WorksheetsUnsur Kebahasaan Cerpen
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Sebagai penjaga surau, Kakek tidak mendapat apa-apa. (2) Ia hidup dari sedekah yang dipungutnya
sekali se-Jumat. (3) Sekali enam bulan ia mendapat seperempat dari hasil pemungutan ikan mas dari kolam
itu. (4) Dan sekali setahun orang-orang mengantarkan fitrah Id kepadanya. (5) Tapi sebagai garin ia tak
begitu dikenal. (6) Ia lebih dikenal sebagai pengasah pisau. (7) Karena ia begitu mahir dengan pekerjaannya
itu. (8) Orang-orang suka minta tolong kepadanya, sedangkan ia tak pernah minta imbalan apa-apa. (9)
Orang-orang perempuan yang minta tolong mengasahkan pisau atau gunting memberinya sambal sebagai
imbalan. (10) Orang laki-laki yang minta tolong memberinya imbalan rokok, kadang-kadang uang. (11) Tapi
yang paling sering diterimanya ialah ucapan terima kasih dan sedikit senyum.
.
Sudut pandang yang digunakan pada kutipan cerpen tersebut adalah ...
orang ke-1
orang ke-2
orang ke-3
orang ke-4
Angan sampai kekagumanmu kepada dirinya membuatmu menjadi buta pada kesalahan yang dilakukannya.
Kalimat di atas termasuk dalam majas...
Personifikasi
Retoris
hiperbola
metafora
"Memandang bagaimana ruang dan waktu bersekutu, menjelmakan alam itu untuk mataku"
majas yang digunakan dalam kutipan tersebut adalah ...
Sinisme
Personifikasi
Metafora
Ironi
"Kukirimkan padamu sepotong senja yang lembut dengan langit kemerah-merahan yang nyata dan betul-betul ada dalam keadaan yang sama seperti ketika aku mengambilnya saat matahari hampir tenggelam ke balik cakrawala."-Sepotong Senja Untuk Kekasihku, Seno Gumirah
Makna kata senja pada kutipan di atas adalah ...
pengorbanan
kasih sayang
perasaan
harapan yang nyata
Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
(1) Setelah aku tidur bersama nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengurcapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.
Sumber: Nasihat Terindah, karya lrwan Ahmad Rozaki
Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor .. ..
1
2
3
4
Bacalah penggalan cerpen berikut!
Aku harus memahami itu. Cara tak biasa mengantar jenazah harus kualami saat ini. Seminggu lalu aku masih menyaksikan di televisi, begitu mengerikannya situasi, sehingga seorang gadis kecil dan seorang suami tak dapat memberikan pelukan dan ciuman terakhir untuk yang tersayang saat pulang menghadap sang Khalik. …
Penggalan di atas merupakan deskripsi dari…
Latar waktu
Latar tempat
Latar suasana
Alur cerita
19. Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!
Dengan tergesa-gesa Ersa menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengan sayup suara “… penumpang bus Gemilang harap untuk segera memasuki kendaraan…”. Hati Ersa agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.
Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …
a. sore hari, terminal
b. siang hari, perjalanan
c. siang hari, terminal
d. pagi hari, rumah
1. Perhatikan kutipan di bawah!
Dua minggu setelah telegram dari Imam datang pula wesel dan surat dari santo, ibu sangat bangga sampai meneneskan air mata bahagia ibu menyatakan pada anak-anak nya agar tetap hidup seperti apa yang dilakukan selama ini. Jangan congkak karena kakak mereka banyak membantu.
Pesan atau amanat yang terkandung dalam cuplikan cerpen tersebut adalah…..
Dalam hidup ini harus menunjukan kemampuan pada orang lain.
Dalam memberikan bantuan harus ikhlas.
Hendaknya tetap hidup dalam kesederhanaan, tidak sombong, dan selalu bersyukur.
Hidup ini hendaknya penuh prihatin dan dijalani apa adanya
Perhatikan kutipan cerpen di bawah ini!
Dari balkon rumahku, aku menatap langit yang hitam dengan hamparan bintang berkelap-kelip, terang berbinar jernih. Tak ada kepedihan tampak di sana. Semua ceria menyinari bumi. Dunia pastinya berputar sebagaimana mestinya, mengikuti arah rotasi yang oleh para ilmuwan itu memang terjadi, bumi tidak datar. Ketenangan bumi berbanding terbalik dengan apa yang aku rasakan. Ucapan Marini, istriku ketika ia berangkat ke rumah sakit tempatnya bekerja sebagai dokter ahli penyakit dalam, sungguh membuat perasaanku bagai tersayat sembilu.
Unsur kebahasaan yang menonjol pada penggalan cerpen di atas adalah....
Kalimat deskriptif
Kalimat langsung
Majas hiperbola
Majas personifikasi
Perhatikan kutipan di bawah ini!
Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah .…
Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu
Mentari di sebelah barat
Ketika kerumunan tidak bersama
Mentari meredup
