wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

K3Promkes7

Total questions: 12

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pekerja Anafarma  merupakan kelompok  berisiko tinggi terhadap berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh proses kerja, lingkungan kerja, dan perilaku kerja sehingga berpotensi mengalami penyakit akibat kerja (PAK). Apakah penyebab PAK dari kasus tersebut?

a)

pekerjaan

b)

hubungan kerja

c)

lingkungan kerja

d)

pekerjaan dan lingkungan kerja

e)

pekerjaan dan/atau lingkungan kerja serta hubungan kerja

2.

Seorang pekerja Anafarma selain menanggung beban kerja fisik  dan  mental  juga  berhadapan dengan  berbagai  potensi bahaya (potensial  hazard)  di tempat kerja.  Berbagai potensi bahaya tersebut sering disebut sebagai faktor bahaya lingkungan kerja fisika, kimia, biologis, fisiologis/ergonomi dan psikologis yang bersumber dari berbagai peralatan, bahan, proses kerja dan kondisi lingkungan kerja. Termasuk potensi dari golongan apakah suhu ekstrim ditempat kerja, bising dan tingkat pencahayaan pada kasus tersebut?

a)

fisika

b)

kimia

c)

biologi

d)

ergonomik

e)

psikososial

3.

Penyakit akibat kerja (PAK) atau penyakit akibat hubungan kerja (occupational disease) adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan atau lingkungan kerja. Seorang pekerja Anafarma harus mengetahui yang menjadi penyebab penyakit akibat kerja (PAK). Angkat angkut berat, posisi kerja janggal, posisi kerja statis, dan gerakan repetitive di tempat kerja termasuk penyebab PAK. Termasuk golongan apakah penyebab PAK tersebut?

a)

fisika

b)

kimia

c)

biologi

d)

ergonomik

e)

psikososial

4.

Seorang pekerja Anafarma harus mengetahui yang menjadi penyebab utama kecelakaan kerja. Penyebab utama kecelakaan kerja adalah kelalaian dan kecerobohan. Prevalensi cidera akibat kelalaian diketahui sebesar 94,6%. Apakah penyebab cidera dari kasus tersebut?

a)

jatuh

b)

terpeleset

c)

tersandung

d)

terpeleset dan jatuh

e)

terpeleset, tersandung dan jatuh

5.

Suatu upaya untuk mencegah timbulnya penyakit karena pengaruh lingkungan adalah pengertian dari:

a)

Sanitasi

b)

Hygiene

c)

Hygiene Sanitasi

d)

Sanitasi industri

e)

Hygiene perorangan

6.

Potensi bahaya yang mengakibatkan dampak risiko kangka panjang pada kesehatan di tempat kerja berasal dari lingkungan kerja dapat berupa bahaya faktor kimia, fisik, biologi, ergonomic dan pengaturan kerja, ddan bahaya faktor psikososial. Termasuk katagori bahaya apakah dari kasus tersebut?

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

7.

Potensi bahaya yang menyebabkan risiko langsung pada keselamatan, meliputi: keselamatan listrik (bahaya kejut listrik, panas yang ditmbulkan energi listrik, medan listrik)  yang disebabkan peralatan/instalasi tidak aman, praktik kerja yang tidak aman, tempat kerja berada dilingkungan tidak aman); penanggulangan kebakaran (tersedia sarana deteksi, alarm, alat pemadam kebakaran, dan sarana evakuasi); dan keselamatan kerja pada peralatan (pemeriksaan sebelum pengoperasian). Termasuk katagori bahaya apakah dari kasus tersebut?

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

8.

Ilmu dan seni yang mampu mengantisipasi, mengenal, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya faktor-faktor yang timbul di dalam lingkungan kerja yang dapat mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan dan kesejahteraan atau ketidaknyamanan dan ketidakefisienan kepada masyarakat yang berada di lingkungan kerja. Ilmu apakah yang dimaksud dalam pernyataan tersebut?

a)

Sanitasi

b)

Hygiene

c)

Hygiene Sanitasi

d)

Hygiene perorangan

e)

Hygiene industri atau Hiperkes

9.

Upaya menghilangkan bahaya dari sumbernya serta menghentikan semua kegiatan pekerja di daerah yang berpotensi bahaya merukan bentuk pengendalian atau kontrol potensi bahaya penyakit akibat kerja.  Apakah cara menghilangkan kasus tersebut?

a)

Engineering control

b)

Substitusi

c)

Eliminasi

d)

Isolasi

e)

APD

10.

Menghapus sumber paparan bahaya dari lingkungan pekerja dengan menempatkannya di tempat lain atau menjauhkan lokasi kerja yang berbahaya dari pekerja lainnya, dan sentralisasi kontrol kamar merupakan bentuk pengendalian potensi bahaya penyakit akibat kerja. Apakah cara menghilangkan kasus tersebut?

a)

Engineering control

b)

Substitusi

c)

Eliminasi

d)

Isolasi

e)

APD

11.

Pengendalian bahaya yang dapat dilakukan dengan menyesuaikan antara rancangan tempat kerja dengan karakteristik tubuh pekerja, mengurangi gerakan berlebihan dengan mengganti manusia dengan mesin, mengurangi  angkatan beban berlebihan dan mengatur jangkauan, merupakan persyaratan lingkungan kerja industri/perusahaan. Apa faktor yang paling tepat menggambarkan pernyataan tersebut?

a)

fisik

b)

kimia

c)

biologi

d)

ergonomi

e)

psikososial

12.

Tenaga kerja yang bekerja pada iklim kerja panas dapat memperburuk kondisi kesehatan dan stamina tenaga kerja bila ditambah dengan beban kerja fisik yang berat. sehingga tenaga kerja tersebut akan memerlukan energi yang lebih besar dibandingkan dengan tenaga kerja yang bekerja dilingkungan kerja dengan suhu nyaman yaitu 24°C sampai dengan 26°C. Apa indikator  yang dipergunakan untuk mengetahui iklim likungan kerja tersebut?

a)

Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB)

b)

Nilai Ambang Batas (NAB)

c)

Suhu kering tempat kerja

d)

Nilai kelembaban Udara

e)

Suhu basah alami