WorksheetsUAS PENGANTAR EKONOMI MAKRO KELAS 2.4 AKUNTANSI
Total questions: 32
Worksheet time: 33mins
GNP negara Z tahun 2017 adalah Rp 300 Triliun, dan pada tahun 2016 adalah
Rp 280 Triliun. Besarnya pertumbuhan ekonomi negara Z adalah.....
107,14 %
7,14 %
100%
6,66 %
106,66 %
Pak Arjun mempunyai penghasilan kena pajak Rp15.000.000,00/tahun. Besarnya pajak penghasilan yang harus dibayarkan setahun adalah .......
Rp37.500.000,00
Rp3.750.000,00
Rp375.000.000,00
Rp22.500.000,00
Rp1.875.000,00
Bila fungsi konsumsi adalah C = 10 + 0,75Y, maka besarnya konsumsi pada saat tabungan sama dengan nol adalah........
10
20
40
15
Jawaban a s/d d semua salah
Kurva tabungan.........
Sumbu tegaknya suku bunga dan sumbu datarnya tabungan
Sumbu tegaknya suku bunga dan sumbu datarnya pendapatan nasional.
Sumbu tegaknya tabungan dan datarnya investasi.
Sumbu tegaknya tabungan dan sumbu datarnya pendapatan nasional.
Jawaban a s/d d semua salah
Bila konsumsi otonom = 100 juta dan pendapatan break-even (Y = C) terjadi pada saat Y = 500 juta, maka fungsi tabungannya adalah.........
S = – 100 + 0,2Y
S = – 100 + 0,7Y
S = 100 + 0,2Y
S = 100 + 0,8Y
Tidak bisa ditentukan
Bila notasi C merupakan pengeluaran konsumsi dan Y adalah pendapatan, maka manakah di antara fungsi berikut ini yang bukan merupakan fungsi konsumsi......
C = a + bY
C = 230 + 0,63Y
Y = C + 100 + 30
0,25
C = a Yb
Jawaban a s/d d semua merupakan fungsi konsumsi
Dari data diatas tingkat GNP keseimbangan adalah........
2.000
1.900
1.800
1.700
1.600
Berdasarkan data pada nomor 7, maka besarnya Marginal Propersity to Save (MPS).........
0,6
0,3
0,2
0,5
Jawaban a s/d d semua salah
Apabila diketahui sebuah fungsi konsumsi:
C = 100 + 0,7 Yd di mana C = konsumsi dan Yd = pendapatan nasional siap pakai. Pajak pendapatan adalah sebesar 10% dari pendapatan nasional. Untuk tingkat pendapatan nasional sebesar 400, maka konsumsi sebesar........
300
250
320
280
Jawaban a s/d d semua salah
Berdasarkan pertanyaan di atas (soal no. 9), maka besarnya tingkat hasrat keinginan (hasrat) konsumsi rata-rata (Avarage Propensity to Consume) terhadap pendapatan nasional adalah.........
0,80
0,70
0,75
1,00
Jawaban a s/d d semua salah
Apabila informasi pada pertanyaan di atas (soal no. 9) ditambah dengan keterangan bahwa tingkat investasi sama dengan tingkat pengeluaran pemerintah, yaitu sebesar 30, maka pendapatan nasional keseimbangan berada pada tingkat........
400
420
600
800
Jawaban a s/d d semua salah
Besarnya tingkat konsumsi masyarakat pada keadaan no.11 adalah......
320
300
540
310
Jawaban a s/d d semua salah
Untuk menghilangkan kesenjangan inflasi (inflationary gap) dalam suatu perekonomian, maka pemerintah dapat mengambil tindakan.......
Menaikkan pengeluaran pemerintah
Menurunkan pajak pendapatan
Menaikkan tingkat bunga
Menurunkan konsumsi masyarakat dengan cara menaikkan pajak pendapatan
Jawaban a s/d d semua salah
Bila diketahui fungsi konsumsi: C = 200 + 0,75Y, sedang I = 50 dan G = 20, maka pendapatan nasional break-even adalah..............
1.000
1.600
1.750
1.500
Jawaban a s/d d semua salah
Diketahui bahwa: C = 500 + 0,6Y
I = 100
G = 50
Besarnya tabungan keseimbangan adalah.......
250
650
150
1.475
Jawaban a s/d d semua salah
Keseimbangan dalam perekonomian tiga sector terjadi pada saat.........
S + Tx = Tr + I + G
S + Tx + Tr = I + G
S + Tx + Tr = C + I + G
Y = C – S
Jawaban a s/d d semua salah
Diketahui C = 150 + 0,9 Yd dan Tx = 150 + 0,2Y, maka fungsi konsumsinya (C) menjadi..........
15 + 0,72Y
125 + 0,9Y
150 + 0,9Y
0,72Y
Jawaban a s/d d semua salah
Diketahui M = 55 + 0,15Yd dan Tx = 150 + 0,2Y, maka fungsi impor (M) menjadi......
55 + 0,12Y
32,5 + 0,15Y
32,5 + 0,12Y
0,05Y
Jawaban a s/d d semua salah
Apabila MPC:MPS adalah 4:1, sedangkan fungsi pajaknya Tx = 700 + 0,25Y, maka kesenjangan deflasi (deflationary gap) sebesar 200 akan dapat ditutupi dengan......
Menaikkan pajak otonom (To) sebesar 80.
Menurunkan pajak otonom sebesar 80.
Menaikkan pajak otonom sebesar 100.
Menurunkan pajak otonom sebesar 100
Jawaban a s/d d semua salah.
Apabila diketahui fungsi konsumsi: C = 60 + 0,8 Yd dan pajak sebesar Tx = 0,25Y, maka Pendapatan Nasional titik impas adalah.......
50
75
25
100
Jawaban a s/d d semua salah
Berikut ini manakah yang termasuk pendapatan disposible (Yd)...........
Transfer Payment (Tr)
Pajak tak langsung
Pajak perusahaan
Keuntungan perusahaan yang tidak dibagikan
Jawaban a s/d d semua salah
Jika MS = 600 dan Md + 500i – 100 = 9,25Y, manakah di antara pasangan berikut yang tidak menunjukkan keseimbangan pasar uang.......
Tingkat bunga 5% dan tingkat pendapatan 2.100.
Tingkat bunga 6% dan tingkat pendapatan 2.120.
Tingkat bunga 10% dan tingkat pendapatan 2.200
Tingkat bunga 12% dan tingkat pendapatan 2.250.
Jawaban a s/d d semua salah.
Lereng kurva IS dipengaruhi oleh.........
Elastisitas permintaan akan uang terhadap tingkat bunga
Elastisitas jumlah uang yang beredar terhadap tingkat bunga
Elastisitas investasi terhadap tingkat bunga.
Besarnya tabungan.
Jawaban a s/d d semua salah
Tindakan-tindakan di bawah ini merupakan kebijaksanaan moneter, kecuali........
Pembebasan tingkat bunga.
Menaikkan jumlah uang yang beredar.
Membebaskan pagu kredit
Penghapusan kredit likuiditas.
Menaikkan pengeluaran pemerintah.
Kurva Philips menjelaskan hubungan antara......
Tingkat inflasi dengan jumlah pengangguran
Tingkat inflasi dengan jumlah uang yang beredar.
Jumlah uang beredar dengan tingkat bunga.
Investasi sektor swasta dengan pengangguran.
Jawaban a s/d d semua salah.
Dalam perekonomian tiga sektor sedangkan pajak merupakan fungsi pendapatan, maka besarnya angka pengganda pajak (tax multiplier) sama dengan..........
b/(1 – b + bt)
b/(1 – b – bt)
– b /(1 – b + bt)
– b/ (1 – b – bt)
Jawaban a s/d d semua salah.
Teori klasik tentang pertumbuhan ekonomi dikemukakan oleh ......
Adam Smith
Karl Butcher
Werner Sombart
W. W. Rostow
Robert Solow
Sistem pemberian upah di mana pekerja mendapat upah tertentu dan bagian laba berupa saham disebut juga dengan......
Upah waktu
Upah indeks
Upah co partnership
Upah borongan
Upah skala berubah
Perhatikan poin-poin dalam perencanaan pembangunan ekonomi berikut:
1) Menetapkan rencana dan tujuan pembangunan
2) Melakukan rencana pembangunan
3) Mengukur ketersediaan sumber daya yang ada untuk mencapai rencana dan tujuan pembangunan
4) memilih alat dan cara untuk melakukan pembangunan nasional
Langkah-langkah yang tepat sesuai urutan untuk melakukan perencanaan pembangunan adalah.......
1-2-3-4
1-3-4-2
2-1-3-4
2-3-4-1
4-3-2-1
Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses peningkatan produksi per kapita secara terus-menerus. Hal ini dikemukakan oleh .......
Adam Smith
David Ricardo
Simon Kuznets
Karl Marx
Karl Butcher
Dari suatu model perekonomian diketahui bahwa perilaku pengeluaran konsumsi masyarakat ditunjukkan oleh:
C = 100 + 0,625Y: pengeluaran investasi sektor perusahaan: I = 150 – 100i : pengeluaran pemerintah sebesar 20; permintaan uang untuk transaksi berjaga-jaga sebesar 0,25Y : permintaan uang tunai untuk spekulasi sebesar 60 – 2001 dan jumlah uang beredar sebesar 200.
Pertanyaan:
a. Hitunglah tingkat bunga keseimbangan (Ieq) !
b. Hitunglah tingkat konsumsi pada tingkat pendapatan keseimbangan (Ceq)
c. Apabila jumlah uang yang beredar ditambah 50%, cateris paribus, hitunglah tingkat pendapatan nasional keseimbangan yang baru (Yeq).
d. Bertitik tolak pada pertanyaan di atas (soal no. c), apabila pengeluaran pemerintah ditambah sebesar 10, maka berapakah besarnya tingkat bunga keseimbangan (Ieq) dan pendapatan nasional keseimbangan (Yeq) yang baru?.
Pertanyaan:
a. Gambarkan skedul MEC perusahaan tersebut yang menunjukkan investment opportunitiesnya.
b. Dengan tingkat bunga pasar sebesar 0,09 rencana investasi yang mana yang layak direalisir? Dan berapa besar nilai investasi dari perusahaan tersebut apabila semua usulan investasi yang layak tersebut direalisir.
