WorksheetsUKOM Mental
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke poli kulit post luka bakar. Ketika perawat akan melakukan pengukuran TD, pasien menolak dan menutupi tangannya dengan jaket. Hasil pengkajian: tangan sebelah kanan berwarna putih bekas luka bakar, pasien banyak menunduk, dan mengatakan tangannya tidak seperti orang lain pada umumnya.
Apakah komponen konsep diri yang terganggu pada kasus tersebut?
Penampilan peran
Citra tubuh
Harga diri
Ideal diri
Identitas diri
Seorang perempuan usia 30 tahun dirawat di RSU karena mengalami Gangren dan harus diamputasi. Hasil pengkajian: pasien terlihat banyak diam, menolak dikunjungi,dan mengatakan “andai saja saya rajin pakai alas kaki, pasti kaki saya tidak luka, membusuk dan diamputasi”. Apakah tahap berduka pada kasus tersebut?
Denial
anger
Depresi
Bargaining
Acceptance
Seorang perempuan usia 31 tahun dirawat di RSJ karena menolak minum obat selama 3 hari dan bicara sendiri. Menurut keluarga pasien dekat dengan Ibunya yang meninggal 1 tahun yang lalu. Pasien sering dimarah oleh ayahnya, pernah tidak naik kelas dan pernah ditinggal menikah pacarnya 2 tahun lalu. Hasil pengkajian pasien mengatakan malu karena belum menikah. Apakah faktor PRESIPITASI dari kasus tersebut?
kehilangan orang yang dicintai
gagal pendidikan
gagal menikah
putus obat
pola asuh
Seorang perempuan usia 30 tahun dirawat di RSJ dengan marah-marah, menyendiri, tidak mau mandi, dan kadang bicara sendiri. Hasil pengkajian pasien mengatakan memiliki 4 anak dan sudah bercerai 1 bulan yang lalu, merasa sendiri dan mengatakan “Tolong sampaikan pada keluarga saya untuk menjaga anak-anak saya, mungkin saya tidak akan bisa merawat mereka lagi”.
Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus di atas?
isolasi sosial
Resiko Bunuh diri
Perilaku kekerasan
Defisit perawatan diri
Halusinasi pendengaran
Perawat Puskesmas melakukan kunjungan rumah pada seorang perempuan berusia 28 tahun post dirawat 2 minggu lalu di RSJ. Hasil pengkajian klien sudah mampu berinteraksi dengan keluarga , menyatakan ingin bekerja Kembali tapi takut melakukan kesalahan. Pasien mengatakan suka membuat kerajinan tangan. Apakah Tindakan keperawatan selanjutnya pada kasus tersebut.
mendiskusikan tentang kegiatan harian pasien
Melatih kemampuan positif yang dimiliki pasien
Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif pasien
melibatkan pasien pada kegiatan rehabilitasi di masyarakat
Melibatkan pasien dalam kegiatan kelompok di masyarakat
Perawat bertemu seorang pasien laki-laki usia 23 tahun di unit psikiatri untuk mengkaji data awal. Ketika bertemu perawat pasien mengatakan bahwa perawat sangat mirip dengan adiknya, hal ini membuat ia menjadi sangat sedih dan mulai berhalusinasi kembali.
Kondisi tersebut merupakan hambatan komunikasi terapeutik yang disebut dengan:
Transference
Countertransference
Blocking
Circumtansial
Seorang pasien laki-laki dibawa ke IGD psikiatri karena merusak bangunan umum dan mengancam masyarakat yang dijumpai. Saat dilakukan observasi tampak pasien banyak bicara tanpa stimulus perawat, berteriak-teriak minta tolong, penampilan lusuh dan kotor, serta ketika diajak bicara inkoheren. Berdasarkan data yang ada, masalah keperawatan yang prioritas yaitu
Halusinasi
Defisit perawatan diri
kerusakan komunikasi verbal
Isolasi sosial
Seorang pasien dengan masalah keperawatan Halusinasi sedang dilakukan asuhan keperawatan oleh perawat. Pada pertemuan pertama ia telah berhasil mengetahui jenis halusinasi yang dialamminya. Perawat hendak mengajarkan tindakan untuk mengontrol halusinasi. Tindakan yang dapat diajarkan antaralain (pilih lebih dari satu)
Menghardik halusinasi
Minum obat secara teratur
Mengidentifikasi manfaat berteman
Belajar berkenalan
Perawat melakukan home visite pada klien orang tua dengan anak usia 2 bulan. Alternatif promosi kesehatan jiwa yang dapat dilakukan pada orang tua yaitu:
Edukasi stimulasi tumbang: meningkatkan rasa percaya bayi pada lingkungan
Edukasi perawatan tali pusar
Edukasi makanan pendamping ASI
Edukasi perawatan pasien dengan depresi
Seorang pasien dirawat di unit psikiatri dengan skizofrenia paranoid. Hasil pengkajian perawat: pasien mengatakan bahwa pikirannya dikontrol oleh alien dari luar angkasa. Intervensi yang pertama kali dilakukan oleh perawat bertujuan untuk:
Meningkatkan kemampuan orientasi pasien pada orang, waktu dan tempat/lingkungan
Mengetahui kebutuhan yang belum terpenuhi
Mengetahui indikasi obat yang ia konsumsi
Mengidentifikasi kemampuan atau aspek positif yang dimilikinya
