NEW
Font size
WorksheetsSOAL UTS IDGM
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Menurut kerangka teori Unicef dalam Soekirman (2000), Status Gizi secara langsung dipengaruhi oleh
Infeksi
Konsumsi
Konsumsi dan Infeksi
Konsumsi, Infeksi dan Keturunan
Konsumsi, Infeksi, Keturunan dan Pola Asuh Ibu
Kekurangan Vitamin A adalah salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Kekurangan vitamin dapat berdampak pada kebutaan mata. Kekurangan vitamin A berdampak secara bertahap. Kekurangan vitamin A secara klinis dapat dilihat dari tanda-tanda klinis. Tanda klinis berikut masih bersifat revisibel adalah...
Cornea Xirosis
Ulserasi Kornea
Bercak Bitot
Cornea Scar
Xeroptalmia
Berat badan yang berlebih (overweight) dan obesitas adalah masalah gizi yang jumlahnya semakin meningkat. Maslah gizi tersebut berpotensi memicu timbulnya penyakit degeneratif. Berikut adalah penyakit dengan faktor risiko bukan obesitas adalah...
Hipertensi
Diabetes Meilitus
Jantung Koroner
Bronhitis
Stroke
Teori HL Bloom mengungkapkan bahwa timbulnya penyakit karena ketidak seimbangan antara Host-Agen-Enviroment. disebuah desa angka prevalensi balita Kurang Energi Protein (KEP) cukup tinggi.
Apa yang menjadi agen timbulnya masalah di desa tersebut...
zat-zat gizi yang terkandung dalam makanan tidak adekuat
Pengetahuan dan pola asuh orang tua atas pemberian gizi yang kurang
perilaku dan budaya dalam pengolahan pangan dikeluarga yang tidak baik
Asupan gizi yang tidak adekuat
sanitasi lingkungan buruk
Gangguan Akibat Kekurang Iodium (GAKY) adalah salah satu masalah gizi di Indonesia. GAKY pada seseorang dapat dilihat dari tanda-tanda klinisnya. GAKY diderita oleh semua kelompok umur. GAKY pada bayi baru lahir (neonatal) memiliki tanda klinis spesifik.
Berikut tanda klinis yang non-spesifik pada kasus tersebut adalah....
Pembesaran Kelenjar Gondok
Kulit Bintik-bintik
UUK terbuka
Type wajah khas (mongol)
Anak tapak kurus
Gangguan Akibat Kekurang Yodium (GAKY) masih menjadi permaslahan gizi di Indonesia. Praktisi kesehatan harus mengetahui tentang GAKY. Penyebab, bahaya dan upaya penanggulangannya.
Berikut peryataan yang kurang tepat mengenai hal tersebut...
GAKI disebabkan oleh kekurangan iodium
Kasus GAKI lebih banyak terjadi di daerah penggunungan
Daerah dikategorikan edemik GAKI bila prevalensi GAKI diatas normal
Pemantauan Garam Beryodium di Rumah Tangga adalah salah satu program penanggulangan GAKY
Pasteurisasi adalah salah satu teknik menambahkan iodium dalam garam untuk mencegah GAKI
Anemia Gizi Besi (AGB) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. AGB dapat kenali dengan tanda klinis pada penderita. Seorang mahasiswa akan mengidentifikasi tanda klinis pada target organ penderita.
Berikut yang bukan merupakan target organ pemeriksaan oleh mahasiswa adalah...
Lidah
Bibir
Kelopak Mata
Kuku jari tangan
Telapak Tangan
Berikut adalah cut-off kadar Hemoglobin (Hb) anemia (AGB) untuk remaja putri
11,0 g%
11,5 g%
12,0 g%
12,5 g%
13,0 g%
Prevalensi balita kekurangan gizi masih tinggi di Indonesia. Kekurangan gizi pada balita dibedakan berdasarkan jenis zat gizi yang defisit. Tanda klinis dapat dijadikan metode yang cepat dan mudah untuk mengenali balita kekurangan gizi.
Berikut yang tidak termasuk tanda klinis kwasiorkor...
Oedem , terutama pada kaki (dorsum pedis)
Waja seperti orang tua
Anoreksia
Hepatomegali
Dermatosis
Bercak merah pada kulit dan mengelupas (crazy pavement dermatosis) adala tanda klinis khas pada
Marasmus
Kwasiorkor
Marasmik-kwashiorkor
Hepatomegali
Anoreksia
Berikut pernyataan yang benar tetang kelenjar tyroid, kecuali
Terdiri dari 2 lobus (kanan dan kiri)
Tidak ikut bergerak saat menelan
Setiap orang mempunyai kelenjar tyroid/gondok
Pembesaran lobus (kanan dan kiri) tidak selalu sama besar dan bersamaan
Pembesaran kelenjar tyroid (gondok) berbeda dengan gondong
Pada tahap awal Kekurangan Vitamin A secara klinis adalah
Konjungtiva mengering
Buta senja (night blindness only)
Konjungtiva xerosis
Kebutaan
Wati (23 tahun) seseorang karyawati bank swasta memiliki Berat Badan (BB) 65 Kg, Tinggi Badan (TB) 150cm, jika dilihat dari Indek Masa Tubuhnya (IMT) keteria obesitas asia-pasifik, maka wati tergolong :
Obesitas I
Obesitas II
Risiko Obesitas
Berat Badan Lebih
Normal
Berikut merupakan program gizi mikro, kecuali
Balita gizi buruk diberikan perawat sesuai standar
Pemantauan rumah tangga yang mengkonsumsi garam beryodium
Pemberian kapsul vitamin A pada balita 6-59 bulan
Pemberian tablet Fe 90 tablet pada ibu hamil
Bayi 6-12 bulan diberikan kapsul vitamin A
Berikut merupakan tujuan pengolahan makanan, kecuali
Meningkatkan citarasa makanan
Memperpanjang masa simpan makanan
Mengurangi peran mikroba dalam makanan
Membuat makanan lebih mudah dicerna dalam tubuh
Membuat makanan aman untuk di makan atau dikonsumsi
Pengumpulan dan analisis data gizi masyarakat, perlu memperhatikan (kecuali)
Parameter ukur data yang akan dikumpulkan
Karakter data yang akan dikumpulkan
Alat/instrumen pengumpulan data
Standar acuan parameter data
Tujuan pengumpulan data
Alur pikir Perencanaan Program Gizi di Masyarakat mengikuti kaidah yang runut. Secara umum semua kegiatan dilakukan secara berurut mulai Perencanaan (P1)-Intervensi (P2)-Evaluasi (P3). Lihat gambar berikut. Identifikasi masalah (Ansis) adalah :
A
C
D
E
F
Pengolahan makanan penting dilakukan untuk memudahkan dan meningkatkan kualitas kesehatan manusia.
Berikut yang bukan tujuan pengolahan makanan...
Meningkatkan citarasa makanan
Memperpanjang masa simpan makanan
Mengurangi peran mikroba dalam makanan
Membuat makanan lebih mudah dicerna dalam tubuh
Membuat makanan aman untuk di makan atau dikonsumsi
Siklus pemencahan masalah (problem solving cycle) gizi di masyarakat, diawali dengan
mengidetifikasi masalah gizi masyarakat
melakukan analisis situasi gizi masyarakat
menetapkan tujuan program gizi masyarakat
penyusunan rencana program gizi masyarakat
mengevaluasi program gizi yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya
Seorang mahasiswa akan membuat perencanaan program perbaikan gizi di wilayah kecamatan. Mahasiswa tersebut melakukan analisis situasi dengan pengumpulan dan analisis data gizi masyarakat.
Langka berikut tidak diperlukan dalam tahapan ini adalah...
Menetapkan parameter ukur data yang akan dikumpulkan
Menetapkan karakter data yang akan dikumpulkan
Menentukan dan membuat Alat/instrumen pengumpulan data
Menetapkan Standar acuan parameter data
Menetapkan Tujuan pengumpulan data
Tujuan kegiatan anlisis situasi gizi kesmas adalah sebagai berikut (kecuali)
Mempermudah penentuan alternative pemecahan masalah
Memahami masalah gizi-kesmas secara jelas dan spesifik
Mempermudah penentuan prioritas masalah
Mengetahui faktor deteriminan masalah
Mempermudah pemilihan jenis evaluasi
Berikut yang merupakan faktor determinan penyebab langsung masalah gizi pada balita menurut konsep UNICEF, kecuali :
Ketersediaan pangan ditingkat rumah tangga yang kurang
Balita menderita infeksi disamping konsumsi yang kurang
Sulitnya mendapatan pelayanan kesehatan
Pola pengasuhan ibu yang tidak adekuat
Kemiskinan keluarga balita
Berikut yang bukan program perbaikan gizi makro adalah
Perawatan balita gizi buruk sesuai standar
Pemberian makanan tambahan pada balita gizi buruk
Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil kurang energi kronik (KEK)
Peningkatan cakupan rumah tangga yang mengkonsumsi garam beryodium
Semua salah
Pasteurisasi adalah salah satu jenis pengolahan makanan dengan prinsip
Mensortir makanan (susu) mana yang tercemar mikroba dan yang tidak
Menjaga agar warna makanan tetap seperti aslinnya (alami)
Memgurangi risiko zat kangker dalam makanan (susu)
Membunuh bakteri patogen dengan melewatkan makanan (susu) dengan cepat dalam susu tinggi
Mempertahankan protein susu dengan suhu tinggi, namun dengan waktu yang singkat
Teknik pengolahan sayur/buah berikut relatif aman dan sedikit zat gizi terbuang/hilang adalah
Direbus
Digoreng/Tumis
Diblancing
Dikukus
Dipanggang/Bakar
Pengolahan makanan dengan suhu yang terlalu tinggi tidak dianjurkan, karena ada kerusakan zat gizi yang sangat dikhawatirkan menurunkan mutu gizi makanan tersebut, yaitu
Merusak lemak
Merusak protein
Merusak mineral
Merusak karbohidrat
Semua jawaban benar
Prinsip pengolahan makanan, kecuali
Menjaga kebersihan
Gunakan air dan bahan baku yang segar
Menjaga pada suhu yang aman
Memisahkan bahan makanan matang dan mentah
Memasak sesingkat mungkin agar zat gizi tidak banyak terbuang
Berikut yang bukan merupakan kegiatan pokok perbaikan gizi masyarakat Kementerian Kesehatan RI. adalah
Peningkatan pendidikan gizi
Peningkatan surveillance gizi
Peningkatan cakupan Asi Eksklusif
Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi
Penanggulangan KEP, Anemia Gizi Besi, GAKI, KVA dan Gizi Lebih
Bila seluruh balita di Kelurahan Harjamukti sebanyak 100 balita, 15 anak diantaranya bergizi buruk, sudah diberikan PMT pemulihan selama 90 hari dan dianatarnya 4 orang pernah dirujuk ke RS dan dirawat inap, 3 rawat jalan di RS, 3 rawat jalan puskesmas, maka cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan standar di kelurahan tersebut adalah
10%
15%
46,7%
66,7%
100%
Sebuah posyandu memiliki jumlah sasaran ibu hamil 20 orang, 6 bayi dibawah 6 bulan, bayi (0-11 bln) sebanyak 18, ibu nifas 2 orang dan anak balita (12-59 bln) sebanyak 40 anak. Petugas akan memberikan kapsul Vitamin A pada bulan Agustus.
Berapa jumlah Kapsul Vitamin A Merah (200.000IU) yang diperlukan untuk sasaran bulan Agustus?
12 kapsul
18 kapsul
20 Kapsul
42 kapsul
54 kapsul
Angka prevalensi anemia di Indonesia masing cukup tinggi. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TDD) adalah upaya pemerintah untuk menanggulangi anemia gizi besi.
Berikut pernyataan yang tidak tepat terkait TDD?
TTD diberikan minimal 90 tablet selama triwulan III kehamilan
Anemia
TTD
Zat besi
rematri
Seorang bayi Perempuan umur 9 bulan dibawa di posyandu Delima, berat badan bulan Februari 8,5Kg sedangkan bulan Januari 8 Kg, setelah diploting pada grafik KMS tenyata garis pertumbuhannya mengikuti satu warna grafik, selain imunisasi campak, bayi tersebut mendapatkan Vitamin A Dosis Tinggi satu kapsul
Berapa Dosis Kapsul Vitamin A yang diberikan ?
75 IU
100 IU
125 IU
150 IU
200 IU
Penduduk yang tinggal pada daerah berketinggian ≥ 1500 meter di atas permukaan air laut memiliki postur tubuhnya lebih rendah, kemungkinan banyak bayi lahir prematur dan bibir sumbing serta anak-anak daerah tersebut memiliki kemampuan kecerdasan yang rendah. Defisiensi zat gizi apakah penduduk daerah tersebut ?
Zat Besi
Iodium
Phospor
Natrium
Kalsium
Seorang mahasiswi mempunyai pola makan tidak teratur dengan gizi yang tidak seimbang. Akhir-akhir ini mengeluh sering susah konsentrasi dalam belajar, mudah lupa, lemah, letih dan lesu. Konjungtiva dan telapak tangan terlihat sangat pucat. Disarankan untuk melakukan tes laboratorium. Apakah tes laboratorium yang cocok untuk dilakukan mahasiswi tersebut?
Kadar hemoglobin
Kadar hematokrit
Serum kreatinin
Kadar ferritin
Ekresi urin
Posyandu Anggrek melayani 10 bayi 0-6 bulan, Jumlah bayi 0-11 bulan 25 bayi, Anak 12-59 bulan (50 anak). Berapa kapsul Vitamin A yang harus disediakan untuk sasaran tersebut adalah?
10 Kapsul Vitamin A warna Biru
15 Kapsul Vitamin A warna Biru
25 Kapsul Vitamin A warna Biru
65 Kapsul Vitamin A warna Merah
75 Kapsul Vitamin A warna Merah
Seorang petugas melakukan skrening tanda klinis pada seorang ibu menyusui usia 35 tahun. Petugas melakukan skrining pada target organ kuku ibu. Hasil skrining didapatan kuku tangan berbentuk seperti seduk, dan bergaris melintang.
Tanda klinis pada kasus tersebut spesifik difisiensi zat gizi?
Protein dan zat besi
Protein dan Zink
Protein dan vitamin C
Protein dan asam folat
Protein dan Vitamin B
Seorang laki-laki (45 tahun) datang ke puskesmas dengan kondisi terlihat kurus. Laki-laki tersebut bekerja sebagai buruh (tukang becak). Hasil perhitungan IMT menunjukan hasil 24,5 kg/m2 . Petugas menyarankan untuk meningkatankan konsumsi makan dan mengurangi beban kerja narik becaknya.
Istilah yang tepat untuk kondisi laki-laki tersebut adalah?
Obesitas
Gizi Lebih
Kegemukan
Negatif Energi Balance
Positif Energi Balance
Seorang petugas Gizi Puskesmas akan melakukan pengukuran capaian kinerja program gizi puskesmas. Petugas melakukan pengumpulan data rutin bulanan puskesmas dari 12 posyandu yang ada di wilayah kerja puskesmas. Petugas tersebut melakukan analisis dua indikator yaitu cakupan penimbangan dan cakupan distribusi Vitamin A. Cakupan 12 posyandu di kategorikan menjadi 4 (empat). Hasil petugas dapat menampilkan mana posyandu yang menjadi prioritas pembinaan 1, 2, 3 dan 4.
Petugas tersebut telah melakukan analisis capaian kinerja posyandu dengan teknik?
Grafik Pemantauan Wilayah Setempat (PWS)
Laporan Bulanan Gizi
Kuadran antar Indikator
Tabel HiPoPPOC
Peta Cakupan
Jumlah sel lemak normal tetapi ukuran selnnya membesar biasanya dialami seiring bertambahnya usia seseorang. Jenis obesitas dengan ciri tersebut adalah :
Android
Genoid
Hipertropik
Hipertropik
Hiperplas-Tropik
Hasil penelitian menunjukan obesitas salah satu faktor risikonya adalah orang tua yang mengalami obesitas. Jika keua orang tua (Ibu dan Bapak) mengalami obesitas, maka anak akan berisiko mengalami obesitas sebesar:
10%
20%
50%
80%
100%
