wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

K3Promkes10

Total questions: 15

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Perjalanan sejarah promosi kesehatan selain yang terjadi di Indonesia juga di dunia. Tercatat di dunia terdokumentasi mulai dari deklarasi Alma Ata, Ottawa Charter, Jakarta, Bangkok, Vancouver dan lain-lain. Salah satu hasil deklarasi adalah menghasilkan strategi utama dalam pencapaian Kesehatan Bagi Semua (Health For All ) melalui pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care). Dimana stategi tersebut dihasilkan?

a)

Jakarta

b)

Bangkok

c)

Alma Ata

d)

Vancouver

e)

Ottawa Charter

2.

Dalam pencapaian kesehatan bagi semua (health for all) melalui pelayanan kesehatan dasar. Upaya tersebut dilakukan melalui: penyuluhan kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, pemberantasan penyakit (menular dan tidak menular), kesehatan keluarga dan reproduksi, perbaikan gizi masyarakat dan pelayanan kesehatan. Apa sebutan dari semua upaya tersebut?

a)

Basic six

b)

Health for all

c)

Pelayanan kesehatan

d)

Pelayanan kesehatan dasar

e)

Pelayanan kesehatan terpadu

3.

Dalam pencapaian kesehatan bagi semua (health for all) melalui pelayanan kesehatan dasar. Apa upaya pertama yang dilakukan dalam pencapaian kesehatan bagi semua tersebut?

a)

penyuluhan kesehatan masyarakat

b)

kesehatan lingkungan

c)

pemberantasan penyakit

d)

kesehatan keluarga dan reproduksi

e)

perbaikan gizi masyarakat

4.

Piagam Ottawa, merumuskan pengertian Promosi Kesehatan sebagai “Proses yang memungkinkan individu atau kelompok mengendalikan dan memperbaiki kesehatannya”. Salah satu upaya promkes yang harus diwujudkan adalah penyusunan tata ruang, penyusunan dokumen AMDAL terhadap pembangunan laboratorium, hotel, jalan tol dan lain-lain. Apa upaya promkes yang sesuai dengan kasus tersebut?

a)

Kebijakan Berwawasan Kesehatan

b)

Lingkungan yang mendukung

c)

Reorientasi Pelayanan Kesehatan

d)

Keterampilan Individu

e)

Gerakan hidup sehat

5.

Deklarasi Jakarta. Konferensi dilaksanakan di Jakarta, Indonesia pada 21-25 Juli 1997 dengan tema “Pemeran Baru pada Era Baru atau New Player for a  New Era”. Menghasilkan pendekatan-pendekatan baru dalam promosi kesehatan. Perkembangan dari Promkes  dengan pendekatan tatanan di indonesia diaplikasikan dalam bentuk persalinan di tolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi ASI ekslusif, menimbang balita setiap bulan. Apa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang sesuai dari kasus tersebut?

a)

PHBS di rumah tangga

b)

PHBS di institusi pendidikan

c)

PHBS di tempat kerja

d)

PHBS di tempat umum

e)

PHBS di fasilitas pelayanan kesehatan

6.

Sebelum istilah promosi kesehatan diperkenalkan, masyarakat lebih mengenalnya dengan istilah:

a)

Pendidikan

b)

Penyuluhan

c)

Pendidikan Kesehatan

d)

Penyuluhan Kesehatan

e)

Pendidikan dan pelatihan kesehatan

7.

Untuk melahirkan perilaku yang menguntungkan kesehatan atau mengubah perilaku yang tidak menguntungkan menjadi perilaku yang menguntungkan kesehatan.  Upaya intervensi perubahan perilaku sehat dapat dilakukan dalam bentuk peraturan, tekanan dan sanksi. Apakah bentuk upaya intervensi tersebut?

a)

Tekanan (enforcement)

b)

Edukasi (education)

c)

Promosi Kesehatan

d)

Pendidikan kesehatan

e)

Penyuluhan kesehatan

8.

Untuk melahirkan perilaku yang menguntungkan kesehatan atau mengubah perilaku yang tidak menguntungkan menjadi perilaku yang menguntungkan kesehatan.  Upaya intervensi perubahan perilaku sehat dapat dilakukan melalui persuasi, himbauan, ajakan, kesadaran dan lain-lain.  Apakah bentuk upaya intervensi tersebut?

a)

Tekanan (enforcement)

b)

Edukasi (education)

c)

Promosi Kesehatan

d)

Pendidikan kesehatan

e)

Penyuluhan kesehatan

9.

Untuk melahirkan perilaku yang menguntungkan kesehatan atau mengubah perilaku yang tidak menguntungkan menjadi perilaku yang menguntungkan kesehatan.  Upaya intervensi perubahan perilaku sehat dapat dilakukan melalui upaya-upaya untuk melahirkan atau mengubah perilaku yang bersifat “sukarela”, yakni melalui pendidikan kesehatan, dan Upaya-upaya yang bersifat “memaksa” melalui peraturan dan penciptaan lingkungan. Apakah bentuk upaya intervensi tersebut?

a)

Tekanan (enforcement)

b)

Edukasi (education)

c)

Promosi Kesehatan

d)

Pendidikan kesehatan

e)

Penyuluhan kesehatan

10.

Untuk melahirkan perilaku yang menguntungkan kesehatan atau mengubah perilaku yang tidak menguntungkan menjadi perilaku yang menguntungkan kesehatan dibidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) maka dikeluarkanlah Undang-Undang nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3, dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja yang mengatur dokter, paramedic dan anggota SMK3 mengikuti pelatihan Hiperkes. Apakah bentuk upaya intervensi tersebut?

a)

Tekanan (enforcement)

b)

Edukasi (education)

c)

Promosi Kesehatan

d)

Pendidikan kesehatan

e)

Penyuluhan kesehatan

11.

Secara umum, tujuan Promosi kesehatan adalah

a)

merubah pola hidup seseorang

b)

meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

c)

memotivasi masyarakat untuk datang ke pelayanan kesehatan

d)

mengubah prilaku individu/masyarakat dibidang kesehatan

e)

menurunkan angka kematian dan angka kesakitan

12.

Mendorong kebiasaan berolah raga, merupakan contoh tujuan intervensi perilaku promosi kesehatan. Apakah tujuan intervensi tersebut?

a)

mencegah menurunnya perilaku positif bagi kesehatan

b)

meningkatkan perilaku positif bagi kesehatan

c)

mencegah meningkatnya perilaku negatif bagi kesehatan

d)

mengurangi perilaku negatif bagi kesehatan

e)

mencegah perilaku yang menimbulkan penyakit bagi kesehatan

13.

Apa singkatan dari PKMD?

a)

Program Ketahanan Masyarakat Dunia

b)

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa

c)

Program Kesehatan Masyarakat Desa

d)

Program Ketahanan Masyarakat Desa

e)

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Dunia

14.

Pencegahan pemaparan bahan kimia ke tubuh, dapat dilakukan melalui pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu upaya pengendalian potensi bahaya yang ditemukan di tempat kerja. Apa upaya yang paling effektif dalam pengendalian risiko keselamatan tersebut?

a)

Eliminasi

b)

Substitusi

c)

Pengendalian teknik

d)

Pengendalian administrasi

e)

APD

15.

Pencegahan pemaparan bahan kimia ke tubuh, dapat dilakukan melalui pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu upaya pengendalian potensi bahaya yang ditemukan di tempat kerja. Apa upaya yang kurang effektif dalam pengendalian risiko keselamatan tersebut?

a)

APD

b)

Eliminasi

c)

Substitusi

d)

Pengendalian teknik

e)

Pengendalian administrasi