WorksheetsKUIS MASA PRA-AKSARA
Total questions: 5
Worksheet time: 10mins
Untuk mengetahui peristiwa masa lampau, para sejarawan tentu berpedoman pada sumber-sumber sejarah yaitu dengan sumber lisan, tulisan, dan benda. Jika pada masa pra aksara manusia belum mengenal tulisan, maka darimana para sejarawan dapat mengetahui peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa tersebut?
Melalui sumber lisan, yaitu keterangan langsung dari orang-orang yang mengalami peristiwa sejarah tersebut atau dari kerabat yang bersangkutan dan diceritakan secara turun temurun.
Melalui sumber tulisan, yang merupakan keterangan tertulis berupa catatan yang berasal dari suatu peristiwa sejarah.
Melalui pengamatan atau observasi tidak langsung dengan cara mendengarkan cerita dar narasumber.
Melalui sumber benda yang disebut juga sebagai sumber korporal, yaitu benda-benda peninggalan masa lampau.
Dalam perkembangan kehidupan manusia pra-aksara, mereka telah belajar untuk bertahan hidup dengan berbagai keadaan alam. Mereka menciptakan alat yang berguna untuk kehidupan sehari-hari. Berikut ini pasangan dari benda peninggalan dan ciri kehidupan yang tepat ditunjukkan pada nomor....
1A, 2C, 3B, 4D
1B, 2A, 3D, 4C
1C, 2D, 3A, 4A
1D, 2B, 3C, 4A
Perkembangan kehidupan manusia pada masa pra aksara terbagi menjadi beberapa periode. Pada masa bercocok tanam, manusia semakin mahir dalam membuat berbagai alat-alat untuk kebutuhan sehari-hari. Pada masa ini juga telah berkembang kepercayaan yang dibuktikan dengan....
Ditemukannya bangunan-bangunan besar yang terbuat dari batu untuk pemujaan roh nenek moyang
Ditemukannya lukisan cap tangan berlatar belakang merah di dinding gua-gua sebagai pelindung dari kekuatan roh jahat
Ditemukannya cap-cap tangan di gua yang jari-jarinya tidak lengkap dianggap sebagai tanda berkabung
Ditemukannya Nekara sebagai alat upacara mendatangkan hujan dan genderang perang
Proto Melayu dan Deutro Melayu merupakan ras awal yang menghuni kepulauan Indonesia yang datang dari Yunan. Proto Melayu dan Deutro Melayu tiba di kepulauan Indonesia dalam dua gelombang kedatangan. Gelombang kedatangan pertama adalah Proto Melayu (Melayu Tua), yang membawa perkakas dari batu berupa kapak lonjong dan kapak persegi. Kapak persegi dibawa oleh Proto Melayu yang bermigasi melalui jalur barat, sedangkan kapak lonjong dibawa oleh Proto Melayu yang bermigasi melalui jalur timur. Gelombang kedatangan ke Kepulauan Indonesia berikutnya adalah Deutro Melayu (Melayu Muda) yang berasal dari Indochina bagian utara. Kedatangan Deutro-Melayu mendesak keberadaan Proto Melayu ke arah pedalaman. Mereka memperkenalkan perkakas dan senjata yang terbuat dari besi atau logam. Berdasarkan kenyataan tersebut, masa perundagian di Indonesia bermula ketika.....
Bangsa Proto Melayu datang ke Kepulauan Indonesia dengan membawa perkakas dari besi atau logam
Bangsa Deutro Melayu datang ke Kepulauan Indonesia dengan membawa perkakas dari besi atau logam
Bangsa Proto Melayu yang bermigrasi melalui jalur timur dengan membawa perkakas berupa kapak persegi
Bangsa Deutro Melayu yang bermigrasi melalui jalur barat dengan membawa perkakas berupa kapak lonjong
Nenek moyang bangsa Indonesia, sebelum terpengaruh oleh budaya luar telah memiliki kebudayaan tersendiri. Sebagai contoh, nenek moyang kita telah memilih pemimpin yang dianggap paling tua (sesepuh) untuk mengatur masyarakat dan memberikan keputusan serta memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi bersama. Nilai-nilai budaya tersebut hingga saat ini masih berkembang dalam masyarakat. Contoh konkrit nilai budaya tersebut jika diterapkan di sekolah adalah....
Mendiskusikan tentang tugas rumah dan pembagian pekerjaan di rumah masing-masing
Berpartisipasi dalam kegiatan pemilu baik sebagai penyelenggara maupun masyarakat yang memilih
Membersihkan ruang kelas dan halaman sekitar secara bergotong royong dengan teman-teman
Bermusyawarah atau melakukan pemungutan suara dalam memilih ketua kelas
