Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH 1 PPKn Kelas X KOSP

Total questions: 20

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Kekalahan Belanda atas Jepang dalam perang Asia Timur Raya menyebabkan bangsa Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda menuju ke penjajahan Jepang. Jepang dapat menguasai wilayah Indonesia setelah Belanda menyerah di Kalijati, Subang, Jawa Barat pada tanggl … .

a)

2 Maret 1942

b)

8 Maret 1942

c)

18 Maret 1942

d)

29 Maret 1942

e)

29 April 1942

2.

Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan / BPUPK) diketuai oleh …. .

a)

Raden Pandji Soeroso

b)

Soekarno

c)

Otto Iskandardinata

d)

KRT Radjiman Wedyodiningrat

e)

Soepomo

3.

Pidato Soepomo dalam sidang pertama BPUPK pada 31 Mei 1945. Ia merupakan tokoh penting dalam merumuskan dasar negara. Dasar Negara yang dikemukannya adalah  … .

a)

(1) Ketuhanan, (2) Kekeluargaan, (3) Keseimbangan lahir dan batin, (4) Musyawarah, (5) Keadilan rakyat

b)

1) Persatuan, (2) Kemanusiaan, (3) Keseimbangan lahir dan batin, (4) Musyawarah, (5) Keadilan rakyat

c)

(1) Persatuan, (2) internasionalisme, (3) Keseimbangan lahir dan batin, (4) Musyawarah, (5) Keadilan rakyat

d)

(1) Persaudaraan, (2) Kekeluargaan, (3) Keseimbangan lahir dan batin, (4) Musyawarah, (5) Kebudayaan

e)

(1) Persatuan, (2) Kekeluargaan, (3) Keseimbangan lahir dan batin, (4) Musyawarah, (5) Keadilan rakyat

4.

Istilah Pancasila philosophische grondslag berasal dari bahasa Belanda, sebuah terminologi yang sudah dipahami oleh anggota BPUPK. Kata philosophische bermakna filsafat, sementara grondslag berarti … .

a)

norma dasar

b)

konvesi

c)

norma masyarakat

d)

norma negara

e)

konstitusi

5.

BPUPK ini melaksanakan 2 kali yaitu sidang pertama pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 membahas tentang Dasar Negara, sedang siding kedua pada tanggal 10-17 Juli 1945 membahas tentang … .

a)

Bentuk pemerintahan

b)

Bentuk negara

c)

Rancangan Undang-Undang Dasar

d)

Rancangan Undang-Undang Khusus

e)

Rancangan Undang-Undang Publik

6.

Menurtut Soekarno Pancasila atau lima prinsip tersebut dapat diperas menjadi trisila atau tiga prinsip, yaitu … .

a)

sosio-nasionalis, musyawarah, dan Ketuhanan

b)

sosio-internasionalis, sosio-demokratik, dan Ketuhanan

c)

persatuan, sosio-demokratik, dan Ketuhanan

d)

sosio-nasionalis, sosio-demokratik, dan Ketuhanan

e)

kemanusiaan, sosio-demokratik, dan Ketuhanan yang berkebudayaan

7.

Terdapat 5 orang yang merangkap dalam dua kepanitiaan yaitu panitia delapan dan panitia Sembilan sekaligus, yaitu … .

a)

Soekarno, Sutardjo, KH. Wachid Hasjim, Moh. Hatta, dan Ki Bagus Hadikusumo

b)

Soekarno, Moh. Yamin, KH. Wachid Hasjim, Moh. Hatta, dan Maramis

c)

Sutardjo, Moh. Yamin, KH. Wachid Hasjim, Moh. Hatta, dan Ki Bagus Hadikusumo

d)

Soekarno, Moh. Yamin, Ki Bagus Hadikusumo, Moh. Hatta, dan Maramis

e)

Soekarno, Moh. Yamin, KH. Wachid Hasjim, Ki Bagus Hadikusumo, dan Maramis

8.

Pancasila dijadikan tolok ukur tentang baik dan buruk dan benar salahnya sikap, perbuatan dan tingkah laku bangsa Indonesia berarti Pancasila sebagai …..

a)

ideologi Negara

b)

dasar hokum

c)

sumber tertib hukum

d)

sumber hukum

e)

sumber nilai

9.

Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. Hal ini sejalan dengan pengalaman sila ke …..         

a)

satu

b)

dua

c)

tiga

d)

empat

e)

lima

10.

Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain, ini sesuai dengan sila ke …..

a)

satu

b)

dua

c)

tiga

d)

empat

e)

lima

11.

Bukti Pancasila merupakan paradigma dalam kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut kecuali …..

a)

dasar dari pembangunan nasional

b)

dasar perilaku dalam pembangunan nasional

c)

ideologi bangsa

d)

tujuan pembangunan nasional

e)

memberikan ide / arah

12.

Sebagai warga negara yang baik kita harus berperilaku sesuai dengan nilai Pancasila agar …..

a)

terciptanya manusia Indonesia seutuhnya

b)

terlindungi segenap bangsa Indonesia

c)

stabilitas manusia Indonesia seutuhnya

d)

pembangunan nasional statis

e)

menghasilkan suatu bangsa yang baik dan sejahtera

13.

Perilaku dibawah ini yang menunjukkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah adalah…..

a)

menjaga kerukunan antar warga

b)

masing-masing anggota keluarga melaksanakan tanggung jawabnya

c)

berlaku adil terhadap pembantu

d)

kegiatan lingkungan hidup

e)

sesama peserta didik saling menghargai

14.

Di bawah ini yang merupakan arti keterbukaan pancasila adalah …..

a)

tidak mampu melakukan realisasi

b)

selalu memandang masa lalu

c)

nilai-nilainya bersifat statis

d)

mampu berkembang secara dinamis

e)

sikap perilaku bangsa jadi selalu tertutup

15.

Kita harus selalu waspada terhadap paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 seperti liberal, komunis karena …..

a)

tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia

b)

paham tersebut bukan milik bangsa Indonesia

c)

tidak sesuai dengan keinginan rakyat Indonesia

d)

paham negara RI adalah ideologi pancasila

e)

paham tersebut hanya cocok di negara-negara ASEAN

16.

Memberikan makan kepada tetangga, yang berlangsung dan mengharmoniskan pemeluk Islam dan Hindu di Bali dinamakan … .

a)

Ngaben

b)

Subak

c)

Ngejot

d)

Pendet

e)

Ngorot

17.

Di bawah ini merupakan pengaruh negatif dari teknologi informasi atau media sosial yang tidak sesuai dengan Pancasila dan tradisi kita, kecuali … .

a)

penyebaran hoaks

b)

ujaran kebencian

c)

intoleransi

d)

iklan suatu produk

e)

radikalisme

18.

Negara berdasar atas Ketuahan Yang Maha Esa. Pernyataan ini adalah bunyi pasal . . . UUD 1945.

a)

28

b)

pasal 29 ayat (2)

c)

pasal 29 ayat (1)

d)

pasal 30 ayat (1)

e)

pasal 31 ayat (1)

19.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata gotong royong bermakna … .

a)

pembagian kerja yang adil

b)

bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu)

c)

Bekerja keras

d)

Sinergi dalam bekerja

e)

Saling tergantung dalam pekerjaan

20.

Bagi bangsa Indonesia, gotong royong tidak hanya bermakna sebagai perilaku, tetapi berperan pula sebagai nilai-nilai moral,  artinya … .

a)

bahwa gotong royong senantiasa ada di masyarakat Indonesia

b)

bahwa gotong royong senantiasa menjadi kewajiban dan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam beragam bentuk

c)

bahwa kerjasama merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam beragam bentuk

d)

bahwa gotong royong senantiasa menjadi kebutuhan dalam kehidupan yang beragam

e)

bahwa gotong royong senantiasa menjadi pedoman perilaku dan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam beragam bentuk