wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengayaan Manajemen Keperawatan

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ketua tim dituntut untuk dapat melaksanakan aktivitas asuhan keperawatan dan manajemen di ruangan. Setelah memberikan pengarahan asuhan jam 07.00 Wib pada anggota tim, dilanjutkan rapat pengembangan dengan kepala bidang jam 08.30 Wib, pukul 13.00 Wib melaksanakan pengawasan asuhan klien oleh perawat pelaksana dan jam 14.00 Wib mengecek pendokumentasian asuhan keperawatan yang dilakukan anggota timnya.

Pertanyaan:

Apakah kemampuan yang dimiliki oleh ketua tim untuk menjalankan kegiatan tersebut?

a)

Perencanaan yang matang

b)

Pengetahuan yang luas

c)

Pengelolaan waktu yang efektif

d)

Manajemen Stres

e)

Keterampilan manajemen klinis

2.

Perawat di ruang ICU melakukan fokus keperawatan sesuai dengan kebutuhan pasien sehingga berkesempatan untuk melakukan keperawatan yang komprehensif.

 

Pertanyaan:

Apakah metode asuhan keperawatan yang digunakan?

a)

Metode Tim

b)

Metode Kasus

c)

Metode Primer

d)

Metode Moduler

e)

Metode Fungsional

3.

Seorang pasien mengalami serangan jantung. Kepala tim segera merespons kondisi kegawatan tersebut dan memberikan tugas yang jelas kepada kelompok kerjanya.

Pertanyaan:

Apakah gaya kepemimpinan perawat yang paling tepat digunakan pada situasi tersebut?

a)

Autocratic

b)

Situational

c)

Democratic

d)

Laissez Faire

e)

Birokratic

4.

Seorang perawat diruang rawat inap yang menerapkan metode penugasan tim, berdasarkan fungsi dependen mempunyai kewenangan untuk memberikan pengobatan kepada pasien sesuai advise dokter. Dalam menjalankan fungsi dependen ini perawat menggunakan standar prosedur operasional (SPO).

Pertanyaan:

Apakah prinsip etik yang ditampilkan perawat dalam tindakan tersebut?

a)

Confidentiality

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Nonmaleficence

e)

Veracity

5.

Seorang perawat diruang rawat inap yang menerapkan metode penugasan tim, berdasarkan fungsi dependen mempunyai kewenangan untuk memberikan pengobatan kepada pasien sesuai advise dokter. Dalam menjalankan fungsi dependen ini perawat menggunakan standar prosedur operasional (SPO).

Pertanyaan:

Apakah prinsip etik yang ditampilkan perawat dalam tindakan tersebut?

a)

Total Care

b)

Minimal Care

c)

Intermediate Care

d)

Moderate Care

e)

Partial Care

6.

Dokter menginstrusikan kepada katim untuk mengganti kateter minimal 3 hari sekali. Katim menyampaikan kepada Perawat pelaksana (PP) hal tersebut, namun PP tidak mengganti kateter karena harus  mengikuti pelatihan. Ketika dokter visite ditemukan gejala ISK pada pasien. Dokter konfirmasi masalah tersebut pada katim dan menyatakan tidak  kompeten merawat pasien, kejadian ini memicu konfklik.

Pertanyaan:

Menurut anda apa strategi penyelesaian konflik yang tepat pada kasus diatas?

a)

Kompetensi

b)

Compromise

c)

Akomodasi

d)

Kolaborasi

e)

Penghindaran

7.

Tim pelayanan keperawatan sedang melakukan kegiatan bersama dengan berkeliling secara langsung ke ruangan klien. Tampak seorang perawat memberikan informasi mengenai kondisi setiap klien serta perawatan yang telah dilakukan.

Pertanyaan:

Apakah bentuk aktivitas pelayanan yang sedang dilakukan?

a)

Ronde

b)

Pre-Conference

c)

Operan

d)

Post-Conference

e)

Conference

8.

Ketua tim Ruang rawat anak membuat rencana keperawatan pada anak dengan leukemia di awal shift jaga. Katim mengobservasi kondisi klien dan membandingkannya dengan kriteria hasil.

Pertanyaan:

Fungsi manajemen yang manakah yang sedang dilakukan katim?

a)

Planning

b)

Organizing

c)

Controlling

d)

Actuating

e)

Staffing

9.

Pada shiff siang ketua tim dan anggotanya sedang melaksanakan timbang terima, ditemukan masalah perawatan pada klien yang terpasang infus, terdapat kemerahan pada lokasi pemasangan, infus terpasang sudah 3 hari. Pada saat di ners station ketua tim mengingatkan waktu pemasangan tidak boleh lebih dari 3 hari, disarankan untuk mengganti infus dengan yang baru agar tidak terjadi plebitis. 

Pertanyaan:

Apakah peran ketua tim pada kasus tersebut ?

a)

Motivator

b)

Kontroling

c)

Koordinator

d)

Konsulor

e)

Evaluator

10.

Dua orang perawat pelaksana terlibat konflik yang berpengaruh terhadap produktivitas dan kekompakan tim. Ketua tim bermaksud untuk mempertemukan kedua perawat pelaksana tersebut dan mencari jalan keluar dari konflik yang terjadi.   

Pertanyaan:

Apakah strategi manajemen konflik yang dilakukan oleh ketua tim?

a)

Suppresion

b)

Intervention

c)

Collaboration

d)

Confrontation

e)

Compromissing

11.

Kepala ruang menyelesaikan konflik serius yang terjadi diantara perawat pelaksana. Kepala ruang menggunakan strategi dengan melibatkan semua kelompok yang terlibat konflik untuk mengemukakan jalan keluar dan mendapatkan sebuah konsensus.

Pertanyaan:

Apakah strategi yang digunakan kepala ruang tersebut?

a)

Win-Win

b)

Los-Win

c)

Competing

d)

Confrontation

e)

Integrative Decision Making 

12.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di Ruang Penyakit Dalam dengan diagnosis Diabetes Mellitus. Hasil pengkajian perawat ditemukan terdapat ulkus diabetikum pada ekstremitas kanan. Hasil wawancara diperoleh pasien mengalami masalah karena ia adalah seorang kepala rumah tangga yang harus menafkahi keluarganya.

Pertanyaan:

Apakah jenis konflik yang dialami oleh pasien pada kasus diatas?

a)

Interpersonal

b)

Intraorganisasi

c)

Intergroup

d)

Intragroup

e)

Peran

13.

Pada saat pertemuan rutin, kepala ruangan menyampaikan bahwa akan ada perubahan dalam dokumentasi keperawatan yang semula secara manual diubah menjadi secara komputerisasi. Perawat ruangan bersama staf perawat bersama-sama mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat sebelum perubahan tersebut dilaksanakan.

Pertanyaan:

Apakah tahap yang dilakukan kepala ruangan pada proses berubah?

a)

Moving

b)

Freezing

c)

Evaluating

d)

Refreezing

e)

Unfreezing

14.

Seorang perawat sedang mendokumentasikan asuhan keperawatan untuk persiapan operan jaga (jam 14.00), tiba tiba petugas kesehatan lainya datang mengajak cerita, sedangkan saat ini sudah menunjukan jam 13.30.

Pertanyaan:

Apakah respon perawat yang tepat terhadap petugas kesehatan tersebut?

a)

Menunda pekerjaan anda, untuk menyambut kedatangannya dan meminta maaf karena ruangan masih berantakan

b)

Menyambut kedatanganya kemudian meminta menunggu diruang jaga sampai selesai pekerjaan perawat

c)

Menjelaskan bahwa perawat mengerjakan dokumentasi keperawatan dan mengatur waktu bertemu yang tepat

d)

Dengan keras marah pada petugas kesehatan karena tidak kontrak waktu terlebih dahulu

e)

Melanjutkan pekerjaan perawat sementara petugas kesehatan menunggu diruang jaga

15.

Seorang kepala ruang memimpin operan shift dengan meminta perawat pada shift pagi mengkomunikasikan asuhan keperawatan yang telah dikelola kepada shift berikutnya.

Pertanyaan:

Apa yang perlu disampaikan saat pergantian shift sesuai dengan dokumentasi yang sudah disusun?

a)

Tindakan keperawatan yang telah dilakukan dan rencana perawatan selanjutnya.

b)

Prosedur rutin keperawatan yang telah dilakukan klien selama shift berlangsung.

c)

Hasil audit tindakan keperawatan yang telah dilalui klien.

d)

Rencana tambahan tindakan keperawatan kepada klien.

e)

Dignosis keperawatan pasien

16.

Seorang Kepala Tim memiliki 5 staf perawat yang terdiri dari 3 Ners dan 2 Perawat DIII. Kepala tim menugaskan stafnya dalam mengelola pasien sesuai dengan kompetensi dan job description masing-masing staf.

Pertanyaan:

apakah prinsip manajemen yang diterapkan oleh kepala tim tersebut?

a)

Keadilan

b)

Pembagian Kerja

c)

Kesatuan Komando

d)

Pengembangan Staff

e)

Kewenangan dan tanggung jawab

17.

Seorang manager keperawatan memiliki 10 staf keperawatan. Setiap ada informasi baru, manager tersebut menyampaikannya dalam rapat ruangan. Ketika seorang stafnya memiliki masalah, ia bersedia membantu stafnya tersebut dan memberikan solusi dengan cara yang baik.

Pertanyaan:

Apakah prinsip manajemen keperawatan pada kasus diatas?

a)

Kesatuan Komando

b)

Komunikasi Efektif

c)

Pembagian Kerja

d)

Semangat Bekerjasama

e)

Kewenangan dan tanggung Jawab

18.

Perawat akan membantu dokter sehubungan dengan adanya resep obat baru dengan dosis yang lebih tinggi daripada dosis yang direkomendasikan. Perawat tidak dapat menemukan dokter, padahal obat terSebut harus segera diberikan.

Pertanyaan:

Manakah tindakan yang seharusnya dilakukan oleh perawat?

a)

Kontak supervisor keperawatan

b)

Berikan dosis sesuai dengan yang diresepkan

c)

Lanjutkan pengobatan dengan dosis yang baru

d)

Tunda pemberian obat sampai dokter dapat dihubungi

e)

Berikan obat sesuai dengan resep awal sampai dokter dapat dihubungi

19.

Kepala ruang melakukan supervisi tentang pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil yang didapatkan 65% dokumentasi asuhan keperawatan tidak diisi dengan lengkap oleh perawat yang bertugas.

Pertanyaan:

Apakah tindakan paling tepat yang harus dilakukan oleh kepala ruang?

a)

Memberikan teguran kepada perawat dan menjelaskan tentang prosedur yang benar dalam pengisian dokumen asuhan keperawatan.

b)

Memberi pengarahan dan motivasi kepada perawat untuk melaksanakan asuhan perawatan sesuai standar.

c)

Memberi peringatan kepada perawat agar mematuhi aturan dalam penulisan asuhan keperawatan.

d)

Melaporkan hasil supervisi kepada direktur rumah sakit agar perawat diberikan sangsi

e)

Memberi pelatihan kepada setiap perawat dalam penulisan asuhan keperawatan.

20.

Seorang kepala ruang rawat bedah mendapatkan teguran dari salah satu keluarga pasien karena ada salah satu perawat sering marah-marah kepada pasien. Kepala ruang kemudian menanyakan kepada perawat yang sedang berdinas tetapi tidak ada yang mengaku dan saling melempar kesalahan.

Pertanyaan:

Apakah tindakan paling tepat yang harus dilakukan oleh kepala ruang tersebut?

a)

Melakukan kegiatan evaluasi penampilan kerja staf dalam upaya mempertahankan kualitas pelayanan pemberian asuhan keperawatan

b)

Memberikan teguran kepada seluruh perawat yang shift agar tetap bisa memberikan asuhan keperawatan dengan profesional

c)

Melaporkan kejadian tersebut kepada direktur rumah sakit dan memberi sangsi kepada seluruh perawat shift saat itu

d)

Meyakinkan kepada perawat agar berani mengakui kesalahannya dan belajar memperbaiki kesalahnya

e)

Melakukan koordinasi dengan seluruh tim keperawatan di bangsal bedah terkait masalah tersebut