wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UTS IDGM

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Menurut kerangka teori Unicef dalam Soekirman (2000), Status Gizi secara langsung dipengaruhi oleh

a)

Infeksi

b)

Konsumsi

c)

Konsumsi dan Infeksi

d)

Konsumsi, Infeksi dan Keturunan

e)

Konsumsi, Infeksi, Keturunan dan Pola Asuh Ibu

2.

Kekurangan Vitamin A adalah salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Kekurangan vitamin dapat berdampak pada kebutaan mata. Kekurangan vitamin A berdampak secara bertahap. Kekurangan vitamin A secara klinis dapat dilihat dari tanda-tanda klinis. Tanda klinis berikut masih bersifat revisibel adalah...

a)

Cornea Xirosis

b)

Ulserasi Kornea

c)

Bercak Bitot

d)

Cornea Scar

e)

Xeroptalmia

3.

Berat badan yang berlebih (overweight) dan obesitas adalah masalah gizi yang jumlahnya semakin meningkat. Maslah gizi tersebut berpotensi memicu timbulnya penyakit degeneratif. Berikut adalah penyakit dengan faktor risiko bukan obesitas adalah...

a)

Hipertensi

b)

Diabetes Meilitus

c)

Jantung Koroner

d)

Bronhitis

e)

Stroke

4.

Teori HL Bloom mengungkapkan bahwa timbulnya penyakit karena ketidak seimbangan antara Host-Agen-Enviroment. disebuah desa angka prevalensi balita Kurang Energi Protein (KEP) cukup tinggi.

Apa yang menjadi agen timbulnya masalah di desa tersebut...

a)

zat-zat gizi yang terkandung dalam makanan tidak adekuat

b)

Pengetahuan dan pola asuh orang tua atas pemberian gizi yang kurang

c)

perilaku dan budaya dalam pengolahan pangan dikeluarga yang tidak baik

d)

Asupan gizi yang tidak adekuat

e)

sanitasi lingkungan buruk

5.

Gangguan Akibat Kekurang Iodium (GAKY) adalah salah satu masalah gizi di Indonesia. GAKY pada seseorang dapat dilihat dari tanda-tanda klinisnya. GAKY diderita oleh semua kelompok umur. GAKY pada bayi baru lahir (neonatal) memiliki tanda klinis spesifik.

Berikut tanda klinis yang non-spesifik pada kasus tersebut adalah....

a)

Pembesaran Kelenjar Gondok

b)

Kulit Bintik-bintik

c)

UUK terbuka

d)

Type wajah khas (mongol)

e)

Anak tapak kurus

6.

Gangguan Akibat Kekurang Yodium (GAKY) masih menjadi permaslahan gizi di Indonesia. Praktisi kesehatan harus mengetahui tentang GAKY. Penyebab, bahaya dan upaya penanggulangannya.

Berikut peryataan yang kurang tepat mengenai hal tersebut...

a)

GAKI disebabkan oleh kekurangan iodium

b)

Kasus GAKI lebih banyak terjadi di daerah penggunungan

c)

Daerah dikategorikan edemik GAKI bila prevalensi GAKI diatas normal

d)

Pemantauan Garam Beryodium di Rumah Tangga adalah salah satu program penanggulangan GAKY

e)

Pasteurisasi adalah salah satu teknik menambahkan iodium dalam garam untuk mencegah GAKI

7.

Anemia Gizi Besi (AGB) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. AGB dapat kenali dengan tanda klinis pada penderita. Seorang mahasiswa akan mengidentifikasi tanda klinis pada target  organ penderita.

Berikut yang bukan merupakan target organ pemeriksaan oleh mahasiswa adalah...

a)

Lidah

b)

Bibir

c)

Kelopak Mata

d)

Kuku jari tangan

e)

Telapak Tangan

8.

Berikut adalah cut-off  kadar Hemoglobin (Hb) anemia (AGB) untuk remaja putri

a)

11,0 g%

b)

11,5 g%

c)

12,0 g%

d)

12,5 g%

e)

13,0 g%

9.

Prevalensi balita kekurangan gizi masih tinggi di Indonesia. Kekurangan gizi pada balita dibedakan berdasarkan jenis zat gizi yang defisit. Tanda klinis dapat dijadikan metode yang cepat dan mudah untuk mengenali balita kekurangan gizi.

Berikut  yang tidak termasuk tanda klinis kwasiorkor...

a)

Oedem , terutama pada kaki (dorsum pedis)

b)

Waja seperti orang tua

c)

Anoreksia

d)

Hepatomegali

e)

Dermatosis

10.

Bercak merah pada kulit dan mengelupas (crazy pavement dermatosis) adala tanda klinis khas pada

a)

Marasmus

b)

Kwasiorkor

c)

Marasmik-kwashiorkor

d)

Hepatomegali

e)

Anoreksia

11.

Berikut  pernyataan yang benar tetang kelenjar tyroid, kecuali

a)

Terdiri dari 2 lobus (kanan dan kiri)

b)

Tidak ikut bergerak saat menelan

c)

Setiap orang mempunyai kelenjar tyroid/gondok

d)

Pembesaran lobus (kanan dan kiri) tidak selalu sama besar dan bersamaan

e)

Pembesaran kelenjar tyroid (gondok) berbeda dengan gondong

12.

Pada tahap awal Kekurangan Vitamin A secara klinis  adalah

a)

Konjungtiva mengering

b)

Buta senja (night blindness only)

c)

Konjungtiva xerosis

d)

Kebutaan

13.

Wati (23 tahun)  seseorang karyawati bank swasta memiliki Berat Badan (BB) 65 Kg, Tinggi Badan (TB) 150cm, jika dilihat dari Indek Masa Tubuhnya (IMT) keteria obesitas asia-pasifik, maka wati tergolong :

a)

Obesitas I

b)

Obesitas II

c)

Risiko Obesitas

d)

Berat Badan Lebih

e)

Normal

14.

Berikut merupakan program gizi mikro, kecuali

a)

Balita gizi buruk diberikan perawat sesuai standar

b)

Pemantauan rumah tangga yang mengkonsumsi garam beryodium

c)

Pemberian kapsul vitamin A pada balita 6-59 bulan

d)

Pemberian tablet Fe 90 tablet pada ibu hamil

e)

Bayi 6-12 bulan diberikan kapsul vitamin A

15.

Berikut merupakan tujuan pengolahan makanan, kecuali

a)

Meningkatkan citarasa makanan

b)

Memperpanjang masa simpan makanan

c)

Mengurangi peran mikroba dalam makanan

d)

Membuat makanan lebih mudah dicerna dalam tubuh

e)

Membuat makanan aman untuk di makan atau dikonsumsi

16.

Pengumpulan dan analisis data gizi masyarakat, perlu memperhatikan (kecuali)

a)

Parameter ukur data yang akan dikumpulkan

b)

Karakter data yang akan dikumpulkan

c)

Alat/instrumen pengumpulan data

d)

Standar acuan parameter data

e)

Tujuan pengumpulan data

17.

Alur pikir Perencanaan Program Gizi di Masyarakat mengikuti kaidah yang runut. Secara umum semua kegiatan dilakukan secara berurut mulai Perencanaan (P1)-Intervensi (P2)-Evaluasi (P3). Lihat gambar berikut. Identifikasi masalah (Ansis) adalah  :

a)

A

b)

C

c)

D

d)

E

e)

F

18.

Pengolahan makanan penting dilakukan untuk memudahkan dan meningkatkan kualitas kesehatan manusia.

Berikut yang bukan tujuan pengolahan makanan...

a)

Meningkatkan citarasa makanan

b)

Memperpanjang masa simpan makanan

c)

Mengurangi peran mikroba dalam makanan

d)

Membuat makanan lebih mudah dicerna dalam tubuh

e)

Membuat makanan aman untuk di makan atau dikonsumsi

19.

Siklus pemencahan masalah (problem solving cycle) gizi di masyarakat, diawali dengan

a)

mengidetifikasi masalah gizi masyarakat

b)

melakukan analisis situasi gizi masyarakat

c)

menetapkan tujuan program gizi masyarakat

d)

penyusunan rencana program gizi masyarakat

e)

mengevaluasi program gizi yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya

20.

Seorang mahasiswa akan membuat perencanaan program perbaikan gizi di wilayah kecamatan. Mahasiswa tersebut melakukan analisis situasi dengan pengumpulan dan analisis data gizi masyarakat.

Langka berikut tidak diperlukan dalam tahapan ini adalah...

a)

Menetapkan parameter ukur data yang akan dikumpulkan

b)

Menetapkan karakter data yang akan dikumpulkan

c)

Menentukan dan membuat Alat/instrumen pengumpulan data

d)

Menetapkan Standar acuan parameter data

e)

Menetapkan Tujuan pengumpulan data

21.

Tujuan kegiatan anlisis situasi gizi kesmas adalah sebagai berikut (kecuali)

a)

Mempermudah penentuan alternative pemecahan masalah

b)

Memahami masalah gizi-kesmas secara jelas dan spesifik

c)

Mempermudah penentuan prioritas masalah

d)

Mengetahui faktor deteriminan masalah

e)

Mempermudah pemilihan jenis evaluasi

22.

Berikut yang merupakan faktor determinan penyebab langsung masalah gizi pada balita menurut konsep UNICEF, kecuali :

a)

Ketersediaan pangan ditingkat rumah tangga yang kurang

b)

Balita menderita infeksi disamping konsumsi yang kurang

c)

Sulitnya mendapatan pelayanan kesehatan

d)

Pola pengasuhan ibu yang tidak adekuat

e)

Kemiskinan keluarga balita

23.

Berikut yang bukan program perbaikan gizi  makro adalah

a)

Perawatan balita gizi buruk sesuai standar

b)

Pemberian makanan tambahan pada balita gizi buruk

c)

Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil kurang energi kronik (KEK)

d)

Peningkatan cakupan rumah tangga yang mengkonsumsi garam beryodium

e)

Semua salah

24.

Pasteurisasi adalah salah satu jenis pengolahan makanan dengan prinsip

a)

Mensortir makanan (susu) mana yang tercemar mikroba dan yang tidak

b)

Menjaga agar warna makanan tetap seperti aslinnya (alami)

c)

Memgurangi risiko zat kangker dalam makanan (susu)

d)

Membunuh bakteri patogen dengan melewatkan makanan (susu) dengan cepat dalam susu tinggi

e)

Mempertahankan protein susu dengan suhu tinggi, namun dengan waktu yang singkat

25.

Teknik pengolahan sayur/buah berikut  relatif aman dan sedikit  zat gizi  terbuang/hilang adalah

a)

Direbus

b)

Digoreng/Tumis

c)

Diblancing

d)

Dikukus

e)

Dipanggang/Bakar

26.

Pengolahan makanan dengan suhu yang terlalu tinggi tidak dianjurkan, karena ada kerusakan zat gizi yang sangat dikhawatirkan menurunkan mutu gizi makanan tersebut, yaitu

a)

Merusak lemak

b)

Merusak protein

c)

Merusak mineral

d)

Merusak karbohidrat

e)

Semua jawaban benar

27.

Prinsip pengolahan makanan, kecuali

a)

Menjaga kebersihan

b)

Gunakan air dan bahan baku yang segar

c)

Menjaga pada suhu yang aman

d)

Memisahkan bahan makanan matang dan mentah

e)

Memasak sesingkat mungkin agar zat gizi tidak banyak terbuang

28.

Berikut yang bukan merupakan kegiatan pokok perbaikan gizi masyarakat Kementerian Kesehatan RI. adalah

a)

Peningkatan pendidikan gizi

b)

Peningkatan surveillance gizi

c)

Peningkatan cakupan Asi Eksklusif

d)

Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi

e)

Penanggulangan KEP, Anemia Gizi Besi, GAKI, KVA dan Gizi Lebih

29.

Bila seluruh balita di Kelurahan Harjamukti  sebanyak 100 balita, 15 anak diantaranya bergizi buruk, sudah diberikan PMT pemulihan selama 90 hari dan dianatarnya 4 orang pernah dirujuk ke RS dan dirawat inap, 3 rawat jalan di RS, 3 rawat jalan puskesmas, maka cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan standar di kelurahan tersebut adalah

a)

10%

b)

15%

c)

46,7%

d)

66,7%

e)

100%

30.

Sebuah posyandu memiliki jumlah sasaran ibu hamil 20 orang, 6 bayi dibawah 6 bulan, bayi (0-11 bln) sebanyak 18, ibu nifas 2 orang dan anak balita (12-59 bln) sebanyak 40 anak. Petugas akan memberikan kapsul Vitamin A pada bulan Agustus.

Berapa jumlah Kapsul Vitamin A Merah (200.000IU) yang diperlukan untuk sasaran bulan Agustus?

a)

12 kapsul

b)

18 kapsul

c)

20 Kapsul

d)

42 kapsul

e)

54 kapsul

31.

Angka prevalensi anemia di Indonesia masing cukup tinggi. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TDD) adalah upaya pemerintah untuk menanggulangi anemia gizi besi.

Berikut pernyataan yang tidak tepat terkait TDD?

a)

TTD diberikan minimal 90 tablet selama triwulan III kehamilan

b)

Anemia

c)

TTD

d)

Zat besi

e)

rematri

32.

Seorang bayi Perempuan umur 9 bulan dibawa di posyandu Delima, berat badan bulan Februari 8,5Kg sedangkan bulan Januari  8 Kg, setelah diploting pada grafik KMS tenyata garis pertumbuhannya mengikuti satu warna grafik, selain imunisasi campak, bayi tersebut mendapatkan Vitamin A Dosis Tinggi satu kapsul

Berapa Dosis Kapsul Vitamin A yang diberikan ?

a)

75 IU

b)

100 IU

c)

125 IU

d)

150 IU

e)

200 IU

33.

Penduduk yang tinggal pada daerah berketinggian ≥ 1500 meter di atas permukaan air laut memiliki postur tubuhnya lebih rendah, kemungkinan banyak bayi lahir prematur dan bibir sumbing serta anak-anak daerah tersebut memiliki kemampuan kecerdasan yang rendah. Defisiensi zat gizi apakah penduduk daerah tersebut ?

a)

Zat Besi

b)

Iodium

c)

Phospor

d)

Natrium

e)

Kalsium

34.

Seorang mahasiswi mempunyai pola makan tidak teratur dengan gizi yang tidak seimbang. Akhir-akhir ini mengeluh sering susah konsentrasi dalam belajar, mudah lupa, lemah, letih dan lesu. Konjungtiva dan telapak tangan terlihat sangat pucat. Disarankan untuk melakukan tes laboratorium. Apakah tes laboratorium yang cocok untuk dilakukan mahasiswi tersebut?

a)

Kadar hemoglobin

b)

Kadar hematokrit

c)

Serum kreatinin

d)

Kadar ferritin

e)

Ekresi urin

35.

Posyandu Anggrek melayani 10 bayi 0-6 bulan, Jumlah bayi 0-11 bulan 25 bayi, Anak 12-59 bulan (50 anak). Berapa kapsul Vitamin A yang harus disediakan untuk sasaran tersebut adalah?

a)

10 Kapsul Vitamin A warna Biru

b)

15 Kapsul Vitamin A warna Biru

c)

25 Kapsul Vitamin A warna Biru

d)

65 Kapsul Vitamin A warna Merah

e)

75 Kapsul Vitamin A warna Merah

36.

Seorang petugas melakukan skrening tanda klinis pada seorang ibu menyusui usia 35 tahun. Petugas melakukan skrining pada target organ kuku ibu. Hasil skrining didapatan kuku tangan berbentuk seperti seduk, dan bergaris melintang.

Tanda klinis pada kasus tersebut spesifik difisiensi zat gizi?

a)

Protein dan zat besi

b)

Protein dan Zink

c)

Protein dan vitamin C

d)

Protein dan asam folat

e)

Protein dan Vitamin B

37.

Seorang laki-laki (45 tahun) datang ke puskesmas dengan kondisi terlihat kurus. Laki-laki tersebut bekerja sebagai buruh (tukang becak). Hasil perhitungan IMT menunjukan hasil 24,5 kg/m2 . Petugas menyarankan untuk meningkatankan konsumsi makan dan mengurangi beban kerja narik becaknya.

Istilah yang tepat untuk kondisi laki-laki tersebut adalah?

a)

Obesitas

b)

Gizi Lebih

c)

Kegemukan

d)

Negatif Energi Balance

e)

Positif Energi Balance

38.

Seorang petugas Gizi Puskesmas akan melakukan pengukuran capaian kinerja program gizi puskesmas. Petugas melakukan pengumpulan data rutin bulanan puskesmas dari 12 posyandu yang ada di wilayah kerja puskesmas. Petugas tersebut melakukan analisis dua indikator yaitu cakupan penimbangan dan cakupan distribusi Vitamin A. Cakupan 12 posyandu di kategorikan menjadi 4 (empat). Hasil petugas dapat menampilkan mana posyandu yang menjadi prioritas pembinaan 1, 2, 3 dan 4. 

Petugas tersebut telah melakukan analisis capaian kinerja posyandu dengan teknik?

a)

Grafik Pemantauan Wilayah Setempat (PWS)

b)

Laporan Bulanan Gizi

c)

Kuadran antar Indikator

d)

Tabel HiPoPPOC

e)

Peta Cakupan

39.

Jumlah sel lemak normal tetapi ukuran selnnya membesar biasanya dialami seiring bertambahnya usia seseorang. Jenis obesitas dengan ciri tersebut adalah :

a)

Android

b)

Genoid

c)

Hipertropik

d)

Hipertropik

e)

Hiperplas-Tropik

40.

Hasil penelitian menunjukan obesitas salah satu faktor risikonya adalah orang tua yang mengalami obesitas. Jika keua orang tua (Ibu dan Bapak) mengalami obesitas, maka anak akan berisiko mengalami obesitas sebesar:

a)

10%

b)

20%

c)

50%

d)

80%

e)

100%