wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ukom lokal

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pemakai kacamata datang ke sebuah optikal, dengan ukuran ODS S-3.00

Add +2.00

Berapakah ukuran kacamata baca pada kasus tersebut ?

a)

-3.00

b)

-2.00

c)

-1.00

d)

+1.00

e)

+2.00

2.

Seorang pemakai kacamata datang ke sebuah optikal, dengan ukuran ODS S+3.00

Add +2.00

Berapakah ukuran kacamata baca pada kasus tersebut ?

a)

+3.00

b)

+5.00

c)

+2.00

d)

+1.00

e)

+4.00

3.

Seorang pemakai kacamata datang ke sebuah optikal, dengan ukuran ODS S-1.00 C-1.00

Add +1.00

Berapakah ukuran kacamata baca pada kasus tersebut ?

a)

S+2.00

b)

S+2.00 C-1.00

c)

S+1.00 C-1.00

d)

C+1.00

e)

C-1.00

4.

 

Pemeriksaan dilakukan terhadap COA klien. Didapatkan hasil pemeriksaan adanya cairan nanah dalam COA klien

Apakah yang dimaksud dengan kelainan klien tersebut?

a)

Trikhiasis

b)

Hyphema

c)

Ptosis

d)

Chalazion

e)

Hordeolum

5.

 

Pemeriksaan dilakukan terhadap COA klien. Didapatkan hasil pemeriksaan adanya cairan darah dalam COA klien

Apakah yang dimaksud dengan kelainan klien tersebut?

a)

Trikhiasis

b)

Hyphema

c)

Ptosis

d)

Chalazion

e)

Hordeolum

6.

Seorang klien sedang diperiksa kelainan refraksi astigmat yang menggunakan tehnik Fogging, maka pasien setelah diberikan koreksi lensa sferis terbaik kemudian ditambahkan lensa pengabur/fogging berupa lensa plus maksimal sampai dengan Sph +3.00. Pasien diminta untuk melihat garis kipas (clock dials).

Apakah koreksi lensa selanjutnya yang akan diberikan pada kasus diatas?

a)

Cyl plus

b)

Spheris plus

c)

Spheris minus

d)

Prisma

e)

Cyl minus

7.

Seorang Refraksionis Optisien melakukan tahapan pemeriksaan titik akhir monokuler dengan metode duochrome test pada pasien.

Apakah instruksi yang diberikan kepada pasien dalam pemeriksaan ini?

a)

Manakah yang lebih jelas warna merah atau warna hijau.?

b)

Bandingkan, lebih jelas mana warna merah atau warna hijau

c)

Manakah yang lebih jelas lingkaran putih pada warna merah atau warna hijau?

d)

Manakah yang lebih jelas lingkaran merah atau lingkaran hijau

e)

Bandingkan, lebih jelas mana lingkaran hitam pada latar warna merah atau warna hijau

8.

Seorang klien berumur 33 tahun mengeluh kabur dalam kegiatan membaca dekat, setelah diperiksa secara subyektif dihasilkan pemeriksaan ODS plano Add +100.

Apakah yang dialami pasien pada kasus tersebut?

a)

Hypermetropia

b)

Presbyopia dini

c)

Myopia

d)

Astigmatismus

e)

Heterophoria

9.

Seorang pemakai kacamata datang ke sebuah optikal, dengan ukuran

ODS S-1.00 C-1.00x90

Add +2.00

Berapakah ukuran kacamata baca pada kasus tersebut ?

a)

S-2.00 C-1.00x90

b)

S+1.00

c)

S+1.00 C-1.00x90

d)

S+2.00

e)

S+2.00 C-1.00x90

10.

Seorang pemakai kacamata datang ke sebuah optikal, dengan ukuran

ODS S+1.00 C-1.00x90

Add +2.00

Berapakah ukuran kacamata baca pada kasus tersebut ?

a)

S+3.00 C-1.00x90

b)

S+1.00

c)

S+1.00 C-1.00x90

d)

S+2.00

e)

S+2.00 C-1.00x90

11.

 

Pada tataran integrative terdapat beberapa kelainan penglihatan binokuler., Salah satu diantaranya adalah adanya perbedaan besar bentuk bayangan di retina akibat anisometropia. Perbedaan besar bentuk bayangan di retina ini jika tidak dikelola dengan baik akan berpotensi menimbulkan gangguan penglihatan binokuler.

Apakah nama kelainan penglihatan binokuler tersebut ?

a)

Anisekonia

b)

Anisometropia

c)

Antimetropia

d)

Trikhiasis

e)

Tropia

12.

Seorang klien umur 21 tahun datang ke optik dengan keluhan penglihatan jauhnya buram. Setelah dilakukan anamnesa, optometris melakukan pemeriksaan refraksi subjektif dan didapati hasil refraksi mata kanan adalah S +2.50. Ketika dilakukan pemeriksaan titik akhir monokuler menggunakan red and green test, klien melihat objek dengan latar belakang berwarna hijau lebih hitam dibanding objek dengan latar belakang berwarna merah

Berapakah ukuran yang akan diberikan kepada klien pada kasus tersebut?

a)

+3.00

b)

+2.00

c)

+2.25

d)

+2.50

e)

+2.75

13.

Seorang anak laki laki berumur 15 tahun, mengeluh penglihatannya buram untuk melihat jauh. Saat diperiksa didapatkan hasil kelainan refraksi sebagai berikut: OD S-1.00 C+0.50 x180 dan OS - 0.50 C+0.75 x 180.

Apakah diagnosa kelainan refraksi pada mata kanan anak tersebut?

a)

Astigmatisme Mixtus

b)

Astigmatisme Miopicus Simplex

c)

Astigmatisme Hipermetropia Simplex

d)

Astigmatisme Miopicus Compositus

e)

Astigmatisme Hipermetropia Compositus

14.

Seorang klien laki laki berumur 50 tahun datang ke optik dengan keluhan membaca koran tulisan tidak terbaca dengan jelas, jadi harus sedikit dijauhkan objek bacanya baru terlihat jelas, sedangkan untuk melihat objek yang jauh letaknya tidak ada masalah

Apakah yang perlu dilakukan terhadap kepada klien tersebut ?

a)

Menanyakan apakah bapak pernah memakai kacamata baca ?

b)

Menanyakan berapa usia bapak sekarang ?

c)

Menanyakan apa pekerjaan bapak

d)

Menanyakan apakah bapak sering mengalami seperti ini ?

e)

Menanyakan sudah berapa lama bapak begini ?

15.

Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun, keluhan pengliatan jauh buram. Pada saat pemeriksaan menggunakan duochrome tes, klien melihat obyek diwarna merah tampak lebih jelas, dibanding diwarna hijau.

Apakah jenis kelainan refraksi yang diderita klien pada kasus tersebut ?

a)

Myopia

b)

Hypermetropia

c)

Astigmatismus

d)

Tropia

e)

Phoria

16.

Seorang klien berumur 36 tahun, keluhan pengliatan jauh buram. Pada saat pemeriksaan menggunakan duochrome tes, klien melihat obyek diwarna hijau tampak lebih jelas, dibanding diwarna merah.

Apakah jenis kelainan refraksi yang diderita klien pada kasus tersebut ?

a)

Myopia

b)

Hypermetropia

c)

Astigmatismus

d)

Tropia

e)

Phoria

17.

Seorang klien mengeluh dengan penglihatan jauhnya, sering merasa pusing dan berat di bagian tengkuk serta kalau melihat harus sedikit memiringkan kepalanya, sehingga merasa tidak nyaman.

Apakah Kelainan yang diderita pada kasus tersebut ?

a)

Astigmatismus

b)

Hypermetropia

c)

Myopia

d)

Presbyopia

e)

Emmetropia

18.

Seseorang berusia 25 tahun sedang diperiksa oleh seorang RO. Dari hasil koreksi visus monokuler terbaik didapatkan data sbb: VOD 6/15 S–1.00 = 6/6, VOS 3/60 S–4.50 = 6/6, dan baru pertama kali menggunakan kacamata.

Apakah uji yang harus dilakukan selanjutnya seorang RO untuk kasus tersebut?

a)

Uji batang maddox

b)

Cover un cover

c)

Alternating cover test

d)

Worth Four Dot Test

e)

Cover test

19.

Seorang klien laki-laki berumur 56 tahun, keluhan pengliatan jauh buram. Pada saat pemeriksaan menggunakan duochrome tes, klien melihat obyek diwarna hijau tampak lebih jelas, dibanding diwarna hijau.

Apakah jenis kelainan refraksi yang diderita klien tersebut ?

a)

Hypermetropia

b)

Presbyopia

c)

Astigmatismus

d)

Phoria

e)

Myopia

20.

 Pemeriksaan kondisi mata untuk mengetahui ada tidaknya buta warna pada seseorang klien pada pemeriksaan pendahuluan

Apakah nama jenis pemeriksaan mata tersebut?

a)

Isihara

b)

Lapang pandang

c)

COver test

d)

Tonometri

e)

Visus balance

21.

Seorang klien perempuan berumur 34 tahun memerlukan koreksi penglihatan C – 1.00 X 90 pada mata kanannya.

Apakah jenis astigmat yang diderita klien tersebut?

a)

Astigmatismus Myopicus Symplex Againts The Rule.

b)

Astigmatismus Myopicus Symplex With The Rule.

c)

Astigmatismus Myopicus Compositus With The Rule.

d)

Astigmatismus Myopicus Compositus Againts The Rule.

e)

Astigmatismus Hypermetropicus Compositus Oblique.

22.

Seorang anak dengan usia 6 tahun menderita kelainan refraksi dengan hasil refraksi subyektifnya sebagai berikut : Avod : S – 2.50 : Cyl – 1.75 axis 90 5/5 Avos : S – 8.50 : Cyl – 3.00 axis 90 5/60 PD : 54

Apakah Diagnosa kelainan penglihatan binokuler pada kasus tersebut?

a)

Myopia

b)

Astigmatisme

c)

Ametropia

d)

Astigmatismus myopicus compositus

e)

Amblyopia

23.

Mahasiswa Arsitektur semester 2 umur 20 tahun datang ke optik anda mengeluh kalau membuat tugas menggambar sketsa bangunan berupa garis garis mata mudah lelah dan ngantuk disertai pusing. Kemudian tidak bisa melanjutkan membuat tugasnya.

Apakah upaya pertanyaan lebih lanjut dari mahasiswa pada kasus tersebut?

a)

Menanyakan apakah anda mempunyai sakit gigi ?

b)

Menanyakan apakah anda mempunyai radang sinus ?

c)

Menanyakan apakah garis garis yang sama besar yang anda buat horisontal, vertikal dan miring tampak sama jelas ?

d)

Menanyakan apakah garis garis yang anda buat sama besar tampak sama jelas ?

e)

Menanyakan apakah anda pusing tangan tak dapat digerakkan dengan sempurna ?

24.

Seorang klien perempuan berusia 18 tahun datang kepada saudara dengan keluhan penglihatannya buram. Setelah dilakukan pemeriksaan refraksi ternyata pasien menderita astigmat tinggi pada kedua mata dan tajam penglihatan tidak optimal (6/10) dan belum pernah memakai kacamata.

Apakah diagnosa dari kelainan pada mata pasien pada kasus tersebut ?

a)

Ambliopia

b)

Presbiopia

c)

Aniseikonia

d)

Anisometropia

e)

Foria

25.

Seorang klien pelajar SMA kelas 1 mempunyai keluhan bila duduk di bangku paling belakang sulit membaca tulisan di papan tulis. Saat diuji dengan Red and Green Test, hasilnya dia melihat obyek pada warna dasar hijau lebih hitam dibanding obyek pada warna dasar merah.

Apakah jenis kelainan refraksi pada kasus tersebut?

a)

Myopia

b)

Astigmat

c)

Hypermetropia

d)

Emetropia

e)

Presbyopia

26.

Seorang klien laki – laki berusia 43 tahun dengan pekerjaan petani, tidak pernah sekolah (buta huruf) ingin memeriksakan matanya di optik agar bisa membaca Al-qur'an.

Apakah jenis optotype yang paling tepat digunakan klien pada kasus tersebut?

a)

Albini

b)

Landolt

c)

Straubb

d)

Gambar

e)

E Chart

27.

Seorang RO melakukan pemeriksaan refraksi binokuler pada klien berusia 40 tahun. Pada pemeriksaan tersebut, seorang RO memberikan lensa S+0.25 secara bersamaan pada trial frame klien.

Apakah teknik pemeriksaan pada kasus tersebut?

a)

Uji Decoration Cake

b)

Uji Neutral Density Filter

c)

Uji Prefential Looking

d)

Uji Duke Elder Test

e)

Uji Optokinetic Nystagmus

28.

Koreksi penuh anisometropia pada anak-anak diperlukan agar mata mendapatkan bayangan terjelas pada retina dan menstimulasi penglihatan binokuler.

Apakah dampak yang terjadi jika koreksi penuh tidak dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Ambliopia

b)

Antimetropia

c)

Astigmatisma

d)

Aniseikonia

e)

Astenopia

29.

Seorang klien berumur 42 tahun, datang ke optik dengan keluhan setahun terakhir penglihatannya buram. Pada pemeriksaan tajam penglihatan menunjukan pada mata kanan hanya dapat membaca huruf pada baris angka 6 meter dan mata kiri 9 meter. Jarak antara klien dengan kartu Snellen terukur 6 meter.

Berapakah visus masing-masing kedua mata klien tersebut?

a)

Kanan: 6/6 dan kiri: 6/9

b)

Kanan: 6/6 dan kiri: 6/15

c)

Kanan: 6/6 dan kiri: 6/12

d)

Kanan: 6/6 dan kiri: 6/7.5

e)

Kanan: 6/6 dan kiri: 6/6

30.

Seorang klien yang mengalami ambliopia atau mata malas perlu penanganan dengan terapi oklusi yaitu menutupi salah satu matanya yang mempunyai tajam penglihatan yang lebih baik.

Apakah tujuan dari terapi tersebut?

a)

Mencegah terjadinya derajat ambliopia yang lebih parah

b)

Merangsang komponen penglihatan mata ambliopia agar mempunyai fungsi yang lebih baik karena mata yang fungsinya lebih baik ditutup

c)

Mengembalikan fungsi penglihatan mata ambliopia yang sebelumnya tidak ada keluhan

d)

Melumpuhkan akomodasi pada mata yang lebih baik fungsinya agar yang bekerja adalah mata yang ambliopia

e)

Menurunkan fungsi penglihatan mata yang lebih baik penglihatannya agar tidak jauh berbeda dengan mata yang malas

31.

Seorang RO melakukan pemeriksaan refraksi subyektif dengan hasil refraksi adalah OD S-2.00 dengan usia 50 tahun

Berapakah ukuran lensa koreksi baca yang dibutuhkan pada kasus tersebut?

a)

Plano

b)

+0.50

c)

S+1.00

d)

S+2.00

e)

S+3.00

32.

Seorang optometris melakukan pemeriksaan refraksi subyektif dengan hasil refraksi adalah OD S-1.00 dengan usia 50 tahun

Berapakah ukuran lensa koreksi baca yang dibutuhkan pada kasus tersebut?

a)

plano

b)

+0.50

c)

S+1.00

d)

S+2.00

e)

S+3.00

33.

Seorang RO melakukan pemeriksaan refraksi subyektif pada seorang klien berusia 35 tahun, dengan hasil pemeriksaan refraksi OD S-1.00 C +0.50 x 180 6/6, OS S-1.25 C+1.00 x180 6/6.

Apakah Jenis status refraksi pasien tersebut?

a)

Astigmatismus Myopicus Compositus

b)

Astigmatismus Mixtus

c)

Astigmatismus Myopicus Symplex

d)

Astigmatismus Hypermetropicus Symplex

e)

Astigmatismus Hypermetropicus Compositus

34.

Seorang klien digali informasinya secara lengkap masalah penglihatannya. Hal ini digunakan sebagai acuan dalam langkah pemeriksaan selanjutnya.

Apa Tahap Pelayanan Refraksi pada kasus tersebut?

a)

Anamnesa

b)

Pemeriksaan Penglihatan Binokuler

c)

Diagnosa dan Tata Laksana

d)

Pemeriksaan Pendahuluan

e)

Pemeriksaan Refraksi

35.

Klien berusia 60 tahun, datang ke poli mata dengan keluhan mata kanan penglihatannya buram. Pada pemeriksaan tajam penglihatan menunjukan mata kanannya hanya dapat menghitung jari sampai jarak 1 meter.

Berapakah visus mata kanan klien pada kasus tersebut?

a)

1/5

b)

1/6

c)

1/15

d)

1/30

e)

1/60

36.

Seorang RO melakukan pemeriksaan refraksi subyektif pada klien berusia 50 tahun, dengan hasil pemeriksaan OD S-0.50 6/6 OS S-1.00 6/6. Tanpa ada riwayat penyakit pada klien tersebut.

Berapakah kacamata baca klien tersebut 3 tahun kemudian?

a)

OD S+2.00 OS S+2.00

b)

OD S+1.75 OS S+1.25

c)

OS S+1.50 OS S+1.50

d)

OD S+1.50 OS S+1.00

e)

OD S+1.75 OS +1.50

37.

Seorang RO melakukan pemeriksaan refraksi subyektif pada klien berusia 50 tahun, dengan hasil pemeriksaan

OD S-0.50 6/6

OS S-1.00 6/6.

Tanpa ada riwayat penyakit pada klien tersebut.

Berapakah kacamata baca klien pada kasus tersebut?

a)

OD S+2.00 OS S+2.00

b)

OD S+1.75 OS S+1.25

c)

OS S+1.50 OS S+1.50

d)

OD S+1.50 OS S+1.00

e)

OD S+1.75 OS +1.50

38.

Seorang pasien perempuan berusia 45 tahun datang dengan keluhan penglihatan dekatnya buram. Setelah dilakukan pemeriksaan refraksi ternyata pasien visus jauhnya 6/6.

Apakah kondisi pada mata pasien tersebut?

a)

Anisometropia.

b)

Ambliopia.

c)

Presbiopia.

d)

Aniseikonia.

e)

Foria.

39.

Dari hasil koreksi visus monokuler terbaik didapatkan data sbb: VOD 6/15 S–1.00 = 6/6 dan VOS 6/20 S-1.25 = 6/6. Kemudian dilakukan Uji Tutup Bergantian (Alternating Cover Test) dan hasilnya penderita menyatakan bahwa ketajaman penglihatan antara mata kanan lebih baik dibandingkan mata kiri

Apakah tindak lanjut yang perlu dilakukan pada kasus tersebut?

a)

OD dikurangi S + 0.25

b)

OD Dikurangi S -0.25

c)

OS ditambah S +0.25

d)

OD ditambah S + 0.25

e)

OS dikurangi S -0.25

40.

Seorang optometris melakukan hasil pemeriksaan visus monokuler dan binokuler didapatkan hasil pemeriksaan refraksi subyektif: OD S - 3.00 dan OS S - 6.25 dengan visus akhir (CC) 6/6, tetapi mengeluh penglihatannya ganda.

Apakah Langkah yang anda lakukan selanjutnya pada kasus tersebut?

a)

Melakukan penulisan resep kacamata

b)

Melakukan pemeriksaan hirsberg test

c)

Melakukan penetapan status refraksi

d)

Melakukan pemeriksaan bicromatic test

e)

Melakukan pemeriksaan worth four dot test

41.

Seorang klien berusia 39 tahun, datang ke optik dan mengeluh untuk membaca dekat dia harus menjauhkan obyek bacaannya agar terlihat jelas. Klien tersebut tidak merasa terganggu dengan penglihatan jarak jauhnya.

Dari keluhan klien tersebut, kelainan apakah yang dideritanya ?

a)

Presbyopia

b)

Myopia

c)

Emmetropia

d)

Astigmatisme

e)

Hypermetropia

42.

Pada pemeriksaan pendahuluan seorang optometris melakukan pengukuran Pupilia Distance dengan posisi kepala sejajar dengan klien dan dilakukan pengukuran sepanjang lengan. Pada reflek pupil kanan berada pada angka “0” dan angka “32” pada tengah-tengah hidung. Sedangkan reflek pupil kiri di angka “0” dan angka “31” berada pada tengah-tengah hidung.mata kanan klien melihat mata kiri pemeriksa dan sebaliknya

Apakah yang diukur pada kasus tersebut ?

a)

Pengukuran PD jauh monokuler dan binokuler

b)

Pengukuran PD dekat binokuler

c)

Pengukuran PD jauh binokuler

d)

Pengukuran PD dekat monokuler

e)

Pengukuran PD jauh monokuler

43.

Seorang klien umur 18 tahun datang ke optik dengan keluhan penglihatan buram dan sering sakit kepala. Hasil Visus dasar OD: 6/21 dan OS 6/9. Hasil pemeriksaan refraksi didapatkan status kelainan refraksi miopia

Apakah jenis lensa yang digunakan untuk koreksi mata pada kasus tersebut?

a)

Lensa cyl

b)

Lensa convex

c)

Lensa concave

d)

Lensa sph

e)

Lensa prisma

44.

Hasil koreksi visus monokuler terbaik didapatkan data sebagai berikut: VOD 6/15 S – 1.00 = 6/6 dan VOS 6/20 S – 1.25 = 6/6. Kemudian dilakukan Uji Tutup Bergantian (Alternating Cover Test) dan hasilnya : Klien menyatakan bahwa ketajaman penglihatan mata kanan lebih baik dibandingkan mata kiri.

Apakah yang harus anda lakukan untuk mendapatkan vision balance (+)pada kasus tersebut?

a)

OS ditambah S + 0.25

b)

OD ditambah S + 0.25

c)

OS ditambah S – 0.25

d)

OD ditamah S – 0.25

e)

ODS ditambah S – 0.25

45.

Dalam pemeriksaan refraksi subyektif, didapatkan hasil refraksi dengan ukuran S+1.00 C-1.00 x60.

Apakah diagnosa dari hasil pemeriksaan pada kasus tersebut?

a)

Astigmatismus Hipermetropicus Compositus

b)

Astigmatismus Hipermetropicus Simplex

c)

Astigmatismus Miopicus Compositus

d)

Astigmatismus Mixtus

e)

Astigmatismus Miopicus Simplex

46.

Seorang klien umur 15 tahun, setelah dilakukan pemeriksaan Refraksi visus yang diperoleh adalah 5/5. Dilakukan Red & Green test objek di warna dasar merah sama hitam dengan objek di warna dasar hijau.

Apakah status refraksi yang diderita pada kasus tersebut?

a)

Emetropia

b)

Hipermetropia

c)

Presbiopia

d)

Astigmatisme

e)

Miopia

47.

Seorang klien pelajar SMP kelas 1 bila duduk di bangku paling belakang sulit membaca tulisan di papan tulis. Saat diuji dengan Red and Green Test, hasilnya dia melihat obyek pada warna dasar merah lebih hitam dibanding obyek pada warna dasar hijau.

Apakah Kelainan refraksi  pada kasus tersebut?

a)

Myopia

b)

Astigmat

c)

Emetropia

d)

Presbyopia

e)

Hypermetropia

48.

Pada pemeriksaan pendahuluan pasien tidak dapat melihat huruf snellen terbesar maka dilakukan dengan cara menghitung jari pemeriksa pada jarak 3 meter.

Berapakah visus pada kasus tersebut?

a)

3/6.

b)

3/ ~

c)

3/300.

d)

6/60.

e)

3/60.

49.

Seorang optometris melakukan pengukuran Pupil Distance dengan posisi kepala sejajar dengan klien dengan jarak sepanjang lengan.Mata kanan pasien melihat mata kiri pemeriksa, setelah itu gantian mata kiri pasien melihat mata kanan pasien, Pada reflek pupil kanan berada pada angka “0” dan kiri “64”.

Metode apakah yang digunakan seorang optometris pada kasus tersebut?

a)

Pengukuran PD jauh binokuler

b)

Pengukuran PD dekat binokuler

c)

Pengukuran PD jauh monokuler

d)

Pengukuran PD dekat monokuler

e)

Pengukuran PD jauh monokuler dan binokuler

50.

Seorang RO melakukan pemeriksaan inspeksi/observasi terhadap seorang pasien. Hasil uji palpasi terdapat Benjolan yang terasa nyeri apabila ditekan. pada kornea terdapat lingkaran putih disekitar limbus, pada COA terdapat cairan kuning seperti nanah

Apakah jenis kelainan pada palpebra pasien?

a)

Chalazion

b)

Hordeolum

c)

Trikhiasis

d)

Folikel

e)

Ptosis

51.

Seorang RO melakukan pemeriksaan uji palpasi terhadap seorang klien. Hasil uji palpasi terdapat Benjolan yang dirasakan tidak nyeri apabila ditekan.

Apakah yang dialami penderita pada kasus tersebut ?

a)

Hyphema

b)

Hyphophoria

c)

Chalazion

d)

Hordeolum

e)

Hypopion

52.

Seorang klien datang dengan keluhan penglihatannya kabur pada jarak jauh dan dekat, sering mengeluh sakit kepala dan lelah juga sering memicingkan mata. Ketika diperiksa, klien sering salah menyebutkan huruf-huruf tertentu pada setiap baris Snellen chart.

Apakah diagnosa awal kelainan refraksi yang dialami pasien berdasarkan hasil anamnesa tersebut?

a)

Miopia

b)

Astigmatisme

c)

Presbiopia

d)

Strabismus

e)

Hipermetropia

53.

Sebelum dilakukan pemeriksaan refraksi, pengukuran pupil distance (PD) terlebih dahulu sebelum memilih dan menggunakan bingkai coba (trial frame) untuk dipakaikan pada pasien.

Apakah tujuan dilakukan langkah tersebut?

a)

Agar optical center trial lens sesuai pupil pasien.

b)

Mengetahui terlebih dahulu PD-nya untuk dicatat.

c)

Salah satu langkah pendekatan yang paling efektif.

d)

Kebiasaan yang telah lazim dilakukan setiap waktu.

e)

Karena vitror distance (vd) kacamata lama belum ada.

54.

Klien laki – laki berusia 13 tahun datang ke Poli Mata dengan keluhan sulit melihat secara binokuler. Pada pemeriksaan diketahui bahwa salah satu mata tidak bisa lurus, terlihat kearah luar.

Apakah penyimpangan posisi bola mata tersebut?

a)

Esoforia

b)

Eksoforia

c)

Esotropia

d)

Eksotropia

e)

Heteroforia

55.

Seorang klien wanita berusia 32 tahun, datang ke optik mengeluh penglihatan jauhnya buram dan berbayang. Pemeriksaan refraksi subyektif dilakukan sampai didapatkan tajam penglihatan spheris terbaik, setelah dilakukan pinhole test didapatkan hasil visus membaik. Untuk pemeriksaan selanjutnya dilakukan dengan fogging test dengan penambahan lensa spheris positif.

Apakah tujuan pemberian lensa spheris positi tersebut?

a)

Melemahkan daya akomodasi.

b)

Untuk menggeser bayangan ke pupil.

c)

Menambah kekuatan daya akomodasi.

d)

Mendapatkan efek miosis pada pupil.

e)

Mendapatkan efek midriasis pada pupil.

56.

Seorang optometris pada pemeriksaan pendahuluan melakukan pengukuran jarak pupil (PD) Klien, posisi duduk antara Refraksionis Optisien dan Klien sama tinggi, dimana mata kiri diposisikan sejajar puncak hidung pasien Jarak pemeriksaan yang digunakan adalah 40 cm, Posisi titik refleksi cahaya mata kanan ada di angka “0” sedangkan titik refleksi cahaya mata kiri pada angka 70 mm.

Apakah metode pengukuran PD yang digunakan pada kasus tersebut?

a)

Pengukuran PD Jauh Binokuler

b)

Pengukuran PD Jauh Monokuler

c)

Pengukuran PD Dekat Binokuler

d)

Pengukuran PD Dekat Monokuler

e)

Pengukuran PD Jauh dan Dekat

57.

Perhatikan gambar opthotype berikut ini: Optotype ada berbagai macam versi dalam jenis visus

Visus manakah yang digunakan versi USA?

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

58.

Seorang RO melakukan pemeriksaan pendahuluan pada seorang pasien dan didapatkan visus awal pasien tanpa kacamata adalah 6/18 pada snellen chart.

Apakah arti dari hasil pemeriksaan visus tersebut?

a)

Orang dengan penglihatan normal dapat melihat huruf tersebut pada jarak 18 meter sedangkan pasien tersebut dapat melihat pada jarak 6 meter.

b)

Orang dengan penglihatan normal dapat melihat huruf tersebut pada jarak 6 meter sedangkan pasien tersebut dapat melihat pada jarak 18 meter.

c)

Orang dengan penglihatan normal dapat melihat huruf tersebut pada jarak 18 feet sedangkan pasien tersebut dapat melihat pada jarak 6 feet

d)

Orang dengan penglihatan normal dapat melihat huruf tersebut pada jarak 6 feet sedangkan pasien tersebut dapat melihat pada jarak 18 feet.

e)

Orang dengan penglihatan normal dapat melihat huruf tersebut pada jarak 6 meter sedangkan pasien tersebut dapat melihat pada jarak 6 meter.

59.

Seorang klien berumur 60 tahun, datang ke optik mengeluh penglihatan untuk dekatnya belakangan semakin memburuk. Kacamata yang sekarang dipakai sudah tidak nyaman lagi. Ukuran kacamata lama: ODS -1.50 - C-0.50 x 90 add +2.00. Setelah di lakukan pemeriksaan didapatkan: ODS S-1.50 C- 0.50 x 90 Add + 3.00

Apakah penyebab kondisi pada kasus tersebut?

a)

Miopisasi

b)

Degeneratif/usia

c)

Binokuler yang terganggu

d)

Banyak di depan komputer

e)

Kacamata tidak pernah ganti

60.

Seorang optometris menerima Resep kacamata dari klien Sebagai berikut : OD S - 1.25 C + 0.50 105 OS S - 0.75 C + 0.75 90 Add = + 1.75.Klien menginginkan kacamata terpisah untuk melihat jauh dekat.

Apakah diagnosa kelainan refraksi mata kanan dari resep kacamata tersebut?

a)

Astigmatisme Hipermetropia Compositus dan Presbiopia

b)

Astigmatisme Hipermetropia Simplek dan Presbiopia

c)

Astigmatisme Miopia Compositus dan Presbiopia

d)

Astigmatisme Mixtus dan Presbiopia

e)

Astigmatisme Miopia Simplek dan Presbiopia

61.

Seorang klien perempuan berumur 41 tahun datang ke optikal untuk memeriksakan kondisi matanya dengan gejala penglihatan buram, mata merah dan berair disertai banyak keluar sekret.

Apa tindakan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Melakukan pemeriksaan refraksi secara lengkap.

b)

Memberikan penjelasan agar klien melakukan pengobatan ke dokter.

c)

Melakukan pemeriksaan tajam penglihatannya dan merujuk ke dokter.

d)

Menolak melakukan pemeriksaan dengan alasan bukan kewenangan.

e)

Memberikan obat tetes mata dan melakukan pemeriksaan seperti biasa.

62.

Seorang klien menginginkan kacamatanya dipakai saat main golf terasa teduh tidak panas oleh teriknya sinar matahari.

Apa pilihan yang sesuai dengan kebutuhan diatas?

a)

Anti Fog

b)

Anti Statik

c)

Anti Refleksi

d)

Hidro Fobic

e)

lensa polaroid

63.

Seorang klien datang dengan keluhan penglihatan jauhnya kabur, setelah dilakukan pemeriksaan secara subyektif didapatkan hasil ukuran pemeriksaan OD S + 1.00 , OS S + 2.25 dengan visus akhir 6/6

Apakah kelainan yang dialami klien pada kasus tersebut ?

a)

Myopia

b)

Anisokoria

c)

Antimetropia

d)

Anisometropia

e)

Astigmatismus

64.

seorang klien datang ke optik dengan keluhan penglihatannya, dalam pemeriksaan didapatkan hasil refraksi dengan ukuran ODS S + 1.00 C - 1.00 x 60

Apakah status refraksi klien tersebut?

a)

Astigmat Mixtus dan Presbyopia

b)

Astigmat Hipermetropia Kompositus

c)

Astigmat Hipermetropia Simplek

d)

Astigmat Miopia Kompositus

e)

Astigmat Miopia Simplek

65.

Hasil pemeriksaan refraksi secara subyektif di dapatkan hasil pemeriksaannya adalah ODS S - 2.25 (6/6), kemudian dipasang lensa kontak uji coba, hasil fitting baik, lensa uji coba tersebut berukuran ODS S - 1.00, kemudian dilakukan over refraksi.

Berapakah hasil over refraksi pada pasien tersebut?

a)

OD S - 3.25, OS S - 1.25

b)

OD S - 3.25, OS S - 3.25

c)

OD S - 3.25, OS S - 3.25

d)

OD S - 1.25, OS S - 1.25

e)

OD S - 1.25, OS S + 1.25

66.

Sebuah lensa kontak lunak torik dengan sentrasi baik di tengah dan menutup kornea dengan sempurna, gerakan yang sedikit dan terlihat lambat balik ke posisi awal bila digeser.

Tanpa merubah diameter lensa, tindakan yang manakah paling tepat ?

a)

Base curve lensa diperbesar

b)

Axis silinder dirubah

c)

Tebal lensa dikurangi

d)

Tebal lensa ditambah

e)

Base curve lensa diperkecil

67.

Seorang optometris melakukan kegiatan penggookan lensa / surfacing secara manual di dalam laboratorium, Seorang RO ingin mengukur ketebalan CT ( Centre Thickness ) dan ET ( Edge Thickness ) lensa yang akan digosok.

Apakah alat yang digunakan optometris pada kasus tersebut ?

a)

Protactor

b)

Caliper

c)

Gauge

d)

Template

e)

Maal

68.

Prosedur pemeriksaan Mata selain dengan pemeriksaan Subjektif juga dengan pemeriksaan Objektif, Untuk pemeriksaan objektif dapat dilakukan dengan memakai alat Auto Refraktometer, Streak Retinoscope dan Keratometer. Keratometer merupakan alat penunjang untuk pemasangan Lensa Kontak

Apakah fungsi utama dari keratometer pada pemasangan lensa kontak?

a)

Mengukur Kelengkungan Kornea

b)

Mengukur Kelengkungan Mata

c)

Mengukur Tekanan Bola mata

d)

Mengukur Power Refraksi

e)

Mengukur Kelengkungan Lensa Kontak

69.

Seorang RO harus memberitahukan jenis-jenis deposit pada lensa kontak, yang disebabkan oleh airmata, bukan airmata pada pasien yang ingin memakai lensa kontak. Salah satu jenis deposit lensa kontak lunak mempunyai penampilan seperti selaput putih (kabut halus) dan merata dipermukaan lensa kontak yang disebabkan airmata.

Apakah jenis deposit pada kasus tersebut?

a)

Jelly Bump

b)

Polimer

c)

Protein

d)

Kalsium

e)

Jamur

70.

Seorang optometris melakukan hasil pemeriksaan refraksi secara subyektif di dapatkan hasil pemeriksaannya adalah ODS S-4.50 6/6,

Berapakah ukuran lensa kontak pada kasus tersebut?

a)

-3.75

b)

-4.75

c)

-4.50

d)

-4.00

e)

-4.25

71.

Seorang optometris melakukan hasil pemeriksaan refraksi secara subyektif di dapatkan hasil pemeriksaannya adalah ODS S-2.00 6/6,

Berapakah ukuran lensa kontak pada kasus tersebut?

a)

-1.75

b)

-2.25

c)

-2.00

d)

-3.00

e)

-1.50

72.

Prosedur pemeriksaan Mata selain dengan pemeriksaan Subjektive juga dengan pemeriksaan Objektive, Untuk pemeriksaan objektif salah satunya adalah dengan memakai alat Keratometer. Keratometer merupakan alat penujang untuk pemasangan Lensa Kontak.

Apa fungsi utama dari alat pada kasus ersebut ?

a)

Mengukur Power Refraksi

b)

Mengukur Tekanan Bola mata

c)

Mengukur Kelengkungan Mata

d)

Mengukur Kelengkungan Kornea

e)

Mengukur Kelengkungan Lensa Kontak

73.

Dalam pemasangan lensa kontak yang harus dilakukan setelah pengukuran keratometer adalah dengan pemakaiian lensa uji coba agar mendapatkan base curve yang tepat untuk mata yang akan dipasangkan lensa kontak.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk memakai lensa uji coba tersebut ?

a)

10 menit

b)

20 menit

c)

30 menit

d)

50 menit

e)

40 menit

74.

Klien berusia 25 tahun datang ke optik membawa lensa kontaknya, karena sudah tidak nyaman untuk diapakai,masa pakai lensa kontak tersebut adalah satu tahun. dan termasuk lensa kontak lunak. klien tersebut merasa gatal apabila lensa kontak tersebut dipakai kembali.

Apakah jenis lensa kontak klien pada kasus tersebut?

a)

Lensa kontak lunak permanent

b)

Lensa kontak lunak disposable

c)

Lensa kontak keras Disposable

d)

Lensa kontak keras permanent

e)

Lensa kontak keras daily

75.

Parameter lensa trial lensa kontak yang akan dipasangkan sangat tergantung pada pengukuran parameter mata. Salah satunya adalah untuk menentukan besaran Diameter lensa kontak yang akan pakai.

Apa yang harus diukur pada kasus tersebut?

a)

HVID

b)

Diameter mata

c)

Diameter pupil

d)

Lebar celah palpebra

e)

Lebar Cantus Mata

76.

Pengukuran power sebuah lensa kacamata dapat diukur dari kelengkungan dasar (base curve) pada permukaan depan dan belakangnya

Apakah nama alat yang digunakan untuk keperluan pada kasus tersebut?

a)

Focimeter

b)

Lensometer

c)

Spherometer

d)

Refractometer

e)

Kerato Refraktometer

77.

Pemeriksaan lensa dengan menggunakan lensometer yang telah dikaliberasi terlihat jelas pada meridian Vertikal - 1.50 , dan meridian tegak lurusnya -2.00.

Berapakah ukuran lensa dari hasil pengukuran dengan lensometer pada kasus tersebut ?

a)

S -2.00 C -0.50 x 90

b)

S +2.00 C +0.50 x 180

c)

S -1.50 C -0.50 x 90

d)

S -1.50 C -0.50 x 180

e)

S -1.50 C +0.50 x 90

78.

Seorang Klien datang ke optikal dengan resep sebagai berikut ODS S -4.00 Klien tersebut adalah seorang pramugari, berdasarkan profesinya klien tersebut tidak nyaman menggunakan kacamata

Berapakah ukuran lensa kontak klien tersebut ?

a)

S-3.25

b)

S-3.50

c)

S-3.75

d)

S-4.00

e)

S-4.25

79.

Seorang klien menggunakan lensa kontak lunak kadar air tinggi, mengeluh tidak nyaman, mata terasa iritasi dan gatal. Lensa di pakai setiap hari dan kadang lensa tidak dilepas saat tidur. Lensa didisinfeksi dan direndam dalam cairan multipurpose seminggu sekali. Riwayat medisnya ada kolesterol. Pemeriksaan pada lensa kontak menunjukkan ada gumpalan seperti jelly pada permukaan lensa kontak.

Apa diagnosa pada kasus tersebut?

a)

Deposit jelly bump

b)

Defect lensa kontak

c)

Endapan protein pada permukaan lensa

d)

Gumpulan dari hair spray terikat pada lensa

e)

Kotoran dari jari pada permukaan depan lensa

80.

Seorang klien wanita berusia 20 tahun mengeluh kacamatanya dengan bingkai berbahan plastik tidak nyaman dipakai karena miring, kondisi ini disebabkan oleh berputarnya bridge (X-ing). Beliau meminta tolong pada saudara untuk memperbaiki kondisi kacamatanya (penyetelan).

Bagaimana langkah atau tahapan penyetelan pada kasus tersebut?

a)

Panaskan bridge kemudian pegang frame dengan tangan dan tekan lensa yang lebih ke dalam dan tarik lensa yang lebih keluar sampai tercapai posisi sejajar.

b)

Panaskan bridge kemudian genggam frame front dengan kedua tangan dan gerakkan masing-masing tangan secara vertikal (naik turun) sampai posisi lensa sejajar.

c)

Panaskan bridge kemudian genggam frame front dengan kedua tangan dan gerakkan masing-masing tangan secara memutar (depan belakang) sampai posisi lensa sejajar.

d)

Panaskan bridge kemudian pegang frame dengan tangan dan lengkungkan eyewirenya.

e)

Panaskan bridge dan rim, kemudian putar lensa ke posisi yang benar.

81.

Seorang klien umur 45 tahun sudah 5 tahun memakai lensa Progresif, baru satu bulan memakai kacamata baru dengan ukuran yang  sama dengan  kacamata lamanya, mengeluh saat memakai kacamata barunya kalau baca dekatnya harus mendongakkan kepalanya sehingga merasa tidak nyaman memakainya.

Apakah Tindakan apa yang dilakukan pada kasus tersebut ?

a)

Pantoscopic tilt

b)

X-ing

c)

Variant plane

d)

Temple tip

e)

Dowel hole

82.

Dalam proses penggosokan di Laboratorium Surfacing, seorang refraksionis optisien menggosok permukaan lensa semifinish yang telah memiliki kelengkungan base front/F1 (finish)

Apa jenis tools yang digunakan untuk penggosokan lensa tersebut?

a)

flat to do convex

b)

concave to do concave

c)

convex to do convex

d)

convex to do concave

e)

concave to do convex

83.

Seorang klien berusia 15 tahun datang bersama orang tuanya, dengan keluhan membaca dekat kabur tetapi untuk melihat jauh jelas. Visus anak tersebut adalah 6/6

Apakah kelainan refraksi yang mungkin diderita pada kasus tersebut?

a)

Miopia tinggi.

b)

Astigmat tinggi.

c)

Presbiopia Dini.

d)

Hipermetrop tinggi.

e)

Anisometropia tinggi.

84.

Klien umur 42 tahun dilakukan pemeriksaan refraksi hasilnya: OD. S-2.00 C-1.00 x 90 dan OS S-2.50 C-0.75 x 80

Apakah Jenis kelainan astigmat pada kasus tersebut?

a)

Astigmatismus hypermetropicus symplex

b)

Astigmatismus hypermetropicus compositus

c)

Astigmatismus myopicus symplex

d)

Astigmatismus myopicus compositus

e)

Astigmatismus mixtus

85.

Seorang optometris melakukan pengukuran power lensa kacamata dengan menggunakan lensometer. Dia melihat mires yang terjelas pada power C – 1.50 x 75 dan power C + 025 x 165

Berapa power resep kacamata pada kasus tersebut?

a)

S + 0.25 C – 1.75 X 165

b)

S – 1.50 C + 0.25 x 165

c)

S + 0.25 C – 1.75 X 75

d)

S + 0.25 C – 1.50 X 75

e)

S – 1.50 C + 1.75 x 75

86.

Seorang klien perempuan berumur 18 tahun, ingin menggunakan lensa kontak lunak spheris, dari hasil refraksi subjektifnya adalah ODS : S – 1.00 C – 1.00 X 180.

Berapakah ukuran lensa kontak yang disarankan pada kasus tersebut ?

a)

S-1.25

b)

S-1.50

c)

S-1.75

d)

S-2.00

e)

S-1.00

87.

Seorang klien perempuan berumur 18 tahun, ingin menggunakan lensa kontak lunak spheris, dari hasil refraksi subjektifnya adalah ODS : S –2.00 C – 0.50 X 180.

Berapakah ukuran lensa kontak yang disarankan pada kasus tersebut ?

a)

S-2.50

b)

S-1.50

c)

S-1.75

d)

S-2.00

e)

S-2.25

88.

Seorang klien berumur 14 tahun mengeluh penglihatan jauh buram dan berbayang. Pada pemeriksaan refraksi monokuler diperoleh hasil Best Visus Sphere OD : - 2.50 D. Penambahan kekuatan lensa spheris tidak memperbaiki tajam penglihatan.

Apa tehnik yang dilakukan pada tahap pemeriksaan selanjutnya ?

a)

Pinhole test

b)

Tehnik fogging

c)

Duochrome test

d)

Cover un cover test

e)

Tehnik cross cylinder

89.

Seorang optometris sedang mengukur sebuah lensa kacamata dengan menggunakan lensmeter, hasil pembacaan ukuran lensa kanan dan kiri adalah sebagai berikut pada meridian 35= - 0.75 dan pada meridian 125= + 0.75

Berapakah ukuran lensa kacamata pada pernyataan pada kasus tersebut ?

a)

S +0.75 C+0.75 x 35.

b)

S -0.75 C +0.75 x 35.

c)

S +0.75 C -1.50 x 35.

d)

S +1.00 C -0.75 x 35.

e)

S +1.25 C -0.75 x 35.

90.

Seorang klien berumur 24 tahun bekerja d Bandung sebagai Marketing Alat Kesehatan, datang ke optik ingin memeriksakan keadaan matanya, ia mengeluh penglihatan jauhnya sudah 3 bulan ini kurang nyaman kalau lihat tulisan kecil jarak tiga meter sudah tidak jelas lagi.

Apakah kelainan refraksi pada kasus tersebut?

a)

Myopia

b)

Amblyopia

c)

Presbyopia

d)

Astigmatism

e)

Hypermetropia

91.

Klien mengeluh kacamata yang baru dibeli posisinya miring kalau sedang dipakai. Apabila kacamata diletakkan di atas meja posisinya terlihat sejajar.

Bagian manakah yang seharus difitting pada kasus tersebut?

a)

Bridge.

b)

Temple.

c)

Earpiece.

d)

Nose pad.

e)

Guard arm.

92.

Seorang optometris menerima resep kacamata seorang pasien sebagai berikut : OD S-1.25 C+0.50 x105, OS S-0.75 C+0.75 x90 Add =+1.75. Jika klien menginginkan kacamata terpisah untuk melihat jauh dan dekat.

Berapakah ukuran kacamata dekat untuk pasien pada kasus tersebut?

a)

OD S + 0.50 C + 0.50 x 105 dan OS S + 1.00 C + 0.75 x 90

b)

ODS S + 1.75

c)

OD S + 0.50 dan OS S + 1.00

d)

OD S + 0.50 C + 0.50 x 105 dan OS S + 1.00 C - 0.75 x 90

e)

OD S + 0.50 C - 0.50 x 105 dan OS S + 1.00 C + 0.75 x 90

93.

Seorang klien datang ke optik dengan keluhan setahun terakhir penglihatannya buram. Pada pemeriksaan tajam penglihatan masing-masing matanya hanya dapat membaca huruf pada baris angka 15 meter. Jarak antara pasien dengan kartu Snellen terukur 6 meter.

Berapakah visus masing-masing kedua mata klien pada kasus tersebut?

a)

6/10

b)

6/12

c)

6/15

d)

6/20

e)

6/30

94.

Seorang klien berusia 67 tahun menggunakan kacamata progressive pada gambar berikut. perhatikan gambar dibawah ini:

Bagian manakah yang dimaksud PV pada gambar tersebut?

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

95.

Seorang klien berusia 67 tahun menggunakan kacamata progressive pada gambar berikut. perhatikan gambar dibawah ini:

Bagian manakah yang dimaksud VD pada gambar tersebut?

a)

a

b)

b

c)

c

d)

d

e)

e

96.

Seorang klien Pseudophakia berusia 40 tahun datang Optikal dengan hasil refraksi sebagai berikut : OD : S + 1.00 OS : S + 1.00 Pasien tersebut mengeluh untuk penglihatannya

Berapakah ukurankacamata baca klien  pada kasus tersebut ?

a)

S+4.00

b)

S+3.00

c)

S+2.00

d)

S+1.00

e)

S+0.50

97.

Seorang klien Pseudophakia berusia 20 tahun datang Optikal dengan hasil refraksi sebagai berikut : OD : S + 1.00 OS : S + 1.00 Pasien tersebut mengeluh untuk penglihatannya

Berapakah ukurankacamata baca klien  pada kasus tersebut ?

a)

S+4.00

b)

S+3.00

c)

S+2.00

d)

S+1.00

e)

tidak ada add

98.

Pada pemakaian lensa kontak yang sering menjadi permasalahan adalah timbulnya deposit, ada beberapa jenis deposit. Deposit lensa kontak yang penampilannya seperti selaput putih (kabut halus) dan merata dipermukaan lensa kontak.

Apakah jenis dari deposit pada kasus tersebut?

a)

Kalsium

b)

Lipid

c)

Protein

d)

Jamur

e)

Jelly bump

99.

Seorang optometris melakukan pemeriksaan refraksi secara subyektif, dengan hasil OD S -1.00, OS S + 1.00, dengan visus setelah koreksi 6/6, dan dengan vision balance +, distotion test( -), duke elder test (-).

Apakah jenis kelainan refraksi klien tersebut?

a)

Amblyopia

b)

Antimetropia

c)

Anisokonia

d)

Anisokoria

e)

Anisophoria

100.

Seorang klien mengeluh penglihatan jauh buram dan disertai dengan sakit kepala. Setelah dilakukan pemeriksaan tajam penglihatan didapatkan hasil OD: S -4.25.

Berapakah ukuran lensa kontak pada kasus tersebut?

a)

-4.00

b)

-3.75

c)

-3.50

d)

-4.25

e)

-3.50