wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Total questions: 10

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?”

Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.”

Hm?”

“Tapi, seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan  rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”

Makna peribahasa "Bagai menimba air dengan keranjang” adalah ...

a)

Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.

b)

Pekerjaan sia-sia.

c)

Perbuatan yang bodoh.

d)

Pekerjaan orang yang tidak cerdas.

e)

Perbuatan orang-orang zaman dahulu.

2.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1). Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe (2). Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati (3). Mendengar berita itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang makan, Ronggo Lawa marah bukan main (4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amblas ke dalam lantai (5). Kemudian terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur (6). (Kemelut di Majapahit, SH Mintarja)

Ungkapan "merahlah muka" pada penggalan tersebut adalah ...

a)

Malu

b)

Bangga

c)

Marah

d)

Kecewa

e)

Sedih

3.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1). Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe (2). Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati (3). Mendengar berita itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang makan, Ronggo Lawa marah bukan main (4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amblas ke dalam lantai (5). Kemudian terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur (6). (Kemelut di Majapahit, SH Mintarja)

Ciri bahwa penggalan tersebut menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu  terdapat pada kalimat ...

a)

1 dan 3

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

e)

5 dan 6

4.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1). Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe (2). Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati (3). Mendengar berita itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang makan, Ronggo Lawa marah bukan main (4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amblas ke dalam lantai (5). Kemudian terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur (6). (Kemelut di Majapahit, SH Mintarja)

Penggunaan kata kerja mental terlihat dari penggunaan kata ...

a)

Mendengar

b)

Dilayani

c)

Menghadap

d)

Dibanting

e)

Berkerotok

5.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Prajurit-prajurityang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.

Kata "telah diperintahkan" pada kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan ...

a)

Menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu

b)

Menggunakan kalimat bermakna lampau

c)

Menggunakan kata kerja material

d)

Menggunakan kalimat langsung

e)

Menggunakan kata sifat

6.

Bacalah penggalan cerita sejarah berikut!

Jan Willem van Rijnst bergerak menyamping, membuka tangan kanannya, memberi isyarat kepada Danurejo untuk masuk dan duduk. Agaknya untuk penampilan yang berhubungan dengan bahasa Belanda beschaafdheid yang lebih kurang bermakna tata krama santun sesuai peradaban: alih-alih Jan Willem van Rijnst sangat peduli, dan hal itu merupakan sisi menarik darinya yang jali di antara sisi-sisi lain yang menyebalkan.

Kaidah kebahasaan yang menggunakan kata sifat (adjektiva) untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau peristiwa terlihat pada kutipan ...

a)

sangat peduli

b)

memberi isyarat

c)

bergerak menyamping

d)

membuka tangan kanannya

e)

bermakna tata krama santun sesuai peradaban

7.

Cermatilah penggalan berikut!

Riung Samudera menyatakan bahwa ia masih bingung dengan semua penjelasan Kendit Galih tentang masalah itu.

Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan ...

a)

bermakna lampau

b)

kalimat langsung

c)

kalimat tidak langsung

d)

kata kerja material

e)

kata kerja mental

8.

Cermatilah penggalan berikut!

Jan Willem van Rijnst bergerak menyamping, membuka tangan kanannya, memberi isyarat kepada Danurejo untuk masuk dan duduk.

Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan ...

a)

menggunakan kata kerja material

b)

menggunakan adjektiva

c)

menyatakan urutan waktu

d)

menggunakan kalimat langsung

e)

menggunakan kalimat tak langsung

9.

Cermatilah penggalan berikut!

Ndilalah sifat-sifat Jan Willem van Rijnst ini bagai pinang dibelah dua dengan sifat- sifat Danurejo II yang bagai kedelai di pagi tempe di sore.

Peribahasa bagai pinang dibelah dua artinya….

a)

kembar

b)

sama

c)

mirip

d)

beda

e)

menjadi dua

10.

Cermatilah penggalan berikut!

Ketika Danurejo II datang kepadanya, dia menyambut dengan bahasa Melayu yang fasih, sementara pejabat keraton Yogyakarta yang merupakan musuh dalam selimut dari Sultan Hamengku Buwono II ini lebih suka bercakap bahasa Jawa."Sugeng": kata Danurejo II, menundukkan kepala dengan badan yang nyaris bengkok seperti udang rebus.

Makna peribahasa musuh dalam selimut adalah ...

a)

berpura-pura baik

b)

suka berbohong

c)

orang yang banyak janjinya

d)

sesuatu yang tidak terbuka

e)

orang dekat yang berkhianat diam-diam