WorksheetsPATOFISIOLOGI JANTUNG-UMSIDA
Total questions: 14
Worksheet time: 7mins
Penyakit jantung koroner disebabkan oleh:
Ruang jantung bocor
pembuluh darah jantung tersumbat
kemampuan otot jantung menurun
katup jantung bocor
Peningkatan “cardiac marker” sebagai dasar diagnosis penyakit jantung koroner:
Pembuluh darah jantung tersumbat, menybabkn “cardiac marker” tumpah kedarah
Otot jantung yang lelah, menyebabkan “cardiac marker” tumpah kedarah
Katup jantung bocor, menyebabkan “cardiac marker” tumpah kedarah
Kemampuan otot jantung menurun, menyebabkan “cardiac marker” tumpah kedarah
Cardiac marker yang paling cepat muncul, tetapi juga cepat hilang ketika kerusakan jantung terjadi:
BUN
Kreatinin
glukosa
myoglobin
Cardiac marker yang mampu bertahan lama terdeteksi dalam darah ketika kerusakan jantung terjadi:
kolesterol
trigliserida
LDH
LDL
Marker jantung paling khas atau spesifik untuk mendeteksi kerusakan sel jantung:
CKMB
Troponin
LDH
CK total
Creatine kinase paling banyak ditemukan di jantung
CK-MB
CK-MM
CK total
CK-BB
Sumbatan pada pembuluh darah jantung sering disebut dengan istilah:
cardiac injury
cardiomyopathi
atherosclerosis
atheroma
berikut tanda atau gejala penyakit jantung koroner menurut WHO
nyeri paha
nyeri dada
nyeri betis
nyeri gusi
pemeriksaan lain selain pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi penyakit jantung koroner menurut WHO
rontgen dada
EKG (rekam jantung)
EMG (rekam otot)
EEG (rekam otak)
berikut adalah marker atau penanda untuk pemeriksaan jantung:
kreatinin
glukosa
kholesterol
troponin
jenis troponin yang hanya didapatkan dijantung, sehingga dapat dipakai untuk marker
troponin C
troponin I
troponin B
troponin A
jenis creatine kinase yang banyak terdapat diotak sehingga tidak bisa dipakai untuk penanda jantung:
CK MM
CKBB
CK total
CK MB
jenis creatine kinase yang banyak didapatkan di otot rangka, sehingga tidak dapat dipakai sebagai penanda jantung
CK MM
CK total
CK BB
CK MB
berikut ini adalah pemeriksaan laboratorium yang TIDAK DAPAT digunakan sebagai penanda jantung:
troponin
CKMB
LDH
kreatinin
