WorksheetsUTBK INTERAKSI DESA & KOTA
Total questions: 30
Worksheet time: 24mins
Tipe perkembang desa dengan ciri utama ekonomi barter antar penduduk adalah
Swasembada
Swadaya
Pradesa
Swakarya
Swarakyat
Berikut ini yang termasuk fungsi desa sebagai hinterland kota adalah
Pusat ekonomi, penyedia barang mentah dan daerah wisata
Penyedia barang mentah, pusat perdagangan, dan daerah wisat
Daerah wisata, area perkantoran, dan perkembangan jasa
Pusat penyedia tenaga kerja, penyedia barang mentah dan daerah wisata
Pusat industri, jasa dan perkantoran
Pola desa yang berada di daerah karst, seperti yang terdapat diwilayah Gunungkidul Jogjakarta adalah
Mengelompok
Tidak beraturan
Tersebar
Linear mengikuti sungai bawah tanah
Radial
Yang merupakan ciri-ciri desa swadaya adalah, kecuali…
Hasilnya hanya untuk mencukupi kebutuhan sendiri
Pendidikan penduduk hanya sekitar 30% tamatan SD
Administrasi pemerintahan belum berkembang
Teknologi sederhana sudah dipergunakan
Adat istiadat tidak lagi mengikat
Desa yang sudah mampu mengembangkan potensi sumber daya secara optimal dan daya interaksinya dengan wilayah luar tinggi, dinamakan…
Desa swasembada
Desa swakarya
Desa swadaya
Desa transisi
Desa tradisional
Penggunaan tanah di wilayah pedesaan didominasi oleh jenis penggunaan tanah…
Industri
Perdagangan
Perkantoran
Permukiman
Pertanian
Bentuk desa di wilayah pegunungan dihuni oleh penduduk yang berasal dari satu keturunan yang sama, sehingga umumnya warga masyarakat di daerah itu adalah keluarga atau kerabat. Bentuk desa itu berpotensi besar untuk berkembang secara luas. Pola pemukiman penduduk di daerah itu adalah desa ….
linier
mengelompok
radial
mengelilingi fasilitas
menyebar
Pola pemukiman desa yang banyak dijumpai di daerah berelief curam, berupa pegunungan kapur dengan tingkat kesuburan tanahnya tidak merata adalah….
pola pemukiman memusat
pola pemukiman menyebar
pola pemukiman linear
pola pemukiman radial
pola pemukiman mengelilingi fasilitas
Berikut ini pernyataan yang TIDAK sesuai dengan fungsi desa sebagai daerah hinterland perkotaan adalah ...
Desa sebagai penyedia bahan makanan nabati dan hewani.
Desa sebagai lumbung bahan mentah.
Desa sebagai penyedia tenaga kerja produktif.
Desa sebagai penyedia barang dan jasa
Desa sebagai salah satu penyedia sarana tempat reksreasi alam
Pernyataan : (1) Sarana perekonomian seperti pasar, swalayan; (2) Norma keagamaan mulai pudar; (3) Bentuk pemukiman memusat; (4) kesenjangan sosial dan ekonomi rendah; (5) Gedung perkantoran dan pusat jasa. Ciri yang termasuk pola keruangan kota adalah nomor ….
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Daerah yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, politik dan kebudayaan disebut ....
kota satelit
sub urban
rural
CBD
Apa upaya yang tepat untuk menurunkan pertumbuhan penduduk kota akibat urbanisasi ?
Mengoptimalkan daya dukung lahan desa
Membangun pusat-pusat perekonomian di desa
Menganekaragamkan jenis mata pencaharian
Mengidentifikasi penggunaan lahan di desa
Meningkatkan produktivitas lahan desa
Tahap perkembangan kota yang mempunyai ciri sifat-sifat agraris atau berorientasi pada sektor pertanian, ini merupakan ciri sebagian besar kota di Indonesia , tahap an ini identik dengan tahap . . . .
Trianopolis
Eopolis
Polis
Metropolis
Megapolis
Penduduk Kota A 3.000 jiwa dan kota B 12.000 jiwa serta jarak kota A dan kota B adalah 45 km. Jika antara kota A dan kota B akan didirikan fasilitas kesehatan, maka fasilitas tersebut seharusnya didirikan pada titik ....
15 km dan kota A
15 km dan kota B
22 km dan kota A
22 km dan kota B
25 km antara kota A dan B
Penduduk kota P 12.000 jiwa, dan kota Q 6.000 jiwa serta jarak kota P dengan kota Q adalah 25 km. Lokasi pembangunan pusat perbelanjaan yang tepat adalah pada jarak ....
12,5 km antara kota P dan Q
17,73 km dari kota P
17,73 km dari kota Q
10, 37 km dari kota P
10, 37 km dari kota Q
Jika kota A diketahui berpenduduk 80.000 jiwa dan kota B berpenduduk 20.000 jiwa, jarak antara kota A dan B adalah 15 km. Lokasi ideal untuk mendirikan kantor pos adalah ....
5 km dari kota A
5 km dari kota B
7 km dari kota A
10 km dari kota B
10 km dari kota A
Tiga unsur utama pembentuk desa adalah …
daerah, penduduk dan lokasi
daerah, lokasi dan batas
daerah, tata kehidupan dan adapt istiadat
daerah, penduduk dan tata kehidupan
daerah, luas wilayah dan penduduk
Faktor utama yang menentukan besar kecilnya kekuatan interaksi menurut teori gravitasi adalah .....
Jumlah penduduk dan jarak mutlak
Mobilitas penduduk dan kondisi topografi
Jarak mutlak dan kondisi iklim
Ketersediaan fasilitas transportasi dan fisiografi
Salah satu keberhasilan pembangunan desa adalah partisipasi masyarakat dan aparat desa SEBAB Penduduk dan aparat desa merupakan potensi nonfisik desa yang turut mendukung keberhasilan pembangunan.
Pernyataan Benar, Alasan Benar Terdapat Hubungan Sebab-Akibat
Pernyataan Benar, Alasan Benar Tidak Terdapat Hubungan Sebab-Akibat
Pernyataan Benar, Alasan Salah Tidak Terdapat Hubungan Sebab-Akibat
Pernyataan Salah, Alasan Benar Tidak Terdapat Hubungan Sebab-Akibat
Pernyataan Salah, Alasan Salah Tidak Terdapat Hubungan Sebab-Akibat
Kota X berpenduduk 1. 000.000 dan kota Y 250.000, serta jarak antar kota X-Y = 39 km. Titik hentinya adalah ....
13 km dari kota X
13 km dari kota Y
17 km dari kota X
17 km dari kota Y
19 km dari kota X
Pengaruh positif yang timbul jika terjadi interaksi antara kota dan desa adalah ....
Rangsangan bagi penduduk desa usia muda untuk urbanisasi
Wilayah hunian masyarakat desa menempati daerah kumuh
Terbukanya hubungan dalam peningkatan perekonomian desa
Lahan desa akan dimiliki masyarakat kota
Adanya penetrasi budaya yang tidak sesuai tradisi desa
Salah satu faktor yang mempengaruhi interaksi kota adalah ” regional complementarity ” artinya ...
Adanya pemindahan dana
Adanya wilayah yang saling melengkapi
Potensi desa yang saling menguntungkan
Adanya kesempatan untuk saling berinteraksi
Kemudahan dalam pemindahan segala sesuatu dalam ruang antar wilayah
Perhatikan gambar zona struktur ruang interaksi desa- kota menurut R Bintarto berikut ini ! Urban Fringe ditunjukkan oleh nomor...
Nomor 2
nomor 3
nomor 4
nomor 5
nomor 6
Berdasarkan gambar model teori sektoral menurut Hommer Hoyt berikut ini, nomer 3 adalah zona …
pusat daerah kegiatan
grosir dan manufaktur
permukiman kelas rendah
permukiman kelas menengah
permukiman kelas tinggi
Dari skema kota di atas ada dua nomor yang menunjukkan lokasi CBD dan lokasi kawasan pemukiman elit yaitu ....
1 dan 5
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 1
5 dan 4
Perhatikan gambar diatas, hitunglah indeks konektifitas yang ditunjukkan oleh jaringan jalan dan kota tersebut adalah ...
0,75
0,83
1,00
1,25
1,5
Perhatikan bagan berikut ! Penyataan yang benar dari kekuatan interaksi antar kota adalah di bawah ini adalah …
kota A ke kota B > kota B ke kota C
kota A ke kota B = kota B ke kota C
kota B ke kota C > kota A ke kota B
kota A ke kota C > kota B ke kota A
kota B ke kota C = kota A ke kota B
Salah satu dampak negatif yang timbul akibat interaksi spasial desa-kota berkaitan dengan tata ruang wilayah adalah ...
berkurangnya tenaga kerja di desa
tingginya kepadatan penduduk di desa
intensifnya alih fungsi lahan di desa
meningkatnya kualitas sumberdaya manusia di pedesaan
terpenuhinya kebutuhan bahan baku industri diperkotaan
faktor yang mempengaruhi pola pemukiman memanjang di wilayah rural adalah ...
kondisi lahan dan sumber air
matapencaharian dan kondisi alam
keterbatasan dan fisiografi
aksesibilitas dan aliran sungai
fasilitas tertentu dan sumber air
Arah pengembangan kota seperti pada gambar adalah ke arah nomor ....
1, berada di daerah pegunungan
2, berada di lokasi objek wisata
3, berada di daerah pelabuhan
4, adanya pusat perdagangan
5, dekat dengan lokasi pemukiman
