wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EVALUASI MANAJEMEN KAMPEN

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

ICAO Annex 17 mengatur tentang ...

a)

Aerodromes

b)

Heliport

c)

Security

d)

Avation Security Manual

2.

Setiap pegawai/karyawan yang terlibat dalam kegiatan penerbangan harus mengikuti sosialisasi kepedulian terhadap pengamanan penerbangan dalam pelatihan:

a)

Security Awareness

b)

Crisis Management

c)

Risk Management

d)

Basic Aviation Security

3.

Personel Pengamanan Penerbangan, disebut juga dengan ?

a)

Personel Teknisi

b)

Personel AVSEC

c)

Manajer KAMPEN

d)

Instruktur KAMPEN

4.

…………………………Tentang Penyelenggaraan Bidang Penerbangan

a)

UU No 1 Tahun 2009

b)

PP 32 Tahun 2021

c)

UU 11 Tahun 2020

d)

PP 5 Tahun 2020

5.

Daerah tertentu di area fasilitas navigasi penerbangan dimana setiap orang yang masuk dilakukan langkah-langkah pengendalian keamanan, disebut dengan ...

a)

Daerah keamanan terbatas

b)

Daerah steril

c)

Daerah terbatas

d)

Daerah publik

6.

Daerah Bandar Udara yang terbuka untuk umum, disebut dengan ...

a)

Daerah keamanan terbatas

b)

Daerah steril

c)

Daerah terbatas

d)

Daerah public

7.

Berikut ini adalah Tanda Izin Masuk Daerah Keamanan Terbatas, kecuali ...

a)

PAS bandar udara untuk orang;

b)

PAS bandar udara untuk kendaraan;

c)

identitas penerbang dan personel kabin (ID Card Crew);

d)

Kartu Tanda Penduduk

8.

Penerbangan sipil diatur dalam undang-undang …

a)

1 Tahun 2009

b)

22 Tahun 2009

c)

17 Tahun 2008

d)

23 Tahun 2007

9.

……………………………Aviation Security Manual

a)

Doc 8973

b)

Doc 9285

c)

Doc 10108

d)

Doc 9807

10.

……………………Tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional

a)

PM 51 Tahun 2021

b)

PM 51 Tahun 2020

c)

KM 211 Tahun 2021

d)

KM 211 Tahun 2020

11.

……………………Tentang Keamanan Penerbangan Nasional

a)

PM 51 Tahun 2021

b)

PM 51 Tahun 2020

c)

KM 211 Tahun 2021

d)

KM 211 Tahun 2020

12.

Dalam KPN dan PKPN, FASKAMPEN ditentukan berdasarkan……

a)

Penilaian Resiko

b)

Dokumen ACP

c)

Sistem Keamanan Bandara

d)

Dokumen ASP

13.

ICAO Annexis yang mengatur terkait dengan keamanan penerbangan adalah..

a)

Annex 14

b)

Annex 17

c)

Annex 18

d)

Annex 19

14.

Sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara SKEP/2765/XII/2010 berikut ini adalah kategori identifikasi tampilan bagasi dan barang bawaan penumpang pada monitor mesin x-ray dengan yaitu...

a)

aman, periksa, bahaya

b)

aman, mencurigakan, berbahaya

c)

periksa, tidak diperiksa

d)

aman, tidak diperiksa, bahaya

15.

Setiap pegawai/karyawan yang terlibat dalam kegiatan penerbangan harus mengikuti sosialisasi kepedulian terhadap pengamanan penerbangan dalam pelatihan:

a)

Security Awareness

b)

Crisis Management

c)

Risk Management

d)

Basic Aviation Security

16.

Daerah tertentu di area fasilitas navigasi penerbangan dimana setiap orang yang masuk dilakukan langkah-langkah pengendalian keamanan, disebut dengan ...

a)

Daerah keamanan terbatas

b)

Daerah steril

c)

Daerah terbatas

d)

Daerah publik

17.

Daerah-daerah tertentu di dalam bandar udara maupun di luar Bandar Udara yang di identifikasi sebagai daerah berisiko tinggi untuk digunakan dan dilakukan langkah-langkah pengendalian keamanan, dimana jalan masuknya dikendalikan serta dilakukan pemeriksaan keamanan disebut dengan ...

a)

Daerah Keamanan Terbatas

b)

Daerah steril

c)

Daerah terbatas

d)

Daerah public

18.

Berikut ini adalah daerah keamanan bandar udara, kecuali :

a)

Daerah Keamanan Terbatas (Security Restricted Area);

b)

Daerah Steril (Sterile Area) ;

c)

Daerah Terbatas (Restricted Area) ;

d)

Daerah Publik (Publik Area).

19.

Daerah tertentu di area fasilitas navigasi penerbangan dimana setiap orang  yang  masuk  wajib  dilakukan  pemeriksaan  dan  dilakukan langkah-langkah pengendalian keamanan. Disebut dengan …….

a)

Daerah Keamanan Terbatas (Security Restricted Area);

b)

Daerah Steril (Sterile Area) ;

c)

Daerah Terbatas (Restricted Area) ;

d)

Daerah Keamanan Terkendali

20.

Penerbangan sipil diatur dalam undang-undang …

a)

1 Tahun 2009

b)

22 Tahun 2009

c)

17 Tahun 2008

d)

23 Tahun 2007

21.

Komando penanggulangan tindakan melawan hukum pada kondisi darurat (merah) tingkat Nasional :

a)

Kapolri

b)

Komandan Pangkalan

c)

Kapolres terdekat

d)

Panglima TNI

22.

Surat izin yang diberikan kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan tertentu untuk melakukan pekerjaan di bidang penerbangan dalam jangka waktu tertentu adalah

a)

Sertifikat Kompetensi

b)

PAS Bandar Udara

c)

Lisensi

d)

Kartu Tanda Pengenal

23.

Personel keamanan penerbangan harus mengikuti pendidikan dan pelatihan penyegaran internal terkait dengan kompetensinya setiap …

a)

1 (satu) kali per 6 (enam) bulan

b)

1 (satu) kali per 1 (satu) tahun

c)

2 (dua) kali per 1 (satu) tahun

d)

1 (satu) kali per 2 (dua) tahun

24.

Regulasi terkait Pendidikan dan Pelatihan diatur dalam…..

a)

PM 28 Tahun 2021

b)

PM 51 Tahun 2020

c)

KM 211 Tahun 2020

d)

SKEP/2765/XII/2010

25.

Istilah/ Penyebutan Personel di Bidang Keamanan Penerbangan dirubah menjadi…..

a)

Personel Fasilitas Keamanan Penerbangan

b)

Personel Keamanan Penerbangan

c)

Manajer Keamanan Penerbangan

d)

Instruktur Keamanan Penerbangan

26.

Dalam Regulasi Pendidikan dan Pelatihan sebelumnya yaitu PM 137 Tahun 2015 belum mencantumkan training ….....

a)

Manager KAMPEN

b)

Personel FASKAMPEN

c)

Personel AVSEC

d)

Personel yang melakukan pengamanan di SisiDarat

27.

Memverifikasi terhadap keterlibatan/ terpapar kegiatan terorisme, Merupakan bagian dari mekanisme …..

a)

PEMERIKSAAN LATAR BELAKANG (BACKGROUND CHECK)

b)

PEMERIKSAAN PENUMPANG

c)

PEMERIKSAAN KARGO

d)

PEMERIKSAAN KARYAWAN

28.

Personel Bandar Udara yang diwajibkan memiliki licensi adalah….

a)

Personel Pemadam Kebakaran

b)

Manajer KAMPEN

c)

Personel FASKAMPEN

d)

Personel pengamanan penerbangan dan instruktur keamanan penerbangan 

29.

Apa saja kegiatan pengawasan keamanan penerbangan?

a)

Pemeriksaan dan QC

b)

Audit, Inspeksi, Survey

c)

Test, Inspeksi, Audit, Survey

d)

Pemeriksaan, patroli, penjagaan

30.

Langkah – langkah program pengawasan di bandar udara pada saat terdapat pembangunan / perubahan layout yaitu dengan:

a)

Audit

b)

Inspeksi

c)

Survey

d)

Test

31.

Sesuai dengan PM 92 tahun 2015, kegiatan pengawasan berupa audit internal yang harus dilakukan oleh bandar udara minimal setiap 

a)

1 tahun sekali

b)

2 tahun sekali

c)

3 tahun sekali

d)

4 tahun sekali

32.

Tujuan dilakukan pengujian (test) adalah

a)

Memberikan sanksi langsung kepada personel yang menggar aturan/prosedur

b)

Mengindentifikasi kekuatan suatu area obyek pengawasan Bandar udara

c)

Menangkap basah dan mencari personel keamanan yang melanggar prosedur

d)

Mengetahui kemampuan dari kinerja personel dan fasilitas keamanan

33.

Program Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan Nasonal, termuat pada?

a)

PM 140 TAHUN 2015

b)

PM 211 TAHUN 2020

c)

PM 33 TAHUN 2015

d)

PM 51 TAHUN 2020

34.

Tujuan dari Program Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan (Contingency Plan)

a)

Mengidentifikasi jenis kejadian tindakan melawan hukum di bandar udara

b)

Merencanakan tindakan yang akan diambil untuk menanggulangi tindakan melawan hukum

c)

Mencari penyelesaian terhadap kejadian tindakan melawan hukum

d)

Semua benar

35.

Komando tingkat nasional pada keadaan darurat keamanan (contingency) kondisi rawan (kuning) adalah?

a)

Direktur Jenderal

b)

Kapolres

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Komandan Pangkalan Udara

36.

Komando tingkat Bandar Udara pada keadaan darurat keamanan (contingency kondisi rawan (kuning) adalah?

a)

Direktur Jenderal

b)

Kapolres

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Komandan Pangkalan Udara

37.

Kondisi darurat (merah) merupakan kondisi keamanan penerbangan pada saat:

a)

Ancaman yang membahayakan keamanan penerbangan, berdasarkan penilaian positif telah terjadi terhadap pesawat udara, Bandar udara, dan pelayanan navigasi penerbangan

b)

Terjadinya gangguan keamanan yang berpotensi menggangu keamanan penerbangan

c)

Terdapat informasi ancaman tindakan melawan hokum dari sumber yang perlu dilakukan penilaian ancaman lebih lanjut

d)

Semua benar

38.

Komando tingkat nasional pada keadaan darurat keamanan (contingency) kondisi darurat (merah) adalah?

a)

Direktur Jenderal

b)

Kapolri

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Panglima TNI

39.

Komando tingkat Bandar Udara pada keadaan darurat keamanan (contingency) kondisi darurat (merah) adalah?

a)

Direktur Jenderal

b)

Kapolres

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Panglima TNI

40.

Berada di daerah yang dikendalikan dan terletak antara sisi udara dan sisi darat, merupakan salah satu syarat dari?

a)

EOC

b)

AOCC

c)

AMC

d)

AIP

41.

Direktur     Jenderal     dapat     meminta     bantuan     tenaga spesialis/ahli sesuai    bidang    dan  kebutuhan dalam penanganan tindakan melawan hukum penerbangan tingkat nasional, tenaga spesialis/ahli dimaksud adalah? 

a)

Negosiator

b)

Juru bahasa

c)

Satuan penanggulangan bahan peledak

d)

Semua benar

42.

Unit Penyelenggara Bandar Udara dan Badan Usaha Bandar Udara wajib    melaksanakan    latihan    keadaan    darurat keamanan (contingency exercise) skala besar (full scale) paling sedikit ?

a)

1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun

b)

2 (dua) kali dalam 2 (dua) tahun

c)

1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun

d)

2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun

43.

Unit Penyelenggara Bandar Udara dan Badan Usaha Bandar Udara wajib    melaksanakan    latihan    keadaan    darurat keamanan (contingency exercise) skala kecil (table top) paling sedikit ?

a)

1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun

b)

2 (dua) kali dalam 2 (dua) tahun

c)

1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun

d)

2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun

44.

Dokumen tertulis yang memuat prosedur dan langkah-langkah serta persyaratan yang wajib dilaksanakan oleh unit Penyelenggara Bandar Udara dan Badan Usaha Bandar Udara, Disebut dengan …...

a)

Program Keamanan Bandar Udara

b)

Program Keamanan Angkutan Udara

c)

Standar Operasional Prosedur

d)

Surat Edaran

45.

Dokumen tertulis yang memuat prosedur dan langkah-langkah serta persyaratan yang wajib dilaksanakan oleh Badan Usaha Angkutan Udara, Disebut dengan …

a)

Program Keamanan Bandar Udara

b)

Program Keamanan Angkutan Udara

c)

Standar Operasional Prosedur

d)

Surat Edaran

46.

…...........Bertanggung jawab menyusun, melaksanakan dan mempertahankan Program Keamanan Bandar Udara

a)

Direktur Jenderal

b)

Kapolres

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Komandan Pangkalan Udara

47.

Perubahan (amandemen) Program Keamanan Bandar Udara dilakukan pada saat …..

a)

Perubahan Daerah Keamanan Terbatas

b)

Pengembangan Terminal Penumpang dan Kargo

c)

Semua Benar

d)

Penambahan Daftar Barang Dilarang

48.

Dalam rangka perubahan (amandemen) Program Keamanan Bandar Udara dilakukan langkah-langkah…..

a)

Berkoordinasi dengan (stakeholders)

b)

Mendiskusikan dengan komite keamanan bandar udara

c)

Melakukan penyesuaian terhadap prosedur dibawahnya

d)

Semua benar

49.

…...........Pedoman Penyusunan dan Tata Cara Pengesahan Program Keamanan Penerbangan

a)

PM 51 Tahun 2020

b)

KP 240 Tahun 2017

c)

KM 211 Tahun 2020

d)

PM 53 Tahun 2017

50.

…...........Bertanggung jawab menyusun, melaksanakan dan mempertahankan Program Keamanan Angkutan Udara

a)

Pimpinan Badan Usaha Angkutan Udara

b)

Kapolres

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Panglima TNI

51.

Perubahan (amandemen) Program Keamanan Bandar Udara dilakukan pada saat …..

a)

Penambahan daftar barang dilarang

b)

Semua Benar

c)

Langkah keamanan yang belum diatur dalam Program Keamanan Penerbangan Nasional

d)

Pelaksanaan pemeriksaan keamanan tambahan

52.

…............Bertujuan mendapatkan personel yang memiliki kualifikasi sesuai tugas dan tanggung jawabnya

a)

Sistem Seleksi dan Perekrutan

b)

Sistem Keamanan Bandar Udara

c)

Background Check

d)

Sistem Perekrutan

53.

Menetapkan calon personel keamanan penerbangan berdasarkan keahlian dan kredibilitas, merupakan bagian dari….......

a)

Tujuan Perusahaan

b)

Pekerjaan

c)

Sistem Perekrrutan 

d)

Background Check

54.

Pemeriksaan Kesehatan dilakukan….....

a)

Pada saat bekerja

b)

Setelah diterima sebagai Personel Keamanan Penerbangan

c)

Sebelum diterima sebagai Personel Keamanan Penerbangan

d)

1 (satu) tahun sekali

55.

Jika Personel sudah tidak bekerja semua bukti formulir lamaran kerja harus disimpan minimal ….

a)

1 Tahun

b)

3 Tahun

c)

2 Tahun

d)

6 Bulan

56.

Kriteria khusus calon penjaga keamanan penerbangan (aviation security guard/basic, Usia paling rendah …

a)

15 Tahun

b)

16 Tahun 

c)

17 Tahun 

d)

18 Tahun

57.

Kriteria khusus calon pemeriksa keamanan penerbangan (aviation security screener/ junior), Usia paling rendah …..

a)

15 Tahun

b)

16 Tahun 

c)

19 Tahun

d)

20 Tahun

58.

Kriteria khusus pengawas kearnanan penerbangan (aviation security supervisor/senior) , Memiliki Sertifikat kompetensi…....

a)

aviation security screening/ junior

b)

aviation security guard/basic dan aviation security screening/ junior

c)

aviation security guard/basic dan aviation security screening/ junior aviation security screening/ junior dan  aviation security supervisor/ senior

d)

aviation security guard/basic

59.

Personel Pengamanan Penerbangan adalah personel yang diberi tugas dan tanggung jawab di bidang keamanan penerbangan dan harus memiliki

a)

lisensi

b)

TIM A

c)

Sertifikat DG

d)

Atribut Avsec

60.

Seni mengatur atau mengelola personel yang berlisensi yang mempunyai tugas dan tanggung jawab pada keamanan penerbangan adalah

a)

Manajemen Peralatan

b)

Manajemen Personel

c)

Risk Manajemen

d)

Crisis Manajemen

61.

Berapakah jumlah sistem keamanan bandara yang terdapat di  PM 51 tahun 2020 

a)

2

b)

4

c)

6

d)

8

62.

Salah satu tugas operator ETD yaitu

a)

melakukan identifikasi barang dilayar monitor

b)

melakukan pemeriksaan barang dari luar ke dalam untuk menemukan benda yang dicurigai

c)

melakukan pemeriksaan manual pada tempat yang dicurigai sesuai hasil pemeriksaan

d)

menginformasikan kepada supervisor jika ditemukan bahan peledak

63.

Salah satu tugas petugas runited bagasi tercatat di BHS yaitu

a)

memastikan pemilik bagasi hadir di ruang rekonsiliasi

b)

melakukan profiling dan pemeriksaan khusus

c)

melakukan pemeriksaan manual secara acak

d)

Mengatur bagasi pada conveyor belt

64.

Salah satu Tugas Supervisor yaitu

a)

Membantu menyelesaikan permasalahan dilapangan

b)

melakukan random cek orang dan barang

c)

melakukan Profiling terhadap penumpang

d)

Bertanggung  jawab  terhadap  kualitas  dan fasilitas penerbangan

65.

Berapa jumlah penempatan personel untuk bandara sistem keamanan H yaitu

a)

5 personel

b)

2 personel

c)

3 personel

d)

4 personel

66.

Supervisor bertanggung jawab untuk memastikan staf melakukan tugas mereka dengan ….......

a)

Cara yang tepat

b)

Mengatasi Keluhan

c)

Bertindak secara Profesional

d)

Semua Benar

67.

Penyebab Domain terhadap kegagalan manusia (human factor) seperti ….......

a)

Semua Benar

b)

Kebiasaan Buruk

c)

Ketidak konsistennan

d)

Kelelahan

68.

Peran Administratif umum dari Supervisor ….......

a)

Otoriter

b)

Kolusi

c)

Memberi dukungan pada Sumber Daya Manusia

d)

Nepotisme

69.

Dalam evaluasi Personel Keamanan Penerbangan yang menjadi parametarnya adalah…..

a)

Regulasi

b)

ASP & SOP

c)

Check List

d)

Semua Benar

70.

KM 211 Tahun 2020 didalam Lampiran II.C Bandar Udara dengan sistem keamanan …..... Dapat menggunakan mesin x-ray single view

a)

G

b)

F

c)

E

d)

D

71.

KM 211 Tahun 2020 didalam Lampiran II.C Bandar Udara dengan sistem keamanan …..... Tidak diwajibkan menggunakan mesin x-ray

a)

H

b)

G

c)

E

d)

F

72.

Didalam UU No 1 Tahun 2009, Pasal 349 terkait dengan fasilitas keamanan harus mempertimbangkan klasifikasi bandar udara, tingkat ancaman dan gangguan, serta …....

a)

Dokumen Bandar Udara

b)

Situasi dan kondisi Bandar Udara

c)

Kebutuhan personel

d)

Efektifitas peralatan

73.

Didalam PM 51 Tahun 2020, BAB II Direktur Jenderal menetapkan sistem keamanan berdasarkan …....

a)

Dokumen Bandar Udara

b)

Penilaian Resiko

c)

Jumlah petugas bandara

d)

Situasi dan kondisi Bandar Udara

74.

Didalam KM 211 Tahun 2020, BAB XIII terkait dengan fasilitas keamanan harus mempertimbangkan Sistem keamanan bandar udara, tingkat ancaman dan gangguan, serta …....

a)

Dokumen Bandar Udara

b)

Situasi dan kondisi Bandar Udara

c)

Kebutuhan personel

d)

Efektifitas peralatan

75.

Yang bukan termasuk kedalam Fasilitas keamanan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam KM 211 Tahun 2020 adalah ….

a)

Komunikasi keamanan penerbangan

b)

Wadah Plastik

c)

Pendeteksi bahan peledak

d)

Pendeteksi Bahan organik dan non organik

76.

Kepala kantor unit Penyelenggara Bandar Udara dan Pimpinan Badan Usaha Bandar Udara, merencanakan, menyediakan terkait dengan anggaran ….....

a)

Rekreasi

b)

Keuangan

c)

Rumah tangga

d)

Makan

77.

Badan Hukum UPBU, BUBU, NAVIGASI, RA dapat memungut biaya keamanan (security charges) terhadap jasa pelayanan keamanan yang diberikan..............

a)

Secara langsung

b)

Secara langsung atau Tidak langsung

c)

Tidak langsung

d)

DiBandara

78.

Yang dimaksud dengan PERSON-BORNE IMPROVISED EXPLOSIVE DEVICES (PBIEDs)............

a)

PERANGKAT EKSPLOSIF YANG DIBAWA OLEH KENDARAAN

b)

PERANGKAT EKSPLOSIF YANG DIBAWA OLEH PERSEORANGAN

c)

PERANGKAT EKSPLOSIF YANG DIMODIFIKASI

d)

BARANG DILARANG

79.

Yang dimaksud dengan VEHICLE-BORNE IEDs..............

a)

IEDS yang disembunyikan dan diledakkan di dalam kendaraan

b)

IEDS yang disembunyikan dan diledakkan di dalam pesawat udara

c)

IEDS yang disembunyikan dan diledakkan di Bagasi Penumpang

d)

IEDS yang disembunyikan dan diledakkan di Elektronik

80.

Yang dimaksud dengan IEDs IN CARGO.............

a)

Explosive yang dibawa dengan barang Kargo

b)

Explosive yang dibawa oleh kabin penumpang

c)

Explosive yang dibawa oleh bagasi penumpang

d)

Explosive yang dibawa oleh kendaraan

81.

Yang dimaksud dengan AIRBORNE THREATS...........

a)

Penguasaan sebuah pesawat kecil atau besar, pesawat komersial

b)

Serangan Pesawat Udara dengan MANPADS

c)

Serangan Pesawat Udara dengan DRONE

d)

Serangan Pesawat Udara dengan HACKER

82.

IED yang disembunyikan di kendaraan termasuk kedalam ancaman ....

a)

VEHICLE-BORNE IEDs

b)

PERSON-BORNE IMPROVISED EXPLOSIVE DEVICES (PBIEDs)

c)

IEDs IN CARGO

d)

AIRBORNE THREATS

83.

IED yang disembunyikan di dalam dan dibawa ke sasarannya dalam sebuah barang kargo, termasuk ke dalam ancaman .....

a)

AIRBORNE THREATS

b)

MANPADS

c)

IEDs IN CARGO

d)

CYBER THREATS

84.

Penguasaan sebuah pesawat kecil atau besar, pesawat komersial atau penerbangan umum untuk digunakan sebagai senjata dengan efek massal, yaitu, serangan bunuh diri gaya 11 September 2001, termasuk ke dalam ancaman ........

a)

VEHICLE-BORNE IEDs

b)

MANPADS

c)

PERSON-BORNE IMPROVISED EXPLOSIVE DEVICES (PBIEDs)

d)

AIRBORNE THREATS

85.

Serangan dunia maya mengacu pada serangan terhadap penerbangan sipil yang dilakukan di atau melalui dunia maya, termasuk ke dalam ancaman ..........

a)

CHEMICAL THREATS

b)

CYBER THREATS

c)

THREATS TO THE LANDSIDE

d)

BIOLOGICAL AND RADIOLOGICAL THREATS

86.

Serangan baru-baru ini terjadi pada 2016. Pada bulan Maret, penyerang yang berafiliasi dengan teroris meledakkan dua IED di area check-in Bandara Zaventem Brussel, termasuk ke dalam ancaman ..........

a)

CYBER THREATS

b)

THREATS TO THE LANDSIDE

c)

AIRBORNE THREATS

d)

IEDs IN CARGO

87.

Serangan dunia penerbangan dengan menggunakan drone, termasuk ke dalam ancaman ..........

a)

REMOTELY PILOTED AIRCRAFT SYSTEM (RPAS) THREATS

b)

HOAXES

c)

CHEMICAL THREATS

d)

OTHER POSSIBLE THREATS

88.

Hilangnya Penerbangan MH17 pada Juli 2014, WGTR melakukan penilaian risiko penerbangan sipil dari zona konflik di atasnya, termasuk ke dalam ancaman .....

a)

REMOTELY PILOTED AIRCRAFT SYSTEM (RPAS) THREATS

b)

OTHER POSSIBLE THREATS

c)

AIRBORNE THREATS

d)

PERSON-BORNE IMPROVISED EXPLOSIVE DEVICES (PBIEDs)

89.

Yang melibatkan ancaman tertulis atau verbal terhadap target penerbangan, termasuk kedalam ancaman ,,,,,,

a)

HOAXES

b)

OTHER POSSIBLE THREATS

c)

THREATS TO THE LANDSIDE

d)

CYBER THREATS

90.

  Doc 10108 mengatur tentang .....

a)

Aviation Security Global RIsk Context Statement

b)

Manual Aviation Security

c)

Dangerous Goods

d)

Training Programme

91.

KP 227 Tahun 2018 mengatur tentang …......

a)

Pedoman Teknis Manajemen Resiko Keamanan Penerbangan

b)

Manual Aviation Security

c)

Aviation Security Global RIsk Context Statement

d)

Training Programme

92.

Mengidentifikasi bahan masukan sebagai dasar melakukan penilaian resiko, termasuk kedalam tahapan ….......

a)

Perlakuan resiko

b)

Evaluasi resiko

c)

Identifikasi resiko

d)

Analisis resiko

93.

Karakteristik Resiko adalah….......

a)

Setiap Skenario Ancaman memiliki tingkat resiko masing-masing

b)

Semua Benar

c)

Pada prekteknya resiko tidak bisa hilang

d)

Manajemen resiko adalah untuk mengelola resiko

94.

Rumus Penilaian Resiko Keamanan, terdiri dari Parameter….......

a)

Ancaman/ Threat (T)

b)

Kerentanan/ Vulnerability (V)

c)

Konsekuensi/ Consequences (C)

d)

Semua Benar

95.

Mitigasi Resiko-Perlakuan Resiko dilakukan dengan tujuan …...

a)

Menurunkan Kemungkinan

b)

Menurunkan Konsekuensi

c)

Menghilangkan Resiko

d)

Menganalisis Level Resiko yang diterima

96.

Komando darurat keamanan [contingency] pada kondisi gawat [merah] di tingkat Nasional oleh :

a)

Kapolri

b)

Panglima TNI

c)

Komandan Pangkalan

d)

Direktur Jenderal

97.

Pada kondisi normal (hijau) tanggung jawab keamanan (contingency) di tingkat Bandar Udara oleh 

a)

Kapolri

b)

Panglima TNI

c)

Komandan Pangkalan

d)

Direktur Jenderal

98.

Keadaan darurat keamanan dibedakan atas ;

a)

Kondisi normal (hijau), Kondisi darurat (merah)

b)

Kondisi normal (hijau), Kondisi rawan (kuning), Kondisi darurat (merah)

c)

Kondisi rawan (kuning), Kondisi darurat (merah)

d)

Kondisi normal (hijau), Kondisi rawan (kuning).

99.

…………….Tentang Program Penanggulanan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan Nasional

a)

PM 51 Tahun 2015

b)

PM 140 Tahun 2015 

c)

PM 90 Tahun 2016

d)

PM 30 Tahun 2015

100.

Komando keamanan (contingency) pada kondisi rawan (kuning) di tingkat Nasional oleh.

a)

Kapolri

b)

Kepolisian Resort 

c)

Direktur Jenderal

d)

Kepala Bandar Udara.