wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

aseptic dispensing

Total questions: 20

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Regulasi yang mengatur mengenai standar pelayanan ke farmasian di rumah sakit?

a)

Permenkes No 72 tahun 2016

b)

Permenkes No 73 tahun 2016

c)

Permenkes No 74 tahun 2016

d)

Permenkes No 9 tahun 2016

2.

Dimanakah sebaiknya pencampuran sediaan steril dan pengambilan cairan dari ampul/vial ke dalam spuit dilakukan?

a)

Di meja perawat

b)

Di ruangan aseptic

c)

Di depan pasien

d)

Di troli emergency

3.

Sampai kapan sediaan serbuk steril yang telah dilarutkan dapat disimpan dan dipergunakan lagi?

a)

Selama tidak terjadi perubahan warna

b)

Selama tidak muncul endapan / keruh

c)

Selama batas waktu stabilitas tidak terlampaui

d)

Semua benar

4.

dibawah ini adalah area kritis dari jarum, kecuali:

a)

shaft

b)

tip

c)

hub

d)

plunger

5.

Bahan yang dapat digunakan sebagai desifektan adalah

a)

etanol 70-90 %

b)

hipoklorit

c)

hirogen proksida

d)

semua benar

6.

suatu prosedur kerja yang minimalisir mikroorganisme disebut

a)

sterilitas

b)

aseptik dispensing

c)

kontaminasi

d)

semua benar

7.

Area kritis dari spuit adalah

a)

Plunger

b)

tip

c)

shaft

d)

hub

8.

APD apa saja yang di gunakan untuk melakukan Aseptik dispensing

a)

masker

b)

handscoond

c)

penutup kepala

d)

semua benar

9.

Apa saja titik kritis pada saat meracik obat suntik

a)

Syiringe

b)

Jarum

c)

Ampul yang terbuka

d)

semua benar

10.

keadaan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit di sebut

a)

aseptik

b)

anti sepsis

c)

dekontaminasi

d)

desinfeksi

11.

Pada Label Etiket Obat Suntik untuk pasien harus mencantumkan

a)

Nama pasien, No RM, Nama Obat, tanggal peracikan, BUD

b)

Nama Dokter, tanggal lahir pasien, tanggal pasien di rawat

c)

Nama pasien, Nama Dokter, , Nama Obat, tanggal peracikan, BUD

d)

Nama Obat, ruangan pasien, tanggal peracikan, tanggal kadaluarsa

12.

Tujuan dari pencampuran obat dengan teknik aseptik dispensing adalah:

a)

mencampur obat atau sediaan obat di dalam kondisi steril dengan meminimalkan kontaminasi dari luar

b)

mencampur obat agar obat larut dan tercampur sehingga pasien dapat di suntikkan.

c)

mencampur obat atau sediaan obat di dalam kondisi bersih sehingga kontaminasi hanya timbul dari dalam

d)

petugas tidak terkontaminasi dengan obatnya tetapi terkontaminasi dengan lingkungannya

13.

Pencampuran sediaan steril harus dilakukan secara terpusat di

a)

unit perawatan

b)

unit Farmasi RS

c)

Depo rawat jalan

d)

instalasi rawat inap

14.

 

Yang diperbolehkan untuk melakukan aseptik dispensing menurut Permenkes No 72 tahun 2016 adalah:

a)

Apoteker dan TTK yang sudah mendapatkan pelatihan tentang teknik aseptik dispensing

b)

Apoteker, Dokter, Perawat, Bidan

c)

poteker dan Asisten apoteker (TTK)

d)

Perawat dan Bidan terlatih

15.

Tujuan dari Teknik aseptik dispensing dilakukan di farmasi adalah

a)

Terjaminnya sterilitas obat, karena pencampuran obat dilakukan dengan teknik aseptik dalam laminaria airflow di ruangan bersih yang memenuhi syarat

b)

Meringankan beban kerja perawat karena obat sudah dalam bentuk sediaan yang siap diberikan kepasien sehingga waktu perawat tidak tersita untuk mencampur obat suntik dengan demikian perawat lebih fokus dalam perawatan pasien

c)

Menghemat biaya penggunaan obat, penghematan di dapat dari sharing obat/komponen nutrisi parenteral dan dari hasil pengemasan kembali (repacking)

d)

Semua benar

16.

Ruang bersih adalah

a)

ruangan yang digunakan untuk produksi obat

b)

ruang dengan tekanan negatif

c)

ruangan dengan zona resiko tinggi

d)

ruangan dengan keadaan terkontrol yang diperbolehkan untuk digunakan sebagai ruang pembuatan sediaan obat steril

17.

Dibawah ini adalah Hal-hal yang perlu termasuk kedalam 7 benar, kecuali

a)

benar obat

b)

benar rute pemberian

c)

benar dosis

d)

benar rute pemakaian

18.

Menghancurkan atau membunuh kebanyakan organisme patogen pada benda atau instrumen dengan menggunakan campuran zat kimia cair, adalah tujuan dari

a)

dekontaminasi

b)

sterilisasi

c)

aseptik dispensing

d)

semua benar

19.

berikut ini adalah kegiatan dalam menjamin mutu pelayanan tekhnik aseptik dispensing, kecuali:

a)

uji mikrobiologi 3 bulan sekali

b)

pemeliharaan LAF 6 bulan sekali

c)

memperbaharui troli pengiriman obat

d)

validasi petugas; evaluasi pengetahuan dan tekhnik aseptik

20.

Berikut adalah pernyataan yang benar terkait dengan tekhnik aseptik dispensing, kecuali:

a)

tekhnik aseptic dispensing dimaksudkan untuk meminimalisir kontaminan selama proses pelarutan obat

b)

aseptik dispensing dilakukan di ruang clean room

c)

aseptik dispensing dikerjakan pada saat pelarutan obat saja

d)

aseptik dispensing merupakan rangkaian kegiatan penanganan obat IV secara steril