wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

A-B. DHARMASASTRA SEBAGAI SUMBER HUKUM HINDU

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Hukum Hindu merupakan sebuah tata aturan yang membahas aspek kehidupan manusia secara menyeluruh yang menyangkut tentang….

a)

Persembahan dan pengetahuan

b)

Keteraturan individu dan keteraturan sosial

c)

Tapa dan Samadhi

d)

Dharma dan Adharma

e)

Pengekangan diri dan brahmacari

2.

Sastra yang menguraikan tentang hukum (dharma) dalam kehidupan manusia disebut dengan ….

a)

Dharmasutra

b)

Dharmasastra

c)

Srautasutra

d)

Sulwasutra

e)

Kamasastra

3.

Pernyataan berikut yang sesuai dengan pengertian Dharmaśastra adalah….

a)

Dharmaśastra merupakan sastra yang menguraikan tentang hukum dharma dalam kehidupan manusia.

b)

Dharmaśastra sebagai sumber hukum Hindu memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya.

c)

Bentuk ketaatan dharma untuk menjaga keteraturan, sehingga dharma berfungsi untuk mencapai kesempurnaan rohani dan jasmani.

d)

Kebahagiaan menjadi tujuan hidup masyarakat Hindu.

e)

Dharma sebagai landasan dalam kehidupannya.

4.

Pernyataan berikut yang benar terkait pengertian hukum Hindu adalah….

a)

Tata aturan yang membahas aspek kehidupan manusia secara menyeluruh yang menyangkut keagamaan, mengatur hak dan kewajiban manusia baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial, dan aturan manusia sebagai warga negara.

b)

Usaha yang benar untuk memelihara dharma di dunia ini.

c)

Tingkah laku manusia yang baik, yang menjadi tujuan di dalam pengaturan kehidupan yang disebut dengan Darmika.

d)

Perbuatan-perbuatan yang menyangkut hakekat kebenaran yang menyangga masyarakat.

e)

Aturan untuk memperoleh kepastian tentang kebenaran dalam bertingkah laku.

5.

Dharmaśastra sebagai sumber hukum Hindu memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya dan memberikan keadilan dalam kehidupan. Hukum bertujuan untuk memberikan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum bagi masyarakat, selain tujuan tersebut hukum berfungsi sebagai….

a)

Sebagai pengendalian sosial agar masyarakat menjadi teratur.

b)

Sebagai kepastian hukum.

c)

Menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

d)

Menciptakan pribadi yang bertanggungjawab

e)

Meningkatkan kompetensi diera digital.

6.

Keteraturan yang dimaksud dalam hukum Hindu pemberlakuannya dalam Dharmaśastra berbeda disetiap yuga (zaman). Menurut Pudja, 2010  pemberlakuan Dharmaśastra berdasarkan teori relativitas Sankha Likita sesuai dengan pernyataan berikut ini, kecuali ….

a)

Dharmaśastra-nya Manu untuk zaman Krtayuga

b)

Dharmaśastra-nya Yajnawalkya untuk zaman Satyayuga

c)

Dharmaśastra-nya Gautama untuk zaman Tretayuga

d)

Dharmaśastra-nya Sankha-likhita untuk zaman Dwapara

e)

Dharmaśastra-nya Parasara untuk zaman Kaliyuga.

7.

Ciri-ciri salah satu zaman pada Catur Yuga

a.     tidak ada manusia yang berbuat adharma walaupun hanya dalam pikiran

b.     Semua masyarakat disiplin dalam berpikir, berkata dan berperilaku yang benar dan suci.

c.     Manusia pada masa itu selalu mematuhi ajaran-ajaran kebajikan dan manusia pada masa tersebut selalu berbuat untuk kebahagiaan orang lain.

Pernyataan di atas merupakan ciri khas kehidupan manusia pada zaman ….

a)

Krtayuga

b)

Tretayuga

c)

Lokayuga

d)

Dwaparayuga

e)

Kaliyuga

8.

Masa Krtayuga berlangsung selama 1.460.000 tahun manusia dengan ketentuan masa berikutnya. Pada masa Krtayuga hukum yang berlaku adalah….

a)

Dharmaśastra-nya Sankha

b)

Dharmaśastra-nya Parasara

c)

Dharmaśastra-nya Gautama

d)

Dharmaśastra-nya Manu

e)

Dharmaśastra-nya likhita

9.

Pada zaman kaliyuga persembahan mulia berbentuk sedekah. Berdasarkan teori relativitas Sankha Likita Dharmasastra yang berlaku adalah….

a)

Dharmasastra Manu

b)

Dharmasastra Parasara

c)

Dharmasastra Gautama

d)

Dharmasastra Sankha

e)

Dharmasastra Lihita

10.

Dharmaśastra-nya Manu (manawadharmaśastra) untuk berlaku pada zaman….

a)

Zaman Krtayuga

b)

Zaman Tretayuga

c)

Zaman Dwapara

d)

Zaman Satyayuga

e)

Zaman Kaliyuga

11.

Pustaka suci Weda, Manawa Dharmaśastra II.6 dan Manawa Dharmaśastra II.10 menguraikan sebagai berikut

Vedo ‘khilo dharma mūlam smṛtiṡīle ca tadvidām,

ācāraṡcaiva sādhūnām ātmanastușțir eva ca.”

Sloka tersebut mengajarkan kita bahwa sumber hukum Hindu yang digunakan untuk dasar utama mendapatkan kebenaran hukum dan untuk mengetahui baik tidaknya tingkah laku seseorang, dan untuk menentukan apa yang harus dan apa yang tidak boleh dikerjakan adalah ….

a)

Sruti

b)

Smrti

c)

Sila

d)

Acara

e)

Atmanastuti

12.

Seluruh pustaka suci Weda merupakan sumber pertama dari dharma, kemudian adat istiadat, lalu tingkah laku yang terpuji dari orang-orang bijak yang mendalami ajaran suci Weda; juga tata cara kehidupan orang suci dan akhirnya kepuasan pribadi. Terjemahan sloka di atas, terdapat dalam kitab….

a)

Sarasamuccaya

b)

Niti Sastra

c)

Ramayana

d)

Sundarigama

e)

Manawa Dharmaśastra

13.

Sloka II.6 Kitab Manawadharmasastra menegaskan bahwa yang menjadi sumber hukum Hindu secara urutannya adalah….

a)

Sruti, Smrti,Sila, Sadacara dan Atmanastuti

b)

Smerti, Sila, Sruti Nibanda, Atmanastuti dan Sruti

c)

Smerti, Nibanda, Sila, Sruti dan Atmanastuti

d)

Smerti, Atmanastuti, Sruti, Nibanda, dan Sruti

e)

Sruti, Sila, Nibanda, Atmanastuti dan Smerti

14.

 

Tingkah laku yang baik (terpuji) atau dengan kata lain perbuatan-perbuatan yang baik yang digunakan sebagai pedoman atau sumber hukum disebut dengan ….

a)

Sruti

b)

Smrti

c)

Sila

d)

Acara

e)

Atmanasuti

15.

Perhatikan beberapa penyataan berikut:

a.     Kehidupan masyarakat ditandai oleh corak kehidupan secara khusus, yaitu tapa (pengekangan diri, yoga, samadhi)

b.     Pelaksanaan penebusan dosa yang ketat (tapa) merupakan kebajikan pada masa ini

c.     Manusia hidup di dalam kesetiaan

d.     Perilaku pengendalian diri menjadi budaya kehidupan pada zaman ini

e.     Kesetiaan dan kesucian spiritual pada masa ini sangat terjaga

Zaman yang sesuai dengan pernyataan di atas adalah ….

a)

Satyayuga

b)

Dharmayuga

c)

Tretayuga

d)

Dwaparayuga

e)

Kaliyuga

16.

Fokus nilai-nilai dharma diajarkan pada zaman Tretayuga melalui….

a)

Tapa, yoga dan samadhi.

b)

Bekerja untuk masyarakat.

c)

Persembahan berupa banten.

d)

Persembahan berupa harta benda

e)

Pemberian pengetahuan suci.

17.

Kehidupan manusia fokus pada yajna dimana dengan kurban suci keagamaan seseorang akan mampu mendapatkan kebahagian dan terlepas dari penderitaan, aktivitas tersebut terdapat pada zaman….

a)

Kaliyuga

b)

Tretayuga

c)

Satyayuga

d)

Krtayuga

e)

Dwaparayuga

18.

Di bawah ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Pitra yajna, adalah….

a)

Rajin sembahyang pada setiap hari suci seperti hari purnama, tilem dan hari suci lainya baik yang berdasarkan pawukon maupun sasih.

b)

Selalu menjaga dan merawat orang tua.

c)

Berpikir, berkata, dan berperilaku baik kepada orang suci dan guru.

d)

Santun kepada seluruh orang suci dan guru.

e)

Memberikan persembahan punia kepada orang suci.

19.

Melaksanakan amal sedekah (danam) pada masa Kaliyuga adalah cara manusia untuk mencapai pembebasan. Pelaksanaan sedekah tersebut menjadi persembahan yang mulia di zaman Kaliyuga dimuat pada kitab ….

a)

Manava Dharmasastra

b)

Gautama Dharmasastra

c)

Yajnawalkya Dharmasastra

d)

Sankhalikhita Dharmasastra

e)

Parasara Dharmasastra

20.

Masa Krtayuga ditandai oleh corak kehidupan secara khusus, yaitu tapa pengekangan diri, yoga, samadhi. Masa Krtayuga ini berlangsung selama…

a)

1.460.000

b)

2. 460.000

c)

3.570.000

d)

4.680.000

e)

1.360.000