WorksheetsUH Geo_Kelas X - Pengantar Ilmu
Total questions: 50
Worksheet time: 42mins
1. Menurut data yang dilansir Basarnas, sebuah kapal klotok yang memuat batubara telah hilang di koordinat 0.21’408” LS dan 117.20’467” BT. Konsep geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah konsep ….
Pola
Lokasi
Aglomerasi
Morfologi
Keterjangkauan
Penduduk dunia cenderung menempati wilayah-wilayah yang banyak memiliki cadangan air dengan topografi yang datar. Salah satu konsep esensial menurut J. Warman, yaitu…..
Jarak
Aglomerasi
Lokasi
Keterjangkauan
Kemudahan
Daerah pegunungan mempunyai suhu lebih rendah daripada daerah dataran rendah, sehingga hanya tanaman-tanaman tertentu yang tumbuh di daerah tersebut. Konsep geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah konsep ….
Lokasi
Aglomerasi
Nilai Kegunaan
Diferensiasi area
keterkaitan keruangan
Prinsip utama geografi yang berkaitan dengan fakta ketidakmerataan sebuah fenomena atau gejala adalah prinsip ….
persebaran
interelasi
interaksi
deskripsi
korologi
. Seorang kepala daerah ingin membangun daerahnya agar berkembang. Pembangunan tersebut meliputi segala aspek, baik aspek fisik maupun aspek sosial. Prinsip geografi yang tepat untuk digunakan oleh kepala daerah tersebut adalah prinsip ….
korologi
deskripsi
interaksi
interelasi
persebaran
Gempa yang terjadi di Palu dan Donggala disebabkan oleh pergerakan sesar Palu-Koro yang memanjang dari Teluk Bone sampai dengan Teluk Palu. Sebagian segmen sesar menjorok ke lautan di Teluk Palu. Ketika gelombang gempa menjalar sepanjang sesar, maka bagian yang menjorok ke laut ikut bergetar dan memicu tsunami karena terjadi longsoran di bawah laut. Prinsip geografi yang sesuai fenomena tersebut adalah prinsip ....
distribusi
interelasi
deskripsi
korologi
kronologi
(1) kriminalitas yang meningkat di kota besar;
(2) rusaknya lahan pertanian oleh hama;
(3) letusan gunung api merusak lahan pertanian;
(4) terjadi kebakaran rumah warga akibat ledakan gas;
(5) terjadi musim kemarau panjang.
Aspek sosial dari fenomena tersebut terdapat pada angka, kecuali ....
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (5)
(2), (4), dan (5)
Danau Toba merupakan danau vulkanik besar dengan sebuah pulau di tengahnya. Danau ini terbentuk akibta letusan gunung api raksasa sekitar 70.000 tahun lalu. Kawasan ini cocok dikembangkan menjadi kawasan pariwisata kelas dunia. Untuk mengkaji fenomena ini dapat menggunakan pendekatan ….
Keruangan
Ekologi
Korologi
kelingkungan
kompleks wilayah
Untuk mempelajari masalah banjir, selain mengidentifikasi kondisi fisik di lokasi tempat terjadinya banjir perlu juga mengidentifikasi gagasan dan perilaku masyarakat setempat dalam mengelola alam di lokasi tersebut. Pendekatan yang sesuai untuk kasus tersebut adalah ….
keruangan
ekologi
korologi
kewilayahan
kompleks wilayah
Di Jakarta kita mengenal adanya Kampung Ambon dan Kampung Melayu. Penamaan wilayah semacam ini juga terjadi di daerah lain. Konsep geografi yang sesuai dengan deskripsi tersebut adalah konsep ….
aglomerasi
keterjangkauan
nilai kegunaan
pola
diferensiasi area
Ruang lingkup geografi yang mempelajari fenomena alam terutama yang terkait dengan segala proses fisik yang mempengaruhi kehidupan manusia termasuk ke dalam kajian geografi ….
Umum
fisik
sosial
regional
teknik
Daerah Y sebagai penghasil pangan menjual beras ke daerah X, sedangkan Daerah X dekat pantai menjual ikan laut ke daerah Y. Fenomena tersebut menunjukkan konsep….
Diferensiasi ruangan
aglomerasi
jarak
keterkaitan keruangan
pola
Vulkanisme (Proses keluarnya magma dari dalam bumi melalui gunung api) bisa mengkibatkan fenomena air panas (hidrithermal). fenomena tersebut dianalisis dengan prinsip...
persebaran
korologi
interelasi
deskripsi
keruangan
Penggunaan peta penting dalam mempelajari geografi karena peta dapat menunjukkan ....
ekologi
jarak
keruangan
kewilayahan
lokasi
Penduduk yang ada di dunia cenderung untuk tinggal di daerah-daerah yang mempunyai banyak cadangan air dan topografi yang datar. Fenomena tersebut dalam geografi sesuai dengan konsep….
kemudahan
jarak
lokasi
aglomerasi
keterjangkauan
Fenomena banjir di atas bisa dianalisis menggunakan pendekatan ..
kompleks wilayah
keruangan
kelingkungan
lokasi dan jarak
interaksi dan interdependensi
prinsip yang cocok untuk digunakan menganalisis peta di atas adalah ...
korologi
keruangan
distribusi / persebaran
kelingkungan
interelasi
gambar diagram di atas merupakan penjelasan kasus covid di Indonesia. prinsip yang tepat untuk menganalisis diagram di atas adalah..
interelasi
deskripsi
korologi
keruangan
kelingkungan
Bentang lahan budaya yang termasuk dalam objek material geografi adalah….
Geografi penduduk
atmosfer
hidrosfer
litosfer
biogeografi
Untuk mengetahui tentang berbagai gejala tentang iklim dan cuaca di permukaan bumi, maka kita harus mempelajari….
oseanografi dan hidrologi
meteorologi dan klimatologi
meteorologi dan hidrologi
hidrologi dan geomorfologi
biogeografi dan klimatologi
Fenomena alam bisa dapat dikaji dan dijelaskan karena adanya hubungan antara faktor yang satu dengan faktor yang lain, misalnya terjadinya angin karena ada perbedaan tekanan udara. Dalam hal tersebut berarti kita menggunakan prinsip....
korologi
persebaran / distribusi
keruangan
deskripsi
interelasi
Lokasi yang sifatnya berubah-ubah dan sangat berhubungan dengan keadaan di sekitarnya dinamakan lokasi….
Astronomis
Absolut
Intermitten
relatif
jarak
Usaha perkebunan sayuran dan teh sering dilakukan oleh masyarakat di daerah pegunungan. Fenomena tersebut dalam geografi berhubungan dengan konsep….
morfologi
aglomerasi
nilai kegunaan
interaksi
keterkaitan keruangan
Seseorang melakukan pendeskripsian mengenai relief permukaan bumi, batuan dan lapisan bumi yang terluar. Menurut pendapat Varenius, penelitian tersebut masuk dalam aspek….
komparatif
atmosferis
astronomis
litosferis
terestrial
Di Jakarta, terjadi peningkatan jumlah penduduk pada saat mudik lebaran. Penduduk Jakarta yang kembali dari mudik membawa saudara mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan kepadatan penduduk di Jakarta. Prinsip geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah...
Persebaran
Interelasi
Deskripsi
Aglomerasi
Korologi
Banjir yang melanda beberapa di Kabupaten Lampung Tengah diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi sehingga debit sungai yang melintasi beberapa kecamatan tersebut meningkat. Prinsip geografi yang sesuai untuk mengkaji fenomena tersebut adalah...
Deskripsi
Distribusi
Interelasi
Korologi
Keruangan
Wilayah Indonesia sering mengalami peristiwa gempa bumi dan gunung meletus. Fenomena ini termasuk contoh objek material geografi pada lapisan...
Antroposfer
Atmosfer
Litosfer
Hidrosfer
Biosfer
Pasar tradisional merupakan salah satu contoh Aspek....
Kebudayaan
Sosial
Fisik
Ekonomi
Penduduk
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari persamaan dan perbedaan geosfer yang menggunakan pendekatan ke lingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan. Pendapat tersebut berdasarkan...
Eratosthetenes
Claudius Ptolomeus
Immanuel Kant
Bintarto
Ikatan Geografi Indonesia (IGI) 1988
Istilah Geografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu geo dan....
grafia
Grafija
Graphy
Graphie
Graphein
Lapisan udara yang membentuk iklim dan cuaca di bumi disebut
Litosfer
Biosfer
Atmosfer
Hidrosfer
Antroposfer
Cabang ilmu geografi yang mempelajari segala aspek yang berkaitan dengan manusia dalam suatu wilayah disebut
Geografi kependudukan
Geomorfologi
Klimatologi
Geologi
Geodesi
Aspek biotik yang termasuk dalam aspek geografi adalah
Flora dan fauna
Luas wilayah
Morfologi
Perairan
Iklim
Aspek abiotik adalah aspek yang berkaitan dengan
Manusia (kependudukan)
Flora
Fauna
Kondisi sosial, ekonomi masyarakat
Kondisi tanah, iklim suatu wilayah
Permukiman penduduk yang ada di daerah pegunungan dan kota biasanya akan berkumpul dan bersatu, bisa dikaji dalam konsep pola...
Memanjang
Melingkar
Memusat
Membundar
Membulat
Desa Sukamaju dan Desa Harapan memiliki jarak yang berbeda dari pusat Kabupaten. Desa Sukamaju berjarak 20 km dengan kondisi jalan beraspal dan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit. Sementara itu, Desa Harapan hanya berjarak 8 km, tetapi sebagian besar jalannya rusak dan harus melewati jembatan yang sering tidak dapat dilalui ketika hujan.
Jika pemerintah ingin menentukan desa yang lebih mudah memperoleh akses pelayanan kesehatan, konsep geografi yang paling tepat digunakan untuk menganalisis kondisi tersebut adalah ....
Lokasi
Jarak Absolut
Keterjangkauan
DIferensiasi area
Keterkaitan ruang
Perhatikan kondisi dua wilayah berikut.
Wilayah A: memiliki lahan datar yang luas, tanah subur, curah hujan cukup, dan sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani.
Wilayah B: memiliki relief berbukit, tanah kurang subur, dan berkembang sebagai kawasan perkebunan serta wisata alam.
Pemerintah daerah ingin mengembangkan program pembangunan yang berbeda sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.
Konsep esensial geografi yang paling tepat untuk menjelaskan dasar perbedaan kebijakan tersebut adalah ....
Aglomerasi
Morfologi
Diferensiasi area
Nilai kegunaan
Interaksi Interdependensi
Pemerintah membangun kawasan industri baru di pinggiran kota. Dalam beberapa tahun, berbagai perusahaan tekstil, pergudangan, jasa transportasi, dan pemasok bahan baku mulai mendirikan usaha di lokasi yang berdekatan. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas ekonomi semakin terkonsentrasi di kawasan tersebut.
Konsep esensial geografi yang paling kuat menjelaskan fenomena tersebut adalah ....
pola
Aglomerasi
Morfologi
Lokasi Relatif
Keterkaitan keruangan
Kabupaten Magetan merupakan sentra produksi sayuran. Namun, daerah tersebut kekurangan fasilitas pengolahan dan pasar yang mampu menyerap hasil panen. Kota Surabaya memiliki banyak industri pengolahan makanan dan pasar yang besar, tetapi kebutuhan sayurannya tidak dapat dipenuhi dari produksi lokal.
Setiap hari terjadi distribusi sayuran dari Kabupaten Magetan ke Kota Surabaya, sedangkan produk olahan makanan dan berbagai barang kebutuhan dikirim kembali ke Kabupaten Magetan.
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan konsep esensial geografi adalah ....
Kedua wilayah mengalami diferensiasi area karena memiliki kondisi yang sama
Hubungan kedua wilayah hanya dipengaruhi oleh jarak absolut
Terjadi interaksi dan interdependensi karena kedua wilayah saling membutuhkan
Aglomerasi terjadi karena seluruh kegiatan ekonomi terkonsentrasi di Kabupaten Magetan
Keterkaitan ruang terjadi karena kedua wilayah memiliki bentuk muka bumi yang sama
Sebuah daerah pesisir mengalami peningkatan pembangunan permukiman. Untuk membuka lahan, sebagian hutan mangrove ditebang. Beberapa tahun kemudian, masyarakat mulai mengalami peningkatan abrasi dan berkurangnya habitat ikan di sekitar pantai. Pemerintah kemudian melakukan rehabilitasi mangrove untuk mengurangi dampak tersebut.
Berdasarkan fenomena tersebut, konsep esensial geografi yang paling tepat untuk menjelaskan hubungan antara perubahan penggunaan lahan dengan kondisi pesisir adalah ....
Jarak
Pola
Lokasi
Keterkaitan ruang
Nilai Kegunaan
Dinas Kesehatan Kabupaten X memetakan kasus demam berdarah selama satu tahun. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa kasus paling banyak ditemukan di wilayah perkotaan yang padat penduduk, sedangkan beberapa wilayah pedesaan memiliki jumlah kasus yang jauh lebih rendah. Dinas tersebut kemudian membandingkan kondisi setiap wilayah untuk mengetahui perbedaan persebaran kasus.
Prinsip geografi yang paling tepat digunakan sebagai langkah awal dalam kajian tersebut adalah ....
Prinsip interelasi, karena menghubungkan kasus penyakit dengan kepadatan penduduk
Prinsip deskripsi, karena data kasus harus ditampilkan dalam bentuk grafik
Prinsip korologi, karena menganalisis fenomena secara menyeluruh
Prinsip persebaran, karena mengidentifikasi ketidakmerataan fenomena di permukaan bumi
Prinsip interelasi, karena menjelaskan hubungan antara wilayah perkotaan dan pedesaan
Wilayah di sekitar Gunung Merapi memiliki tanah yang relatif subur sehingga banyak dimanfaatkan untuk pertanian. Material vulkanik yang mengalami pelapukan dapat menyumbangkan unsur mineral ke dalam tanah. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat mengembangkan pertanian secara intensif di beberapa kawasan sekitar gunung.
Berdasarkan fenomena tersebut, penerapan prinsip geografi yang paling tepat adalah ....
Prinsip persebaran karena mengidentifikasi lokasi gunung api
Prinsip interelasi karena menghubungkan aktivitas vulkanisme, kesuburan tanah, dan pertanian
Prinsip deskripsi karena fenomena dapat digambarkan melalui peta
Prinsip korologi karena hanya membahas persebaran gunung api
Prinsip persebaran karena seluruh wilayah sekitar gunung memiliki kondisi yang sama
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) suatu kabupaten memiliki data mengenai kejadian banjir selama lima tahun. Data tersebut kemudian disajikan dalam peta daerah terdampak, grafik jumlah kejadian banjir setiap tahun, tabel jumlah rumah terdampak, dan uraian mengenai kondisi wilayah.
Prinsip geografi yang paling dominan diterapkan dalam kegiatan tersebut adalah ....
Persebaran
Interelasi
Deskripsi
Korologi
Diferensiasi Area
Sebuah tim peneliti mengkaji banjir di Kota Y. Mereka terlebih dahulu membuat peta persebaran curah hujan dan lokasi banjir. Selanjutnya, mereka menganalisis hubungan antara curah hujan tinggi, perubahan penggunaan lahan, berkurangnya daerah resapan, dan peningkatan banjir. Hasil analisis kemudian digunakan untuk mengetahui wilayah permukiman, sekolah, jalan, dan fasilitas kesehatan yang paling terdampak.
Prinsip geografi yang paling tepat menggambarkan keseluruhan kajian tersebut adalah ....
Prinsip persebaran, karena penelitian menggunakan peta
Prinsip interelasi, karena penelitian hanya membahas hubungan curah hujan dan banjir
Prinsip deskripsi, karena penelitian menggunakan data fasilitas terdampak
Prinsip korologi, karena menggabungkan persebaran, interelasi, dan deskripsi dalam analisis suatu wilayah
Prinsip persebaran dan deskripsi saja, karena keduanya sudah cukup menjelaskan fenomena
Sebuah wilayah perbukitan mengalami erosi yang berbeda-beda. Lereng dengan kemiringan lebih dari 30° menunjukkan tingkat erosi yang lebih tinggi dibandingkan wilayah dengan kemiringan kurang dari 10°. Setelah dilakukan pemetaan, diketahui bahwa tingkat erosi juga berkaitan dengan jenis tanah dan persebaran vegetasi pada setiap lereng.
Jika penelitian bertujuan untuk mengetahui pola persebaran tingkat erosi berdasarkan kemiringan lereng, jenis tanah, dan vegetasi, pendekatan geografi yang paling tepat digunakan adalah ....
Pendekatan ekologi, karena membahas hubungan manusia dengan lingkungan
Pendekatan keruangan, karena menganalisis pola dan variasi fenomena berdasarkan lokasi
Pendekatan kompleks wilayah, karena membandingkan seluruh kondisi sosial ekonomi
Pendekatan ekologi, karena erosi merupakan fenomena lingkungan
Pendekatan kompleks wilayah, karena semua fenomena geografi harus dianalisis secara terpadu
Pemerintah ingin mengurangi risiko longsor di sebuah kabupaten. Tim A membuat peta yang menunjukkan persebaran longsor berdasarkan kemiringan lereng, jenis batuan, dan ketinggian tempat. Sementara itu, Tim B meneliti bagaimana pembukaan lahan untuk perkebunan di lereng curam mengurangi vegetasi dan meningkatkan risiko longsor.
Perbedaan pendekatan yang digunakan oleh kedua tim tersebut adalah ....
Tim A menggunakan pendekatan ekologi, sedangkan Tim B menggunakan pendekatan keruangan
Tim A dan Tim B sama-sama menggunakan pendekatan keruangan
. Tim A menggunakan pendekatan keruangan, sedangkan Tim B menggunakan pendekatan ekologi
Tim A menggunakan pendekatan kompleks wilayah, sedangkan Tim B menggunakan pendekatan ekologi
Tim A dan Tim B sama-sama menggunakan pendekatan kompleks wilayah
Kawasan metropolitan mengalami perkembangan yang sangat cepat. Pembangunan kawasan industri menyebabkan munculnya lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan arus penduduk dari daerah sekitar. Perkembangan tersebut juga menyebabkan perubahan penggunaan lahan, kemacetan, peningkatan kebutuhan air, serta tekanan terhadap lingkungan.
Untuk merancang kebijakan pembangunan yang mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, pola ruang, interaksi antarwilayah, dan lingkungan secara terpadu, pendekatan yang paling tepat adalah ....
. Pendekatan keruangan
Pendekatan ekologi
Pendekatan kompleks wilayah
Pendekatan lokasi absolut
Pendekatan diferensiasi area
Pemerintah merencanakan pembangunan jalan baru yang menghubungkan Kota A dengan beberapa wilayah di sekitarnya. Sebelum pembangunan dilakukan, peneliti mengkaji:
Persebaran permukiman dan pusat kegiatan ekonomi.
Kondisi lingkungan di sepanjang jalur rencana jalan.
Perubahan penggunaan lahan yang mungkin terjadi.
Pergerakan penduduk dan barang antarwilayah.
Dampak pembangunan terhadap wilayah sekitar.
Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, pendekatan yang paling komprehensif digunakan adalah ....
Pendekatan keruangan karena hanya mempertimbangkan lokasi jalan
Pendekatan ekologi karena pembangunan selalu berkaitan dengan lingkungan
Pendekatan kompleks wilayah karena mengintegrasikan aspek keruangan dan lingkungan serta hubungan antarwilayah
Pendekatan keruangan karena semua fenomena dapat dijelaskan melalui peta
Pendekatan ekologi karena manusia merupakan unsur utama dalam setiap wilayah
Daerah aliran sungai di suatu kabupaten mengalami peningkatan banjir dalam beberapa tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan di bagian hulu banyak berubah menjadi lahan pertanian dan permukiman. Akibatnya, kemampuan tanah menyerap air menurun dan limpasan permukaan meningkat. Kondisi tersebut kemudian memengaruhi debit sungai di bagian hilir.
Pendekatan geografi yang paling tepat untuk mengkaji hubungan antara perubahan aktivitas manusia dengan keseimbangan lingkungan dalam sistem DAS adalah ....
Pendekatan keruangan
Pendekatan lokasi
Pendekatan ekologi
Pendekatan kompleks wilayah
Pendekatan kewilayahan administratif
Sebuah kota mengalami banjir yang semakin sering. Peneliti menemukan bahwa wilayah yang paling sering tergenang berada pada dataran rendah dan memiliki kepadatan bangunan tinggi. Di daerah hulu, sebagian hutan telah berubah menjadi perkebunan dan permukiman. Sementara itu, perkembangan kota menyebabkan semakin banyak penduduk dari daerah sekitar melakukan perjalanan menuju pusat kota setiap hari.
Jika pemerintah ingin menyusun kebijakan penanganan banjir yang mempertimbangkan karakteristik lokasi, hubungan manusia dengan lingkungan, serta interaksi antara kota dan wilayah sekitarnya, pendekatan yang paling tepat adalah ....
Pendekatan keruangan saja
Pendekatan ekologi saja
Pendekatan kompleks wilayah
Pendekatan lokasi absolut
Pendekatan persebaran
