Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Try Out Ukom Internal (2)

Total questions: 180

Worksheet time: 3hrs 37mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah rumah makan soto daging, setiap hari terjual sebanyak kurang lebih 200 porsi. Pengolahan dilakukan ditempat pemilik yang berjarak 4 km. dari rumah makan tersebut. Apa tipe produksi yang diterapkan kasus tersebut?

a)

Conventional

b)

Assembly

c)

ready prepared

d)

Commissary

2.

Seorang anak usia 2 tahun dirawat di RS karena dehidrasi berat akibat diare yang dideritanya. Hasil pemeriksaan antropometri, ternyata pasien mempunyai status gizi buruk. ahli gizi merencanakan diet. Apa preskripsi diet yang tepat untuk kasus di atas?

a)

Diet transisi

b)

Diet tinggi energi

c)

Diet fase stabilisasi

d)

Diet fase rehabilitasi

3.

Tuan A mengalami luka bakar grade 2 sebesar 30% karena api. Pasien sudah 1 minggu di rawat di RS luka terbukanya kelihatan terlihat basah dan mengeluarkan air. Hasil pemeriksaan fisik terdapat oedema di kaki dan tangan. Ahli gizi melakukan monev terhadap penyebab oedema. Apa hasil pemeriksaan yang terkait pada kasus di atas?

a)

Protein darah

b)

Trombosit darah

c)

Leukosit darah

d)

Lemak darah

4.

Seorang ahli gizi puskesmas pulau pisang ingin melakukan penyuluhan dengan harapan materi yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Apa yang menjadi pertimbangan utama menentukkan materi penyuluhan?

a)

Disesuaikan dengan potensi wilayah

b)

Kebutuhan masyarakat

c)

Tujuan penyuluhan

d)

Sasaran penyuluhan

5.

Tn B menderita diabetes dan dirawat di RS ahli gizi merencanakan untuk diet memenuhi kebutuhan serat bagi pasien. Bahan makanan apa yang sebaiknya diberikan pada kasus di atas?

a)

Daging ayam

b)

Labu siam

c)

Daun singkong

d)

Apel

6.

Nn P, usia 26 tahun seorang akuntan di perusahaan swasta dengan jam kerja dari jam 08.00 hingga 17.00. Nn P sering mengeluh pusing, mata berkunang-kunang, serta cepat lelah. atas saran temannya, Nn P pergi untuk berkonsultasi dengan ahli gizi. Setelah dilakukan anamnesis diketahui Nn. P selalu mengonsumsi es teh sehabis makan. apa nama zat anti gizi di dalam teh yang menyebabkan kondisi tersebut?

a)

Asam fitat

b)

Asam oksalat

c)

tanin

d)

Tripsin

7.

Neural tube defect spina bifida merupakan kelainan berupa sumsum tulang belakang yang terbuka. Kelainan tersebut bisa dicegah dengan memperhatikan asupan zat gizi untuk janin saat hamil. Apa zat gizi yang perlu diperhatikan dalam kelainan tersebut?

a)

Zat besi

b)

Protein

c)

Asam folat

d)

Biotin

8.

Seorang ahli gizi hendak melakukan pengukuran komposisi lemak tubuh pada pasien di poli gizi puskesmas. bagian yang diukur adalah bagian dekat punggung menggunakan skinfold caliper. Apakah pengukuran yang dilakukan ahli gizi tersebut?

a)

Bisep

b)

Trisep

c)

Subskapula

d)

Suprailaka

9.

Tn L berusia 46 tahun bekerja sebagai buruh harian lepas. Untuk menghemat pengeluaran, sheari-hari Tn L hanya makan 2 kali dengan lauk tahu atau tempe, serta sayur bening. Sebagai sumber karbohidrat Tn L biasanya mengonsumsi nasi, jagung, singkong, atau ubi. Apa defisiensi yang mungkin terjadi pada Tn L

a)

Vitamin A

b)

Vitamin B12

c)

Vitamin C

d)

Vitamin E

10.

Penderita DM cenderung memiliki kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari normal, sehingga perlu diperhatikan asupan dietnya. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks dan mengurangi karbohidrat simpleks. Berikut ini adalah olahan yang termasuk jenis karbohidrat simpleks adalah...

a)

Jagung rebus

b)

Kue basah

c)

Oatmeal

d)

Nasi merah

11.

An J datang bersama ibunya ke poli anak karena mengalami beberapa keluhan seperti rambut rontok dan mata merah serta radang pada kulit atau dermatitis. An J diketahui sangat suka mengonsumi telur setengah matang dan buah jeruk. saran dokter adalah supaya An. J dapat mengurangi konsumsi telur setengah matang karena putih telur yang tidak matang terdapat senyawa anti gizi yang dapat menghambat mengikat vitamin B. Apa vitamin B yang dihambat oleh antigizi tersebut?

a)

Niacin

b)

Kobalamin

c)

Tiamin

d)

Biotin

12.

Terdapata berbagai jenis karbohidrat pada bahan makanan, ada monosakarida, oligosakarida, dan polisakarida. Berikut yang termasuk ke dalam gula yang memiliki molekul rangkap dua adalah...

a)

Sukrosa

b)

Galaktosa

c)

Pati

d)

Glukosa

13.

Salah satu cara menghindari penyakit diabetes adalah dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh. Dibawah ini yang termasuk bahan makanan yang mengandung lemak jenuh adalah..

a)

Margarine

b)

Minyak wijen

c)

Minyak atsiri

d)

Alpukat

14.

Seorang pekerja kantoran setiap hari berangkat kerja pada pukul 05.00 dan pulang malam hari. Dikantor ruangannya merupakan ruangan yang dilengkapi dengan AC. Pria tersebut mengeluh sakit pada pergelangan kaki dan sendi. Pria tersebut didiagnosis menderita osteoporosis. Pria tersebut selalu minum susu setiap hari. Zat gizi apakah yang menyebabkan penyakit tersebut?

a)

Kalsium

b)

Vitamin A

c)

Vitamin D

d)

Vitamin B

15.

Laki-laki berusia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam, mual, dan penurunan nafsu makan. Data asupan energi 56% dari kebutuhan, protein 60% dari kebutuhan dari data laboratorium dapat diketahui bahwa gula darah sewaktu 110 mg/dl. kadar Hb 11,5 gr/dl dan albumin 2,5 gr/dl. Data apa saja yang harus dimonitoring setiap hari dari kasus tersebut?

a)

Asupan energi dan Hb

b)

Gula darah dan protein

c)

Protein, albumin, dan Hb

d)

Energi dan protein

16.

Seorang perempuan berusia 43 tahun datang dan berkonsultasi dengan ahli gizi mengenai kebiasaan makannya. Hasil pengukuran antropometri diperoleh BB 75kg dan TB 155 cm. Mempunyai kebiasaan makan 3x sehari, senang mengkonsumi fast food, makanan yang digoreng dan snack berat seperti bakery. klien tidak suka mengkonsumsi sayur dan buah. ahli gizi akan menentukkan diagnosis gizi. apakah dominan gizi yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Perilaku

b)

intake

c)

Klinis

d)

Fisik

17.

Pasien masuk RS dengan keluhan demam dan suhu tubuh mencapai 39 derajat celcius. hasil perhitungan kebutuhan energi sebesar 1600 kkal. Berapakah kebutuhan energi pasien tersebut?

a)

1808 kkal

b)

2016 kkal

c)

2224 kkal

d)

2240 kkal

18.

Seorang peneliti ingin melakukan penelitian dengan memberikan pretest dan posttes selama 4 kali berturut-turut dengan tujuan agar penelitiannya memiliki validitas yang lebih tinggi dan pengaruh faktor luar dapat dikurangi. Desain penelitian apakah yang dilakukan peneliti tersebut?

a)

Time series desain

b)

Non equivalent control group

c)

Cross sectional

d)

Quasi experiment design

19.

Pada Desa X yang merupakan daerah pegunungan, banyak anak balita dilaporkan mengalami pembesaran kelenjar tiroid. sebuah studi yang dilakukan menunjukkan bahwa kejadian tersebut dikarenakan tingginya konsumsi zat anti gizi zat yang dapat menghalangi produksi hormon kelenjar tiroid sehingga menyebabkan penyakit tersebut. Berikut ini yang termasuk ke dalam jenis bahan makanan yang mengandung zat penghambat penyerapan zat gizi tersebut?

a)

Kubis

b)

Mangga

c)

Teh

d)

Bayam

20.

Seorang balita datang didampingi ibunya ke poli anak karena bagian putih mata kering, kusam, dan bagian putih mata kering, kusam, dan tidak bersinar. Apakah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi tersebut?

a)

Rabun jauh

b)

Xeroftalmia

c)

Rabun senja

d)

Katarak

21.

Kasus anemia pada ibu hamil di Desa X sangat tinggi, yaitu mencapai hingga 24%. Anemia secara umum terjadi karena kekurangan zat besi. Apa indikator paling peka untuk mengetahui masalah tersebut?

a)

Hemoglobin

b)

Mioglobin

c)

Feritin

d)

Transferin

22.

Tn.G seorang pasien yang didiagnosis oleh dokter menderita batu ginjal. Oleh ahli gizi. Tn. G diberi saran untuk tidak mengonsumsi makanan tertentu karena dapat menyebabkan endapan mineral pada ginjal. Apa senyawa yang terkandung dalam bahan makanan tersebut?

a)

Asam fitat

b)

Asam oksalat

c)

Asam askorbat

d)

Asam silisilat

23.

Tn G, seorang pasien yang didiagnosis oleh dokter menderita batu ginjal. oleh ahli gizi diberi saran untuk tidak mengonsumsi makanan tertentu karena dapat menyebabkan endapan mineral pada ginjal. Berikut adalah bahan makanan yang seharusnya dihindari Tn. G

a)

Buah naga

b)

Jambu

c)

Mangga

d)

Belimbing

24.

Seorang lansia, usia 69 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kesulitan mengunyah sudah 1 bulan karena banyak gigi yang sudah tanggal. Lansia tersebut tinggal di panti jompo dan sudah menderita osteoporosis sejak 2 tahun lalu sehingga tidka bisa berdiri tegak. Ahli gizi puskemas hendak melakukan pengukuran tinggi dan berat badan. Apa metode antropometri yang paling tepat untuk lansia tersebut?

a)

Panjang depa

b)

Lingkar kepala

c)

Tinggi lutut

d)

Panjang lengan

25.

Seorang siswa SD kelas 5 dibawa ke klinik dekat sekolahnya karena timbul gatal serta bercak-bercak merah diseluruh badan. Setelah diperiksa dokter, ternyata siswa tersebut diketahui mengalami reaksi setelah memakan roti isi selai kacang yang dibeli dari kantin. Apa imunoglobulin yang bereaksi pada sistem imun siswa tersebut?

a)

Immunoglobulin D (IgD)

b)

Immunoglobulin E (IgE)

c)

Immunoglobulin M (IgM)

d)

Immunoglobulin A (IgA)

26.

Seorang perempuan berkonsultasi ke dokter setelah mengalami keluhan sakit otot, cepat letih, dan kemerahan pada kulit selama 2 bulan. Diagnosis dokter menunjukkan klien tersebut menderita autoimun. apa yang terjadi pada sistem imun klien tersebut?

a)

Jumlah antibodi dalam tubuh berkurang pesat karena diserang virus

b)

Sistem kekebalan tubuh tidak dapat mengenali mikroba pathogen

c)

Sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan sel tubuh dan patogen

d)

sel limfosit diserang oleh virus pathogen

27.

Seorang perempuan berkonsultasi ke dokter setelah mengalami keluhan sakit otot, cepat letih, dan kemerahan pada kulit selama 2 bulan. Diagnosis dokter menunjukkan klien tersebut menderita autoimun. Apa penyakit autoimun yang mungkin diderita pasien tersebut?

a)

Tumor

b)

kanker

c)

Systematic lupus

d)

Tiberculosis (TBC)

28.

Ny. M, ibu hamil trimester 2, sering berobat ke Puskesmas Sindangkarsa karena sering mengalami nyeri dada. Hasil rata-rata pengukuran tekanan darah selama 2 bulan terakhir adalah 178/105 mmHg. Diagnosis dokter menunjukkan Ny. M menderita penyakit hipertensi. Kondisi penyerta yang biasa terjadi pada penyakit Ny. M adalah

a)

Proteinuria

b)

Diabetes gestasional

c)

Morning sickness

d)

Hiperemesis gravidarium

29.

Ny. M, ibu hamil trimester 2, sering berobat ke puskesmas sindangkarsa karena sering mengalami nyeri dada. Hasil rata-rata pengukuran tekanan darah selama 2 bulan terakhir adalah 160/100 mmHg. Diagnosis dokter menunjukkan Ny. M menderita penyakit hipertensi. Menurut klasifikasi WHO tekanan darah Ny.M termasuk ke dalam golongan

a)

Rendah

b)

Sedang

c)

Normal

d)

Tinggi

30.

An. H, usia 3 tahun dianter ibunya untuk ditimbang ke posyandu . Hasil pengukuran sebagai berikut BB=9 kg, TB=85cm, anak tersebut mengalami pembengkakkan di bagian perut, rambut merah dan muka bulat seperti bulan. Apa nama penyakit yang diderita An. H tersebut?

a)

Kwashiorkor

b)

Marasmus

c)

Gizi buruk

d)

KEK

31.

An. H, usia 3 tahun dianter ibunya untuk ditimbang ke posyandu. hasil pengukuran sebagai berikut BB=9 kg, TB=85 cm. Anak tersebut mengalami pembengkakan di bagian perut. Penyakit tersebut disebabkan adanya defisiensi protein dalam darah atau disebut juga?

a)

Albumin

b)

Histidin

c)

Histamin

d)

Leusin

32.

Nn. K, BB=70 kg, TB=151 cm. TD=160/100 mmHg, kadar kolesterol total=265 mg/dL. datang ke puskesmas untuk meminta saran ahli gizi dalam menurunkan berat badan. Nn.K jarang berolahraga, sementara kebiasaan makannya adalah 4 kali sehari, snack berupa gorengan dan teh manis, serta jarang makan buah dan sayur. Hasil recall asupan energi mencapai 3000 kkal. apa interpretasi status gizi Nn.K?

a)

Normal

b)

Kurus

c)

Underweight

d)

Obesitas

33.

Nn. K, BB=70 kg, TB= 151 cm, TD=160/100 mmHg, kadar kolesterol total = 265 mg/dL. datang ke puskesmas untuk meminta saran ahli gizi dalam menurunkan berat badan. Nn. K jarang berolahraga, sementara kebiasaan makannya adalah 4 kali sehari, snack berupa gorengan dan teh manis, serta jarang makan buah dan sayur. Hasil recall asupan energi mencapai 3000kkal. berapa penurunan asupan energi bertahap yang dianjurkan ahli gizi untuk Nn K?

a)

100 kkal/har

b)

200 kkal/hari

c)

400 kkal/hari

d)

500 kkal/hari

34.

Nn. K, usia 19 tahun BB=70 kg, TB= 150 cm, TD=160/100 mmHg, kadar kolesterol total = 265 mg/dL. datang ke puskesmas untuk meminta saran ahli gizi dalam menurunkan berat badan. Nn. K jarang berolahraga, sementara kebiasaan makannya adalah 4 kali sehari, snack berupa gorengan dan teh manis, serta jarang makan buah dan sayur. Hasil recall asupan energi mencapai 3000kkal. sementara menurut AKG 2019 kecukupan energi untuk Nn K adalah 2250 kkal. Apakah yang menjadi etiologi kelebihan berat badan pada Nn K

a)

Asupan berlebih

b)

Kurang aktivitas fisik

c)

Tidak siap menerima diet

d)

pengetahuan gizi rendah

35.

Tn A, umur 40 tahun memiliki riwayat obesitas dan hasil pengukuran antropometri. TB =170 cm, BB=65 kg datang ke poli konsultasi gizi. Tn A sering lemas dan BAK. Hasil laboratorium adalah sebagai berikut : GCP=180 mg%, GD PP 270 mg% kebiasaan makan pasien tersebut adalah makan sncak manis dan minuman manis sehabis makan. Hasil recall menunjukkan kelebihan asupan sebesar 115%. Apa diagnosis yang tepat untuk kasus di atas?

a)

Diabetes mellitus berkaitan dengan kebiasaan konsumsi snack dan minuman manis ditandai dengan GDP 180 mg% dan GD 2 jam PP 270 mg%

b)

Perubahan nilai laboratorium terkait gizi berkaitan dengan kebiasaan konsumsi snack dan makanan manis ditandai dengan asupan energi sebesar 115%

c)

pola makan yang salah berkaitan dengan kebiasaan konsumsi snack dan minuman manis ditandai dengan GDP 180 mg% dan GD 2 jam PP 270 mg%

d)

Riwayat obesitas berkaitan dengan kebiasaan konsumsi snack dan minuman manis ditandai dengan GDP 180 mg% dan GD 2 jam PP 270 mg%

36.

Salah satu cara mencegah alergi yaitu dengan memberikan asi eksklusif dan pengenalan makanan padat sesuai usia anak, jika ibu ingin mengenalkan makanan dengan tekstur seperti bubur kental/makanan keluarga yang dilumatkan sebaiknya diberikan pada usia anak?

a)

6-9 bulan

b)

4-6 bulan

c)

diatas 12 bulan

d)

diatas 24 bulan

37.

PMT pemulihan diberikan kepada anak yang berstatus gizi severe under weight. Dalam mendeteksi anak yang perlu mendapatkan PMT pemulihan atas kondisi severe under weight. tidak bisa kita hanya menggunakan satu indicator status gizi saja, tetapi harus menyertakan indicator lainnya. Artinya gaubungan dari indicator anthropometri menjadi penilaian yang wajib digunakan. indicator anthropometri apakah yang dipakai?

a)

PB-TB/U dan BB/U

b)

BB/U dan IMT

c)

BB/TB dan BB/U

d)

TB/U dan BB/U

38.

Seorang petugas gizi di puskesmas X melaporkan status gizi balita di Desa X terdapat 2,9% balita tergolong berat badan sangat kurang, 15,2 % balita tergolong berat badan kurang, 78,1% balita tergolong berat badan normal, dan 3,3% balita tergolong resiko berat badan lebih. Apakah indikator yang digunakan petugas gizi?

a)

BB/U

b)

TB/U

c)

IMT/U

d)

BB/TB

39.

Seorang peneliti merencanakan penyuluhan pentingnya pengadaan kantin sehat dengan pemanfaatan pangan lokal di SMP Y. Materi tersebut dipilih karena hasil anamnesis pada siswa disebutkan bahwa siswa menykai makan diluar dibandingkan harus makan di rumah. Jika ingin mengetahui frekuensi konsumsi junkfood lebih dari 3 kali seminggu meode survei apa yang sebaiknya digunakan?

a)

Food list

b)

Food recall

c)

Food record

d)

Food frequency questionaire

40.

Petugas Gizi puskesmas X melakukan pengkajian dari hasil pemantauan status gizi di posyandu Y. dari hasil pengukuran antropometri berdasarkan BB/TB dan BB/PB diketahui sebanyak 18% balita nilai z-skornya <-2 sampai -3 SD. termasuk dalam klasifikasi apakah balita tersebut?

a)

Gizi buruk

b)

Gizi kurang

c)

Gizi baik

d)

Gizi lebih

41.

Seorang nutrisionis diberi tugas oleh kepala puskesmas untuk merencanakan pelatihan. pelatihan tersebut ditujukan untuk kader posyandu balita di daerah dengan N/D sebesar 50%. Apa yang harus dilakukan pertama kali oleh nutrisionis tersebut?

a)

Melakukan survey kepada tenaga kesehatan lain

b)

Melakukan jejak pendapat kepada kader posyandu

c)

Mencari tahu penyebab masalah gizi di daerah

d)

Menyusun tujuan pelatihan gizi kader posyandu

42.

Seorang ibu balita menerima edukasi mengenai MP-ASI dari nutrisionis di puskesmas. Bentuk edukasi yang diberikan adalah memberikan ceramah secara konvensional dengan media power point. Kemampuan apakah yang mungkin dapat dicapai oleh ibu-ibu balita dengan bentuk edukasi tersebut?

a)

Mampu menyediakan MP-ASI sehat untuk balita

b)

Mampu memasak MP-ASI dengan baik dan benar

c)

Mampu memilih bahan makanan MP-ASI untuk balita

d)

Mampu mempresentasikan MP-ASI yang baik

43.

Nutrisionis memberikan edukasi terhadap ibu balita di program kelas ibu mengenai MP-ASI. Bentuk edukasi yang diberikan adalah dengan memberikan contoh praktik. Pemberian makan bayi dan anak. Kemampuan apakah yang mungkin dapat dicapai oleh ibu-ibu balita dengan bentuk edukasi tersebut?

a)

Mampu menyediakan MP-ASI sehat untuk balita

b)

Mampu memasak MP-ASI dengan baik dan benar

c)

Mampu memilih bahan makanan MP-ASI untuk balita

d)

Mampu mempresentasikan MP-ASI yang baik

44.

Seorang lansia dirujuk untuk berkonsultasi ke nutrisionis terkait diabtes melitus yang dideritanya. Lansia tersebut membawa hasil uji laboratorium untuk dikaji oleh nutrisionis. Apakah fungsi nutrisionis pada kegiatan konseling tersebut?

a)

Melakukan intervensi

b)

Melakukan edukasi gizi

c)

menegakkan diagnosis gizi

d)

Melakukan monitoring dan evaluasi

45.

Salah satu sajian makan siang pada sebuah asrama remaja adalah produk semur daging. Produk tersebut diberikan kepada penghuni asrama sebanyak 50 anak, dan diberikan daging dengan ukuran potongan sedang (50-75 g). berapa kebutuhan daging yang diperlukan untuk produk tersebut?

a)

1,5 kg

b)

3,0 kg

c)

4,5 kg

d)

6,0 kg

46.

Dalam sebuah resep ayam betutu, tertera bahwa 1 resep untuk 8 porsi. salah satu bahan yang dicantumkan adalah minyak sebanyak 6 sdt. Ahli gizi akan menggandakan masakan tersebut untuk 40 porsi. berapa ml minyak diperlukan?

a)

125 ml

b)

150 ml

c)

175 ml

d)

200 ml

47.

Dalam mengembangkan resep digunakan beberapa metode yang ada. salah satu metode dilakukan adalah mengkompilasi semua ukuran bahan makanan kedalam ukuran berat sebagai contoh dalam teknisnya yang dilakukan adalah : 2 gelas dirubah menjadi 500 gr. metode apa yang dimaksud?

a)

Proporsi

b)

Konversi

c)

Kolaborasi

d)

Subtitusi

48.

Selain itu dilakukan juga penghitungan per bahan makanan yang digunakan dibandingkan dengan berat bahan makanan keseluruhan/total dalam 1 resep. metode/cara apa yang dimaksud?

a)

Proporsi

b)

Konversi

c)

Kolaborasi

d)

Persentase

49.

Asrama mahasiswa beranggota 50 orang terdiri dari 30 orang mahasiswa laki-laki dan 20 orang mahasiswa perempuan, pengelola berencana menyediakan jamuan makan untuk penghuni asrama. selanjutnya dilakukan identifikasi kecukupan energi, hasil rerata kalori untuk laki-laki 2000 dan perempuan 1800. berapa kkal kecukupan energi standar makanan penghuni asrama?

a)

1700

b)

1800

c)

1850

d)

1900

50.

Petugas bagian penerimaan setiap hari melakukan kegiatan penerimaan bahan makanan pada pagi hari. Untuk mendapatkan bahan makanan yang baik perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian mutu fisik bahan makanan. tahapan kedua yang dilakukan petugas adalah melakukan uji kimiawi untuk bahan makanan yang dicurigai dengan cara sampling. Apa tahap awal yang dilakukan petugas pada kasus tersebut

a)

Uji formalin test

b)

Observasi spesifik bahan makanan

c)

Uji metilen blue

d)

Uji mikrobiologi

51.

Petugas katering melakukan penyimpanan pada bahan makanan dengan tahapan : bahan makanan yang datang ditata pada rak sesuai jenisnya, masing-masing bahan makanan diberi label berisikan tanggal datang dan jumlah, kemudian diletakkan dibelakanh barang yang sama yang masih ada. Apa nama sistem penyimpanan tersebut?

a)

Blinded

b)

First in First out

c)

Just in time

d)

Konvensional

52.

Ahli di rumah sakit diminta oleh manajemen rumah sakit untuk menyusun kebutuhan biaya makan pasien. ahli gizi segera melakukan identifikasi sumber biaya, perhitungan kebutuhan air, listrik, energi dan promosi. Hasilnya biaya tersebut kurang lebih 20% dari indeks biaya makan yang ditetapkan rumah sakit, apakah jenis biaya yang dihitung ahli gizi pada kasus tersebut?

a)

Jumlah biaya

b)

Biaya overhead

c)

Penggunaan biaya

d)

Biaya bahan makanan

53.

Juru masak mengubah resep dasar menjadi resep baru. untuk memperoleh standar resep baru yang baik, baku dan diterima maka resep haruslah dites/dicoba berulang-ulang oleh panelis dalam hal ini konsumen dan manajemen. Tindakan apa yang dilakukan juru masak agar resep diterima?

a)

Meningkatkan resep

b)

Melakukan uji cita rasa resep

c)

Melakukan variasi resep

d)

Memodifikasi resep

54.

Sekolah menyelenggarakan makan siang bagi 200 orang murid. Telur disajikan pada menu ke 2, 4, 6, 8, 10, dan 11. Masing-masing anak mendapat satu butir telur. Juru masak diminta untuk menghitung kerap pemakaian telur selama bulan juli sampai September 2020 untuk usulan kebutuhan bahan makanan. ada berapa kali kerap pemakaian telur dalam kurun waktu itu?

a)

40

b)

45

c)

47

d)

55

55.

Masalah suhu lauk dan sayur saat disajikan, pasien kurang memiliki selera makan bila mengkonsumsi makanan dengan suhu rendah atau tidak hangat. untuk menyelesaikan masalah, tahap pertama yang dilakukan ahli gizi adalah menyediakan thermometer dan selanjutnya uji coba alat pada makanan berkuah. Berapa derajat anjuran suhu untuk makanan tersebut?

a)

>50

b)

>60

c)

>70

d)

>80

56.

Perusahaan X di kota Jakarta berupaya untuk menjamin keamanan produknya agar menghasilkan produk yang bermutu dan sesuai dengan standar yang disyaratkan. Produk dengan kriteria di atas hanya dapat dihasilkan jika menerapkan sistem. Pengendalian mutu secara menyeluruh. apakah sistem jaminan mutu yang paling tepat diterapkan untuk kasus di atas?

a)

GMP

b)

GHP

c)

ISO

d)

HACCP

57.

Seorang ahli gizi bangsal penyakit dalam ingin mengetahui apakah menu modifikasi baru yang diberikan diterima oleh pasien atau tidak. Data yang diharapkan diperoleh adalah hasil pengamatan sisa makanan berdasarkan presentasenya untuk hidangan itu. Metode apa yang digunakan ahli gizi terkait kegiatan pengamatan tersebut?

a)

Food record

b)

Penimbangan

c)

Recall 24 jam

d)

Taksiran visual comstok skala 6 point

58.

Berdasarkan laporan Puskesmas, diketahui angka status gizi balita terutama stunting adalah sebesar 30%. Tingkat pendidikan ibu balita yang tidak tamat SD sebesar 58%, kebiasaan makan kurang baik sebesar 86%, asupan zat gizi terutama protein rata-rata kurang yaitu 64% dan tingkat pengetahuan ibu balita tentang makanan bergizi untuk balita kurang yaitu sebesar 78%. Berdasarkan data-data tersebut Nutrisionis merencanakan penyuluhan gizi seimbang balita langsung kepada ibu-ibu balita di posyandu. Media apa yang tepat digunakan untuk keadaan tersebut?

a)

Booklet

b)

Lembar balik

c)

Modul

d)

Poster

59.

Sebagai seorang ahli gizi dituntut untuk selalu berusaha mengembangkan diri (self development) hal ini bertujuan agar memiliki keinginan yang kuat untuk berubah dan berkembang kearah yang lebih baik. namun terkadang merasakan sesuatu yang menghalangi usaha untuk mengembangkan diri. merasa apa yang menjadi penghalang tersebut?

a)

Rendah hati

b)

Kesederhanaan

c)

Sudah cukup puas

d)

Prinsip kesederhanaan

60.

Seorang nutrisionis sedang mempelajari data penimbangan balita di wilayah kerjanya. Salah satu informasi yang didapat adalah sekitar 15% bayi usia 6-8 bulan grafik KMS nya berada di pita kuning dalam dua bulan terakhir. apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan nutrisionis tersebut?

a)

Melakukan intervensi gizi

b)

Mencari penyebab masalah

c)

melakukan evaluasi kegiatan

d)

Menentukkan prioritas masalah

61.

Seorang perempuan umur 25 tahun dengan BB 60kg dan TB 158 cm. beberapa bulan yang lalu melahirkan anak pertamanya. Saat ini bayi tersebut berumur 3 bulan dan mendapatkan ASI Eksklusif dari ibunya. jika diketahui AKG untuk perempuan umur 25 tahun dengan BB standar 55 kg adalah diperlukan energi sebesar 2250 kkal, 60 gram protein. bearpakah penambahan energi yang dianjurkan sesuai dengan AKG untuk ibu tersebut?

a)

180 kkal

b)

250 kkal

c)

300 kkal

d)

330kkal

62.

Seorang perempuan, umur 19 tahun merasa minder karena badannya gemuk. ia datang ke puskesmas untuk konsultasi di poli gizi untuk menurunkan berat badannya. ia ingin mengetahui seberapa besar zat gizi yang biasa dimakan sehari-hari. hasil anamnesis sering mengkonsumsi fast food, makan gorengan, pola makan 3x sehari, ayam/telur selalu ada dalam setiap kali makan. Hasil pemeriksaaan TB 152 cm, BB 83 kg. Nutrisionis akan menentukkan persen asupan makan pasien tersebut. Apakah acuan yang digunakan oleh nutrisionis tersebut?

a)

AI

b)

RDA

c)

RNI

d)

EER

63.

Seorang laki-laki umur 56 tahun dirawat di RS dengan keluhan nafsu makan tidak ada, anamnesis sebelum sakit biasa makan 2 kali sehari dan asupan energinya 2700 kkal. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg. GDP 350 mg/dl, albumin 2.90 g/dl (N :3,40-4,80 gr/dl) TB 165 cm, dan BB 60kg. Berapakah kebutuhan energi basal untuk kasus diatas?

a)

1800 kkal

b)

1710 kkal

c)

1620 kkal

d)

1500 kkal

64.

Seorang pengelola program gizi di puskesmas melakukan surveilans gizi untuk mendapatkan informasi keadaan gizi masyarakat secara tepat, akurat, teratur, dan berkelanjutan yang dapat digunakan untuk menetapkan kebijakan maupun tindakan yang tepat. Pengumpulan data untuk kepentingan surveilans gizi diperoleh dari laporan kegiatan rutin baik di dalam maupun diluar gedung puskesmas. Data apakah yang berasal dari kegiatan rutin puskesmas?

a)

Penimbangan posyandu

b)

Survei konsumsi pangan

c)

Penilaian status gizi

d)

Survei konsumsi gizi

65.

Seorang ahli gizi diminta menjadi juri untuk menilai stand pameran terbaik dalam suatu pameran pangan yang digelar oleh Kementerian Pertanian, panitia melakukan klasifikasi penempatan bahan pangan untuk diberi penamaan dan ditata pada rak-rak yang tersedia hall (ruangan) yang sama. bahan pangan tersebut adalah sagu, kelapa, gula pasir, coklat batang, minyak wijen, dan biskuit, manakah bahan pangan tersebut yang dapat disatukan klasifikasinya dengan gula pasir menurut TKPI?

a)

Kelapa

b)

Minyak wijen

c)

Coklat batang

d)

Sagu

66.

Seorang ahli gizi bekerja pada industri pangan yang memproduksi empal goreng. Pada pembuatan produk empal goreng berwarna kecoklatan dan terlihat sudah matang dari luar. Setelah dimakan, bagian dalam empal masih basah, mentah dan berwarna kemerahan. Setalah ditelusuri hal ini disebabkan karena suhu penggorengan yang terlalu tinggi. Apakah jenis kerusakan yang terjadi pada produk tersebut?

a)

Thermal degradation

b)

Case hardening

c)

Freezing injury

d)

Chilling injury

67.

Seorang balita umur 4 tahun, dirawat dirumah sakit dengan dignosa kurang energy protein, saat ini berada pada fase transisi. Hasil monitoring ada kenaikan berat badan 0,7 kg. berat badan saat ini adalah 9,2 kg, dan nafsu makan anak sudah mulai membaik. Berapakah kebutuhan energi pasien tersebut?

a)

680 kkal

b)

850 kkal

c)

920 kkal

d)

1000 kkal

68.

Seorang balita umur 2 tahun, dirawat dirumah sakit dengan dignosa kurang energy protein, saat ini sudah berada pada fase rehabilitasi, berat badan saat ini adalah 6,5 kg. dan nafsu makan anak sudah mulai membaik. berapakah kebutuhan energi pasien tersebut?

a)

765 kkal

b)

950 kkal

c)

350 kkal

d)

975 kkal

69.

Seorang balita umur 4 tahun, dirawat dirumah sakit sejak 2 minggu yang lalu dengan diagnosis kurang energi protein. saat ini berada pada fase transisi. Hasil pengukuran antropometri berat badan 9,2 kg. perhitungan kebutuhan energi 920 kkal/hari. pasien diberikan intervensi gizi berupa makanan formula. Manakah makanan formula yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

Formula 100

b)

Formula 135

c)

Formula Tempe

d)

Formula 75

70.

Kinerja posyandu pada bulan april 2020 sebagai berikut: jumlah balita dalam wilayah kerja posyandu bale ada 100 anak, dan yang punya KMS 85 balita, partisipasi masyarakat dalam penimbangan. Posyandu menunjukkan angka 85%, demikian juga kecendrungan status gizinya yang jyga mencapai 60%. Angka apakah yang menunjukkan kesamaan menurut indikator SKDN?

a)

K dan D

b)

S dan K

c)

N dan D

d)

D dan S

71.

Kinerja posyandu pada bulan april 2020 sebagai berikut: jumlah balita dalam wilayah kerja posyandu bale ada 100 anak, dan yang punya KMS 85 balita, partisipasi masyarakat dalam penimbangan. Posyandu menunjukkan angka 85%, demikian juga kecendrungan status gizinya yang jyga mencapai 60%. berapakah jumlah balita yang naik berat badannya?

a)

51 balita

b)

55 balita

c)

65 balita

d)

75 balita

72.

Seorang petugas gizi yang baru lulus D4 mengumpulkan data anemia di wilayah kerja Puskesmas Y. dari hasil pengumpulan data diketahui bahwa proporsi anemia (proportional rate) penderita baru pada satu periode enam bulan terakhir menunjukkan kenaikan sua kali lebih tinggi dibanding periode sebelumnya dalam kurun waktu yang sama. apakah yang terjadi di wilayah kerja puskesmas tersebut?

a)

Kasus

b)

pandemi

c)

Wabah

d)

Kejadian luar biasa

73.

Penyelidikan dan penanggulangan keracunan pangan dilaksanakan oleh tim, keanggotaan bervairasi tergantung kondisi daerah, penyelidikan keracunan pangan dapat dilakukan dengan studi epidemiologi untuk mengetahui penyebabnya. Studi apakah yang digunakan untuk menentukkan masalah tersebut?

a)

Analitik

b)

Deskriptif

c)

Studi kasus

d)

Eksperimen

74.

Untuk mengetahui tingkat kecukupan energi dan protein masyarakat, seorang petugas gizi melakukan survei konsumsi pangan. Survei tersebut diharapkan mempunyai presisi dan akurasi yang baik, sehingga dapat mengetahui rata-rata asupan zat gizi masyarakat dengan tepat. Apakah metode survei konsumsi yang digunakan petugas gizi tersebut?

a)

Food balance sheet

b)

Food weighing

c)

Food acount

d)

Food record

75.

Untuk mengetahui tingkat kecukupan gizi penduduk di kecamatan mergangsan, petugas gizi puskesmas setempat melakukan survei konsumsi pangan. Responden diminta untuk menulis makanan, cara pengolahan, dan jumlah makanan yang dikonsumsi dalam ukuran rumah tangga (URT) selama empat hari berturut-turut, Apakah metode survey konsumsi yang digunakan petugas gizi tersebut?

a)

Food recall 24 jam

b)

Food account

c)

Food history

d)

Food record

76.

Seorang petugas gizi melakukan survei konsumsi pangan untuk mengetahui kebiasaan konsumsi pangan sumber Fe pengambilan data dilakukan karena tingginya kasus anemia pada remaja putri didaerah tersebut. Apakah metode yang digunakan dalam survei tersebut?

a)

Food recall

b)

Food record

c)

Food frequency

d)

Food weighing

77.

An P didiagnosis medis mengalami demam tifoid. Demam tifoid sendiri terjadi dikarenakan adanya suatu bakteri. Bakteri apakah yang dapat menyebabkan penyakit tersebut?

a)

Clostridium tetani

b)

Eschercia colli

c)

Salmonella typhi

d)

Clostridium botulinum

78.

Ny. N berusia 58 tahun dengan BB 44 kg dn TB 155 cm, masuk RS dengan keluhan nyeri perut dibagian kanan atas, rasa penuh/begah, sesak nafas jika beraktivitas sedang, nyeri perut, pusing, mual, dan muntah. Pasien didiagnosis menderita ulkus peptikum dengan melena. berapakah kebutuhan gizi pasien tersebut?

a)

1710 kkal

b)

1852 kkal

c)

1578 kkal

d)

1951 kkal

79.

Pasien laki-laki umur 55 tahun dirujuk oleh dokter ke RS dengan keluhan luka bakra pada paha kanan. Hasil pengukuran antropometri BB 53 kg, TB 170 cm dan luas luka bakar 18%. Hasil pemeriksaan laboratorium : albumin darah 2,8 mg/dl dan Hb 10 g/dl. Hasil perhitungan kebutuhan cairan adalah 3400 ml/24 jam. berapa ml cairan yang harus diberikan pada pasien 8 jam pertama setelah masuk RS?

a)

1700 ml

b)

1800 ml

c)

1900 ml

d)

2000 ml

80.

Laki-laki usia 65 tahun datang ke ahli gizi dengan keluhan sering kencing dan BAK. dari hasil pemeriksaan didapatkan GDP 120 mg/dl. GDA 190 mg/dl. protein 4++, BB 63kg dengan TB 171 cm. pola makan 3 kali sehari dan 2 kali snack. tidak suka makan sayur dan buah. Data apakah yang menentukkan bahwa pasien diatas beresiko mengalami kesimbangan protein negatif?

a)

Status gizi

b)

Data biokimia

c)

Data fisik

d)

Riwayat makan

81.

Seorang ibu hamil disarankan minum pil besi karena kadar Hbnya rendah. Pola kebiasaan makan ibu hamil tersebut yaitu setiap hari mengkonsumsi tempe, sayuran hijau, dan telur. Zat apakah yang bisa enghambata penyerapan zat besi pada kasus tersebut?

a)

Asam phitat

b)

Antitripsin

c)

Cianida

d)

Tanin

82.

Seorang bapak berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan persendian terasa sakit dan membengkak. pola kebiasaan makan yaitu: pagi = nasi+telur+tumis kangkung, Siang = nasi+ikan pepes+sayur asem. Hasil pemeriksaan laboratorium asam urat 7 mg/dl. Diagnosa dokter pasien mengalami gout. zat apa yang menyebabkan keluhan pasien tersebut?

a)

Tanin

b)

Purin

c)

Solanin

d)

Cianida

83.

Seorang bapak usia 40 tahun melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan hasil pengukuran status gizi masuk ke kategori obesitas. Dokter merujuk bapak tersebut ke ahli gizi agar berat badannya mencapai ideal, karena akan beresiko pada kondisi kesehatan. apa penyakit yang mungkin dapat muncul pada bapak tersebut?

a)

Defisiensi zat gizi makro

b)

Kekurangan zat tenaga

c)

Aktivitas menurun

d)

Penyakit jantung koroner

84.

Seorang pasien perempuan usia 45 tahun dengan IMT 30 kg/m2 masuk rumah sakit dengan luka kaki tidak sembuh, sudah 3 tahun menderita DM dan hiperlipidemia. Hasil pemeriksaan laboratorium kadar gula darah 325 mg/dl. selama ini pasien tidak mengatur pola makannya. indikator apa yang menunjukkan penyakit pasien tersebut tidak terkontrol?

a)

Pola makan

b)

Gula darah

c)

HBA1C

d)

Kolesterol

85.

Seorang nutrisionis diberi tugas oleh kepala puskesmas untuk merencanakan pelatihan. Pelatihan tersebut ditujukan untuk kader remaja didaerah dengan prevalensi remaja anemia sebesar 30%. Diketahui penyebab anemia adalah tingkat kepatuhan minum tablet Fe yang rendah di sekolah. Topik pelatihan apakah yang tepat diberikan pada kader remaja?

a)

Makanan tinggi Fe

b)

Patofisiologi anemia

c)

inhibitor dan enhancer Fe

d)

Tata cara mengkonsumsi tablet Fe

86.

Seorang ibu balita menerima edukasi mengenai MP-ASI dari nutrisionis di puskesmas. Bentuk edukasi yang diberikan adalah memberikan ceramah secara konvensional dengan media power point. kemampuan apakah yang mungkin dapat dicapai oleh ibu-ibu balita dengan bentuk edukasi tersebut?

a)

Mampu menyediakan MP-ASI sehat untuk balita

b)

Mampu memasak MP-ASI dengan baik dan benar

c)

Mampu memilih bahan makanan MP-ASI untuk balita

d)

Mampu mempersentasikan makanan MP-ASI untuk balita

87.

Seorang ibu menyusui mendatangi nutrisionis yang juga merupakan konselor laktasi di puskesmas. ibu tersebut mengeluhkan tentang kesulitan yang dihadapinya. setelah selesai konseling, nutrisionis ingin mengevaluasi hasil konselingnya. bagaimana cara nutrisionis untuk mengevaluasi hal tersebut?

a)

Meminta klien untuk meringkas informasi

b)

Memberikan klien leaflet tentang menyusui

c)

Memberikan kesempatan klien untuk bertanya

d)

Meminta klien untuk kembali datang lagi

88.

Seorang nutrisionis melakukan edukasi gizi pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Diketahui masalah gizi yang ada dalam wilayah kerjanya adalah rendahnya pengetahuan dan rendahnya N/D di wilayah tersebut. Apakah output dan outcome yang tepat dari intervensi yang diberikan?

a)

Pelatihan PMBA berjalan baik dan prevalensi N/D meningkat

b)

Hasil posttest meningkat dan prevalensi N/D meningkat

c)

Masalah gizi teratasi dan narasumber baik

d)

prevalensi N/D meningkat dan PMBA berjalan baik

89.

Seorang petugas gizi pada layanan makanan asrama akan membuat baku/standar resep. kegiatan tersebut dilakukan sesuai langkah-langkah yang ada dan secara berurutan. Langkah apa yang paling tepat sebelum resep tersebut dibakukan?

a)

Uji coba

b)

Penerapan

c)

Penilaian panelis

d)

Perbaikan hasil uji coba

90.

Sebuah rumah makan soto daging, setiap hari terjual sebanyak kurang lebih 200 porsi. Pengolahan dilakukan ditempat pemilik yang berjarak 4 km dari rumah makan tersebut. Apa tipe produksi yang diterapkan di kasus tersebut?

a)

Konvensional commissary

b)

konvensional

c)

assembly

d)

commisary

91.

Pada penyelenggaraan makanan di panti tresno werda cipayung selalu mengutamakan tercukupinya kebutuhan energid an zat gizi konsumen dengan memberikan makanan 3x sehari dengan menu gizi seimbang sesuai dengan petunjuk nutrisionis. Apakah jenis penyelenggaraan makanan institusi pada kasus tersebut?

a)

Penyelenggaraan makanan khusus

b)

Penyelenggaraan makanan komersial

c)

Penyelenggaraan makanan sosial

d)

Penyelenggaraan makanan industri

92.

Tujuan perencanaan menu di lapas kelas 2 B lubuk hati adalah tersedianya siklus menu sesuai klasifikasi pelayanan yang ada di lapas atau rutan dalam kurun waktu tertentu. Pada penyusunan menu dipertimbangkan factor yang mempengaruhi antara lain standar porsi dan peraturan pemberian makanan. Apa jenis penyelenggaraan makanan institusi pada kasus tersebut?

a)

Penyelenggaraan makanan khusus

b)

Penyelenggaraan makanan sosial

c)

Penyelenggaraan makanan asrama

d)

Penyelenggaraan makanan komersial

93.

Penyelenggaraan makanan institusi yang dipelopori oleh Robert own tahun 1800 dimana dalam penyelenggaraan makanan ini memiliki tujuan untuk mencapai tingkat kesehatan dan stamina pekerja yang sebaik-baiknya agar dapat diciptakan suasana kerja yang memungkinkan tercapainya produktivitas kerja yang maksimal apa klasifikasi penyelenggaraan makananan pada kasus di atas?

a)

Penyelenggaraan makanan Khusus

b)

Penyelenggaraan makanan sosial

c)

Penyelenggaraan makanan industry

d)

Penyelenggaraan makanan asrama

94.

Penyelenggaraan makanan anak disekolah sudah mulai diterapkan sejak tahun 1753 di perancis kemudian menyebar diwilayah eropa dan amerika tujuan dalam penyelenggaraan makanan ini adalah untuk membantu meningkatkan status gizi anak-anak disekolah. Apakah karakteristik di penyelenggaraan makanan pada kasus ini?

a)

Makanan yang disiapkan berorientasi pada kebutuhan gizi dan keuntungan disekolah tersebut untuk peningkatan kualitas

b)

      Memberikan pelayanan makan pagi sesuai dengan kebutuhan

c)

a.       Makanan yang disiapkan tidak berorientasi pada keuntungan tetapi diarahkan pada penyuluhan dan perubahan perilaku makan

d)

Makanan yang disediakan adalah yang sesuai dengan kesukaan anak

95.

Laporan posyandu bulan Mei 2022 menunjukkan jumlah balita yang ada diwilayah posyandu sebanyak 100 balita. Yang memiliki KMS 95 balita dan 85 balita telah ditimbang berat badannya. Balita yang naik berat badannya sebanyak 75 orang balita. Berapa persen tingkat pencapaian program posyandu tersebut?

a)

0,75

b)

0,95

c)

0,85

d)

1

96.

Seorang nutrisionis mengadakan penimbangan BB balita disuatu desa. Sebanyak 60 orang ditimbang dari 100 orang balita yang ada di desa tersebut. Hasil penimbangan 40 orang balita dengan berat badan naik dibandingkan bulan lalu

Berapa persentase cakupan balita yang datang pada bulan tersebut?

a)

1

b)

0,5

c)

0,4

d)

0,6

97.

seorang nutrisionis bekerja di salah satu institusi pelayanan gizi,  memiliki kemampuan dalam mengelola keamanan pangan dalam kondisi normal maupun darurat untuk kelompok sasaran tertentu. nutrisionis telah menerapkan peran sebagai tenaga gizi profesional Apa peran yang dimaksud pada kasus tersebut?

a)

Pengelola gizi klinik

b)

Pengembang gizi

c)

Edukator gizi

d)

Pengelola gizi institusi

98.

Suatu daerah diketahui prevalensi stunting pada anak sekolah dasar sangat tinggi. keadaan tanah daerah tersebut subur kondisi jalan atau transportasi masih kurang memadai dan sebagian besar penduduk sebagai petani dengan penghasilan cukup memadai. apa program intervensi gizi yang sesuai untuk menanggulangi masalah gizi tersebut?

a)

Konseling gizi

b)

Penyluhan gizi

c)

Pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan gizi

d)

Pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan pendapatan

99.

Kepala Puskesmas X mengamanahkan kepada seorang nutrisionis untuk melakukan kegiatan Penyuluhan tentang ASI eksklusif di balai desa X demi kelancaran kegiatan sebuah perusahaan Produk susu formula memberi dana sponsor dengan perjanjian bahwa penyuluh harus mempromosikan produk tersebut. materi penyuluhan yang sudah disusun cukup sulit dihubungkan dengan klaim produk. apa tindakan yang dilakukan oleh nutrisionis tersebut?

a)

               Menyesuaikan materi dengan klaim produk

b)

               mengalokasikan waktu promosi di luar penyuluhan

c)

mengubah isi perjanjian kerjasama

d)

Membatalkan kerjasama

100.

Seorang nutrisionis ingin melakukan penyuluhan dengan materi yang diberikan dapat mengubah keterampilan ibu balita yang datang ke posyandu. apa metode yang digunakan dalam kegiatan tersebut?

a)

Studi kasus, learning by doing, demonstrasi

b)

Diskusi kelompok dan studi kasus

c)

Demonstrasi dan bermain peran

d)

Diskusi kelompok dan konsultasi

101.

Persentase penggunaan garam beriodium di suatu daerah yaitu masih 60% sehingga Dinas Kesehatan daerah tersebut membuat usulan kegiatan untuk meningkatkan persentase keluarga yang menggunakan garam beryodium dalam memasak titik salah satunya yaitu promosi gizi. Apa langkah awal yang digunakan untuk kasus tersebut?

a)

Advokasi ke tingkat provinsi

b)

Menetapkan tujuan, metode, dan media

c)

Monitoring penggunaan garam beryodium

d)

Kerjasama dengan pihak ketiga

102.

Seorang ibu hamil datang dengan keluhan mual dan muntah titik usia kehamilan Ibu memasuki minggu ke 12. ibu tersebut mengalami mual dan muntah serta sensitif terhadap bau yang tajam titik untuk mengetahui risiko malnutrisi pada pasien tersebut dilakukan skrining gizi. apa  waktu yang untuk dilakukan skrining?

a)

1x24 jam

b)

4x24 jam

c)

2x24 jam

d)

3x24 jam

103.

Seorang ibu datang ke Puskesmas dengan membawa anaknya berusia 2 tahun dengan keluhan anak rewel susah makan dan dari pemeriksaan fisik didapatkan pembengkakan pada hati edema dan rambut berwarna merah. apa asupan zat gizi yang kurang pada kasus tersebut?

a)

Karbohidrat

b)

Lemak

c)

Vitamin

d)

Protein

104.

Seorang laki-laki dirawat di rumah sakit hasil anamnesis kondisi saat ini lemas nafsu makan sedikit mulut sariawan berat hasil pemeriksaan suhu 38 derajat Celcius albumin 18000 mg/dl HB 9,5 mg/dl. nutrisionis memberikan makanan bentuk cair. Apa dasar pemberian diet cair pada kasus tersebut?

a)

Suhu tubuh

b)

Lemas

c)

Sariawan berat

d)

Angka leukosit

105.

Seorang perempuan berumur 26 tahun dirawat di rumah sakit karena selama 4 hari dengan diagnosa medis diabetes dengan komplikasi gangguan ginjal nefropati diabetik hasil anamnesis merasa mual dan muntah namun masih bisa makan lewat mulut. hasil pemeriksaan berat badan 75 kg tinggi badan 173 cm gds 225 Apa jenis diet yang sesuai untuk kasus tersebut?

a)

Diet DM tinggi serat lunak

b)

Diet DM rendah protein lunak

c)

Diet DM rendah sisa saring

d)

Diet DM tinggi karbohidrat kompleks biasa

106.

Seorang perempuan berumur 25 tahun hamil 2 bulan dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual dan muntah lebih dari 6 kali sehari. hasil anamnesis nafsu makan menurun titik hasil pemeriksaan diperoleh tinggi badan 155 cm berat badan 37 kg lingkar lengan atas 21,3 cm dan didiagnosa mengalami hiperemesis berat. nutrisionis merencanakan asuhan gizi Apa makanan yang dianjurkan pada kasus tersebut?

a)

Roti kering

b)

Bubur kacang hijau

c)

Pisang goreng

d)

Sup daging

107.

Seorang laki-laki masuk rumah sakit karena demam tinggi ruam nyeri otot dan pusing berat. hasil pemeriksaan trombosit 90.000, HB 10 gr/dl  didiagnosa dokter DBD setelah di rumah sakit  langsung di diberi Dextrose  5% 500 ml (dalam satu botol) Satu hari menghabiskan 2 botol. Apa prinsip pada kasus tersebut?

a)

TETP, tinggi vitamin C, tinggi Se

b)

TETP, tinggi vitamin C, tinggi Fe

c)

TETP, tinggi cairan, tinggi Fe

d)

TETP, tinggi Fe, tinggi Se

108.

Seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun dirawat di rumah sakit dengan berat badan 60 kg tinggi badan 160 cm diagnosa medis disfagia diagnosa gizi mengalami kesulitan mengunyah dan menelan titik Apa bentuk diet yang diberikan pada kasus diatas?

a)

Makanan lewat pipa dalam (sonde)

b)

Makanan lunak

c)

Makanan saring

d)

Makanan biasa

109.

Seorang perempuan berumur 50 tahun berat badan  58 kg  tinggi badan 160 cm masuk rumah sakit dengan keluhan muntah darah. hasil pemeriksaan jaundice Eritema palmaris albumin 2,7 mg/dl, Na 126 mg/I, k 3,1 mg/I, sgot 75 mg/dl, sgpt 56 mg/dl. pasien di diagnosa sirosis hepatik serta hepatic encephalopathy apa zat gizi yang perlu diperhatikan pada kasus diatas?

a)

Lemak

b)

Protein

c)

Mineral

d)

Vitamin

110.

Hasil penilaian status gizi terhadap balita diketahui terdapat 5% balita yang mengalami status gizi pendek di Kabupaten X hal ini terjadi karena beberapa faktor. apa indikasi dari laporan kasus tersebut?

a)

Masalah gizi bersifat akut pada balita

b)

Masalah gizi bersifat kronis pada balita

c)

Jumlah balita dengan BGM tinggi

d)

Tingkat asupan gizi balita kurang

111.

Seorang nutrisionis ingin melakukan suatu penelitian terkait gambaran asupan protein kaitannya dengan ureum dan Kreatinin pasien gagal ginjal kronik di Poli rawat jalan sebuah rumah sakit. teknik sampling yang digunakan adalah mengambil seluruh pasien gagal ginjal kronik yang datang ke poli selama kurun waktu pengambilan data 1 bulan.  teknik pengambilan data tersebut memperoleh sampel penelitian sebanyak 38 pasien. Apa teknik pengambilan sampel yang digunakan pada kasus tersebut?

a)

Accidental sampling

b)

Simple random sampling

c)

Purposive sampling

d)

Total sampling

112.

Seorang nutrisionis yang baru ditugaskan di Puskesmas ingin melakukan penelitian tentang gambaran budaya makan di sebuah desa untuk melihat salah satu faktor penyebab dari tingginya prevalensi stunting.  Adapun gambaran dan responden adalah ibu baduta berjumlah 15 orang yang dengan tingkat pendidikan rata-rata sekolah dasar titik pengumpulan akan dilakukan pada responden dengan waktu yang sangat terbatas hanya 1 hari apa metode yang tepat digunakan oleh nutrisionis pada kasus tersebut?

a)

Indepth interview

b)

Observasi

c)

Anthropometri

d)

Focus group discussion

113.

Seorang nutrisionis yang bertugas di sebuah dinas kesehatan kabupaten melaksanakan penelitian di daerah yang bermasalah gizi dengan judul "gambaran pola makan dan status gizi anemia pada remaja di SMA X di kota T "apa ruang lingkup bidang gizi pada kasus tersebut?

a)

Masyarakat

b)

Komunikasi

c)

Klinik

d)

Institusi

114.

Di suatu kecamatan ditemukan banyaknya anak usia 6 sampai 24 bulan yang “stunting”   daerah tersebut berada di daerah perkotaan dengan tingkat sosial ekonomi menengah ke atas titik tingkat pendidikan ibu-ibu di daerah tersebut termasuk menengah. apa masalah utama yang di ada di daerah tersebut?

a)

a.                   hygiene dan sanitasi makanan pada ana

b)

partisipasi datang ke posyandu

c)

a.                   pemanfaatan pekarangan untuk membantu penyediaan makanan bergizi

d)

pola asuh pemberian MPASI

115.

Seorang peneliti merumuskan masalah penelitian Apakah ada perbedaan berat badan bayi baru lahir yang dilahirkan oleh ibu kelompok kek ( Kurang energi kronis)  dan Ibu tidak kek.  uji statistik yang digunakan untuk mengetahui perbedaan berat badan bayi baru lahir yang dilahirkan oleh ibu kelompok kek (kurang energi kronis)  dan Ibu tidak kek.  dilakukan pengujian data data, tidak memenuhi persyaratan parametrik. apa uji yang tepat untuk data tersebut?

a)

Mc Nemar

b)

Uji t

c)

Chi square

d)

Kruskal walis

116.

Seorang nutrisionis bekerja dipusat pelatihan untuk atlet sepeda dengan tugas sebagai konsultan dan menyusun formula makanan dan minuman. Suatu saat nutrisionis tersebut diminta untuk membuat formula minuman isotonic untuk meningkatkan endurance atlet dengan sumber pangan local dan tanpa bahan pengawet maupun pemanis buatan. Formula minuman yang dihasilkan akan dibandingkan dengan minuman formula yang ada dipasaran untuk menilai apakah berbeda atau sama secara organoleptic. Apa uji organoleptic yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

Preference test

b)

Duo trio test

c)

Triangle test

d)

Difference test

117.

Seorang nutrisionis yang bekerja di puskesmas akan melakukan survei untuk mengetahui prevalensi balita stunting di wilayah kerjanya sampel balita diambil yaitu dengan menetapkan kriteria yaitu: balita usia 1 sampai 3 tahun tidak Sakit pada saat dilakukan survei tidak cacat. bersedia menjadi sampel dan berdomisili tetap titik apa teknik pengambilan sampel pada kasus tersebut?

a)

Systematic random sampling

b)

Simple random sampling

c)

Purposive sampling

d)

Quota sampling

118.

Sayuran dan buah merupakan pangan fungsional yang memiliki komponen bioaktif bermanfaat bagi tubuh salah satunya adalah  bromelin pada nanas Apa peran senyawa pada buah nanas tersebut?

a)

Mampu mengurangi radang sendi dan infeksi saluran pernafasan

b)

                  menekan resiko infeksi dan penyakit degeneratif

c)

mampu memecah struktur molekul protein menjadi asam amino sehingga mampu melunakkan daging

d)

mampu meredam reaksi radikal bebas dalam tubuh sehingga menekan terjadinya penyakit kanker

119.

Di suatu kecamatan yang akan diberikan penyuluhan mengenai MPASI Temukan bahwa sebagian besar ibu-ibu bekerja menjadi buruh pabrik Titip anak balita mereka diasuh oleh nenek atau kerabatnya. apa Faktor dominan yang dapat mempengaruhi perubahan perilaku pada kasus tersebut?

a)

Kesukaan makanan

b)

Media massa

c)

Nilai budaya

d)

Sikap

120.

Kota x merupakan suatu daerah yang terletak di kawasan pegunungan banyak penduduk desa X mengalami pembengkakan pada area leher. tepatnya pada kelenjar tiroid Apa sumber makanan yang sebaiknya dikonsumsi masyarakat tersebut?

a)

Daging

b)

Ikan

c)

Ayam

d)

Susu

121.

Seorang pria umur 48 tahun tinggi badan 188 cm dan berat badan 76 kg masuk rumah sakit dengan keluhan mual muntah yang hebat pusing sakit kepala warna urine seperti teh kental. di diagnosa medis hepatitis akut titik nutrisionis Berencana untuk memberikan diet diet apakah yang tepat untuk kasus di atas?

a)

  tinggi protein dengan bentuk makanan saring

b)

 diet bebas protein dengan bentuk makanan cair kental

c)

diet rendah protein dengan bentuk makanan cair penuh

d)

diet hati dengan bentuk makanan cair kental

122.

Seorang laki-laki umur 35 tahun tinggi badan 151 cm berat badan 56 kg datang dengan keluhan perut asites edema pada kedua tungkai mual begah. Apa yang harus dilakukan nutrisionis untuk mengatasi masalah kasus tersebut?

a)

natrium yang rendah

b)

memberikan sisa rendah

c)

memberikan protein rendah 

d)

Memberikan lemak rendah

123.

Seorang pria berumur 48 tahun tinggi badan 168 cm dan berat badan 76 kg masuk rumah sakit dengan keluhan mual muntah yang hebat pusing sakit kepala warna urine seperti teh kental titik dari hasil pemeriksaan laboratorium diketahui SGOT 68 U/I,  SGPT 75 U/I, Hb 10,6 g/dl, albumin 2,7 mg/dl.  asam urat 7,8 mg/dl. Diagnosa medis hepatitis akut. nutrisionis Berencana untuk memberikan diet. apa diet yang tepat untuk kasus tersebut di atas?

a)

diet rendah protein dengan bentuk makanan saring

b)

diet rendah protein dengan bentuk makanan cair kental

c)

diet rendah protein dengan bentuk makanan lunak

d)

diet rendah protein dengan bentuk makanan cair penuh

124.

Seorang bapak umur 65 tahun berat badan 57 kg tinggi badan 165 cm, pekerjaan pegawai swasta 5 hari yang lalu masuk rumah sakit dengan keluhan mual muntah lemas dan demam pada bagian hepar terdapat pembengkakan dan kenyal warna air seni. seperti air teh kental dari hasil pemeriksaan laboratorium diketahui: SGOT 265 U/I, SGPT 75 U/I, Hb  10,6 g/dl, albumin 2,7 mg/dl, asam urat 7,8 mg/dl kesadaran CM. apa diet yang tepat untuk kasus di atas?

a)

Tinggi lemak tinggi garam

b)

Rendah lemak tinggi garam

c)

Tinggi protein rendah garam

d)

Rendah lemak rendah garam

125.

Seorang ibu mempunyai anak berusia 16 bulan datang ke nutrisionis ingin berkonsultasi untuk menentukkan jumlah makanan yang harus diberikan ke anaknya. Setelah dihitung nutrisionis kebutuhan anak tersebut satu harinya adlah 1250 kkal, 30% dari kebutuhan sudah terpenuhi dari asi. Berapa kkal yang harus dipenuhi dari MP-ASI untuk anak pada kasus tersebut?

a)

1250

b)

875

c)

625

d)

375

126.

Seorang laki-laki umur 23 tahun dirawat di RS dengan diagnosa medis DHF, keluhan kepala sakit, mual dan nafsu makan menurun dari 5 hari yang lalu, pinggang celana dirasakan sudah longgar. Dari hasil anamnesa gizi, asupan energi 60% dari kebutuhan. Apa masalah gizi yang terjadi pada kasus tersebut?

a)

Status gizi kurang

b)

Kurang asupan energi

c)

Rendahnya pengetahuan gizi

d)

Kurangnya pengetahuan tentang makanan

127.

Seorang perempuan umur 27 tahun hamil anak pertama 10 minggu, periksa ke RS. Hasil anamnesis pasien sering pusing dan mata berkunang-kunang, wajah agak pucat. hasil pemeriksaan kadar GDP 120 mg/dl, TB 153 cm, dan BB 50 kg. Apa data laboratorium yang diperlukan untuk pengkajian assesmen pada kasus tersebut?

a)

Hemoglobin

b)

Albumin

c)

Kolesterol

d)

Gula darah

128.

Seorang laki-laki usia 35 tahu, BB 50 kg dan TB 170 cm dirawat di RS dengan keluhan demam, mual dan muntah. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar leukosit tinggi dan trombosit rendah. Hasil recall menunjukkan asupan energi 60%, KH 50%, protein 60% dan lemak 80%. Apa problem dominan intake yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

Peningkatan kebutuhan energi

b)

Asupan energi inadekuat

c)

Asupan oral inadekuat

d)

Asupan lemak inadekuat

129.

Seorang wanita usia 28 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam, mual, dan muntah. Hasil pengukuran anthropometri BB 50 kg, TB 155 cm. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar leukosit tinggi dan trombosit rendah. Hasil recall menunjukkan asupan energi 60%, KH 50%, protein 60%, dan lemak 80%. Apa problem domain klinis yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

Berat badan kurang

b)

Asupan oral inadekuat

c)

Gangguan fungsi pencernaan

d)

Perubahan nilai lab terakit gizi

130.

Seorang laki-laki usia 35 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam, mual, dan muntah. Hasil pemeriksaan BB 50kg dan TB 170 cm. Tekanan darah 120/80 mmHg. mendapatkan infus ringer laktat dan asupan cairan 2,5 liter sehari. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar leukosit tinggi dan trombosit rendah. Hasil recall asupan energi 50%, KH 50%, protein 60% dan lemak 60%. Sebagai seorang nutrisionis anda diminta untuk merencanakan intervensi gizi. Apa tujuan diet yang paling prioritas untuk kasus tersebut?

a)

Meningkatkan asupan makan

b)

Menormalkan status gizi

c)

Meningkatkan pengetahuan gizi

d)

Meningkatkan asupan cairan

131.

Seorang laki-laki usia 40 tahun, dirawat di RS dengan keluhan demam, mual, dan muntah. suhu 39 derajat celcius. Hasil pemeriksaan BB 65 kg , dan TB 165 cm. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar leukosit tinggi dan trombosit rendah. Hasil recall asupan energi 60%, KH 50%, protein 60% dan lemak 80%. Sebagai seorang nutrisionis anda diminta intuk merencanakan intervensi gizi, apa prinsip diet yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

Tinggi karbohidrat

b)

Tinggi serat

c)

Tinggi lemak

d)

Tinggi protein

132.

Seorang anak usia 10 tahun di bawa ke RS dengan keluhan muntah-muntah, nyeri di perut, diare, pusing, dan lemas. Pasien alergi dengan seafood dan susu beserta hasil olahannya. Sebagai nutrisionis anda diminta untuk merencanakan menu untuk pasien tersebut. Apa sumber protein yang dapat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Daging sapi, udang

b)

Daging, ayam, hati

c)

Ikan tuna, telur

d)

Bakso, susu

133.

Seorang anak usia 10 tahun di bawa ke RS dengan keluhan demam dan muntah-muntah, nyeri di perut, diare, pusing dan lemas. Hasil pemeriksaan dengan BB 22 kg TB 135 cm, trombosit rendah, leukosit normal, kadar Hb 15 g/dl

a)

Trombositopenia

b)

Anemia

c)

Leukimia

d)

Petekia

134.

Seorang laki-laki, usia 27 tahun, dirawat di RS dengan diagnosa HIV AIDS. Hasil pemeriksaan TB 160 cm, BB 45kg. Hb 10 g/dl, albumin 2,5 g/dl, anti HIV (CD4) reaktif, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 kali/menit, suhu tubuh 39 derajat celcius. Hasil anamnesis keluhan demam, batuk sulit dikeluarkan, nafsu makan menurun, penurunan BB 1 kg dalam 1 bulan dan sakit pada ulu hati. Adanya jamur pada mulut yang menyebabkan kesulitan mengunyah dan menelan, sesak nafas berat dan diare akut. Hal ini mengakibatkan kondisi pasien dengan kesadaran menurun. Nutrisionis menetapkan intervensi gizi. Apa bentuk makanan yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Cair

b)

Saring

c)

Lunak

d)

Biasa

135.

Seorang laki-laki, usia 27 tahun, dirawat di RS dengan diagnosa HIV AIDS. Hasil pemeriksaan TB 160 cm, BB 45kg. Hb 10 g/dl, albumin 2,5 g/dl, anti HIV (CD4) reaktif, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 kali/menit, suhu tubuh 39 derajat celcius. Hasil anamnesis keluhan demam, batuk sulit dikeluarkan, nafsu makan menurun, penurunan BB 1 kg dalam 1 bulan dan sakit pada ulu hati. Adanya jamur pada mulut yang menyebabkan kesulitan mengunyah dan menelan, sesak nafas berat dan diare akut. Hal ini mengakibatkan kondisi pasien dengan kesadaran menurun. Nutrisionis menetapkan intervensi gizi. Apa zat gizi yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Karbohidrat

b)

Protein

c)

Lemak

d)

Serat

136.

Seorang laki-laki, usia 27 tahun, dirawat di RS dengan diagnosa HIV AIDS. Hasil pemeriksaan TB 160 cm, BB 45kg. Hb 10 g/dl, albumin 2,5 g/dl, anti HIV (CD4) reaktif, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 kali/menit, suhu tubuh 39 derajat celcius. Hasil anamnesis keluhan demam, batuk sulit dikeluarkan, nafsu makan menurun, penurunan BB 1 kg dalam 1 bulan dan sakit pada ulu hati. Adanya jamur pada mulut yang menyebabkan kesulitan mengunyah dan menelan, sesak nafas berat dan diare akut. Hal ini mengakibatkan kondisi pasien dengan kesadaran menurun. Nutrisionis menetapkan intervensi gizi. Apa diagnosis klinis yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Kesulitan menelan

b)

Asupan energi inadekuat

c)

Ketidak seimbangan energi zat gizi

d)

Perubahan nilai lab terkait gizi

137.

Seorang anak usia 3 tahun dengan BB 6 kg dan TB 90 cm, didiagnosa HIV AIDS dan juga malnutrisi. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran komposmentis, nadi 92 x/menit, pernafasan 32 x/menit, suhu 38,2 derajat celsius. Hasil anamnesis terdapat tanda gizi buruk berupa sangat kurus, jaringan lemak dan otot mengecil, tulang skapula dan iga menonjol, wajah seperti orang tua, mata cekung, kulir keriput, rewel, tidak ada edema, ada batuk dan susah menelan. Pemeriksaan penunjang laboratorium didapatkan infeksi HIV reaktif dengan nilai cluster of differentiation (CD4) yaitu 35/uL. Hasil recall asupan energi 50% kebutuhan, KH 80%, lemak 80%. nutrisionis menetapkan diagnosa gizi. Apa diagnosa klinis yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Underweight

b)

Malnutrisi

c)

Perubahan nilai lab terkait gizi

d)

Kesulitan mengunyah

138.

Seorang perempuan umur 50 tahun, dirawat di RS dengan dignosa gastristis dan hipertensi. Hasil pemeriksaan BB 43 kg, TB 150 cm, kadar Hb 4,6 g/dL, suhu 36,8 derajat celsius dan tekanan darah 150/80 mmHg. Hasil anamnesis keluhan sakit dada, mual, muntah dan nyeri ulu hati. pasien memiliki kebiasaan makan 2 kali makanan utama dan 3 kali makanan selingan sering menunda makan karena harus bekerja. lebih sering mangonsumsi mie instan. hasil recall asupan energi 60%, protein 50%, Kh 70%, dan lemak 70%. Nutrisionis menetapkan intervensi gizi. Apa zat gizi yang harus dibatasi pada kasus tersebut?

a)

Protein

b)

Natrium

c)

Zat besi

d)

Vitamin C

139.

Seorang perempuan umur 50 tahun, dirawat di RS dengan dignosa gastristis dan hipertensi. Hasil pemeriksaan BB 43 kg, TB 150 cm, kadar Hb 4,6 g/dL, suhu 36,8 derajat celsius dan tekanan darah 150/80 mmHg. Hasil anamnesis keluhan sakit dada, mual, muntah dan nyeri ulu hati. pasien memiliki kebiasaan makan 2 kali makanan utama dan 3 kali makanan selingan sering menunda makan karena harus bekerja. lebih sering mangonsumsi mie instan. hasil recall asupan energi 60%, protein 50%, Kh 70%, dan lemak 70%. Nutrisionis menetapkan intervensi gizi. Apa menu yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Telur bumbu rica

b)

Sambel goreng ati

c)

Rendang

d)

Ayam bumbu kuning

140.

Seorang pria berusia 50 tahun dirawat di RS dengan diagnosa ulkus peptikum. Hasil pemeriksaan BB 50kg dan TB 155cm, kadar Hb 12,5 gr/dl, nadi 90 kali/menit, suhu 36,8 derajat celsius dan tekanan darah 160/90 mmHg. Hasil anamnesis sakit dada, mual, muntah, nyeri ulu hati selama dua hari, naiknya asam lambung ke esofagus (reflux) . kebiasaan makan 2 kali makan utama dan 1 kali makan selingan, setiap hari makan mie instan sebanyak 2 kali. sangat menyukai makanan yang pedas dan sangat jarang makan buah dan sayur. asupan energi 54,6%, protein 52%, lemak 70%. apa diagnosis klinis yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Underweight

b)

Kesulitan menelan

c)

Peningkatan kebutuhan energi

d)

Gangguan fungsi pencernaan

141.

Seorang pria berusia 50 tahun dirawat di RS dengan diagnosa ulkus peptikum. Hasil pemeriksaan BB 50kg dan TB 155cm, kadar Hb 12,5 gr/dl, nadi 90 kali/menit, suhu 36,8 derajat celsius dan tekanan darah 160/90 mmHg. Hasil anamnesis sakit dada, mual, muntah, nyeri ulu hati selama dua hari, naiknya asam lambung ke esofagus (reflux) . kebiasaan makan 2 kali makan utama dan 1 kali makan selingan, setiap hari makan mie instan sebanyak 2 kali. sangat menyukai makanan yang pedas dan sangat jarang makan buah dan sayur. asupan energi 54,6%, protein 52%, lemak 70%. apa zat gizi yang harus diberikan secara terbatas pada kasus tersebut?

a)

Karbohidrat

b)

Protein

c)

Lemak

d)

Natrium

142.

Seorang pria berumur 28 tahun datang ke poli gizi atas rujukan dokter. Hasil pemeriksaan BB 90 kg, TB 170 cm. Hasil anamnesis : mengeluh sudah tiga hari tidak bisa BAB, perut terasa penuh, kembung dan merasa tidak nyaman pada daerah sekitar perut, kebiasaan makan yang tidak teratur karena kesibukannya. Hidangan yang sering dikonsumsi adalah fast food karena keterbatasan waktu untuk makan, hanya mengkonsumsi buah dan sayur 2x seminggu, minum 2 liter sehari, jarang berolahraga. Hasil recall asupan energi 110%, KH 100%, lemak 120%, protein 90%. Apa diagnosis domain asupan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Obesitas

b)

Asupan oral berlebih

c)

Kurangnya asupan cairan

d)

Intake serat kurang

143.

Seorang pria berumur 28 tahun datang ke poli gizi atas rujukan dokter. Hasil pemeriksaan BB 90 kg, TB 170 cm. Hasil anamnesis : mengeluh sudah tiga hari tidak bisa BAB, perut terasa penuh, kembung dan merasa tidak nyaman pada daerah sekitar perut, kebiasaan makan yang tidak teratur karena kesibukannya. Hidangan yang sering dikonsumsi adalah fast food karena keterbatasan waktu untuk makan, hanya mengkonsumsi buah dan sayur 2x seminggu, minum 2 liter sehari, jarang berolahraga. Hasil recall asupan energi 110%, KH 100%, lemak 120%, protein 90%. Apa zat gizi yang harus diberikan secara tinggi pada kasus tersebut?

a)

Cairan

b)

Protein

c)

Serat

d)

Karbohidrat

144.

Seorang pria berumur 28 tahun datang ke poli gizi atas rujukan dokter. Hasil pemeriksaan BB 90 kg, TB 170 cm. Hasil anamnesis : mengeluh sudah tiga hari tidak bisa BAB, perut terasa penuh, kembung dan merasa tidak nyaman pada daerah sekitar perut, kebiasaan makan yang tidak teratur karena kesibukannya. Hidangan yang sering dikonsumsi adalah fast food karena keterbatasan waktu untuk makan, hanya mengkonsumsi buah dan sayur 2x seminggu, minum 2 liter sehari, jarang berolahraga. Hasil recall asupan energi 110%, KH 100%, lemak 120%, protein 90%. Apa menu yang tepat direkomendasikan pada kasus tersebut?

a)

Salad buah

b)

Burger isi sayuran

c)

Sayur asem

d)

Pie buah

145.

Seorang proa beruur 49 tahun, masuk RS dengan diagnisa hemmorid. Hasil pemeriksaan BB 75kg, TB 163 cm, tekanan darah 120/89 mmHg, suhu tubuh 36 derajat celsius, Hb 11 g/dl/ Hasil anamnesis: kondisi lemah, BB berdarah warna merah segar disertai rasa sakit, ada benjolan pada anus, punya riwayat konstipasi dan sering mengejan tiap BAB, pekerjaan pasien lebih banyak duduk berjam-jam, kurang berolahraga dan minum (minum hanya 1 liter perhari), kurang suka mengkonsumsi sayur dan buah, sering makan tanpa kuah, makan gorengan dan berlemak, Hasil recall energi 100%, KH 120%, lemak 100%, protein 80%. Apa diet yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Lemak

b)

Protein

c)

Karbohidrat

d)

Serat

146.

Seorang proa beruur 49 tahun, masuk RS dengan diagnisa hemmorid. Hasil pemeriksaan BB 75kg, TB 163 cm, tekanan darah 120/89 mmHg, suhu tubuh 36 derajat celsius, Hb 11 g/dl/ Hasil anamnesis: kondisi lemah, BB berdarah warna merah segar disertai rasa sakit, ada benjolan pada anus, punya riwayat konstipasi dan sering mengejan tiap BAB, pekerjaan pasien lebih banyak duduk berjam-jam, kurang berolahraga dan minum (minum hanya 1 liter perhari), kurang suka mengkonsumsi sayur dan buah, sering makan tanpa kuah, makan gorengan dan berlemak, Hasil recall energi 100%, KH 120%, lemak 100%, protein 80%. Apa bentuk makanan yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Biasa

b)

Cair

c)

Saring

d)

Lunak

147.

Seorang proa beruur 49 tahun, masuk RS dengan diagnisa hemmorid. Hasil pemeriksaan BB 75kg, TB 163 cm, tekanan darah 120/89 mmHg, suhu tubuh 36 derajat celsius, Hb 11 g/dl/ Hasil anamnesis: kondisi lemah, BB berdarah warna merah segar disertai rasa sakit, ada benjolan pada anus, punya riwayat konstipasi dan sering mengejan tiap BAB, pekerjaan pasien lebih banyak duduk berjam-jam, kurang berolahraga dan minum (minum hanya 1 liter perhari), kurang suka mengkonsumsi sayur dan buah, sering makan tanpa kuah, makan gorengan dan berlemak, Hasil recall energi 100%, KH 120%, lemak 100%, protein 80%. Apa diagnosis klinis pada kasus tersebut?

a)

Obesitas

b)

Inaktivitas fisik

c)

Peubahan nilai lab terkait gizi

d)

Peningkatan kebutuhan zat gizi

148.

Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke poli gizi dengan diagnose DM. Kali ini merupaka kunjungan keduanya. Hasil pemeriksaan BB 60kg, TB 165. Asupan energi 90%, serat 40 gram/hari. pola makan 3x makan utama 3x snack. Pasien masih suka makan cemilan dan cake yang manis, serta sering minum es sirup di siang hari, olahraga 30 menit/hari. Apa diagnosis gizi yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Underweight

b)

Kurangnya monitor gizi

c)

Kurangnya akivitas fisik

d)

Asupan serat berlebih

149.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poli gizi dengan Diagnosa DM. Hasil pemeriksaan BB 60kg, TB 170, GDP 150 mg/dL. Kolesterol total 180 mg/dL. Asam urat 5 mg/dL, tensi 160/90 mmHg. Hasil anamnesis asupan energi 95%. Nutrisionis merencanakan intervensi, selain DM diet apakah yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Protein

b)

Purin

c)

Natrium

d)

Lemak

150.

Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke poli gizi atas rujukan dokter. Hasil pemeriksaan BB 60, TB 170, GDP 180 mg/dL, kolesterol total 250 mg/dL, tensi 120/80 mmHg, hasil anamnesis asupan energi 105%. apa data yang menunjukkan adanya masalah gizi pada kasus tersebut?

a)

Anthropometri

b)

Fisik klinis

c)

Biokimia

d)

Riwayat gizi

151.

Seorang ahli gizi RS diberi tugas menghitung kebutuhan bahan makanan daging yang sering mengalami kekurangan stock. rata-rata jumlah pasien RS yang dilayani per hari adalah 500 pasien. Standar porsi untuk daging yaitu 60 gram. Menu daging disajikan 3 kali dalam seminggu. Berapa kilogram kah daging yang dibutuhkan selama 1 bulan pada kasus tersebut?

a)

108

b)

180

c)

360

d)

432

152.

Seorang mahasiswa gizi melakukan pengamatan secara langsung dengan panca indra terhadap nasi yang dibiarkan selama 24 jam selama suhu ruang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa warna nasi berubah menjadi putih pucat, tekstur lembek berair, dan bau asam tengik. Apa jenis uji kualitas pangan pada kasus tersebut?

a)

Fisik

b)

Kimia

c)

Subyektif

d)

Obyektif

153.

Seorang nutrisionis menemukan anak umur 36 bulan mengarah ke gizi buruk. dirujuk ke RS. dilakukan serangkaian pemeriksa spesimen yang diuji secara leboratoris pada berbagai macam jaringan tubuh, antara lain darah, urin, tinja, dan juga beberapa jaringan tubuh seperti hati, dan otot. Apa indikator penilaian status gizi pada kasus tersebut?

a)

Biokimia

b)

Fisik

c)

Biofisik

d)

Asupan makanan

154.

Seorang petugas pengolah data surveilans gizi memperoleh data hasil penimbangan di posyandu dari bulan Januari sampai bulan agustus 2020 yang lalu. DIketahui bahwa indikator N/S berturut-turut yaitu : 50,7%, 85,3%, 64,7%, 54%, 56,3%, 52,1%, 53,2% dan 88,5%. Kemudian hasil kegiatan tersebut disajikan dalam bentuk gambar yang disampaikan oleh pimpinan pukesmas untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk penimbangan bulan berikutnya. Grafik apa yang paling cocok untuk menyajikan hasil pada kasus tersebut?

a)

Garis

b)

Lingkaran

c)

Hubungan

d)

Perbandingan

155.

Seorang chef pada sebuah sarama menghidangkan menu berupa makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayuran, dan buah. masing-masing kelompok disajikan sesuai dengan berat yang sudah ditetapkan. Hasil monitoring menunjukkan setiap kali makan berat lauk nabati selalu berbeda. nutrisionis merencanakan perbaikan untuk masalah tersebut. apa standar yang harus dibuat pada kasus tersebut?

a)

Menu

b)

Porsi

c)

Bumbu

d)

Rasa

156.

Seorang kepala instalasi gizi di RS melakukan penyelenggaraan makanan dengan menggunakan jasa boga lain, namun pelaksanaanya tetap menggunakan sarana dan prasarana atau tenaga milik RS. apa bentuk penyelenggaraan makanan pada kasus tersebut?

a)

Sistem swakelola

b)

Sistem outsourcing

c)

Sistem full outsourcing

d)

Sistem sentralisasi

157.

Seorang nutrisionis di RS menyusun sebuah standar agar menu memiliki cita rasa yang sama. apa standar yang disusun pada kasus tersebut?

a)

Standar porsi

b)

Standar resep

c)

Standar SDM

d)

Standar bumbu

158.

Seorang nutrisionis di RS mengawasi standar bumbu yang akan dibuat oleh bagian tata boga. diruang persiapan bumbu sedang dibuat beberapa standar bumbu salah satunya bawang merah, bawang putih, dan cabe yang dibersihkan lalu ditimbang, kemudian dicuci dan ditiriskan, dilakukan bersama kemiri dan gula merah. apa standar bumbu yang dipersiapkan pada kasus tersebut?

a)

Standar Bumbu A

b)

Standar Bumbu B

c)

Standar Bumbu C

d)

Standar Bumbu D

159.

Direktur RS memerintahkan bagian instalasi gizi untuk membuat perencanaan biaya yang dibutuhkan untuk air, listrik, gas, dan telpon. Apa biaya yang akan direncanakan oleh bagian instalasi gizi tersebut?

a)

Biaya makanan

b)

Biaya bahan makanan

c)

Biaya overhead

d)

Biaya tambahan

160.

Sebuah RS didentifikasi melakukan kegiatan malpraktik bidang penyelenggaraan makanan di RS tersebut. malpraktik ini diduga dilakukan oleh seorang tenaga yang bukan semestinya. setelah dilakukan investigasi diketahi tenaga tersebut belum memiliki dokumen yang sah sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di RS. apa dokumen yang dimaksud pada kasus tersebut?

a)

Sumpah profesi

b)

Ijazah akademik

c)

Pengakuan profesi

d)

Surat kompetensi

161.

Seorang ahli gizi diidentifikasi melakukan kegiatan malpraktik yang belum memenuhi dokumen seperti yang dipersyaratkan. tenaga tersebut belum memiliki dokumen sah sebagai tenaga kesehatan yang berkerja sebagai konsultan. Apa dokumen yang dimaksud pada kasus tersebut?

a)

Sumpah profesi

b)

Surat tanda registrasi

c)

Sertifikat kompetensi

d)

Pengakuan profesi

162.

Seorang ahli gizi memberikan penyuluhan tentang makanan jajanan yang mayoritas adalah gorengan kepada sekelompok remaja disekolah, setelah berdiskusi rata-rata remaja mengonsumsi pangsit goreng 2 potong per hari dengan berat 35 gram degan faktor serapan minyak sebear 14,8%. berapa gram jumlah serapan minyak goreng pada kasus tersebut?

a)

2.4

b)

4.7

c)

5.18

d)

7.4

163.

Seorang balita usia 3 tahun di ukur tinggi badan (TB)nya di sebuah klinik gizi. untuk mendapatkan data TB yang tepat, minimal ada 4 bagian tubuh yang harus menepel pada dinding yang datar saat mengukur tingginya. apa bagian tubuh yang dimaksud pada kasus tersebut?

a)

Kepala, dada, pantat, dan kaki

b)

Kepala, bahu, pantat, dan tumit

c)

Kepala, bahu, pantat, dan kaki

d)

Kepala, bahy, punggung, dan kaki

164.

Seorang ahli gizi melakukan survei konsumsi pangan di sekelompok masyarakat, salah satu pendataan makanan dan minuman yang dilakukan adalah suplemen yang dikonsumsi selama 1 hari sebelumnya. apa metode survei yang tepat dipakai pada kasus tersebut?

a)

Food recall 24 hpurs

b)

Food record

c)

Food weighing

d)

Food list

165.

Seorang anak laki-laki, umur 12 tahun diajak ibunya ke praktik ahli gizi untuk konsultasi karena sulit makan. menurut ibunya, ibu sulit melarang anak untuk makan apa yang ia suka terutama jenis makanan fast food, jika melarang anak akan merajuk dan tidak mau makan. pada pengukuran BB 30kg, TB 140 cm. Apa topik edukasi yang paling diprioritaskan pada kasus tersebut?

a)

Diet tinggi energi, tinggi protein

b)

Kursus pengolahan makanan

c)

Cegah anak untuk jajan

d)

Perilaku terkait pemilihan makanan

166.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik gizi untuk berkonsultasi mengenai kebiasaan makannya. Hasil pengukuran berat badan adalah 80kg dan tinggi badan 165cm, dari hasil wawancara diperoleh bahwa pasien makan makanan utama 3 kali sehari menyukai makanan yang digoreng, fast food, serta jarang mengkonsumi buah dan sayur. Apa problem gizi yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Berat badan kurang

b)

Pengetahuan yang kurang

c)

Pemilihan makanan yang salah

d)

Asupan energi yang tidak adekuat

167.

Puskesmas mempunyai program pelayanan kesehatan diwilayah kerja. salah satunya adalah kegiatan posyandu setiap 1 bulan sekali di desa bagi ibu balita (0-5 tahun) dan kegiatannya adalah pengukuran tinggi badan balita dengan menggunakan mikrotoise. Apa langkah pertama yang dilakukan nutrisionis dalam kegiatan tersebut?

a)

Lepaskan sepatu atau sendal

b)

Baca angka skala yang nampak pada lubang gulungan mikrotoise

c)

Turunkan mukrotoise sampai rapat pada kepala bagian atas

d)

Tempelkan dengan paku mikrotoise tersebut pada dinding

168.

Seorang kader posyandu terlihat terampil melakukan penimbangan anak balita dengan dacin. setelah timbangan dacin dipasang pada tiang penyangga dan diberi sarung timbangan. kemudian kader memberikan beban tertentu pada tuas timbangan. Apa kegiatan yang dilakukan kader tersebut?

a)

Membaca angka skala

b)

Mencatat hasil penimbangan

c)

menyeimbangkan timbangan

d)

Mengecek akurasi timbangan

169.

Suatu tim nutrisionis di suatu kabupaten melakukan pengabdian kepada masyarakat di wilayah yang ditimpa bencana banjir bandang. pengabdian masyarakat ini dilakukan bersama dengan masyarakat setempat, dalam bentuk penyelenggaraan makanan melalui dapur umum. apa bidang kegiatan yang dilakukan oleh Tim Ahli gizi pada kasus tersebut?

a)

Budaya

b)

Sosial

c)

Ekonomi

d)

Lingkungan

170.

Seorang bapak usia 38 tahun, BB=56 kg, TB=164 cm, dirawat di RS dengan diagnosis Koleilitiasis. apa syarat untuk energi yang diberikan pada kasus tersebut?

a)

Energi sangat tinggi

b)

Energi rendah

c)

Energi tinggi

d)

energi sesuai kebutuhan

171.

Seorang nutrisionis mengawasi kegiatan distribusi makanan ke pasien di RS. sistem distribusi dilakukan dengan cara makanan pasien dibagi dan disajikan oleh petugas pramusaji dalam alat makan di dapur utama. selanjutknya dibawa ke ruangan pasien. apa cara distribusi makanan pada kasus tersebut?

a)

Sentralisasi

b)

Kombinasi

c)

Desentralisasi

d)

Swakelola

172.

Dari hasil survey kesehatan dasar diketahui angka anemia disuatu kabupaten menunjukkan angka prevalensi anemia pada remaja sebesar 40%. Sehingga kepala dinas kesehatan menugaskan tenaga gizi untuk melaksanakan survey yang bertujuan menggali informasi mengenai kekerapan konsumsi makanan tinggi zat besi pada remaja diwilayah tersebut. Apa metode penilaian yang tepat digunakan pada survei tersebut?

a)

food recall 24 hours

b)

Food weighing

c)

Food frequency questionaire

d)

Food list

173.

Sebuah rumah sakit berkapasitas 300 tempat tidur baru saja dibangun, rumah sakit tersebut melaksanakan penyelenggaraan makanan dengan jumlah tenaga gizi sebanyak 10 orang. diketahui pada bangsal RS terdapat pantry. hal ini dikarenakan ruang produksi makanan tidak cukup luas untuk menampungnya. apa metode distribusi yang tepat untuk digunakan pada kasus tersebut?

a)

Blind

b)

Desentralisasi

c)

Sentraslisasi

d)

Kombinasi

174.

Seorang anak umur 6 tahun dibawa ke RS dengan diagnosa TB paru, sejak 1 bulan yang lalu anak sering terserang demam dan mengalami batuk-batuk. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan batuk disertai sputum, demam dengan suhu 37,5 derajat celsius, hasil pemeriksaan laboratorium : Hb 10 g/dl, albumin 3,5 mg/dl, hasil recall 24 hjam kalori 700kkal, protein 28,3 g, lemak 21 g, KH 102 g. apa diet yang paling tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

DM

b)

Hati

c)

TKTP

d)

lambung

175.

Seorang anak usia 6 tahun dibawa ke RS dengan diagnosa TB paru. sejak 1 bulan yang lalu anak sering terserang demam dan mengalami batuk-batuk. hasil pemeriksaan klinis menunjukkan batuk disertai sputum, demam dengan suhu 37,5 derajat celsius. apa bentuk makanan yang paling tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Lunak

b)

Saring

c)

Cair

d)

Padat

176.

Seorang pasien menderita hepatitis A dengan keluhan nyeri perut dan ulu hati. hasil pemeriksaan fisik menunjukkan terdapat ikterus, hepatomegali, nyeri tekan pada abdomen, berapa protein yang diberikan pada kasus tersebut?

a)

1,25-1,0 g/kgBB

b)

1,25-1,5 g/kgBB

c)

1,0-1,25 g/kgBB

d)

1,0-1,5 g/kgBB

177.

Seorang pasien menderita hepatitis A dengan keluhan nyeri perut dan ulu hati. hasil pemeriksaan fisik menunjukkan terdapat ikterus, hepatomegali, nyeri tekan pada abdomen, nafsu makan membaik. Apa diet yang paling tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Diet Hati I

b)

Diet Hati II

c)

Diet Hati III

d)

Diet Hati IV

178.

Seorang mahasiswa makan buah mangga harum manis seberat 150 gram BDD, komposisi zat gizi energi mangga harum manis di TKPI sebesar 46 kkal. berapa kandungan energi total mangga yang dikonsumsi oleh mahasiswa?

a)

46 kkal

b)

69 kkal

c)

92 kkal

d)

100 kkal

179.

Seorang nutrisionis di rumah sakit akan menetapkan estimasi jumlah produksi makanan untuk pasien pada sebuah institusi penyelenggaraan makanan. apa data yang dibutuhkan nutrisionis tersebut?

a)

jumlah BOR

b)

Jenis menu yang ada

c)

Jumlah kunjungan konsumen

d)

Karakteristik konsumen

180.

Seorang anak laki-laki umur 10 tahin diajak ibunya ke praktik ahli gizi kaerna tampak kurus, berdasarkan keterangan ibunya, anak suka jajan krupuk dan permen, malas makan tetapi aktivitas tinggi. pada pengukuran BB 30 kg, diketahui banwa usia 10-12 tahun seharusnya memiliki berat badan ideal 36 kg, dengan kecukupan energi 2000 kkal. berapa kebutuhan energi pada kasus tersebut?

a)

1440 kkal

b)

1660 kkal

c)

1840 kkal

d)

2520 kkal

Similar Resources on Wayground