NEW
Font size
WorksheetsLatihan Termokimia
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Energi kimia adalah ...
kalor yang dihasilkan dari reaksi pembakaran
energi listrik yang dihasilkan oleh sel bahan bakar
energi potensial yang terkandung dalam ikatan kimia
energi yang diterima tanaman dari sinar matahari
Bomb kalorimeter terdiri dari wadah logam dengan kapasitas kalor 850 J/oC dan 1,1 kg minyak dengan kalor jenis 2,184 J.g-1.oC-1. Berapakah kapasistas kalor (J/oC) seluruh bagian kalorimeter?
1354 J/oC
1952 J/oC
2956 J/oC
3252 J/oC
Sebuah kalorimeter bomb terdiri dari bagian logam dengan kapasitas kalor 950,0 J °C-1 dan 8.50 x 102 g minyak dengan kalor jenis 2,418 J g‑1 °C-1. Kalor yang diperlukan (dalam kJ) untuk menaikan temperatur kalorimeter dari 25,00 °C ke 31,60 °C adaah ...
4,91 kJ
11,9 kJ
19,8 kJ
20,8 kJ
Sebanyak 25 g emas dan 30 g tembaga dimasukan ke dalam 100 g air. Jika temperatur awal emas, tembaga dan air masing-masing adalah 95 oC, 85 oC dan 25 oC, maka temperatur akhir dari sistem adalah ...
Diketahui kalor jenis emas, tembaga dan air masing-masing adalah 0,129; 0,387; and 4,18 J g-1 °C-1.
23,1 oC
26,0 oC
27,1 oC
28,2 oC
Kalorimater termos kopi mengandung 480 g air dengan temperatur 25 oC. Ke dalam kalorimeter ini ditambahkan 380 g air dengan temperatur 53.5 °C lalu ditambahkan 525 g air dengan temperatur 65.5 °C. Diasumsikan kalor yang diserap kalorimeter diabaikan, tentukan temperatur akhir air jika kalor jenis air adalah 4,184 J g‑1 °C-1.
38,2 °C
48,2 °C
67,6 °C
88,7 °C
Di bawah ini, manakah pernyataan yang benar terkait dengan perubahan sistem yang berlangsung pada tekanan tetap?
ΔH = ΔE
ΔH = qp - P ΔV
ΔH = ΔE - qp
ΔH = qp
Suatu reaksi kimia berlangsung dalam silinder suatu piston. Setelah reaksi berakhir, volume piston berubah dari 0,4 L menjadi 3,2 L. Manakah diantara pernyataan berikut yang benar?
Kerja dilakukan pada sistem
Kerja dilakukan oleh sistem
Energi dalam bertambah
Energi dalam tetap
Gas dalam piston menerima 430 J kalor dan menyebabkan piston mengalami ekspansi. Kerja sebesar 238 J terjadi selama ekspansi terhadap tekanan luar tetap sebesar 101 kPa. Nilai ΔH untuk proses ini adalah ...
(430 + 238) J
(430 0- 238) J
(238 - 430) J
430 J
Di laboratorium akan dilakukan eksperimen penentuan kalor molar pelarutan NaOH. Ke dalam kalorimeter yang mengandung 300 g air dengan temperatur 20 oC, sebanyak 10,65 g padatan NaOH dengan temperatur 20 oC dimasukan ke dalam kalorimeter dan diaduk hingga terlarut. Pelarutan NaOH ini menyebabkan temperatur naik menjadi 28,5 oC. Jika kalor jenis air 4,184 J g‑1 °C‑1, dan kalor yang diserap kalorimeter diabaikan, maka kalor molar pelarutan per mol NaOH adalah ...
-37,4 kJ
‑41,5 kJ
‑45,5 kJ
‑90,5 kJ
Di bawah ini reaksi termokimia yang berhubungan dengan entalpi pembentukan standar dari glukosa, C6H12O6(s), adalah ....
6 C(s) + 6 H2O(l) → C6H12O6(s)
6 C(s) + 12 H(g) + 6 O(g) → C6H12O6(s)
6 C(s) + 6 H2(g) + 3 O2(g) → C6H12O6(s)
6 C(g) + 6 H2(g) + 3 O2(g) → C6H12O6(s)
Suatu senyawa murni memiliki massa molar 89,05 g/mol. Sebanyak 1,400 g senyawa ini mengalami pembakaran sempurna pada tekanan tetap dalam suatu kalorimeter dengan kapasitas kalor 2.980 J °C-1. Akibat reaksi pembakaran ini, tempartur kalorimter naik sebesar 11,95 oC. Besarnya kalor pembakaran standar senyawa tersebut adalah ...
35,6 kJ/mol
1681 kJ/mol
1886 kJ/mol
2265 kJ/mol
Untuk reaksi:
C2H2(g) + H2(g) → C2H4(g)
Tentukan entalpi reaksi standar ( ΔH°r ) untuk reaksi di atas dengan menggunakan data entalpi pembakaran standar zat berikut:
C2H4(g) = ‑1411.08 kJ mol-1
C2H2(g) = ‑1299.65 kJ mol-1
H2(g) = ‑285.90 kJ mol-1
C(s) = ‑393.50 kJ mol-1
‑174,47 kJ
+397,33 kJ
‑961,47 kJ
‑2424,83 kJ
Pada tekanan tetap, perbedaan antara perubahan entalpi, ΔH, dan perubahan energi dalam, ΔE, adalah ...
Wekspansi
qP
qV
wkompresi
Di bawah ini yang tidak termasuk fungsi keadaan adalah ...
P
V
T
w
Suatu piston berisi gas ideal diekspansi dari volume 1 L ke 3 L terhadap tekanan tetap 1 atm. Proses ini akan diikuti dengan ...
Pelepasan kalor
Penurunan temperatur
kenaikan temperatur
qP = 0
