor sehingga harus diamputasi. Hasil pengkajian pasien terlihat banyak diam, menolak dikunjungi, dan mengatakan “andai saja dirinya lebih hati-hati, tentu saat ini ia masih bekerja seperti biasa”
Apakah tahap berduka yang dialami pada kasus tersebut?
Denial
Anger
Depresi
Bargaining
Acceptance
Seorang laki-laki berusia 17 tahun dibawa ke UGD RSJ karena mengamuk di rumah. Hasil pengkajian tatapan mata pasien tajam, tangan mengepal sambil memukul-mukul tempat tidur, perawat akan melakukan pengikatan pada pasien.
Apakah prinsip etik yang harus dilakukan pada kasusu tersebut:
A. Non maleficience
Non Maleficience
beneficience
autonomy
veracity
Justice
Seorang laki-laki berusia 34 tahun, di rawat di RSJ karena mengurung diri dikamar sejak 1 bulan yang lalu dan kadang marah tanpa sebab. Hasil pengkajian: pasien meneyndiri, tertawa dan bicara sendiri, efek labil dan penampilan tidak rapi. Keluarga mengatakan pasien di PHK setahun yang lalu.
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasusu tersebut?
Pasien mampu melakukan interaksi dengan lingkungannya
Pasien menunjukkan perilaku meningkatnya harga diri
Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya
Pasien mampu mengontrol halusinasinya
Pasien mampu melakukan kebersihan diri
Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di RSU karena susah BAB, mengalami wasir sejak 6 bulan yang lalu dan akan dilakukan operasi. Hasil pengkajian pasien terlihat gelisah, sulit tidur, TD 135/80 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, muka pucat dan mengatakan takut dan khawatir terhadap tindakan operasi yang akan dijalaninya.
Apakah rencana keperawatan pada kasusu tersebut?
Identifikasi penyebab cemas
Anjurkan Latihan spiritual
Latih Tarik napas dalam
Latih hipnosisi lima jari dan distraksi
Perawat puskesmas melakukan kunjungan rumah pada seorang perempuan berusia 30 tahun yang post dirawat di RSJ 2 minggu yang lalu. Hasil pengkajian: klien sudah mampu berinteraksi dengan keluarga dan menyatakan keinginan beekrja Kembali, tetapi takut melakukan kesalahan. Pasien mengatakan suka membuat kerajinan tangan.
Apakah tindakan keperawatan selanjutnya pada kasus tersebut?
Melatih kemampuan positif yang dimiliki pasien
Mendiskusikan tentang kegiatan harian pasien masyarakat
Mendiskusukan kemampuan dan aspek positif pasien
Melibatkan pasien pada kegiatan rehabilitasi dimasyarakat
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RSJ ketiga kalinya, karena sering marah-marah dirumah. Keluarga mengatakan pasien malas minum obat karena merasa mengantuk setelah minum obat. Hasil pengkajian pasien masih menolak minum obat karena menurut pasien tidak membawa perbaikan pada dirinya.
Apakah tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
Menjelaskan fungsi minum obat
Memotivasi pasien agar mau minum obat
Mendiskusikan dengan keluarga fungsi minum obat
Menunda pemberian obat sampai pasien mau meminum
Perawat melakukan kunjungan rumah pada anak perempuan usia 25 tahun yang melakukan percobaan bunuh diri. Hasil pengkajian pasien tidak mau kleuar rumah, mengatakan malu telah gagal menjaga kehormatannya dan meminta perawat tidak menceritakan masalahnya kepada orangtua. Keluarag bertanya tentang kondisi anaknya kepada perawat.
Apakah komunikasi perawat pada kasus tersebut?
“Saya tidak boleh menyampaikan kondisi anak bapak”
keluarganya”
”Saat ini keluarga belum perlu tahu kondisi anak bapak”
“Sepertinya anak bapak belum mampu menceritakan masalahnya pada keluarga”
“Untuk saat ini, mohon keluarga mempercayakan kondisi anak bapak kepada saya”
Seorang peremuan berusia 27 tahun dirawat di RSJ sejak 4 hari yang lalu. Keluarga mengatakan bahwa di rumah pasien sering melamun, berbicara sendiri dan menangis. Hasil pengkajian: pasien mengungkapkan bahwa dirinya membebani keluarga dan keluarga akan Bahagia jika dirinya tidak ada lagi.
Apakah Teknik komunikasi yang tepat digunakan untuk kasus di atas?
identifikasi tema
berbagi persepsi
klarifikasi
fokusan
refleksi
Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat di RSJ karena marah-marah bicara sendiri, menolak mandi. Hasil pengkajian: kontak mata tidak ada, menyendiri dan menolak interaksi. Pasien sudah diajarkan cara mengontrol marah, mengontrol halusinasi, cara berkenalan dan cara merawat diri.
Apakah kemampuan yang harus ditunjukkan pasien pada kasus tersebut?
Baju bersih dan rapi
Tanda-tanda marah berkurang
Mempunyai teman, kontak mata (+)
Berorientasi pada realita dan Harga diri meningkat
Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di RSJ dengan marah-marah. Hasil pengkajian pasien mengatakan “ ibu saya mau meracuni saya karena dia tidak suka dengan calon suami saya, pokoknya saya tidak mau makan makanan yang diberikan oleh ibu saya” afek labil, mondar mandir dan gelisah.
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasusu di atas?
Pasien dapat meningkatkan harga dirinya
Pasien dapat merawat diri secara mandiri
Pasien dapat berinteraksi dengan orang lain secara bertahap
Pasien dapat berorientasi pada realitas
Perawat puskesmas melakukan kunjungan rumah kepada seorang perempuan berusia 20 tahun. Keluarga mengatakan klien tidak mau melakukan apapun. Hasil pengkajian: klien mengatakan malu dengan bekas luka bakar pada wajah, tampak sering menutupi wajah, tampak murung, dan banyak menunduk. Apakah kriteria evaluasi pada kasus tersebut?
Pasien menerima relaita
Pasien menenmukan makna hidup
Pasien mampu mengontrol keadaan
Pasien mengenal aspek positif yang dimiliki
Pasien mampu memulai interaksi dengan orang lain
Seorang laki-laki usia 34 tahun di Rawat di RSJ karena menolak minum obat dan bicara sendiri. Menurut keluarga, pasien dekat dengan ibunya yang meninggal 1 tahun yang lalu, selalu dimarahi oleh ayahnya, pernah tidak naik kelas, dan pernah ditinggal menikah pacarnya 2 tahun yang lalu. Hasil pengkajian pasien mengatakan malu karena belum menikah.
Apakah faktor presipitasi pada kasus tersebut?
kehilangan orang yang dicintai
gagal menikah
putus obat
pola asuh
Seorang perempuan berusia 31 tahun menjalani hemodialisis di RSU sejak 7 tahun yang lalu. Hasil pengkajian pasien mengatakan merasa bosan dnegan berbagai pengobatan yang sudah dilakukan, tetapi kondisinya tetap seperti ini. Pasien menolak untuk dilakukan hemodialisis selanjutnya. Menurut keluarga, pasien susah tidur dan sering menangis Ketika dirumah.
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?
berduka disfungsional
ketidakberdayaan
keputusasaan
ansietas
Seorang laki-laki usia 37 tahun dirawat di RS alasan masuk susah tidur, mondar mandir dan 3 bulan tidak minum obat. Pasien mengatakan suaminya sering melakukan KDRT dan saat ini sudah dicerai, malu dengan kondisinya. Hasil pengkajian: pakaian tidak rapi, bicara dan tersenyum sendiri, malas berinteraksi dengan orang lain dan mondar-mandir.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
halusinasi
isolasi sosial
Harga diri rendah
reginebt terapi inefektif
deficit perawatan diri
