Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS Sejarah Indonesia Kelas XII

Total questions: 20

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu faktor penyebab munculnya ancaman disintegrasi bangsa di berbagai daerah adalah karena adanya Perbedaan. Berikut merupakan bentuk ancaman distegrasi yang disebabkan karena adanya perbedaan kepentingan adalah . . . .

a)

APRA Bandung, DI/TII Jawa Barat dan PKI Madiun 1948

b)

RMS, DI/TII Sulawesi Selatan, dan DI/TII Kalimantan Selatan

c)

PKI Madiun, DI/TII Aceh dan G30S/PKI 1965

d)

APRA, RMS dan Andi Aziz

e)

Andi Aziz, PKI Madiun dan DI/TII

2.

Pembentukan DI/TII Aceh dengan menginduk pada NII di bawah Kartosuwiryo dipicu oleh kekecewaan Daud Beureuh terhadap kebijakan pemerintah pusat, yakni . . . .

a)

menurunnya status Aceh dari Daerah Istimewa menjadi Karesidenan di bawah Sumatera Utara

b)

pemerintah lebih mendengar kaum adat dari pada kaum ulama dalam merumuskan masa depan Aceh

c)

penggunaan kekuatan militer besar-besaran untuk menumpas gerakan DI/TII di seluruh Jawa

d)

tidak mengizinkan Aceh untuk melakukan referendum untuk menentukan masa depannya sendiri

e)

inkompetensi pemerintah pusat dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi daerah pasca kemerdekaan

3.

Program pembangunan yang timpang di awal kemerdekaan Indonesia menyebabkan terjadinya pemberontakan di beberapa daerah. Pemberontakan yang disebabkan oleh faktor tersebut adalah ....

a)

Pemberontakan Andi Aziz

b)

Pemberontakan DII/TII Aceh

c)

Pemberontakan PKI Madiun

d)

Pemberontakan PRRI/Permesta

e)

Pemberontakan Republik Maluku Selatan

4.

Tokoh penggerak perlawanan PRRI terhadap pemerintah pusat adalah

a)

Moh Hatta

b)

Adam Malik

c)

Tan Malaka

d)

Raymond Westerling

e)

Syafruddin Prawiranegara

5.

Pemberontakan Republik Maluku Selatan dikategorikan sebagai gerakan Separatisme. Hal ini dikarenakan ….

a)

bekerjasama dengan pemerinhan colonial

b)

menentang kebijakan pemerintah pusat

c)

mendapat bantuan dari luar negeri

d)

sering melakukan pemberontakan

e)

ingin memisahkan diri dari NKRI

6.

Gerakan yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 menimbulkan perubahan besar pada keberlangsungan Negara Indonesia. Salah satu dampak yang timbul dari gerakan tersebut adalah ….

a)

Pergantian sistem demokrasi terpimpin menjadi demokrasi parlementer

b)

Dijalankannya program Reorganisasi dan Rasionalisasi

c)

Munculnya Supersemar

d)

Diumumkan Dwikora

e)

Pembubaran RIS

7.

Salah satu bukti keterlibatan bangsa asing dalam gerakan separatis PRRI/Permesta adalah ....

a)

ditemukannya pilot asing dalam pesawat PRRI/ Permesta yang jatuh tertembak

b)

peralatan tempur yang digunakan berasal dari negara asing

c)

ditemukannya dokumen kerjasama antara PRRI dengan negara asing

d)

tokoh-tokoh PRRI/Permesta adalah perwira-perwira TNI yang dilatih oleh negara asing

e)

pasca penumpasan PRRI/Permesta, tokoh-tokohnya banyak melarikan diri ke luar negeri

8.

Gerakan APRA di Jawa Barat dipelopori oleh ....

a)

Andi Aziz

b)

Raymond Westerling

c)

Anak Agung Gde Agung

d)

Kahar Muzakar

e)

Amir Syafruddin

9.

Gerakan separatis PRRI/Permesta dilakukan oleh perwira-perwira militer. Mereka membentuk dewan-dewan di wilayah Sumatera dan Sulawesi. Salah satu dewan yang dibentuk di wilayah Sulawesi adalah ....

a)

Dewan Banteng

b)

Dewan Gajah

c)

Dewan Garuda

d)

Dewan Manguni

e)

Dewan Pasopati

10.

Sebagian pemuda Indonesia sempat menjadi bagian dari pasukan yang didirikan oleh pemerintah kolonial. Setelah Indonesia merdeka, tidak semua pemuda tersebut turut dalam perjuangan justru ada yang memberontak. Pemberontakan di Bandung didalangi oleh pasukan yang berasal dari prajurit ....

a)

Heiho

b)

Kampetai

c)

NICA

d)

Peta

e)

KNIL

11.

1. Perhatikan data berikut ini!

1) Kabinet bersifat presidensial

2) Kabinet bersifat parlementer

3) Persaingan antarpartai politik yang saling menjatuhkan

4) Koalisi partai politik yang dibangun gampang pecah

5) Pemerintah membangun partai tunggal

Berdasarkan pernyataan di atas, penyebab jatuh bangunnya kabinet selama masa Demokrasi Liberal (1950-1959) berada pada pernyataan nomor...

a)

1, 2, dan 3

b)

2, 3, dan 4

c)

3, 4, dan 5

d)

1, 3, dan 5

e)

1, 2, dan 4

12.

Setiap kabinet yang berkuasa pada masa demokrasi liberal mempunyai program. Masalah yang selalu menjadi program setiap Kabinet pada masa Demokrasi Liberal adalah

a)

Penyelesaian Konflik Angkatan darat

b)

Pembangunan Lima Tahun

c)

Pelaksanaan Pemilihan Umum

d)

Pengembalian Irian Barat ke Republik Indonesia

e)

Pembentukan Partai Politik

13.

Pada 26 April 1951 secara resmi Kabinet Soekiman diumumkan. Salah satu program kerjanya yaitu mempercepat persiapan pemilu dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta memasukan Irian barat kedalam wilayah RI secepatnya. Kabinet ini hanya bertahan selama sepuluh bulan. Kabinet Sukiman jatuh dikarenakan kasus penandatanganan MSA (Mutual Security Act). Hubungan antara penandatanganan MSA dengan kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah….

a)

Penandatanganan MSA merupakan wujud dari penerapan politik bebas aktif

b)

Dengan penandatanganan tersebut Indonesia dianggap condong ke blok timur

c)

Politik bebas aktif Indonesia tidak dapat sejalan dengan bantuan ekonomi MSA

d)

Penandatanganan MSA dipandang telah melanggar politik bebas aktif Indonesia

e)

Sukiman dianggap kurang tegas dalam menerapkan politik bebas aktif dengan penandatanganan MSA

14.

Kabinet yang jatuh berkaitan dengan peristiwa Tanjung Morawa terjadi pada masa

pemerintahan Kabinet …

a)

Ir Djuanda

b)

Ali sastroamijoyo

c)

Sukiman

d)

Natsir

e)

Wilopo

15.

Gagasan Soemitro dalam wujud pencanangan Rencana Urgensi Perekonomian ( RUP ) yang disebut Plan Soemitro lalu dikenal sebagai Program Benteng. Pada masa pemerintahan kabinet...

a)

Sukiman

b)

Wilopo

c)

Mohammad Natsir

d)

Ali Sastroamidjojo

e)

Djuanda

16.

Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. Kurun waktu pelaksanaan Demokrasi Liberal adalah tahun....

a)

1945-1949

b)

1949-1950

c)

1950-1959

d)

1959-1965

e)

1965-1998

17.

Peristiwa Tanjung Morawa yang terjadi pada 16 Maret 1953 adalah ...

a)

konflik antara militer dan pemerintahan

b)

pemerintahan tandingan yang dibuat di luar Jawa

c)

konflik perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara

d)

perdebatan tentang hasil perjanjian Renville

e)

Sengketa tanah yang terjadi di Sulawesi Utara

18.

pemilu 1955 dilaksanakan dua tahap, yakni untuk memilih ...

a)

DPR dan Badan Konstituante

b)

DPR dan MPR

c)

DPRS dan Badan Konstituante

d)

DPAS dan Kabinet Kerja

19.

Latar belakang jatuhnya Kabinet Natsir adalah ....

a)

akibat mosi tidak percaya mengenai PP No 39 tahun 1950 mengenai pemilihan DPRD

b)

akibat mosi tidak percaya mengenai pemulihan kondisi ekonomi

c)

sering mendapatkan kritik dan kecaman dari pihak oposisi

d)

akibat mosi tidak percaya tentang krisis moneter

e)

gagal dalam upaya memulihkan kondisi keamanan

20.

Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....

a)

UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen

b)

presiden hanya sbegai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri

c)

setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen

d)

kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen

e)

secara konstitusional tugas presdien hanya sebagai kepala negara