wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

eval hema

Total questions: 77

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Ilmu yang mempelajari tentang komponen darah, organ pembentuk, dan fungsinya disebut?

a)

Histologi

b)

Hematologi

c)

Mikrobiologi

d)

patologi

2.

Yang merupakan bukan fungsi darah adalah

a)

mengangkut oksigen dan karbon dioksida

b)

melakukan pertahanan tubuh

c)

sekresi hormon pertumbuhan

d)

mengangkut zat sisa

3.

jika seorang memiliki berat badan 50KG, maka volume darah di tubuhnya sebesar

a)

10 liter

b)

2 liter

c)

5 liter

d)

3,5 liter

4.

sifat bersifat mengatur osmotik artinya

a)

mengatur kadar glukosa

b)

mengatur suhu tubuh

c)

mengatur keseimbangan cairan

d)

mengatur kadar oksigen

5.

darah mengambil nutrisi makanan dari ... ke seluruh tubuh

a)

usus halus

b)

otak

c)

ginjal

d)

paru-paru

6.

komponen darah yang berada di lapisan buffycoat adalah

a)

eritrosit

b)

trombosit

c)

plasma darah

d)

sel darah merah

7.

bentuk eritrosit adalah

a)

berbintik merah

b)

memiliki inti 3

c)

memiliki bentuk tidak beraturan

d)

bulat, pipih, bikonkaf

8.

fungsi eritrosit

a)

mengangkut oksigen

b)

menutup luka

c)

membunuh jamur

d)

mempertahankan suhu tubuh

9.

jumlah sel eritrosit normal dalam tiap ml darah adalah

a)

10 juta

b)

4 juta

c)

5000

d)

400 ribu

10.

usia hidup eritrosit adalah selama

a)

2 tahun

b)

3 jam

c)

40 hari

d)

120 hari

11.

kenapa eritrosit disebut sel darah merah

a)

karena mengikat oksigen

b)

karena berwarna merah

c)

karena mengandung heme

d)

karena mengikat karbon dioksida

12.

komponen utama dari heme

a)

besi

b)

tembaga

c)

kobalt

d)

aluminium

13.

manakah yang benar tentang daya ikat heme

a)

CO < CO2

b)

CO > CO2

c)

CO = CO2

d)

semua salah

14.

eritrosit yang membawa CO2 berwarna lebih merah daripada yang membawa O2

a)

Benar

b)

Salah

15.

usia leukosit

a)

1 tahun

b)

120 hari

c)

2 bulan

d)

14 hari

16.

fungsi leukosit adalah

a)

membunuh bakteri

b)

menawar racun

c)

mengangkut oksigen

d)

menutup luka

17.

nama sel ini

a)

eritrosit

b)

monosit

c)

limfosit

d)

eosinofil

18.

nama sel ini

a)

neutrofil

b)

eosinofil

c)

basofil

d)

limfosit

19.

nama sel ini

a)

trombosit

b)

neutrofil

c)

eosinofil

d)

basofil

20.

nama sel ini

a)

neutrofil

b)

basofil

c)

eosinofil

d)

monosit

21.

nama sel darah ini

a)

basofil

b)

monosit

c)

Limfosit

d)

eosinofil

22.

sel darah yang bertugas membunuh parasit

a)

basofil

b)

eosinofil

c)

neutrofil

d)

limfosit

23.

komponen darah untuk membunuh bakteri

a)

neutrofil

b)

eosinofil

c)

basofil

d)

monosit

24.

komponen darah yang bisa membunuh virus

a)

eosinofil

b)

basofil

c)

neutrofil

d)

limfosit

25.

sel darah yang dapat membentuk antibodi adalah

a)

basofil

b)

limfosit

c)

eosinofil

d)

neutrofil

26.

kemampuan leukosit dalam memakan kuman disebut

a)

fagositosis

b)

diapedesis

c)

osmotik

d)

amuboid

27.

kemampuan leukosit keluar pembuluh darah untuk mengejar bakteri

a)

amuboid

b)

fagositosis

c)

diapedesis

d)

imunohumoral

28.

fungsi trombosit adalah

a)

menutup luka

b)

mengangkut oksigen

c)

membunuh kuman

d)

menetralkan racun

29.

umur trombosit dalam darah

a)

10 hari

b)

120 hari

c)

3 bulan

d)

3 tahun

30.

jumlah normal trombosit

a)

5000

b)

300 rb

c)

5 juta

d)

13 ribu

31.

jumlah normal leukosit

a)

100 ribu

b)

5 juta

c)

300 rb

d)

5 ribu

32.

apa itu hematopoiesis

a)

kemampuan leukosit

b)

proses pembentukan darah

c)

menetralkan racun

d)

proses oksidasi sel

33.

organ tubuh yang dapat membentuk darah baru adalah

a)

usus halus

b)

ginjal

c)

sumsum tulang

d)

otak

34.

larutan yang digunakan dalam tes sahli adalah

a)

HCl 0,1 N

b)

drabkin

c)

bouin

d)

turk

35.

larutan yang dipakai dalam tes cyanomethoglobin adalah

a)

turk

b)

HCl 0,1 N

c)

drabkin

d)

ecker

36.

larutan yang digunakan untuk hitung jenis eritrosit

a)

turk

b)

Hayem

c)

drabkin

d)

ecker

37.

larutan yang digunakan dalam hitung jenis leukosit

a)

ecker

b)

drabkin

c)

hayem

d)

turk

38.

larutan yang digunakan dalam tes hitung jenis trombosit

a)

ecker

b)

turk

c)

HCl

d)

hayem

39.

pipet yang dapat digunakan untuk mengencerkan darah adalah

a)

pipet pengencer

b)

pipet ukur

c)

Pipet thoma

d)

pipet hemometer

40.

kegunaan alat ini

a)

menghitung HB

b)

menghitung jenis darah

c)

menghitung kekentalan darah

d)

mengencerkan darah

41.

Darah utuh mengandung komponen berikut, kecuali

a)

Eritrosit

b)

Leukosit

c)

Trombosit

d)

Serum

42.

Yang bukan digunakan untuk antikoagulan darah adalah

a)

Formalin

b)

EDTA

c)

Heparin

d)

Natrium sitrat

43.

Daerah yang tidak disarankan diambil darah kapiler

a)

Ujung jari tangan

b)

Lengan

c)

Daun telinga

d)

Tumit

44.

Bagian yang tajam pada syringe adalah

a)

Hub

b)

Kanula

c)

Barrel

d)

Spluit

45.

Alat ini digunakan pada pemeriksaan dengan metode

a)

Sahli

b)

Cyanomethaglobin

c)

Zenker

d)

Tallquist

46.

Kadar HB pria normal sebesar

a)

10 g%

b)

15 g%

c)

30 g%

d)

5 g%

47.

dosis EDTA tiap 1mL darah adalah

a)

10 mm3

b)

10 ml

c)

10 μl

d)

10 cc

48.

dosis amonium oksalat sebagai antikoagulan darah adalah

a)

1:9

b)

1:5

c)

1:1

d)

1:10

49.

kadar natrium sitrat yang dipakai sebagai antikoagulan adalah

a)

99%

b)

3,8%

c)

7%

d)

1%

50.

dosis heparin sebagai antikoagulan

a)

1000μL

b)

30μL

c)

50μL

d)

2,5μL

51.

Persentase volume sel darah dengan volume seluruh darah

a)

Hematologi

b)

Hemoanalisis

c)

Hemonaliser

d)

Hematokrit

52.

nilai normal hematokrit dewasa

a)

70%

b)

45%

c)

10%

d)

60%

53.

Penyebab hematokrit naik

a)

pendarahan

b)

kekurangan cairan

c)

anemia

d)

banyak minum

54.

penyebab hematokrit turun

a)

penyakit jantung dan paru-paru

b)

kekurangan cairan

c)

kekurangan gizi

d)

Polisitemia vera

55.

satuan hematokrit

a)

persen

b)

gr/dl

c)

mm/jam

d)

sel/mm3

56.

pengukuran hematokrit metode mikro menggunakan

a)

tabung sahli

b)

tabung winstrobe

c)

tabung westergreen

d)

tabung kapiler

57.

Metode pemeriksaan laju endap darah

a)

Sahli

b)

Westergreen

c)

Cyanomethoglobin

d)

Steinhelmer

58.

Laju endap darah adalah

a)

Panjang eritrosit membeku pada tabung

b)

Kecepatan hemoglobin mengendap pada darah

c)

Kecepatan eritrosit mengendap pada darah yang membeku

d)

Kecepatan eritrosit mengendap pada darah yang tidak membeku

59.

Nilai LED pada bayi baru lahir

a)

30 mm/jam

b)

2 mm/jam

c)

0,1 mm/jam

d)

0 mm/jam

60.

Nilai LED perkiraan pada orang berusia 50 tahun

a)

12 mm/jam

b)

5 mm/jam

c)

50 mm/jam

d)

22 mm/jam

61.

Eritrosit yang menggumpal

a)

Anemia

b)

Koagulasi

c)

Rouleaux

d)

Endap darah

62.

Peningkatan LED

a)

Gagal jantung

b)

Obat salisilat

c)

TBC

d)

Anemia sel sabit

63.

Penurunan LED

a)

Obat antibiotik

b)

Infeksi radang

c)

Kanker

d)

Rematik

64.

Lama pemeriksaan LED

a)

5 menit

b)

1 jam

c)

12 jam

d)

30 menit

65.

Antikoagulan untuk tes LED

a)

NaCl

b)

EDTA

c)

Asam sitrat 3,6%

d)

NaF

66.

volume rata-rata eritrosit

a)

MCHC

b)

MCV

c)

MCH

d)

MHC

67.

berat rata-rata haemoglobin dalam 1 eritrosit

a)

MCH

b)

MHC

c)

MCHC

d)

MCV

68.

rata-rata persentase haemoglobin dalam 1 eritrosit

a)

MCH

b)

MCV

c)

MCHC

d)

MHC

69.

satuan pengukuran MCV

a)

mm

b)

%

c)

pg

d)

fl

70.

satuan pengukuran MCH

a)

pg

b)

fl

c)

%

d)

mm

71.

satuan pengukuran MCHC

a)

mm

b)

fl

c)

%

d)

pg

72.

nilai MCV tinggi

a)

Makrositer

b)

hipersiter

c)

megasiter

d)

hiperkrom

73.

hipokrom

a)

ukuran eritrosit kecil

b)

eritrosit berwarna pucat

c)

ukuran eritrosit besar

d)

eritrosit berwarna pekat

74.

nilai MCV sebesar 70 fl

a)

warna eritrosit pekat

b)

warna eritrosit pucat

c)

ukuran eritrosit normal

d)

ukuran eritrosit kecil

75.

Larutan untuk pemeriksaan retikulosit

a)

BCB

b)

Methilen Blue

c)

Eosin

d)

Gimsa

76.

Nilai normal retikulosit

a)

3%

b)

1%

c)

10%

d)

50%

77.

Penyakit akibat kelebihan retikulosit

a)

Anemia sel sabit

b)

Anemia pernisiosa

c)

Anemia aplastik

d)

Anemia polistirema