NEW
Font size
WorksheetsUTS ANALISIS KUANTITATIF
Total questions: 25
Worksheet time: 38mins
Jika terjadi multikolinearitas pada model maka akan mengakibatkan ...
Variansi kecil
Interval kepercayaan kecil
R2 tinggi tetapi tidak banyak variabel yang signifikan dari uji t.
taksiran yang didapat bagus
standar error kecil
Berikut ini adalah cara mengatas multikolinearitas , kecuali ...
Melihat informasi sejenis yang ada
Tidak mengikutsertakan salah satu variabel yang kolinier
Mentransformasikan variabel
Mencari data tambahan
Melanjutkan Regresi
Apakah yang dimaksud dengan Heteroskedastisitas?
Variasi Error tidak konstan
Variasi Error konstan
Koefisien determinasi tidak konstan
Koefisien determinasi konstan
Pengujian hipotesis tidak signifikan
Berikut ini yang merupakan asumsi regresi logistik, kecuali...
Variabel dependen harus bersifat dikotomi
Asumsi homokedastisitas tidak diperlukan
Regresi logistik tidak membutuhkan hubungan linier antara variabel independen dengan variabel dependen
Variabel independen harus memiliki keragaman yang sama antar kelompok variabel
Metode statistika yang digunakan untuk mengetahui hubungan fungsional linear antara satu variabel respon (Y) dengan lebih dari satu variabel prediktor (X)
Analisis Regresi Linier Sederhana
Analisis Regresi Linier Berganda
Analisis Multivariate
Analisis Korelasi Berganda
Bagaimana bentuk persamaan regresi dengan tiga variabel X ?
Y^=a+b1X1
Y^=a+b1X1+b2X2+b3X3+b4X4
Y^=a+b1X1+b2X2
Y^=a+b1X1+b2X2+b3X3
Variabel yang nilainya bergantung pada variabel lain disebut dengan
Variabel Independen
Variabel Dependen
Varabel Bebas
Variabel X
Berikut contoh model regresi linier berganda, kecuali
Y^=45X1
Y^=0,25+0,6X1+0,45X2+0,76X3
Y^=−20X1+66X2
Y^=0,9−0,054X1−0,356X2
Universitas Jember ingin mengetahui keberhasilan alumninya dengan melihat hubungan antara besarnya gaji yang diterima dengan IPK dan lama studi. Untuk keperluan tersebut dilakukan survei terhadap 10 alumni di 10 perusahaan pada tahun 2022. Dari soal tersebut manakah variabel dependennya ?
Lama Studi
IPK
Besar gaji yang diterima
Lama studi dan IPK
Output p-value (sig.) pada tabel di atas di atas digunakan untuk uji apa ?
Uji parsial
Uji bersama-sama
Uji korelasi
Uji koefisien determinasi
Tabel output SPSS di atas (Unstandardized B) digunakan untuk apa?
Pengujian sendiri-sendiri
Pengujian bersama-sama
Menentukan model regresi
Menentukan standar eror
Nilai sig. pada output SPSS di atas digunakan untuk apa ?
Menentukan koefisien determinasi
Menentukan model regresi
Uji bersama-sama (Uji F)
Uji parsial (Uji t)
Berdasarkan tabel di atas, model regresi linier berganda yang terbentuk adalah
Y^=4,139−0,513 Lama Studi
Y^=4,139+0,226 IPK−0,513 Lama Studi
Y^=1,239+0,225 IPK+0,121 Lama Studi
Y^=1,239+0,121LamaStudi
Berdasarkan tabel di atas, variabel mana sajakah yang berpengaruh terhadap Y (besar gaji) ?
Konstanta, IPK dan lama studi
IPK
Konstanta dan lama studi
Semua jawaban A, B, C benar
Tabel di atas dapat digunakan untuk melihat nilai apa saja ?
Uji bersama-sama
Uji parsial
Model regresi
Koefisien korelasi dan koefisien determinasi
Berdasarkan tabel di atas, berapakah nilai koefisien determinasinya (R2) ? dan apa artinya?
0,952. Variabilitas Y (gaji) dapat dijelaskan oleh variabel X1 (lama studi) dan X2 (IPK) sebesar 4,8%, sedangkan sisanya yaitu 95,2% dijelaskan oleh variabel lain yang belum masuk ke dalam model
0,952. Variabilitas Y (gaji) dapat dijelaskan oleh variabel X1 (lama studi) dan X2 (IPK) sebesar 95,2%, sedangkan sisanya yaitu 4,8% dijelaskan oleh variabel lain yang belum masuk ke dalam model
0,906. Variabilitas Y (gaji) dapat dijelaskan oleh variabel X1 (lama studi) dan X2 (IPK) sebesar 9,4%, sedangkan sisanya yaitu 90,6% dijelaskan oleh variabel lain yang belum masuk ke dalam model
0,906. Variabilitas Y (gaji) dapat dijelaskan oleh variabel X1 (lama studi) dan X2 (IPK) sebesar 90,6%, sedangkan sisanya yaitu 9,4% dijelaskan oleh variabel lain yang belum masuk ke dalam model
Variabel independen dikatakan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, jika ??
Nilai signifikansi < 0,05
Nilai signifikansi > 0,05
Uji asumsi klasik sebagai prasyarat dari analisis apa ??
Korelasi Pearson
Regresi Linier
Regresi Logistik
One Way ANOVA
Variabel kategori adalah
variabel dalam persamaan regresi yang mempunyai jumlah pasti sehingga kategori yang berbeda dari satu variabel dapat diidentifikasi
variabel dalam persamaan regresi yang jumlahnya tidak pasti
suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
Variabel ini mempunyai pengaruh atau menjadi penyebab terjadinya perubahan pada variabel lain
Perbedaan regresi linear dengan regresi logistik adalah
Dependen variabel pada regresi linear adalah data ordinal sedangkan pada regresi logistik adalah data nominal
Dependen variabel pada regresi linear adalah data nominal sedangkan pada regresi logistik adalah data ordinal
Dependen variabel pada regresi linear adalah data kontinyu (interval atau rasio) sedangkan pada regresi logistik bersifat binari (hanya ada 2 kategori)
Dependen variabel pada regresi linear adalah data binari (hanya ada 2 kategori) sedangkan pada regresi logistik adalah data kontinyu (interval atau rasio)
Hasil membandingkan kemungkinan terkena penyakit pada kelompok terpapar(exposed) dengan kelompok tidak terpapar (unexposed) disebut…
Risiko Relatif (RR)
Odds Ratio (OR)
Rasio Prevalensi (RP)
Risk Difference (RD)
Salah satu metode yang digunakan untuk mendiagnosis adanya autokorelasi antar residual adalah
Kolmogorov Smirnov
Durbin Watson
Breusch Pagan
VIF
Berdasarkan gambar tersebut nilai Odds Ratio ditunjukkan oleh nilai ....
B
S.E
Wald
Exp (B)
Berdasarkan gambar variabel yang berpengaruh secara nyata pada taraf nyata 5 % adalah ....
X1
X2
x1 dan X2
Tidak ada
Jika Y adalah terjadinya kanker, X1 adalah merokok Apa makna dari nilai Exp (B) 6,227
Setiap peningkatan merokok sebesar 1 satuan akan meningkatkan resiko terjadinya kaker sebesar 6,227 persen
orang yang merokok lebih beresiko mengalami kanker paru sebanyak 6,277 kali lipat di bandingkan orang yang tidak merokok
Setiap peningkatan merokok sebesar 1 satuan akan menurunkan resiko terjadinya kanker sebesar 0,06 persen
Setiap peningkatan merokok sebesar 1 satuan akan meningkatkan resiko terjadinyakanker sebesar 0,06 persen
