Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SBA Pertemuan 2

Total questions: 14

Worksheet time: 4hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Apoteker di sebuah Rumah Sakit hendak melakukan perencanaan kebutuhan Levothyroxin 50mcg. Dalam satu tahun kebutuhan obat tersebut sebanyak 300.000 tablet. PBF mengirimkan obat dalam jangka waktu 3 bulan selepas order. Berapa jumlah Safety Stock yang disarankan dari obat tersebut?

a)

50.000

b)

73.000

c)

75.000

d)

67.000

e)

53.000

2.

Seorang Apoteker di IFRS sedang melakukan perhitungan EOQ untuk Aseptic Gel. Apabila diketahui bahwa setiap tahun RS membutuhkan 5.000 botol Aseptic Gel, dengan harga perbotolnya Rp. 248.000.- biaya pesan sebesar Rp. 30.000.- per pemesanan dan biaya simpan sebesar Rp. 3.000.-/unit/tahun. Berapakah nilai EOQ dari BMHP tersebut?

a)

316,22 botol

b)

313.000 botol

c)

213.000 botol

d)

113.000 botol

e)

312.000 botol

3.

Kebutuhan paracetamol tablet untuk bahan racikan di rumah sakit selama 1 tahun adalah 225.000 tablet. Harga per unit Rp10.000, biaya pesan Rp500 tiap order, dan biaya penyimpanan 25% dari tiap tabletnya. Berapa nilai EOQ dari obat tersebut?

a)

90000

b)

45000

c)

300

d)

212

e)

30

4.

Seorang apoteker di RS akan melakukan pemesanan insulin novomix. Penggunaan novomix periode sebelumnya adalah 900 pen perbulan dengan waktu tunggu pemesanan adalah 1 hari. Saat jumlah stok berapa dilakukan pemesanan kembali agar tidak terjadi kekosongan?

a)

60

b)

600

c)

900

d)

40

e)

20

5.

Apoteker di rumah sakit akan melakukan perencanaan obat citicolin injeksi 250mg/2ml untuk memenuhi kebutuhan satu tahun ke depan. Data jumlah penggunaan citicolin periode lalu adalah sebanyak 4.320 ampul selama 1 tahun dan lead time 1 hari. Berapa stok maksimum obat citicolin 250mg/2ml jika Apoteker melakukan pengadaan tiap 6 bulan?

a)

2160 ampul

b)

2184 ampul

c)

2208 ampul

d)

2232 ampul

e)

2256 ampul

6.

Apoteker di rumah sakit akan melakukan perencanaan obat citicolin injeksi 250mg/2ml untuk memenuhi kebutuhan satu tahun ke depan. Data jumlah penggunaan citicolin periode lalu adalah sebanyak 4.320 ampul selama 1 tahun dan lead time 1 hari. Saat ini masih tersisa 55 ampul citicolin injeksi 250mg/2ml. Berapa jumlah obat citicolin injeksi 250mg/2ml yang dibutuhkan jika Apoteker melakukan pengadaan tiap 6 bulan?

a)

2129 ampul

b)

2139 ampul

c)

2149 ampul

d)

2159 ampul

e)

2169 ampul

7.

Apoteker melakukan perhitungan pemesanan obat methycobal injeksi memiliki data penggunaan 100.000 ampul selama setahun. Harga per ampul adalah Rp200.000,00. Estimasi biaya pemesanan adalah Rp100.000 dengan biaya penyimpanan 40%. Berapa hari interval waktu untuk pemesanan yang ekonomis?

a)

0,005 hari

b)

1,83 hari

c)

5 hari

d)

3 hari

8.

Instalasi Farmasi Rumah Sakit melakukan perencanaan dengan metode konsumsi. Salah satu obat yang direncanakan adalah infus ringer laktat. Selama periode 6 bulan yang lalu, penggunaan obat ini adalah 81.000 botol dan tidak terdapat kekosongan obat. Diketahui rata-rata waktu tunggu pemesanan adalah 3 bulan. Berapakah jumlah stok aman obat tersebut?

a)

40.000

b)

35.000

c)

50.400

d)

40.500

9.

Suatu rumah sakit melakukan perhitungan kebutuhan obat 60.000 unit per tahun dengan biaya pemesanan Rp 200 tiap kali order serta biaya penyimpanan sebesar Rp 50 per unit per tahun. Dalam setahun dianggap 298 hari kerja dengan lead time 10 hari dan EOQ sebesar 6.928 unit. Berapa frekuensi pemesanan yang dilakukan oleh Rumah Sakit tersebut?

a)

3 kali

b)

6 kali

c)

9 kali

d)

11 kali

e)

12 kali

10.

Apoteker disebuah RS merencanakan kebutuhan ciprofloksasin 500 mg untuk terapi ISPA. Regimen yang dibutuhkan untuk pasien dewasa 2 kali sehari selama 5 hari. Jumlah kasus ISPA pada tahun lalu sebanyak 12.000. berdasarkan data tahun lalu 1000 pasien ISPA sebanyak 900 pasien dewasa. Estimasi kenaikan jumlah kasus sebesar 10%. Dari pasien ISPA 20% pasien diterapi dengan menggunakan ciprofloksasin. Berapakah jumlah ciprofloksasin yang dibutuhkan tahun ini?

a)

23760

b)

29333

c)

24000

d)

21600

e)

25920

11.

Pemakaian rata-rata obat X 2100 pertahun di apotek X. lead time 2 hari. Hari kerja dianggap 350 hari. Apotek ingin memakai metode safety stock. Berapa reorder pointnya?

a)

6

b)

12

c)

20

d)

24

e)

36

12.

Apoteker yang bekerja sama dengan praktek dokter Sp. Paru, merencanakan kebutuhan untuk kasus TBC. Terapi yang digunakan yaitu 2HRZE/4H3R3; 2 bulan terapi rifampicin, isoniazind pirazinamid dan etambutol dilanjut dengan 4 bulan rifampicin, dan isoniazid yang diberikan secara intermiten 3 kali dalam seminggu. Apoteker merencanakan kebutuhan isoniazid 300 mg yang digunakan untuk terapi pada kasus TBC. Jumlah kasus tahun sebelumnya sebesar 3000 kasus. Dari 1000 kasus pasien TBC 900 nya adalah pasien dewasa. Semua pasien TBC diterapi dengan isoniazid dan tidak ada prediksi kenaikan kasus, berapa kebutuhan isoniazid periode selanjutnya?

a)

300.000

b)

259.200

c)

356.400

d)

325.000

e)

291.600

13.

Apoteker di puskesmas sedang melakukan prencanaan kebutuhan suplemen vit. A untuk anak balita 12-59 bulan selama 1 tahun, jumlah sasaran sebanyak 30.000 jiwa dengan stok penyangga 10%. Sekali pemberian vit A adalah 2 kapsul, dan saat ini stok di puskesmas masih tersisa 1500 kapsul. Berapa kebutuhan suplemen yang harus tersedia?

a)

60.000

b)

66.000

c)

67.500

d)

64.500

e)

70.500

14.

Seorang apoteker yang bekerja di fasilitas Kesehatan akan menjaga stok barang obat agar selalu tersedia data penjualan obat metformin 750mg adalah sebagai berikut .pengaadaan obat 1 minggu sekali dengan rata-rata penjualan harian adalah 1000 tablet, jika lead time pembelian 3 hari berapakah reoder point obat metformin tersebut?

a)

5000

b)

3000

c)

6000

d)

2000

e)

9000