wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IHT PPI RS IA MOEIS

Total questions: 20

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Bukan  termasuk tujuan utama  pengendalian infeksi HAIs

a)

Melindungi pasien

b)

Melindungi pengunjung

c)

Melindungi petugas kesehatan

d)

Meningkatan immunitas petugas

2.

Faktor-faktor yang tidak mempengaruhi  timbulnya penyakit adalah:

a)

Agent

b)

Host

c)

Transmisi penyakit

d)

Lingkungan

3.

Hal –hal dibawah ini merupakan  penanganan linen kotor infeksius :

a)

Pakai sarung tangan steril

b)

Segera setelah dilepas dari tempat tidur masukkan dalam kantong kuning

c)

Tidak perlu pakai sarung tangan

d)

Tidak perlu pemisahan linen kotor infeksius dengan non infeksius

4.

Bukan merupakan faktor  resiko mendapat infeksi saluran kemih adalah:

a)

Methode kateterisasi

b)

kualitas pemeliharaan kateter

c)

Status immunologi pasien

d)

Terpasang sebelum 24 jam

5.

Proses yang membunuh semua mikroorganisme kecuali bacterial endospora disebut

a)

Sterilisasi

b)

Dekontaminasi

c)

Disinfeksi

d)

Desinfeksi Tingkat Tinggi

6.

Pernyataan yang benar dalam penanganan limbah benda tajam :

a)

Pemisahan limbah dilakukan di TPS (Tempat Pembuangan Sementara)

b)

Tidak pernah menyerahkan benda tajam ke orang lain untuk dibuang

c)

Semua limbah rumah sakit adalah limbah infeksius

d)

Limbah benda tajam dibuang kedalam kantong berwarna kuning

7.

Menurut Spaulding stetoscope termasuk dalam katagori

a)

Kritikal

b)

Non Kritikal

c)

Semi Kritikal

d)

Kritikal Rendah

8.

Yang tidak termasuk dalam elemen program PPI adalah

a)

Surveilans HAIs

b)

Pendidikan dan pelatihan

c)

Kewaspadaan Isolasi

d)

Penghematan biaya

9.

Salah satu yang bukan merupakan dampak terjadinya  HAIs adalah

a)

Lama hari rawat meningkat

b)

Morbiditas dan mortalitas meningkat

c)

Biaya perawatan menurun

d)

Mutu pelayanan menurun

10.

Tujuan PPI adalah menurunkan atau meminimalkan insiden rate infeksi berhubungan dengan pelayanan kesehatan pada

a)

Pasien

b)

Pengunjung

c)

petugas

d)

Semua jawaban benar

11.

Penyebab Hospital Aquired Pneumonia (HAP ) adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Kolonisasi tractus digestivus

b)

Kontaminasi cairan aspirasi kejalan nafas bawah

c)

Penggunaan endotrakheal atau selang cairan makanan dari hidung, merupakan predisposisi terjadi terjadi refluks

d)

Pemberian bolus berlebihan kedalam lambung

12.

Bukan merupakan salah satu diagnosis Pneumonia HAIs :

a)

Suhu tubuh > 38’C

b)

Leukositosis

c)

Sekret purulent

d)

Onset pneumonia timbul kurang dari 48 jam setelah masuk rumah sakit

13.

Hal-hal berikut ini merupakan transmisi HIV, kecuali

a)

Kontak seksual

b)

Suntikan, donor darah

c)

Mandi bersama di kolam renang

d)

Ibu dengan HIV positif melahirkan anak

14.

Hal-hal berikut ini merupakan pencegahan dan pengendalian infeksi di ruang intensif adalah , kecuali :

 

a)

Kebersihan tangan

b)

Isolation precaution

c)

Antibiotika golongan apa saja

d)

Surveilans infeksi

15.

Pada konsep transmisi based precaution, MRSA termasuk dalam tipe

a)

Airbone transmision

b)

Droplet Transmision

c)

Contact Transmision

d)

Vehicle Transmision

16.

Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi sterilisasi uap kecuali :

a)

Suhu

b)

Tekanan

c)

Waktu

d)

Berat

17.

Berikut adalah kesalahan-kesalahan  pengelolaan alat-alat medis, kecuali :

a)

Pembersihan adekuat

b)

Konsentrasi larutan disinfektan tidak tepat

c)

Penyimpanan tidak benar

d)

Penyimpanan basah setelah sterilisasi

18.

Pernyatan yang benar untuk waktu melakukan kebersihan tangan  adalah kecuali

a)

Sebelum dan sesudah Ke pasien

b)

Sebelum memeriksa pasien

c)

Sesudah melepas sarung tangan tidak perlu cuci tangan

d)

Setelah dari lingkungan RS

19.

Pengangkutan linen kotor yang benar adalah :

a)

Kereta dorong tertutup

b)

Terpisah linen kotor infeksius dan non infeksius

c)

Tidak menyeret linen di lantai

d)

Semua benar

20.

Berikut ini bukan merupakan tujuan surveilens adalah  :

a)

Untuk memperoleh data dasar

b)

Identifikasi dini terjadinya KLB

c)

Sebagai identifikasi  sarana malpraktek

d)

Bukan identifikasi KLB