wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MATERI 9 EKSEPIEN TABLET

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Departemen RND akan membuat sediaan tablet dexametasone 0,5 mg dengan bobot tablet 100 mg. Apa uji yang perlu dilakukan?

a)

a. Uji keseragaman kandungan

b)

b. Uji keragaman kandungan

c)

c. Uji keragaman ukuran

d)

d. Uji Keseragaman bobot

e)

e. Uji keragaman bobot

2.

Pseudoefedrin HCl memiliki karakteristik serbuk halus, berbentuk jarum, dan memiliki kompaktibilitas buruk. Cara yang tepat untuk granulasinya ?

a)

a. Granulasi basah

b)

b. Granulasi kering

c)

c. Kempa langsung

d)

d. Foam Granulation

e)

e. Fast melt granulation

3.

Seorang pasien berusia 50 tahun diresepkan obat isosorbit dinitrat 10 mg. apoteker menjelaskan cara penggunaan tablet tersebut disimpan dibawah lidah. Golongan jenis tablet apakah obat tersebut?

a)

a. Tablet kunyah

b)

b. Tablet hisap

c)

c. Tablet sublingual

d)

d. Tablet salut enterik

e)

e. Tablet effervescent

4.

Seorang apoteker sedang melakukan evaluasi tablet allopurinol. Pengujian apa yang harus dilakukan jika ingin mengetahui beberapa kecepatan pelarutan obat pada waktu tertentu. Pada waktu tertentu sampel diambil dan diukur kadarnya menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Metode evaluasi apakah yang dimaksud?

a)

a. Waktu hancur

b)

b. Kerapuhan

c)

c. Daya alir

d)

d. Disolusi

e)

e. Keregasan

5.

Bagian formulasi dan pengembangan produk melakukan evaluasi terhadap granul metformin. Salah satu evaluasi yang dilakukan adalah Hausner Ratio. Karakteristik apa yang ingin diketahui dari hasil evaluasi tersebut?

a)

a. Distribusi ukuran

b)

b. Kadar air

c)

c. keseragaman kadar

d)

d. Sifat alir granul

e)

e. Keregasan

6.

Industri farmasi telah membuat sediaan tablet simvastatin menggunakan metode kempa langsung. Setelah sediaan tablet jadi, apoteker melakukan evaluasi terhadap tablet yang dihasilkan. Hasil yang didapat pada permukaan tablet terdapat warna terang dan gelap, serta distribusi warna tablet tidak merata. Apakah kerusakkan yang terjadi pada sediaan tersebut?

a)

a.  Sticking    

b)

b.  Mottling 

c)

c. Binding

d)

d. Capping

e)

e. Crumbling

7.

Seorang apoteker di industri farmasi sedang melakukan pengujian terhadap formula produk tablet natrium diklofenak yang akan dibuat. Pada saat dicetak, tablet terpecah menjadi 2 bagian dan 3 bagian. Apakah nama kerusakan pada tablet tersebut?

a)

a. High friability    

b)

b. Mottling  

c)

c. Sticking

d)

d. Laminating

e)

e. Low hardness

8.

Pada saat produksi, seorang apoteker di bagian QC industri farmasi melaporkan bahwa tablet simvastatin yang dihasilkan mempunyai nilai kerapuhan > 1%. Masalah ini dilaporkan ke bagian R & D yang memutuskan untuk menambahkan eksipien untuk mengatasi masalah tersebut. Apakah bahan tambahan yang harus ditingkatkan konsentrasinya?

a)

a. Bahan pelicin 

b)

b. Bahan pengikat 

c)

c. Bahan penghancur

d)

d. Bahan pengisi

e)

e. Bahan pewarna

9.

Seorang apoteker yang bekerja pada bagian quality control suatu industri farmasi melakukan in process control pada saat proses produksi tablet Parasetamol 500 mg. Hasil pengujian tersebut menyimpulkan bahwa waktu hancur tablet sebesar 20 menit. Apakah bahan tambahan dalam formulasi tablet tersebut yang tepat untuk dievaluasi?

a)

a.  Diluent   

b)

b.  Glidant  

c)

c.  Antiadherent

d)

d. Lubricant

e)

e. Disintegrant

10.

Tablet menempel saat pengempaan di punch bagian atas, sehingga merusak permukaan tablet. Sebagai formulator bahan apa yang harus ditambahkan

a)

a. Laktosa

b)

b. Povidon

c)

c. Ac-disol

d)

d. Mg. stearat

e)

e. Colidon 30

11.

Pada saat produksi seorang apoteker dibagian QC industri farmasi melaporkan bahwa tablet simvastatin yang dihasilkan menghasilkan nilai kerapuhan >1%. Masalah ini dilaporkan ke bagian RND yang memutuskan untuk menambah eksepien untuk mengatasi masalah tersebut. Apakah bahan tambahan yang harus ditingkatkan konsentrasinya?

a)

a. Alginat

b)

b. SSG

c)

c. Silikon dioksida

d)

d. Eksplotab

e)

e. aerosil

12.

Bagian pengawasan mutu diindustri farmasi melakukan uji distribusi ukuran granul ibu profen. Metode apa yang dilakukan?

a)

a. Sedimentasi

b)

b. Pengayakan

c)

c. Mikroskopik

d)

d. Coulter counter

e)

e. Ultrasentrifugasi

13.

Sebuah industri farmasi ingin mengembangkan obat X yang sukar larut dalam air, karena itu ditambahkan propilenglikol untuk menambahkan kelarutan. Metode ini disebut?

a)

a. Kosolvensi

b)

b. Solubilisasi

c)

c. Pembentukan garam

d)

d. Inklusi

e)

e. Dispersi padat

14.

Industri farmasi pengembangan obat dengan sistem vesikel dengan eksepien fosfatilidon 2%, etanol 30% dan air. Disebut apakah sistem tersebut?

a)

a. Liposom

b)

b. Niosom

c)

c. Etosom

d)

d. Transfersom

e)

e. Fitosom

15.

Apoteker RND ingin membuat sediaan tablet yang terdisolusi dihambat atau dilepaskan pada waktu tertentu. Apa jenis tablet yag dimaksud adalah?

a)

a. Control Released

b)

b. Sustained Release

c)

c. Immediate Release

d)

d. Delayed Release

e)

e. Tablet enterik

16.

Seorang apoteker diindustri farmasi sedang menyusun tahapan penyalutan dalam standar operasional prosedur produksi tablet salut gula Epirison HCL. Tahapan penyalutan tersebut harus disusun secara berurutan agar mudah dipahami oleh personal yang terlibat dalam proses produksinya. Bagaimanakah tahapan penyalutan yang tepat dituliskan di SPO tersebut?

a)

a. Subcoating-smooting-coloring-finishing-polishing

b)

b. Subcoating-smooting-polishing-coloring-finishing

c)

c. Subcoating-coloring-smooting-polishing-finishing

d)

d. Polishing-subcoating-smooting-coloring-finishing

e)

e. Subcoating-smooting- polishing-finishing-coloring

17.

Sebuah industri farmasi melakukan IPC salah satunya untuk memeriksa waktu hancur tablet. Tablet diletakkan dalam 6 lubang lalu dihitung waktu wancurnya. Apa nama alat yang digunakan?

a)

a. Hardness Tester

b)

b. Disintegration tester

c)

c. Friability tester

d)

d. Disolution tester

e)

e. Climatic chamber

18.

Sebuah industri farmasi mengembangkan tablet nifedipine sediaan lepas lambat. Bahan tambahan yang digunakan laktosa, amilum, etilselulosa, mg stearat dan primogel. Bahan yang berguna untuk lepas lambat adalah?

a)

a. Laktosa

b)

b. Amilum

c)

c. Etil selulosa

d)

d. Primogel

e)

e. Mg. Stearat

19.

Bagian kontrol kualitas diindustri farmasi melakukan uji untuk mengetahui distribusi ukuran dari granul. Apakah metode yang digunakan?

a)

a. Sedimentasi

b)

b. Sieve shaker

c)

c. Mikroskop optik

d)

d. Ultrafiltrasi

e)

e. Coulter counter

20.

Bagian IPC industri farmasi sedang melakukan evaluasi waktu hancur terhadap sediaan tablet bersalut selaput. Pengujian dilakukan menggunakan 6 tablet yang masing masing dimasukkan kedalam tabung yang ada keranjang alat uji. Sebagai media digunakan air pada suhu 37C. Berapa lama maksimal waktu hancur tablet salut enterik

a)

a. 3 Menit

b)

b. 5 menit

c)

c. 15 Menit

d)

d. 30 menit

e)

e. 60 menit

21.

Suatu industry farmasi membuat tablet amlodipine dan bagian QCmelakukan pengujian waktu hancur. Pada pengujian pertama dari 6 tabletterdapat 2 yang tidak hancur. Lalu di lakukan pengujian lanjutan dengan 12tablet. Berapa tabletkah yang harus hancur sehingga tablet dapat memenuhisyarat uji waktu hancur ?

a)

a. 12

b)

b. 15

c)

c. 16

d)

d. 17

e)

e. 18

22.

Suatu tablet mengalami kerusakan karena adanya udara yang terjebak dalammasa cetak. Di sebut apakah kerusakan tersebut ?

a)

a. Chipping

b)

b. Motling

c)

c. Cracking

d)

d. Picking

e)

e. Capping

23.

Soal uji kebocoran sediaan larutan/sirup. Pengujian pertama menggunakan10 botol namun ada yang bocor. Berapakah sampel yang di gunakan pada ujitahap selanjutnya ?

a)

a. 10

b)

b. 15

c)

c. 20

d)

d. 25

e)

e. 30

24.

Industri farmasi sedang mengembangkan tablet paracetamol menggunakan alat cetak tablet. Ternyata terdapat beberapa tablet mengalami capping berupa pecahnya pada bagian atas. Bagian dari alat cetak tablet apakah yang mempengaruhi hasil?

a)

a. Hopper

b)

b. Upper Punch

c)

c. Lower Punch

d)

d. Dies

e)

e. Shoe

25.

Seorang apoteker yang bekerja pada bagian RND suatu industri farmasi akan merancang formulaoral desintegration tablet ketoprofen dengan komposisi bahan tambahan cross povidon, betasiklodestrin, manitol, aspartam, Mg stearat dan talk. Apakah bahan tambahan yang berperan sebagai solubilizer dalam formula tersebut?

a)

a. Aspartam

b)

b. Betasiklodekstrin

c)

c. Crosspovidon

d)

d. Manitol

e)

e. Mg stearat