NEW
Font size
Worksheetsunsur intrinsik cerita
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Gagasan atau ide yang mendasari suatu cerita disebut . . .
Tokoh
Tema
Setting
Alur
“Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.
“Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.
(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")
Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah....
penakut
pemberani
ragu-ragu
tidak percaya diri
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
“Huek, pahit, Nek. Dinda nggak suka. Nggak mau kopi ah!”
Nenek Aida tetap tersenyum. Ia teruskan kegiatannya membuat kopi. Setelah dua cangkir kopi itu jadi, dengan enggan kubantu nenek membawa salah satu cangkir kopi itu ke ruang tamu.
“Dinda nggak mau kopinya, Nek... pahit... kopi Dinda buat Nenek aja deh....”
“Dalam kehidupan ini mungkin kita mengalami berbagai kejadian. Tahukah Dinda, semua kepedihan dan kebahagiaan itu menjadikan hidup lebih istimewa. Mengerti?”
Pesan dalam kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. Dalam kehidupan ini kita akan mengalami berbagai kejadian yang menyenangkan.
B. Hidup yang istimewa adalah hidup yang dapat menerima kepedihan.
C. Kita harus menerima kenyataan bahwa dalam hidup ada peristiwa membahagiakan dan menyedihkan.
D. Dalam hidup dengarkanlah nasehat orang tua yang sudah berpengalaman dalam hidup.
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
Unsur intrinsik adalah . . .
unsur yang membangun cerita dari dalam
unsur yang membangun cerita dari luar
unsur yang mempengaruhi terbentuknya cerita
karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.
"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"
"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."
(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")
Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan tersebut adalah ....
ramah, telaten, dermawan
rajin, pemarah, teliti
ceroboh, malas, kaya
cermat, pelit, perhitungan
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.
Latar waktu pada kutipan tersebut adalah ...
siang hari
pagi hari
sore hari
malam hari
Bacalah kutipan berikut dengan cermat!
Sudah hampir jam satu malam, ketakutan menyerangku. Aku ingin menelepon ke rumah, tapi kupastikan Mak Yem menunggu ayah di rumah sakit. Tiba-tiba aku merasa bersalah, ini sebuah egoisme. Aku dan Yu Ning kejar karir dan selalu lupa kalu masih punya ayah yang harus kami perhatikan. Selalu lupa menelepon beliauhanya untuk mengucapkan, “Halo”. Padahal, sebelum keberangkatanku ke Jakarta, ayah bilang, “Kalian berdua memilih karir di Jakarta. Tak seorang pun memang ingin bersama laki-laki tua sepertiku. Aku tahu tidak ada yang harus disalahkan, setiap anak pasti mencari sarangnya yang baru. Tapi, sesekali teleponlah aku. Itu sudah lebih dari cukup.”
Amanat kutipan cerita di atas adalah ...
jangan sia-siakan kesempatan untuk meraih sukses karir
orangtua harus mendukung anaknya untuk mencapai karirnya
Kesempatan tidak akan pernah datang dua kali dalam hidup
sesukses apapun selalu ingat dan memperhatikan orangtua
Perhatikan kutipan berikut!
"Kamu mengapa, Du?" tanya kakek dengan sedih. "Maafkan Badu, Kek. Tadi Badu makan mangga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut," kata Badu sambil terisak. "Sudahlah, Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya."
Amanat penggalan cerpen tersebut adalah...
Jangan melawan kepada orang tua
Kita harus menuruti nasihat orang tua
Janganlah memetik mangga sembarangan
Janganlah makan mangga yang masih kecil.
Perhatikan kutipan berikut!
(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada kalimat nomor ….
(1)
(2)
(3)
(4)
Amanat adalah ....
Pesan dalam cerita
Judul dalam cerita
Tokoh dalam cerita
Latar belakang dalam cerita
Tokoh/Penokohan adalah ....
Judul dalam cerita
Individu yang dibicarakan dalam cerita
Latar dari sebuah cerita
Alur dari sebuah cerita
Latar adalah ....
Keterangan tentang judul cerita
Keterangan tentang pesan yang terkandung dalam cerita
Keterangan tentang pelaku dalam cerita
Keterangan tentang lokasi dan waktu cerita
Alur/Plot adalah ....
Rangkaian peristiwa dalam cerita dari awal hingga akhir
Rangkaian pesan yang terkandung dalam cerita
Rangkaian tokoh dalam cerita
Rangkaian tempat dan waktu dalam cerita
Alur yang menceritakan kisah yang sedang terjadi sampai ke masa yang akan datang/masa depan disebut ...
Alur mundur
Alur maju
Alur depan
Alur belakang
Alur yang menceritakan kisah lampau/sudah terjadi hingga ke masa depan/yang sedang terjadi disebut ....
Alur mundur
Alur maju
Alur depan
Alur belakang
Alur yang menceritakan kisah dari masa depan hingga ke masa lampau dan kembali lagi dari masa lampau ke masa depan disebut ....
Alur mundur
Alur maju
Alur zig-zag/Alur maju-mundur
Alur depan-belakang
Watak/Perwatakan adalah ....
Judul dalam cerita
Latar belakang dalam cerita
Alur dalam cerita
Karakter atau sikap tokoh dalam cerita
Latar yang menyatakan lokasi dalam cerita disebut ....
Latar waktu
Latar tempat
Latar suasana
Latar maju
Latar yang menyatakan kapan terjadinya cerita disebut ....
Latar waktu
Latar tempat
Latar suasana
Latar maju
Konflik adalah ....
Pesan dalam cerita
Rangkaian lokasi dan waktu dalam cerita
Penyelesaian masalah yang terjadi dalam cerita
Masalah yang terjadi dalam cerita
Sir Thomas tidak pernah putus asa. Meski Ia dilahirkan dalam kesengsaraan, dan hidup penuh kesulitan, tidak sekalipun Ia putus asa. Semangatnya Ia terapkan dalam memimpin batalionnya. Meski dikepung 1001 monster. Tiga ratus pasukannya gigih mempertahankan benteng Tidas.
Tema kutipan cerita yang tepat terhadap cerita tersebut adalah
kesengsaraan
kegigihan
kesabaran
persahabatan
Suara bising deru kendaraan menemaniku dalam lamunan. Asap-asap knalpot yang membawa sesak tidak serta merta menyadarkan dari lamunan panjang tentang masa laluku. Teriakan kernet bis pun turut mengiringi aktifitas melamunku pagi ini.
Latar tempat yang digambarkan pada kutipan cerita di atas adalah ...
perkotaan
pedesaan
terminal bus
hutan
Tokoh utama pada cerita fantasi biasanya memiliki sifat baik disebut dengan ….
protagonis
antagonis
pronogonis
tritagonis
