wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ULANGAN SEJ INDO XII -

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan atau membuat Indonesia terintegrasi menjadi sebuah negara kesatuan yang utuh (NKRI). Adapun yang bukan faktor pendorong terwujud nya integrasi nasional Indonesia adalah . . .

a)

Perasaan senasib dan sepenanngungan

b)

Kekuasaan kolonialisme yang berlangsung lama

c)

Rasa nasionalisme

d)

Keinginan bersatu para pemuda (Sumpah Pemuda)

e)

Belanda memberikan kesempatan untuk bersatu

2.

Integrasi bangsa Indonesia adalah sebuah sikap yang telah dipilih oleh rakyatnya untuk bersatu menjadi sebuah bangsa yang utuh yaitu bangsa Indonesia. Sedangkan yang harus dihindari oleh bangsa Indonesia adalah Disintegrasi, yang artinya adalah . . .

a)

Persatuan

b)

Pemisahan

c)

Pencerahan

d)

Perpecahan

e)

Pemberontakan

3.

Salah satu perjanjian atau perundingan yang sangat merugikan bangsa Indonesia, dimana perjanjian tersebut membuat Indonesia menjadi terbagi keadalam negara federal (berbentuk negara bagian) yang dikenal dengan Republik Indonesia Serikat (RIS), bahkan wilayah Indonesia menjadi lebih kecil. Nama perjanjian atau perundingan tersebut adalah . . .

a)

Perjanjian Linggarjati

b)

Perjanjian Renville

c)

Perjanjian KMB (Konferensi Meja Bundar)

d)

Perjanjian Tuntang

e)

Perjanjian Indonesia - Belanda

4.

Pemberontakan PKI Madiun 1948 adalah sebuah pemberontakan yang dilatarbelakangi oleh kekecewaan kelompok kiri (Komunis) terhadap perjanjian Renville serta kebijakan RERA (Reorganisasi & Rasionalisasi) di tubuh militer. Adapun kebijakan RERA tersebut diterapkan oleh perdana menteri . . .

a)

Amir Syarifuddin

b)

Ir. Soekarno

c)

Musso

d)

Sultan Hemengku Buwono IX

e)

Moh. Hatta

5.

Pasca di Proklamaskan 17 Agustus 1945, Belanda tidak mengakui atau menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia, hal ini terbukti dengan Agresi Militer Belanda I (1947) dan Agresi Militer Belanda II (1948). Belanda baru menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara de facto dan de juro pada tahun 1949 tapi tidak termasuk Papua. Penyerahan kedaulatan tersebut sesuai dengan . . .

a)

Perjanjian Linggarjati

b)

Perjanjian Renville

c)

Konferensi Meja Bundar

d)

Kesepakatan Indonesia - Belanda

e)

Perjanjian Tuntang

6.

Pada saat PKI Madiun memberontak pada tahun 1948 yang di pimpin Musso (Tokoh PKI yang menghilang saat pemberontakan PKI tahun 1926), dalam pemberontakan PKI Madiun 1948 tersebut terdapat seorang pejabat negara (perdana meteri) yang ikut terlibat dalam membantu Musso, Pejabat negara tersebut adalah . . .

a)

Amir Syarifuddin

b)

Syarifuddin Prawira Negara

c)

Sutan Syahrir

d)

Moh. Hatta

e)

Alex Kawilarang

7.

Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) adalah sebuah organisasi gerakan yang ingin membentuk beberapa bagian negara Indonesia menjadi negara Islam. Adapun alasan lain DI/TII memberontak selain dari ingin mendirikan Negara Islam adalah . . .

a)

Melawan Komunis yang sedang berkembang

b)

Kecewa dengan perjanjian Renville

c)

Ingin segera merealisasikan Konferensi Meja Bundar

d)

Menuntut Soekarno Mundur dari Jabatannya

e)

Ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Islam

8.

Pemberontakan DI/TII terpecah ke beberapa daerah di Indonesia, sebelumnya gerakan ini berawal dan terpusat di Jawa Barat. Namun seterusnya berkembang hingga ke Sulawesi dan juga Aceh. Adapun tokoh pengerak atau pendiri DI/TII yang bermula di Jawa Barat adalah . . .

a)

Raymond Westerling

b)

Alex Kawilarang

c)

Andi Azis

d)

S. M. Kartosoewirjo

e)

Ali Moertopo

9.

Pemberontakan DI/TII di Aceh adalah salah satu pemberontakan yang dapat diselesaikan dengan jalur perundingan atau perdamaian dengan memberikan Aceh hak menjadi daerah istimewa. Adapun pemimpin dari gerakan DI/TII Aceh adalah . . .

a)

Muzakir Manaf (Mualem)

b)

Teungku Hasan Tiro

c)

Panglima Polem

d)

Teuku Umar

e)

Teungku Daud Beureu'eh

10.

Pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) adalah gerakan yang membawa nama "Ratu Adil", yang dalam kepercayaan masyarakat Jawa pada saat itu akan membawa Indonesia dalam kesejahteraan dan keadilan. Padahal misi lain dari pemberontakan ini adalah ingin mempertahankan negara Indonesia dalam bentuk federal (RIS) sesuai dengan kepentingan Belanda. Adapun tokoh Belanda yang memimpin gerakan APRA adalah . . .

a)

Alex Kawilarang

b)

Van Heutz

c)

Idjon Djambi

d)

Raymond Westerling

e)

Rokus Bernardus Visser

11.

Pemberontakan PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) merupakan sebuah pemberontakan yang terjadi di daerah Sumatera. Dimana kelompok PRRI meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan otonomi yang lebih luas kepada tokoh-tokoh militer ini dalam mengelola daerah. Adpaun pemberontakan ini berpusat di daerah . . .

a)

Aceh

b)

Sumatera Utara

c)

Sumatera Barat

d)

Sumatera Selatan

e)

Sumatera Timur

12.

Banyak pergolakan/pemberontakan di daerah-daerah yang terjadi pada pemerintahan presiden Soekarno. Salah satunya adalah pemberontakan Kapten Andi Azis yang berpusat di Makassar, dimana Makassar merupakan Ibukota Negara Indonesia Timur. Penyelesaian pemberontakan ini dilakuan dengan operasi militer, salah seorang komandan atau pemimpin dalam penumpasan pemberontakan Andi Azis adalah . . .

a)

Abdul Haris Nasution

b)

Ahmad Yani

c)

S. M. Kartosoewirjo

d)

Soeharto

e)

Alex Kawilarang

13.

Pemberontakan Kapten Andi Azis adalah pemberontakan yang berpusat di Makassar, salah satu alasan Kapten Andi Azis melakukan pemberontakan adalah . . .

a)

Ingin menjadi presiden

b)

Ingin ikut negara Belanda

c)

Ingin mempertahankan Negara Indonesia Timur

d)

Ingin menguasai sumber daya alam yang melimpah

e)

Ingin memerdekakan Makassar

14.

Soumokil merupakan bekas Jaksa Agung Negara Indonesia timur, Ia adalah teman Kapten Andi Azis yang memberontak di Makassar kemudian ditangkap oleh pemerintah Indonesia. Selanjutnya Soumokil juga turut melakukan pemberontakan dengan memproklamasikan sebuah negara baru, yang berhasil digagalkan oleh pemerintah Indonesia. Adapun negara baru yang hendak didirkan Soumokil tersebut adalah . . .

a)

Papua

b)

Negara Indonesia Timur

c)

Republik Maluku Selatan

d)

Republik Indonesia Serikat

e)

Republik Sulawesi Selatan

15.

Salah satu pemberontakan yang berhasil diselesaikan dengan jalur perundingan yang damai adalah pemberontakan DI/TII Aceh. Dimana apa yang diinginkan oleh DI/TII Aceh disepakati oleh pemerintah pusat. Adapun salah satu tuntutan yang diinginkan DI/TII Aceh yang disepakati pemerintah pusat adalah . .

a)

Aceh menjadi daerah Istimewa

b)

Aceh menjadi sebuah negara

c)

Aceh diherikan bantuan uang yang banyak

d)

Aceh menjadi pusat perkembangan Islam di Indonesia

e)

Aceh tidak boleh diganggu oleh pemerintah pusat

16.

DI/TII adalah sebuah gerakan pemberontakan yang tersebar ke beberapa daerah di Indonesia. Seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Aceh dan Kalimantan. Adapaun kepanjangan dari DI/TII adalah . . .

a)

Darul Islam Indonesia/Tentara Islam

b)

Darul Indonesia/Tentara Islam Indonesia

c)

Darul Islam/Tentara Indonesia Islam

d)

Darul Islam/Tentara Islam Indonesia

e)

Darul Indonesia/Tentara Indonesia Islam

17.

DI/TII adalah sebuah gerakan pemberontakan yang tersebar ke beberapa daerah di Indonesia. Seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Aceh dan Kalimantan. Adpaun nama pemimpin DI/TII Sulawesi Selatan adalah . . .

a)

S. M. Kartosoewijo

b)

Tengku Daud Beureu'eh

c)

Ibnu Hajar

d)

Kahar Muzakkar

e)

Amir Fattah

18.

Gerakan 30 September adalah sebuah peristwa gerakan pasukan Tjakrabirawa yang melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap 6 jenderal dan 1 Perwira yang terjadi pada 30 September malam. Peristiwa ini terjadi pada tahun . . .

a)

1945

b)

1955

c)

1965

d)

1975

e)

1985

19.

Gerakan 30 September adalah sebuah peristwa gerakan pasukan Tjakrabirawa yang melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap 6 jenderal dan 1 Perwira yang terjadi pada 30 September malam. Gerakan ini dianggap sebagai gerakan upaya kudeta berdarah oleh pemerintah. Adapun yang dituduh oleh pemerintah sebagai dalang dari gerakan 30 September ini adalah . . .

a)

Ir. Soekarno

b)

Soeharto

c)

PKI

d)

Dewan Jenderal

e)

CIA

20.

Dalam peristiwa 30 September, PKI diduga dan dituduh sebagai dalang dari peristiwa tersebut. Adapun pemimpin PKI pada saat peristiwa itu terjadi adalah . . .

a)

Musso

b)

Tan Malaka

c)

Alimin

d)

Haji Misbach

e)

D. N. Aidit

21.

Indonesia memasuki babak paru pada tahun 1966, yaitu masa Orde Baru yang mengakhiri kepemimpinan Presiden Soekarno yang digantikan oleh Soeharto. Adapun salah satu faktor utama yang menyebabkan lahirnya Orde Baru adalah . . .

a)

A.    Berakhirnya Kekuasaan Presiden Soekarno

b)

Terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret

c)

Terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret

d)

  Desakan militer terhadap Presiden Soekarno

e)

Upaya kudeta yang dilakukan oleh kelompok dalam

 

22.

Pada masa Orde Baru Indonesia memasuki masa yang genjar melakukan pembangunan, sehingga tak heran Presiden Soerharto mendapat gelar sebagai bapak pembangunan. Adapun salah satu program pembangunan pada masa pemerintahan Orde Baru adalah . . .

a)

Rencana Pembangunan Lima Tahun

b)

Pengurangan Kemiskinan

c)

.     Pembangunan Jalan Nasional

d)

Pembangunan Jalan TOL

e)

A.    Pembangunan Jalan Nasional

23.

Perhatikan Ciri pemerintahan berikut ; (1) Pemerintahan Sentralistik, (2) Kuatnya pengaruh militer, (3) Terbatasnya Pilihan Politik, (4) Pembangunan Besar-Besaran, (5) Adannya Penataran P4, (6) Gencar Melakukan Transmigrasi.

Ciri diatas merupakan ciri dari pemerintahan . . .

a)

Pemerintahan Orde Lama

b)

Pemerintahan Orde Baru

c)

Pemerintahan Reformasi

d)

Pemerintahan Belanda

e)

Pemerintahan Jepang

24.

Perhatikan ciri berikut ; (1) Presiden tidak dapat diganggu gugat, (2) Menteri bertanggungjawab atas kebijakan pemerintah, (3) Presiden berhak membubarkan DPR, (4) Perdena Mentri diangkat oleh Prediden, (5) berkembangnya pengaruh Komunis

Ciri diatas merupakan ciri masa pemerintahan . . .

a)

Pemerintahan Orde Lama

b)

Pemerintahan Orde Baru

c)

Pemerintahan Reformasi

d)

Pemerintahan Belanda

e)

  Pemerintahan Jepang

25.

Orde Baru adalah periode kepemimpinan terpanjang di Indonesia selama 32 tahun lamanya dibawah kepemimpinan Presiden Soeharto. masa Orde Baru dimulai pada tahun . . .

a)

Tahun 1965

b)

Tahun 1966

c)

Tahun 1967

d)

Tahun 1968

e)

Tahun 1950