WorksheetsGAYA BAHASA
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Tikus berdasi itu disidang dalam kasus tipikor.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Perbandingan
Tugas rumah ini benar-benar membuatku memeras otak.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Api unggun melindungiku dari dingin.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Langit menangis sepanjang sore.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Hati Rama seperti disayat sembilu saat mendengar hinaan itu.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Raja hutan merupakan satwa yang harus kita lindungi.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Kulitmu lebih lembut dari sutra.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Perbandingan
Tanggal tua selalu menjadi momok setiap orang karena keuangan menipis
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Ayah memeras keringat demi menafkahi istri dan anaknya.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Darah Aksan mendidih ketika Tim Sepakbola-nya dicurangi lawan
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Hujan berlomba mencapai tanah
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Dia adalah lelaki buaya darat yang menduakan istrinya
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Hati ibunya Najwa remuk ketika melihat nilai sekolah Najwa merah semua.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Aku bermalas-malasan sementara waktu terus berjalan.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Perbandingan
Kota bertumbuh makin pesat setelah sepuluh tahun.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Karena sering melanggar aturan, Akmal masuk daftar hitam di kelasnya.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Bakso aci membakar lidah sampai kebas.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Teriakan Fadlan membelah angkasa setelah Timnya dengan susah payah memenangkan pertandingan.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Motor tua ini menemani masa muda ayah.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
25+75+35-45-45 = ...
55
45
35
25
hewan ini termasuk ...
pengurai
karnivora
herbivora
omnivora
Gambar disamping menunjukkan sipat cahaya ...
dapat dibiaskan
dapat dipantulkan
dapat diuraikan
dapat ditembus
Pena Anita mulai menari-nari di atas kertas putih menuliskan ide puitisnya
personifikasi
hiperbola
Ketika ditinggal oleh kakaknya, air matanya pun mulai membanjiri ruangan.
personifikasi
hiperbola
Keluarga itu pasrah melihat si jago merah perlahan melahap rumah mereka
metafora
sinedoke
Sudah sebulan ini, Anton tidak pernah menampakkan batang hidungnya
sinedoke pars pro toto
sinedoke totem pro parte
SMA Taruna Nusantara berhasil menjadi juara basket tingkat nasional.
sinedoke pars pro toto
sinedoke totem pro parte
Hatinya merasakan kesunyian di tengah ramai pesta ulang tahunnya.
sinedoke
paradoks
Wataknya keras seperti batu
simile
asosiasi
Wataknya seperti batu
simile
asosiasi
Soal ini terasa sukar dan sulit bagiku.
tautologi
litotes
Saya ingin Anda bisa mampir sebentar ke gubuk saya untuk diskusi tentang pekerjaan ini.
hiperbola
litotes
Semua ketua kelompok diminta maju ke depan untuk mempresentasikan hasil diskusi.
pleonasme
metonimia
Akhir Desember ini, keluarga kami akan berlibur ke Singapura dengan menggunakan Garuda
metonimia
metafora
Suaranya membuat bulu kudukku merinding.
sinestesia
simile
Mulai dari anak-anak, remaja, sampai dewasa dipersilakan masuk ke acara itu
antiklimaks
klimaks
Mulai dari kelas atas, kelas menengah, sampai kelas bawah diperlakukan sama oleh orang itu.
antiklimaks
klimaks
Semua tuna wisma yang masih berkeliaran di bawah jembatan telah diurus oleh organisasi sosial setempat
eufemisme
pleonasme
Tulisan anak itu bagus sekali sampai-sampai saya tidak bisa membacanya
sinisme
ironi
Seharusnya, jika sudah kelas XII SMA, kalian bisa lebih dewasa dalam membagi waktu
sinisme
ironi
Kami sudah bekerja keras siang dan malam demi masa depan anak kami.
antitesis
paradoks
Padi di sawah mulai menguning keemasan
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Wajahnya sangat cantik, tapi sayang kelakuannya tidak secantik wajahnya.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Guru olahraga menyuruh seluruh siswa untuk masuk ke dalam aula agar mendengarkan pengumuman oleh Kepala Sekolah.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Hentakan kaki prajurit itu mengguncang bumi dan membuat musuh lari ketakutan.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Nani menggunakan Mama Lemon untuk menyuci piring yang setumpuk.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Mengapa semua orang menangis saat Pemimpin itu wafat?
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Kuhalangi waktu yang berlari begitu cepat memutari bumi.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Bukan ini yang aku mau, bukan ini yang aku minta, bukan.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Aku tak ingin ia membelaku, karena aku bukan siapa-siapa.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Hanya karena aku diam, bukan berarti dia ribut pada semua orang bercerita tentang aku.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Buang saja makanan yang itu, rasanya tidak enak sama sekali.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Sudahlah kita diam saja, ia memang seperti belanda minta tanah.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Suara bel membuat seluruh siswa berhamburan ke dalam kelas.
Kalimat di atas adalah contoh majas (a)
Yang bukan termasuk majas sindiran adalah ...
ironi
pleonasme
sinisme
sarkasme
Rapi sekali bajumu telihat tidak pernah disetrika.
Sarkasme
Sinisme
Antitesis
Ironi
Paradoks
Perbuatanmu sungguh sangat memalukan keluarga.
Sinisme
Ironi
Sarkasme
Hiperbola
Metafora
Aku bermalas-malasan sementara waktu terus berjalan.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Perbandingan
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Repitisi
Simile
Pararelisme
antitesis
Metafora
