Font size
Worksheetsliterasi
Total questions: 19
Worksheet time: 11mins
Bau Mulut Si Bubu
Di sebuah hutan, tinggallah seekor buaya bernama Bubu. Bubu memiliki teman kuda nila bernama nil., kerbau yang bernama Baubau dan Kancil yang bernama Cila. Mereka sering bermain dan mencari makan bersama. Dari mereka bertiga, Bubu si buaya yang paling suka makan, tetapi ia jarang menyikat gigi.
Suatu hari, Nili dan teman-temannya bermain bisik kata. Tidak lupa mereka pun mengajak Bubu untuk bergabung. Melihat serunya permainan itu, akhirnya Bubu ikut bermain. Bubu keluar dari sungai dan menuju kke tepi sungai untuk bergabung dengan teman-temannya. Tibalah giliran Bubu yang membisikkan kata Baubau, "Lapar!" bisik Bubu.
"Apa? Ulangi . Aku tidak dengar "tanya Kerbau. Mulut Bubu menganga lebih lebar dan berujar, "Laparrr."
Sontak Baubau kaget dan hampir pingsan karena bau mulut Bubu yang menyengat. Baubau bertanya , "Kapan terakhir kali kamu sakit gigi, Bubu?"
"Hmm, aku lupa. Aku sudah lama tidak sakit gigi," ucap Bubu sambil tertawa.
Segera sikat gigi sana! Celetuk Nili Si Kuda Nil.
Hahahaha, tidak, Nil! Meskipun aku tidak sikat gigi, gigiku tetap tajam dan kuat,makanan keraspun bisa aku lahap, ujar Bubu menyombongkan diri.
bakteri yang menumpuk di sela-sela giginya
Bubu malas menyikat gigi setelah makan
Gigi Bubu Tajam dan Kuat
Mulut Bubu sangat Besar
pilihlah satu jawaban yang benar!
pada awal cerita, bubu sombong karena giginya kuat dan tajam dan ia tidak mau menyikat gigi. akan tetapi, pada akhir cerita ia berubah pikiran. apa yang membuat bubu berubah pikiran?
perhatian nili dan teman-temannya kepada bubu yang mengajak bermain di tepi sungai
bubu tidak ingin teman-temannya menjauh dari dirinya gara-gara bau mulut
bubu merasa malu dan terganggu oleh karang dan kotoran di giginya
bau mulut bubu yang membuat kerbau hampir pingsan
berilah tanda centang pada jawaban yang tepat (jawaban dapat lebih dari satu). berdasarkan teks berjudul " penyakit Gondok dan pencegahannya" bagaimana cara mencegah penyakit gondok yang tepa?
memeriksakan diri ke dokter
menjaga pola makan dan mengonsumsi makanan bergizi
mengonsumsi makanan yang mengandung yodium
rajin berolahraga setiap harinya untuk menjaga kesehatan
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya. Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang. Pilihlah setiap kalimat yang menyatakan latar tempat dalam wacana tersebut
Pishi harus segera mengobati lukanya.
Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan.
Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya berat.
Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia.
Rumah untuk Lek Tini
2) Suatu hari penduduk kampung di Gunungkidul dikagetkan dengan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditinggali oleh keluarga Lek Tini. Tanpa pikir panjang, Lek Tini yang terkejut atas peristiwa itu berupaya lari keluar rumah sambil minta tolong diikuti anggota keluarganya. Kakinya terasa berat untuk digerakkan, tetapi tetap terus berupaya sebisanya. Bahkan, hanya diserat saja hingga akhirnya mencapai pohon asem depan rumah. Badannya menggigil duduk tersimpuh lemas tak berdaya sambil memandangi rumahnya dilalap si Jago Merah tanpa henti. Terbayang olehnya, diri dan keluarganya akan tidur tanpa atap.
Masyarakat yang mengetahui peristiwa itu langsung datang dan menyingsingkan lengan baju. Ada yang menyelamatkan benda-benda di rumah yang terbakar, memadamkan api dan ada yang menggalang dana. Dalam waktu singkat terkumpul berbagai sumbangan untuk keluarga Lek Tini.
Tidak berhenti sampai di situ saja. Masyarakat bersama pemerintah desa menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap korban kebakaran. Mereka berharap Lek Tini secepatnya mendapat tempat tinggal yang layak dan dapat beraktivitas seperti semula. Dengan penuh semangat, mereka bergotong royong membangun rumah sementara untuk keluarga Lek Tini. Lebih dari 50 orang berpartisipasi dalam pembangunan rumah yang dimulai sejak pagi hari. Itu sebabnya, pada sore hari, rumah sementara ini telah selesai dibangun dan siap untuk ditinggali oleh keluarga Lek Tini.
Klik pada beberapa pilihan jawaban yang benar! Apa faktor pendukung rumah sementara Lek Tini sudah dapat dihuni hanya dalam waktu 12 jam?
Banyak orang kaya yang bersedia menjadi donatur tetap.
Penduduk peduli terhadap semua warga korban kebakaran.
Penduduk bergotong-royong dengan berbagi tugas.
Masyarakat bersama pemerintah desa menggalang dana.
Rumah yang terbakar hanya rumah Lek Tini.
Rumah untuk Lek Tini
Suatu hari penduduk kampung di Gunungkidul dikagetkan dengan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditinggali oleh keluarga Lek Tini. Tanpa pikir panjang, Lek Tini yang terkejut atas peristiwa itu berupaya lari keluar rumah sambil minta tolong diikuti anggota keluarganya. Kakinya terasa berat untuk digerakkan, tetapi tetap terus berupaya sebisanya. Bahkan, hanya diserat saja hingga akhirnya mencapai pohon asem depan rumah. Badannya menggigil duduk tersimpuh lemas tak berdaya sambil memandangi rumahnya dilalap si Jago Merah tanpa henti. Terbayang olehnya, diri dan keluarganya akan tidur tanpa atap.
Masyarakat yang mengetahui peristiwa itu langsung datang dan menyingsingkan lengan baju. Ada yang menyelamatkan benda-benda di rumah yang terbakar, memadamkan api dan ada yang menggalang dana. Dalam waktu singkat terkumpul berbagai sumbangan untuk keluarga Lek Tini. Lek Tini dan keluarganya merasa sangat bahagia mendapatkan bantuan dari masyarakat kampung mereka.
Tidak berhenti sampai di situ saja. Masyarakat bersama pemerintah desa menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap korban kebakaran. Mereka berharap korban secepatnya mendapat tempat tinggal yang layak dan dapat beraktivitas seperti semula.Dengan penuh semangat, mereka bergotong royong membangun rumah sementara untuk keluarga Lek Tini. Lebih dari 50 orang berpartisipasi dalam pembangunan rumah yang dimulai sejak pagi hari. Itu sebabnya, pada sore hari, rumah sementara ini telah selesai dibangun dan siap untuk ditinggali oleh keluarga Lek Tini.
Bagaimana perasaan Lek Tini terhadap bantuan warga desa? Jelaskan jawabanmu!
(a)
Hari Sabtu Telah Datang
Senangnya hari Sabtu telah datang
Dengar, dengar, jam dinding berdentang
Senyumlah dan hilangkan segala lara
Saatnya berangkat ke sekolah segera
Siapkan semangat dan peralatanmu
Kain lap, tongkat pel, kemoceng dan sapu
Ayo kita kerja bakti bersama-sama
Bersihkan lantai, lemari, kursi, dan meja
Mari ringankan kaki dan tangan
Tugas berat menjadi ringan
Oh, senangnya bergotong-royong
Kita saling tolong-menolong
Mengapa para siswa merasa senang?
A. Karena hari itu hari Sabtu.
B. Karena hari itu hari libur.
C. Karena mereka akan bekerja bakti.
D. Karena tugas mereka ringan.
Hari Sabtu Telah Datang
Senangnya hari Sabtu telah datang
Dengar, dengar, jam dinding berdentang
Senyumlah dan hilangkan segala lara
Saatnya berangkat ke sekolah segera
Siapkan semangat dan peralatanmu
Kain lap, tongkat pel, kemoceng dan sapu
Ayo kita kerja bakti bersama-sama
Bersihkan lantai, lemari, kursi dan meja
Mari ringankan kaki dan tangan
Tugas berat menjadi ringan
Oh senangnya bergotong-royong
Kita saling tolong-menolong
Klik pada beberapa pernyataan yang benar sesuai dengan isi teks!!
Kegiatan membersihkan sekolah dilakukan pada hari Sabtu
Pembersih kain pel, sapu, tongkat pel, ember, dan karbol dibawa peserta didik pada hari Sabtu.
Sadli, Rafli, dan Rina membersihkan lantai, lemari, dan kursi kelas seluruh kelas
Gotong royong dapat meringankan tugas Rafli, Sadli, dan Rina.
Hari Sabtu Telah Datang
Senangnya hari Sabtu telah datang
Dengar, dengar, jam dinding berdentang
Senyumlah dan hilangkan segala lara
Saatnya berangkat ke sekolah segera
Siapkan semangat dan peralatanmu
Kain lap, tongkat pel, kemoceng dan sapu
Ayo kita kerja bakti bersama-sama
Bersihkan lantai, lemari, kursi dan meja
Mari ringankan kaki dan tangan
Tugas berat menjadi ringan
Oh senangnya bergotong-royong
Kita saling tolong-menolong
Mengapa para siswa merasa senang kalau bekerja bakti?
Pekerjaan cepat selesai.
Berangkat sekolah lebih awal.
Membawa sapu, kemoceng, dan kain pel .
Bergotong royong saling menolong
Hari itu mereka tidak belajar.
Pishi di Tengah Badai
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.
Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Lalu terjadi badai besar, lautan menjadi gelap hingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya jadi terluka.
Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena bobot tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilo dan panjangnya 10 m.
Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar, itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi, mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih pada ikan-ikan kecil yang merawatnya.
Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.
Jelaskan hubungan antara ikan pari dan ikan-ikan kecil dalam wacana tersebut.
(a)
Pishi di Tengah Badai
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.
Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Lalu terjadi badai besar, lautan menjadi gelap hingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya jadi terluka.
Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena bobot tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilo dan panjangnya 10 m.
Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar, itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi, mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih pada ikan-ikan kecil yang merawatnya.
Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.
Perubahan apa yang dialami oleh Pishi pada akhir cerita?
A. Pishi membentur kapal nelayan sehingga perutnya terluka.
B. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri ketika kapal nelayan datang.
C. Ikan-ikan kecil membersihkan luka di perut Pishi sampai lukanya sembuh.
D. Terjadi badai besar yang membuat lautan menjadi gelap dan Pishi kehilangan arah.
Harus Bisa
Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa. Saat pertandingan berlangsung, Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos, tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.
Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.
Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.
Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.
Apa amanat yang terdapat dalam cerita "Harus Bisa?"
A. Dalam sepak bola, kerja sama tim sangat diperlukan.
B. Jika ingin menang, seseorang harus bersikap egois.
C. Kemenangan adalah hal utama dalam pertandingan.
D. Kerja sama sebaiknya dikesampingkan untuk mencapai kemenangan.
Simak cuplikan dari Buku Laskar Pelangi, yang ditulis oleh Andrea Hirata.
Dapat dikatakan tak jarang Lintang mempertaruhkan nyawa demi menempuh pendidikan, namun tak sehari pun ia pernah bolos. Delapan puluh kilometer pulang pergi ditempuhnya dengan sepeda setiap hari. Tak pernah mengeluh. Jika kegiatan sekolah berlangsung sampai sore, ia akan tiba malam hari di rumahnya. Sering aku merasa ngeri membayangkan perjalanannya.
Kesulitan itu belum termasuk jalan yang tergenang air, ban sepeda yang bocor, dan musim hujan berkepanjangan dengan petir yang menyambar-nyambar. Suatu hari rantai sepedanya putus dan tak bisa disambung lagi karena sudah terlalu pendek sebab terlalu sering putus, tapi ia tak menyerah. Dituntunnya sepeda itu puluhan kilometer, dan sampai di sekolah kami sudah bersiap-siap akan pulang. Saat itu adalah pelajaran seni suara dan dia begitu bahagia karena masih sempat menyanyikan lagu Padamu Negeri di depan kelas. Kami termenung mendengarkan ia bernyanyi dengan sepenuh jiwa, tak tampak kelelahan di matanya yang berbinar jenaka. Setelah itu ia pulang dengan menuntun sepedanya lagi sejauh empat puluh kilometer.
Pada musim hujan lebat yang bisa mengubah jalan menjadi sungai, menggenangi daratan dengan air setinggi dada, membuat guruh dan halilintar membabat pohon kelapa hingga tumbang bergelimpangan terbelah dua, pada musim panas yang begitu terik hingga alam memuai ingin meledak, pada musim badai yang membuat hasil laut nihil hingga berbulan-bulan semua orang tak punya uang sepeser pun, pada musim buaya berkembang biak sehingga mereka menjadi semakin ganas, pada musim angin barat puting beliung, pada musim demam, pada musim sampar sehari pun Lintang tak pernah bolos.
Pembuktian Lintang sebagai seorang anak yang bersemangat dalam menuntut ilmu adalah…
(a)
Pishi di Tengah Badai
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.
Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.
Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.
Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.
Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.
Pesan apa yang terdapat dalam teks tersebut?
(a)
'Perempuan – perempuan perkasa' karya Hartoyo Andangjaya, 1963
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
ke manakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara.
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..
Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa.
Simpulan apa yang kamu dapat mengenai perempuan dalam puisi tersebut?
(a)
'Perempuan – perempuan perkasa' karya Hartoyo Andangjaya, 1963
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
ke manakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara.
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..
Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..
Jika kamu membaca puisi tersebut, sikap apa yang dapat ditiru dari tokoh dalam puisi tersebut?
kerja keras
Hemat.
Rajin
Santai
Menurutmu, pesan apa yang ingin disampaikan dalam poster tersebut?
Bekantan Monyet Berhidung Besar
Salah satu hewan asli yang berasal dari Kalimantan adalah bekantan. Bekantan merupakan jenis monyet dengan hidung besar yang besar dan memiliki rambut berwarna cokelat kemerahan. Ciri utama yang membedakan bekantan dari monyet lainnya adalah hidung panjang dan besar. Ciri utama ini hanya ditemukan pada bekantan spesies jantan. Hidung bekantan jantan begitu besar yang terlihat menggantung di atas mulut. Jika ingin makan, si jantan ini harus mendorong hidungnya keluar dari mulut agar dapat meletakkan makanan ke dalam mulut mereka.
Bekantan jantan berukuran lebih besar daripada bekantan betina. Ukuran bekantan jantan dapat mencapai 75 cm dengan berat mencapai 24 kg, sedangkan bekantan betina berukuran 60 cm dengan berat 12 kg. Makanan bekantan adalah buah-buahan dan biji-bijian. Selain itu, bekantan memakan aneka daun-daunan. Namun, makanan daun-daunan ini menghasilkan banyak gas pada waktu dicerna. Ini mengakibatkan efek samping yang membuat perut bekantan jadi membuncit.
Saat ini, populasi bekantan menurun drastis. Hal tersebut disebabkan perburuan liar yang dilakukan oleh manusia. Selain itu, hutan tempat bekantan tinggal juga rusak karena penebangan hutan. Pohon-pohon yang menjadi tempat tinggal bekantan berkurang sehingga bekantan tergusur. Para bekantan tersebut kerap mendatangi perkampungan manusia untuk mencari makan.
Ide pokok paragraf terakhir pada wacana tersebut adalah ...
A. Hal tersebut karena perburuan liar yang dilakukan oleh manusia.
B. Saat ini, populasi bekantan menurun drastis.
C. Hutan tempat bekantan tinggal juga rusak karena penebangan hutan.
D. Pohon-pohon yang menjadi tempat tinggal bekantan berkurang.
Pilihlah fakta yang sesuai dengan informasi yang disebutkan dalam infografik.
Indonesia berada pada peringkat ke-2 sebagai penyumbang sampah ke laut terbesar di dunia.
Lebih dari 50 ribu sampah plastik mengapung di setiap mil persegi laut Indonesia.
Lebih dari 200 juta ton sampah dibuang ke laut Indonesia setiap tahunnya.
Lebih dari setengah jumlah sampah di laut Indonesia adalah plastik.
