Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

AA Aliran-aliran Ilmu Kalam

Total questions: 20

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Pada akhir masa pemerintahan Utsman bin Affan, terjadi kekacauan yang dipicu oleh sikap sebagian orang yang tidak puas terhadap kebijakan Utsman bin Affan, sehingga terjadi fithnah al-kubra, maksudnya adalah...

a)

Peristiwa terbunuhnya Hamzah bin Abdul Muthālib.

b)

Peristiwa terbunuhnya Umar bin Khaṭab.

c)

Peristiwa terbunuhnya Ustman bin Affan.

d)

Peristiwa terbunuhnya Ali bin Abi Ṭālib.

e)

Peristiwa terbunuhnya Husain bin Ali.

2.

Di antara rencana aksi Khawārij adalah melancarkan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh yang dianggap bertanggung jawab dalam peristiwa tahkīm, berikut adalah para eksekutor yang ditugaskan untuk melaksanakan aksi tersebut...

a)

Ibnu Muljam ditugaskan untuk membunuh Ali bin Abi Ṭhālib di Kufah.

b)

Hajjaj bin Abdullah ditugaskan untuk membunuh Ali bin Abi Ṭhālib di Kufah.

c)

Amr bin Bakar ditugaskan untuk membunuh Mu’awiyah di Syam/Damaskus.

d)

Amr bin Bakar ditugaskan untuk membunuh Ali bin Abi Ṭhālib di Kufah.

e)

Hajjaj bin Abdullah ditugaskan untuk membunuh Amr bin Ash di Mesir.

3.

Apabila dikaji dari kronologi munculnya tahkīm sebagaimana yang diusulkan Mu’awiyah pada saat berkecamuknya perang Shiffin, maka sesungguhnya peristiwa tersebut merupakan corak baru dalam strategi mencapai suatu kemenangan. Hal tersebut efektif dilakukan oleh Mu’awiyah dan berhasil memecah pendukung Ali bin Abi Ṭhālib sehingga muncul kelompok…

a)

Khawârij dan Syi’ah.

b)

Syi’ah dan Murji’ah.

c)

Mu’tazilah dan Qadariyah.

d)

Murji’ah dan Mu’tazilah.

e)

Khawârij dan Murji’ah.

4.

Persoalan utama dan pertama yang kemudian menjadi tema perdebatan mutakallimin adalah tentang…

a)

Dosa besar.

b)

Kekuasaan Allah.

c)

Akal dan wahyu.

d)

Hari akhir.

e)

Kalamullah.

5.

Bagi Mu’tazilah, orang mukmin yang melakukan dosa besar akan ditempatkan di antara surga dan neraka, dan dihukumi...

a)

Mukmin.

b)

Musyrik.

c)

Fasik.

d)

Muslim.

e)

Kafir.

6.

Salah seorang tokoh Murji’ah adalah…

a)

Abu al-Hudzail.

b)

Al-Ghazali.

c)

Imam Maliki.

d)

Abu Hasan ash-Salehi

e)

Ma’bad al-Juhani.

7.

Iman itu terletak dan tersimpan di dalam hati. Ucapan dan tindakan seseorang tidak dapat menggugurkan keimanan seseorang. Apabila ada orang mukmin yang meninggal dalam keadaan maksiatpun tidak dapat dikatakan telah lepas imannya, karena yang berhak menghukumi kafir atau mukmin hanyalah Allah. Kalau ada orang yang berargumen demikian maka sesungguhnya dia sependapat dengan…

a)

Murji’ah.

b)

Mu’tazilah.

c)

Syi’ah.

d)

Khawārīj.

e)

Jabariyah.

8.

Yang menjadi pimpinan delegasi dari pihak Ali bin Abi Tholib dalam peristiwa tahkīm adalah .…

a)

Amr Bin Ash.

b)

Zubair.

c)

Mu’awiyah bin Abi Sufyan.

d)

Abu Hasan al-Asy’ari.

e)

Abu Musa al-Asy’ari.

9.

Kondisi mental masyarakat yang apatis, tidak mau merubah keadaan, pasrah terhadap nasib, sangat menguntungkan pemerintahan Bani Umayyah, sehingga saat itu ada beberapa mutakallimin yang berusaha membangitkan semangat untuk merubah keadaan. Pada akhirnya, pemikiran para mutakallimin ini dirumuskan dalam suatu ajaran yang dikenal dengan pemikiran…

a)

Syi’ah.

b)

Khawārīj.

c)

Jabariyah.

d)

Mu’tazilah.

e)

Qadariyah.

10.

Aliran kalam yang dikenal dengan istilah fatalism atau predestination adalah….

a)

Jabariyah.

b)

Mu’tazilah.

c)

Khawārīj.

d)

Syi’ah.

e)

Qadariyah

11.

Allah Swt. telah memberikan potensi kepada manusia yang berupa akal untuk menentukan pilihan hidupnya. Kafir atau mukmin, bahagia atau tidak, semuanya telah diserahkan kepada manusia. Hal tersebut sesuai dengan doktrin ajaran…

a)

Jabariyah.

b)

Khawārīj.

c)

Qadariyah.

d)

Syi’ah.

e)

Maturidiyah.

12.

Ada beberapa doktrin ajaran yang berkaitan dengan hukum pelaku dosa besar, misalnya:

(1) menyerahkan keputusan kepada Allah terhadap pelaku dosa besar,

(2) kafir dan kekal di dalam neraka,

(3) memberikan kesempatan kepada muslimin yang melakukan dosa besar untuk bertaubat.

Adapun paham Mu’tazilah adalah…

a)

Menyerahkan keputusan kepada Allah terhadap pelaku dosa besar.

b)

Al-manzilatu bainal manzilataini.

c)

Memberikan kesempatan kepada muslimin yang melakukan dosa besar untuk

bertaubat.

d)

Kafir dan masuk neraka selama-lamanya.

e)

Fasik dan kekal di dalam neraka

13.

Kalau ada orang atau sekelompok orang berpendapat bahwa pelaku dosa besar adalah termasuk kafir, kemudian dengan mudahnya menggunakan doktrin ini untuk menghukumi kafir kepada siapapun yang di luar kelompoknya, maka sesungguhnya orang tersebut sependapat dengan paham …

a)

Ahlussunnah wal jamaah

b)

Mu’tazilah.

c)

Khawārīj.

d)

Murji’ah.

e)

Syi’ah.

14.

Sebagian mutakallimin berpendapat bahwa Tuhan tidak mungkin mengerjakan sesuatu yang tidak ada gunanya sehingga Tuhan harus (wajib) berbuat yang baik dan terbaik. Hal tersebut merupakan pemikiran aliran kalam...

a)

Mu’tazilah.

b)

Maturidiyah.

c)

Asy’ariyah.

d)

Khawārīj.

e)

Murji’ah.

15.

Berikut termasuk hasil analisis tentang sejarah, tokoh utama dan ajaran pokok

aliran-aliran ilmu Kalam, kecuali ...

a)

Khawārij

b)

Syi’ah

c)

Jabariyah

d)

Murji’ah

e)

Sa'diyah

16.

Semboyan lā hukma illā lillāh (menetapkan hukum itu hanyalah hak

Allah) yang merujuk kepada QS. Al- An’ām (6): 57 adalah salah satu doktrin ajaran dari aliran ...

a)

Khawārij

b)

Syi’ah

c)

Jabariyah

d)

Murji’ah

e)

Qadariyah

17.

Aliran yang berpendirian bahwa keimaman/kekhalifahan itu berdasarkan pengangkatan dan pendelegasian (nashwashiyah) baik dilakukan secara terbuka maupun secara sembunyi-sembunyi atau rahasia, dan mereka yang percaya bahwa keimaman itu tidaklah terlepas dari anak keturunan Ali bin Abi Ṭālib adalah ...

a)

Khawārij

b)

Syi’ah

c)

Jabariyah

d)

Murji’ah

e)

Qadariyah

18.

Munculnya aliran Syi’ah tidak dapat dipisahkan dari tokoh kontroversial yang

bernama ...

a)

Abu al-Hudzail.

b)

Al-Ghazali.

c)

Abdullāh Ibnu Saba’

d)

Abu Hasan ash-Salehi

e)

Ma’bad al-Juhani.

19.

Abdullāh Ibnu Saba’ adalah seorang pendeta Yahudi berasal dari ... yang pura-pura masuk Islam dengan tujuan hendak merusak Islam

dari dalam karena mereka tidak sanggup mengacaukan dari luar.

a)

Iraq

b)

Yaman

c)

Iran

d)

Yerusalem

e)

Taiwan

20.

Ajaran yang dianggap berbahaya, karena akan membawa kepada moral atitude, yaitu sikap memperlemah ikatan-ikatan moral, atau masyarakat yang bersifat permissive, yaitu masyarakat yang dapat mentolerir penyimpangan-penyimpangan dari norma-norma akhlak yang berlaku adalah ...

a)

Khawārij

b)

Syi’ah

c)

Jabariyah

d)

Murji’ah

e)

Qadariyah