wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Lingkup Komplikasi Kebidanan dan Penanganannya Part 1

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan berusia 23 tahun G1P0A0 mengaku hamil 20 minggu datang ke

BPM mengeluh kehamilannya mengecil, dan gerakan janin tidak kunjung dirasa

olehnya, tidak ada mules maupun pengeluaran darah. Hasil pemeriksaan Tekanan

darah 120/70 mmHg, Nadi 76 x/menit, R 20 x/menit, Suhu 37 C, TFU 3 jari di atas

symphisis, DJJ dengan Doppler tidak terdengar, portio menutup.

Menurut anda, apakah kemungkinan diagnose untuk kasus diatas?

a)

Abortus inkomplit

b)

Abortus Imminens

c)

Missed abortion

d)

Abortus insipiens

2.

Seorang perempuan berusia 23 tahun G1P0A0 mengaku hamil 20 minggu datang ke

BPM mengeluh kehamilannya mengecil, dan gerakan janin tidak kunjung dirasa

olehnya, tidak ada mules maupun pengeluaran darah. Hasil pemeriksaan Tekanan

darah 120/70 mmHg, Nadi 76 x/menit, R 20 x/menit, Suhu 37 C, TFU 3 jari di atas

symphisis, DJJ dengan Doppler tidak terdengar, portio menutup.

Apakah penanganan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Melakukan kolaborasi dengan dokter via telepon

b)

Menganjurkan ibu tirah baring selama 2 minggu

c)

Memberikan dukungan emosional/motivasi

d)

Merawat ibu di praktik bidan

3.

Seorang perempuan berusia 37 tahun, hamil sembilan bulan anak kelima sedang dalam persalinan kala I fase aktif di RS. Klien mempunyai riwayat SC 2 kali karena panggul sempit. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal, his 4-5x/10’/55-60” kuat, DJJ 148x/menit.

Apakah diagnosa potensial yang mungkin terjadi pada kasus tersebut?

a)

Solusio plasenta

b)

Plasenta previa

c)

Ruptura uteri

d)

Inversio uteri

4.

Seorang perempuan berusia 37 tahun, G3P2A0 parturien aterm kala I fase aktif di RS. Klien mempunyai riwayat SC 2 kali karena panggul sempit. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal, his 4-5x/10’/55-60” kuat, DJJ 148x/menit. Apakah tanda dan gejala jika diagnosis potensial kasus diatas terjadi?

a)

Terdapat bagian endometrium di dalam vagina

b)

Terdapat perdarahan berulang tanpa disertai kontraksi

c)

Terdapat gelembung-gelembung seperti anggur keluar per vaginam

d)

Terdapat suatu his yang sangat kuat, pasien merasa sangat kesakitan sampai syok

5.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, G2P0A1 hamil 3 bulan datang ke RS diantar

keluarganya dengan keluhan mual dan muntah yang sering sejak 2 minggu yang lalu.

Hasil anamnesis: lemas, tidak ada nafsu makan, tidak ada makanan yang bisa masuk,

kencing berwarna kuning pekat dengan jumlah sedikit, tidak bisa BAB. Hasil

pemeriksaan fisik: TD: 100/60 mm Hg, N: 110x/menit, S: 380C, P: 24 x/menit. Mata

cekung, sclera putih, Abdomen: TFU 3 jari di bawah pusat, DJJ tidak terdengar, turgor

kulit menurun. Tercium bau aseton dari pernafasannya. Hasil USG: tampak gambaran

badai salju, DJJ (-)

Apakah faktor predidposisi yang menyebabkan kasus tersebut?

a)

Kehamilan anak pertama

b)

Mola Hidatidosa

c)

Bayi besar

d)

IUFD

6.

Ny. E umur 26 th ke BPM mengeluh sudah 2 bulan tidak menstruasi, perut bagian bawah nyeri dan mengeluarkan bercak warna coklat. Hasil pemeriksaan dalam belum ada pembukaan portio , nyeri goyang. PP test positif.

Diagnose yang tepat untuk Ny. E adalah…

a)

Molla hidatidosa

b)

Abortus incipiens

c)

Abortus imminens

d)

Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)

7.

Ny. A usia 28 tahun datang ke PMB mengaku hamil 12 minggu. Hasil pemeriksaan perut membesar sesuai usia kehamilan, TTV normal, tidak ada perdarahan, namun tidak terdengar DJJ.

Diagnosis yang tepat pada kasusu di atas adalah.....

a)

Blighted ovum

b)

Molla hidatidosa

c)

Abortus iminens

d)

Abortus habitualis

8.

Seorang perempuan, umur 23 tahun, G1P0A0 hamil 3 bulan datang ke BPM dengan

keluhan mual dan muntah yang sering sejak 1 minggu yang lalu. Hasil anamnesis: tidak

ada nafsu makan, kencing 3-5 kali sehari berwarna kuning pekat, BAB jarang. Hasil

pemeriksaan fisik: TD: 100/70 mm Hg, N: 100x/menit, S: 37,50C, P: 24 x/menit. Mata

cekung, sclera putih, Abdomen: TFU 3 jari di atas symfisis pubis, turgor kulit menurun.

Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Morning sickness

b)

Emesis Gravidarum

c)

Hiperemesis gravidarum tingkat I

d)

Hiperemesis gravidarum tingkat II

9.

Seorang perempuan, umur 22 tahun, G1P0A0 hamil 3 bulan datang ke RS dirujuk bidan

karena hiperemesis gravidarum tingkat II. Dokter memberikan advis pada kasus ini

untuk pemberian glukosa 5% dalam cairan garam fisiologis 2-3 liter perhari serta ibu

ditempatkan di ruang isolasi.

Apakah asuhan yang diberikan bidan pada kasus tersebut?

a)

Pemberian vitamin B1 dan B6

b)

Mencatat input dan output cairan ibu

c)

Menganjurkan ibu untuk makan sedikit tapi sering

d)

Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi jahe atau air soda

10.

Seorang perempuan, umur 34 tahun, G3P1A1 hamil 7 bulan datang ke BPM dengan

keluhan sering pusing sejak 2 minggu yang lalu. Hasil anamnesis: cepat lelah, pusing,

tidak suka makan daging dan sayuran. ANC jarang karena sibuk kerja di pabrik. Hasil

pemeriksaan fisik: TD: 100/70 mm Hg, N: 88x/menit, S: 36,8 0C, P: 20 x/menit.

Konjuntiva pucat, sclera putih, Abdomen: TFU 25 cm, puka, belum masuk pap. DJJ (+)

120x/menit teratur. Hb: 10 gr %.

Apa diagnosa potensial yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

IUGR, partus prematur, partus lama, gawat janin, perdarahan post partum

b)

IUGR, partus prematur, partus lama, IUFD, post partum blues

c)

IUFD, partus post matur, partus lama, gawat janin, perdarahan post partum

d)

IUGR, partus prematur, partus lama, gawat janin, solusio plasenta

11.

Seorang perempuan berusia19 tahun, hamil anak pertama 8 bulan,baru kontrol

pertama kali ke bidan. Mengeluh pusing, ibu tidak mempunyai riwayat hipertensi. Hasil pemeriksaan: TD 170/120 mmHg, TFU 30 cm, presentasi kepala, belum masuk PAP, DJJ 155 x/menit, protein urine +2,

Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus tersebut?

a)

Superimposed preeklamsi

b)

Hipertensi essensial

c)

Preeklamsi ringan

d)

Preeklamsi berat

12.

Seorang perempuan berusia 19 tahun, hamil anak pertama 8 bulan datang ke Polindes mengeluh pusing yang sangat hebat. Hasil pemeriksaan:TD 160/110 mmHg, TFU 30 cm, presentasi kepala, belum masuk PAP, DJJ 155 x/menit, protein urine +3. Bidan memutuskan untuk merujuk pasien ini ke RS

Bagaimana penanganan awal pada kasus tersebut?

a)

Memberikan MgSO4 20 % 2 gr secara IV selama 5 menit

b)

Memberikan MgSO4 20 % 4 gr secara IV selama 5 menit

c)

Memberikan MgSO4 20 % 6 gr secara IV selama 5 menit

d)

Memberikan MgSO4 40 % 2 gr secara IV selama 5 menit

13.

Seorang perempuan berusia 19 tahun, hamil sembilan bulan anak pertama, sedang

rawat inap di RS karena mengalami PEB dan mendapatkan terapi MgSO4 selama ± 16 jam. Hasil observasi pasien ditemukan: TD 90/70 mmHg, napas 12 x/menit, , DJJ 100x/menit, refleks patela negatif dan jumlah urin 10 cc dalam waktu 1 jam.

Apakah kondisi yang dialami klien pada kasus tersebut?

a)

Syok kardiogenik

b)

Intoksikasi MgSO4

c)

HELLP syndrom

d)

Eklampsia

14.

Seorang perempuan usia 34 tahun hamil anak ke empat datang ke BPM untuk

memeriksakan kehamilannya. Hasil pengkajian: sebelum hamil ia memiliki penyakit

hipertensi. Hasil pemeriksaan saat ini: TD 150/110 mmHg, nadi 80x/menit, suhu

36,7°C, pernapsan 24x/menit. Hasil pemeriksaan protein urin +2.

Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus tersebut?

a)

Hipertensi kronik

b)

Preeklamsia berat

c)

Hipertensi gestasional

d)

Hipertensi kronik dengan superimposed preeklamsia

15.

Seorang perempuan usia 30 tahun hamil anak ke dua, delapan bulan, datang ke BPM

untuk memeriksakan kehamilannya. Saat ini ibu tidak ada keluhan Hasil pengkajian:

sebelum hamil ia memiliki penyakit hipertensi. Hasil pemeriksaan saat ini: TD 150/110

mmHg, nadi 80x/menit, suhu 36,7°C, pernapsan 24x/menit. TFU: 28 cm, DJJ

182x/menit, ireguler. Hasil pemeriksaan protein urin (-).

Apakah asuhan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Memberikan MgSO4 20 % 4 gr disuntikan secara IV selama 5 menit

b)

Memantau pertumbuhan janin

c)

Terminasi kehamilan

d)

Rujuk segera ke RS