NEW
Font size
WorksheetsEvaluasi Akhir Teknis Kerja Aseptis
Total questions: 15
Worksheet time: 47mins
Berikut merupakan persiapan kerja aseptis di Laboratorium
1) Persiapan laboratorium
2) Persiapan dana praktikum
3) Persiapan peralatan
4) Persiapan siswa yang akan melakukan praktikum
5) Persiapan sampel aspetis
Persiapan kerja aseptis yang tepat dilakukan sebelum bekerja di laboratoium adalah …
1,2,3
1,2,4
1,3,5
2,3,4
2,3,5
Pada kegiatan sterilisasi terdapat tiga metode yaitu secara fisis, kimiawi dan mekanis. Dibawah ini yang termasuk kedalam metode sterilisasi secara mekanis adalah …
Sterilisasi dengan autoklaf
Sterilisasi dengan dioven atau dibakar
Sterilisasi dengan karbol, alkohol, Lysol dan kaporit
Sterilisasi dengan saringan (filter)
Sterilisasi dengan sinar ultraviolet
Perhatikan pernyataan berikut.
1) Mulut botol dibakar dengan pemanas Bunsen
2) Air dibiarkan mengalir 2-3 menit sebelum diambil
3) Mulut keran dibakar dengan pemanas Bunsen
4) Botol dikocok 2-3 menit
5) Sisakan ruang udara dalam botol minimal 3 cm
Pernyataan yang sesuai dengan pencegahan kontaminasi saat pengambilan air keran ditunjukan oleh nomer …
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
5 dan 6
Sampel uji mikrobiologi adalah bakso sapi. Preparasi awal dengan melakukan penumbukan. Selanjutnya, sampel dilarutkan dengan air steril. Perbandingan air dengan sampel madalah 9 : 1. Jika tersedia bakso sapi sebanyak 25 gram, maka dibutuhkan air steril sebanyak …
200 mL
225 mL
250 mL
300 mL
325 mL
Alat laboratorium yang digunakan sebagai tempat melakukan inokulasi mikrooraganisme ditunjukan pada nomer ….
1 dan 4
1 dan 5
2 dan 3
2 dan 6
4 dan 6
Pada praktikum mikrobiologi pangan, seluruh siswa diwajibkan untuk membawa suatu sampel yang akan diuji jenis mikroorganisme yang ada di dalamnya. Kelompok Dina memilih suatu jenis bahan pangan dimana salah satu prosedur awal dalam pengujiannya yaitu dengan menambahkan larutan 3 mmol KH2PO4 dengan pH 7,2.
Berdasarkan penjelasan diatas, dapat diketahui bahwa kelompok Dina memilih membeli bahan pangan yaitu …
Gula pasir
Sayur
Kacang-kacangan
Buah
Bakso
Saat bekerja di laboratorium mikrobiologi harus dilakukan dengan teknik kerja aseptis. Pada persiapan tersebut harus dilakukan dengan steril dan bersih. Bahan antiseptik yang biasa digunakan dalam proses sterilisasi adalah …
Alkohol 70%, karbol, dan air
Alkohol 70%, Lysol, dan karbol
Lysol, kaporit dan akuades steril
Akuades steril, karbol, dan alkohol 70%
Alkohol 40%, kaporit, dan akuades steril
Metode sterilisasi alat-alat gelas berbeda dengan media pertumbuhan. Metode sterilisasi yang tepat untuk media cair yang tidak tahan panas adalah dengan menggunakan saringan (filter) dengan garis tengah 0,45µm. Maka metode sterilisasi tersebut termasuk kedalam klasifikasi …
Sterilisasi fisis
Sterilisasi basah
Sterilisasi kering
Sterilisasi kimiawi
Sterilisasi mekanis
Deni melakukan isolasi mikroogranisme untuk menumbuhkannya di lingkungan baru yang sudah diatur kondisinya. Sampel yang akan diambil oleh Deni adalah sampel padat. Preparasi sampel yang dipilih Deni adalah dengan megulaskan sampel menggunakan kapas steril. Kapas steril yang digunakan Deni dibasahi terlebih dahulu olehnya dengan suatu larutan. Tujuannya yaitu sebagai penarik agar seranggga ataupun mikrooragnisme sehingga didapatkan banyak sampel.
Larutan yang dipakai oleh Deni adalah …
Akuades steril
Alkohol 70%
Lysol
Kaporit
Atraktan
Perhatikan pernyataan berikut.
1) Mencuci tangan
2) Menerapkan kerja aseptik dengan benar
3) Memelihara sterilisasi laboratorium
4) Menyiapkan sampel dan media
5) Memakai alat pelindung diri (APD)
Urutan prosedur kegiatan di laboratorium mikrobiologi yang tepat adalah …
1, 4, 2, 3, 5
2, 3, 1, 4, 5
2, 4, 1, 3, 5
5, 1, 4, 3, 2
5, 3, 2, 1, 4
Berikut tahapan cara mencuci tangan yang baik dan benar sebelum dan sesudah praktikum serta cara memasang hand gloves :
1) Keringkan tangan dengan tissue
2) Gunakan sabun secukupnya dan usapkan sabun ke seluruh permukaan tangan
3) Pasang sarung tangan lateks pada kedua tangan
4) Gosok kedua tangan. Pastikan sabun mengenai sela-sela jari dan bilas dengan air
5) Pastikan sarung tangan sudah terpasang dengan benar
6) Membasahi tangan dengan air mengalir
Urutan cara mencuci tangan yang baik dan benar serta cara memasang hand gloves yang tepat adalah …
1, 2, 3, 4, 5, 6
1, 2, 4, 3, 6, 5
1, 3, 5, 6, 2, 4
6, 3, 5, 2, 4, 1
6, 2, 4, 1, 3, 5
Sebuah biakan mikroorganisme cair akan dipindahkan secara aseptic ke media pertumbuhan padat. Pasangan wadah yang tepat untuk menyimpan mikroorganisme sebelum dan sesudah proses ini adalah …
Tabung reaksi dan Erlenmeyer
Tabung reaksi dan tabung reaksi
Cawan petri dan Erlenmeyer
Cawan petri dan Cawan petri
Cawan petri dan tabung reaksi
Peralatan yang diperlukan untuk memindahkan biakan mikroorganisme padat ke media pertumbuhan padat adalah …
Pipet, pippet filter, pemanas Bunsen
Jarum ose, tabung reaksi, pippet filter
Cawan petri, pipet, pemanas Bunsen
Jarum ose, pemanas Bunsen, tabung reaksi
Pemanas Bunsen, tabung reaksi, pipet
Permukaan pada alat tersebut tertulis S dan E. Huruf E ditekan pada saat …
Mengambil sampel
Mengeluarkan sampel
Mengakhiri proses pemindahan
Mengisi udara dalam pipet
Mengeluarkan udara dalam pipet
Pada praktikum pembuatan yoghurt, siswa dibagi menjadi dua kelompok. Dimana kelompok 1 menggunakan susu segar sebagai bahan baku pembuatan yoghurt dan kelompok 2 menggunakan susu kemasan yang sudah dibeli di minimarket. Pada saat pembuatan yoghurt, tahap pertama yang dilakukan kelompok satu yaitu melakukan proses pasteurisasi pada susu segar, sedangkan kelompok dua melakukan tahap sterilisasi terlebih dahulu terhadap alat yang akan digunakan. Permasalahan yang terjadi yaitu hasil akhir dari produk yoghurt kedua kelompok tersebut memiliki karakteristik yoghurt yang berbeda. Kelompok satu memiliki tekstur yoghurt yang encer dan rasa yang kurang asam, sedangkan kelompok dua memiliki tekstur yoghurt yang kental dan rasa yang asam. Dimana, kelompok dua berhasil mendapatkan karakteristik yoghurt yang tepat sedangkan kelompok satu gagal. Diduga kegagalan kelompok satu tersebut disebabkan oleh kontaminasi oleh bakteri yang tidak diinginkan.
Berdasarkan kasus tersebut, penyebab terjadinya kontaminasi dalam pembuatan yoghurt kelompok satu adalah …
Kelompok satu menggunakan susu segar, sedangkan kelompok dua menggunakan susu kemasan
Kelompok satu melakukan tahap pasteurisasi, sedangkan kelompok dua tidak melakukan tahap pasteurisasi
Kelompok satu tidak menggunakan APD dengan lengkap, sedangkan kelompok dua menggunakan APD dengan lengkap
Kelompok satu tidak melakukan tahap sterilisasi alat, sedangkan kelompok dua tahap melakukan sterilisasi alat
Kelompok satu melakukan inokulasi di dekat pemanas bunsen, sedangkan kelompok dua melakukan inokulasi di laminar air flow
