NEW
Font size
WorksheetsUlangan Harian Sifat Koligatif Larutan
Total questions: 20
Worksheet time: 14mins
Salah satu yang akan di sebabkan oleh keberadaan zat terlarut dalam pelarut adalah ….
Tekanan uap jenuh lebih tinggi daripada tekanan uap jenuh pelarut
Titik beku larutan lebih tinggi daripada titik beku pelarut
Tekanan osmosis larutan lebih rendah dari tekanan osmosis pelarut
Titik didih larutan lebih tinggi daripada titik didih pelarut
Titik didih pelarut lebih tinggi dari pelarutnya
Sebuah larutan terdiri dari 3 mol zat A, 3 mol zat B, dan 4 mol zat C. Fraksi mol dari masing–masing zat tersebut berturut-turut dari A, B, dan C adalah ....
30 %, 40 %, dan 30 %
30 %, 30 %, dan 40 %
40 %, 20 %, dan 40 %
40 %, 30 %, dan 30 %
20 %, 40 %, dan 40 %
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut dalam suatu larutan seperti pada gambar di atas. Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Pada kosentrasi yang sama, larutan di bawah ini yang diprediksi mempunyai titik didih paling tinggi terdapat pada larutan ….
C6H12O6
CO(NH2)2
Ba(OH)2
NaCl
HCl
Perhatikan diagram PT di atas, daerah proses membeku larutan ditunjukkan oleh ....
KL
KS
LR
RM
SN
Larutan yang isotonik dengan 0,3 M larutan glukosa pada temperatur yang sama adalah….
0,30 M NaCl (α = 1)
0,20 M KOH (α = 1)
0,15 M Na2SO4 (α = 1)
0,10 M Al2(SO4)3 (α = 0,5)
0,05 M HNO2 ( α = 0,75)
Contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari yang dapat kita temui di antaranya:
(1) air radiator mobil dapat dicampur dengan etilen glikol; dan
(2) larutan infus dimasukkan ke dalam tubuh pasien melalui pembuluh darah.
Sifat koligatif yang terdapat dalam contoh tersebut secara berurutan adalah ....
penurunan tekanan uap j enuh dan penurunan titik beku
penurunan tekanan uap jenuh dan kenaikan titik didih
penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
penurunan titik beku dan tekanan osmosis
tekanan osmosis dan penurunan tekanan uap jenuh
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
(1) proses penyerapan air dalam tanah oleh akar
(2) membasmi lintah dengan garam dapur
(3) pemakaian urea untuk mencairkan salju
(4) penambahan glikol pada radiator mobil
Penerapan sifat koligatif yang berhubungan dengan tekanan osmotik ….
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Pada molalitas yang sama, larutan dengan titik beku paling rendah terdapat pada larutan ….
Mg(OH)2 (α = 0,25)
NaCl (α =1)
HNO2 (α =0,30)
AlCl3 (α =0,75)
CO(NH2)2 (α = 0)
Dalam kadaan normal titik didih larutan 1 molal larutan K2SO4 adalah 101,56 oC. maka titik didih untuk larutan NaOH pada konsentrasi yang sama diprediksi ….
100,52 oC
101,04 oC
101,56 oC
102,08 oC
103,72 oC
Berdasar grafik P-T diatas, terdapat dua larutan :
Larutan I : 6 gram urea ( Mr = 60) dalam 500 gram air
Larutan II : 5,85 gram garam ( Mr = 58,5) dapur dalam 500 gram air
Kenaikan titik didih larutan urea ditunjukkan oleh ....
C-B
C-A
D-E
E-F
D-F
Cermati beberapa penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari berikut!
1) penggunaan garam dapur untuk mengawetkan ikan
2) cuci darah dengan metode dialisis
3) penambahan etilen glikol ke dalam air radiator mobil
4) penyulingan komponen minyak bumi
5) penggunaan garm dapur untuk mencairkan salju
penerapan sifat koligatif berupa penurunan titik beku terdapat peristiwa ....
1 dan 2
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku tergantung pada ....
jenis zat terlarut
konsentrasi molal larutan
jenis pelarut
jenis partikel zat terlarut
jumlah partikel zat terlarut
Larutan yang paling mudah menguap adalah ....
I
II
III
IV
V
Tekanan uap jenuh suatu pelarut pada suhu 25 oC adalah 80 mmHg dan fraksi mol zat terlarut 0,6, maka tekanan uap larutan adalah ....
80 mmHg
48 mmHg
32 mmHg
128 mmHg
64 mmHg
Jika 5 gram protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 500 mL sehingga pada suhu 27 oC tekanan osmotik larutan 0,012 atm. Berdasarkan pada data ini massa molekul protein dapat ditentukan sebesar… gr/mol. ( R = 0,082 L atm/mol K)
25000
20000
20100
20300
20500
Tekanan uap murni pada temperatur 50 oC adalah 92,50 mmHg. Ketika di dalam air dimasukkan sejumlah gula (sukrosa), maka tekanan uapnya turun menjadi 92,20 mmHg. Maka penurunan tekanan uap yang terjadi adalah ….
0.80 mmHg
0.70 mmHg
0.30 mmHg
0.20 mmHg
0.50 mmHg
Pada suhu 26 °C, senyawa NaCl 0,01 M memiliki derajat ionisasi 0,6. Tekanan osmosis larutan tersebut adalah … atm.
0,25
0,39
0,46
0,59
0,67
Perhatikan tabel hubungan antara beberapa jenis zat cair dengan tekanan uap berikut. Gaya tarik menarik antarmolekul yang paling kuat pada jenis zat cair adalah ….
P
Q
R
S
T
Suatu larutan nonelektrolit membeku pada suhu -0,372 Jika Kf air = 1,86oC/mol dan Kb air = 0,52oC/mol, kenaikan titik didih larutan tersebut sebesar … oC.
0,053
0,104
0,372
0,520
1,040
