NEW
Font size
WorksheetsPH-1: Berkombetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja
Total questions: 20
Worksheet time: 17mins
Dengan akal dan agama, manusia sangat berpeluang menjadi makhluk yang terbaik. Di antara ciri makhluk yang terbaik adalah selalu berorientasi terhadap kebaikan dan kualitas hidup di masa depan.
Pernyataan tersebut menunjukkan kepada umat Islam tentang... .
Pengertian berkompetisi dalam kebaikan.
Sebab-sebab manusia berkompetisi dalam kebaikan.
Pentingnya berkompetisi dalam kebaikan.
Tata cara untuk berkompetisi dalam kebaikan.
Dasar perintah berkompetisi dalam kebaikan.
Perhatikan potongan ayat berikut!
7
6
5
4
3
Imam Al-Ghazali berkata, “Barang siapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa yang harinya sama dengan kemarin, maka dia adalah orang yang merugi. Barang siapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada kemarin, maka dia terlaknat.”
Berdasarkan perkataan Imam Al-Ghazali tersebut, sikap yang harus dilakukan agar kita mendapatkan keberuntungan adalah... .
Mencari-cari kelemahan orang lain.
Berkompetisi dalam kebaikan.
Berkompetisi untuk mengalahkan orang lain.
Bersabar menunggu rezeki datang dengan sendirinya.
Bermalas-malasan.
Berdasarkan beberapa pernyataan tersebut, yang menunjukkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan terdapat pada nomor... .
1), 2), dan 3)
1), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
4), 5), dan 6)
Untuk menjadi umat Islam yang memiliki etos kerja tinggi, diperlukan cara-cara tertentu. Berikut yang bukan cara menumbuhkan etos kerja bagi umat Islam adalah... .
Memahami dan mengamalkan manfaat etos kerja.
Memperdalam ajaran Islam tentang etos kerja.
Berteman dengan orang yang beretos kerja.
Mengikuti BLK (Balai Latihan Kerja).
Berlatih sejak kecil secara terus-menerus.
Lingkungan kerja akan menjadi positif ketika ada seseorang yang selalu bersemangat menjalani pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Hal tersebut merupakan salah satu ... etos kerja.
cara memiliki sikap
manfaat dari
sebab seseorang memiliki
karakteristik dari
dampak negatif dari
Pada saat pulang kantor, Pak Deri melihat Pak Rahman dengan semangat pergi ke masjid untuk sholat Isya’ berjamaah. Dengan rasa penasaran, Pak Deri pergi ke rumah Pak Rahman. Beberapa saat setelah selesai sholat di masjid, Pak Deri pun langsung bertanya kepada Pak Rahman alasan ia semangat sekali ketika pergi ke masjid untuk sholat berjamaah. Pak Rahman menjawab dengan santai dan tersenyum, “Itu karena saya ingin mencari ridho Allah Swt. dan mendapatkan keutamaan sholat berjamaah yaitu 27 derajat.” Pak Rahman juga tidak segan mengaja Pak Deri bersama-sama ikut sholat berjamaah di masjid sepulang dari kantor.
Berdasarkan kisah tersebut, terdapat salah satu manfaat dari berkompetisi dalam kebaikan yaitu... .
Menjadikan waktu lebih bermanfaat.
Menjadikan energi tersalurkan untuk kegiatan positif.
Dapat saling memotivasi antarsesama untuk melakukan kebaikan.
Membentuk lingkungan yang negatif.
Menunda melakukan kebaikan.
Berkompetisi dalam kebaikan, baik dalam hal ibadah maupun muamalah akan diridhoi oleh Allah Swt., jika... .
Dilakukan oleh orang mukalaf.
Dilakukan secara berjamaah.
Pelaksanaannya keluar dari syariat.
Dilandasi dengan niat yang ikhlas.
Dilakukan setiap hari.
Sikap etos kerja harus dimiliki oleh setiap muslim agar menjadi seorang muslim yang baik. Berikut contoh perilaku seorang muslim yang memiliki sikap etos kerja adalah... .
Menjalin kerja sama yang menguntungkan diri sendiri.
Tidak peka dan tanggap terhadap permasalahan bisnis.
Lebih mementingkan emosi daripada rasio atau akal.
Bekerja dengan kesungguhan sehingga hasilnya maksimal.
Memacu perubahan sosial untuk jatuhnya perekonomian.
Perhatikan tabel berikut ini!
1a, 2b, 3c, 4d
1b, 2d, 3a, 4b
1c, 2d, 3b, 4a
1d, 2c, 3b, 4a
1e, 2a, 3d, 4c
Berdasarkan Q.S. al-Maidah/9: 48 ditegaskan bahwa kitab Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran). Kebenaran tersebut meliputi hal-hal berikut ini, kecuali... .
Dzat yang menurunkan
haq dalam kandungannya
cara turunnya
yang mengantarnya turun
penafsiran manusia atas Al-Qur’an
Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s. Al-Qur’an menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu. Dalam hal ini Al-Qur’an berfungsi sebagai... .
Muhaimin
Mutakabbir
Mutawatir
Mushaddiq
Murabbi
Dalam kedudukannya sebagai pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi bagi umat manusia sepanjang masa. Berikut ini yang merupakan bukti ajaran Islam bersifat universal adalah... .
Membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya
Ajarannya mudah dilakukan oleh seluruh golongan manusia
Setiap orang berhak menyampaikan isi Al-Qur’an kepada orang lain
Memperluas peluang manusia untuk masuk surga
Tidak ada syarat tertentu untuk melaksanakan ajaran Islam
Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguhsungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah... .
kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an
merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat
memiliki pendirian yang teguh dan konsisten
merasa cukup dengan amal yang dilakukan
tidak mau menerima nasihat dari orang lain
Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah
untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang
yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya
kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja)
Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya
Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah
Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah
Mad jaiz munfashil dan ikhfa’
Mad wajib muttashil dan idzhar safawi
Mad iwadh dan iqlab
Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni... .
mencapai pangkat tertinggi
memperoleh harta yang melimpah
sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.
dimuliakan oleh masyarakat
mendapatkan ketenangan hidup
Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah... .
Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi
Rasa malas dan berpangku tangan
Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
Mendapatkan sumbangan dari orang lain
Tergerak untuk memperbanyak ibadah
Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil adalah... .
Manusia memiliki nasib berbeda-beda
Agar dapat berlomba dalam kebaikan
Terciptanya kehidupan baru di bumi
Memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi
Semua manusia dikendalikan oleh takdir
Ungkapan di atas yang termasuk kategori etos kerja adalah... .
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
1 dan 5
