WorksheetsMengevaluasi Teks Cerpen
Total questions: 10
Worksheet time: 9mins
Alur yang urutan peristiwanya kronologis disebut alur?
Maju
Mundur
Maju Mundur
Campuran
Gabungan
Pak Toni menyampaikan kepada warga masyarakat, termasuk orang-orang yang ada di dusunnya untuk bekerjasama dan bergotong rayong memperbaiki saluran drainase. Hal ini dilakukan untuk mengaliri air ke arah sawah-sawah di desa. Wɑlɑupun semuɑ penduduk desɑ sudɑh menyɑtɑkɑn kesepɑkɑtɑnnyɑ, ternyɑtɑ pɑdɑ sɑɑt mulɑi bekerjɑ hɑnyɑ ɑdɑ enɑm orɑng yɑng mengikuti Pɑk Toni. Dengɑn tɑbɑh iɑ meneruskɑn pekerjɑɑn itu. Oleh kɑrenɑ itu, setiɑp orɑng hɑrus menyɑdɑri ɑkɑn pentingnyɑ gotong royong bersɑmɑ…
Analisis watak Pak Toni berdasarkan kutipan teks di atas adalah…
Pemaaf
Sabar
Pemarah
Bijaksana
Dermawan
Sinta memeriksa tasnya berulang kali dengan raut wajah kebingungan. Tari pun menanyakan apa yang sedang dicari Sinta. Buku gambar Sinta tertinggal di rumah. Sinta tergesa-gesa berangkat sekolah karena bangun kesiangan. Tari hanya tersenyum mendengarnya karena buku gambarnya juga ketinggalan. Mereka pun segera menghabiskan soto dan es tehnya. Sinta dan Tari berencana pergi ke koperasi bersama-sama. Berbagai jenis buku gambar tersedia di koperasi. Namun, bel masuk kelas telah berbunyi. Mereka pun segera bangkit menuju petugas kantin untuk membayar jajanannya. Dalam hati Sinta sangat berharap bisa sampai kelas sebelum Bu Ani masuk.
Latar tempat cerita tersebut adalah ….
Rumah
Koperasi
Ruang Guru
Kantin
Kelas
Cerita pendek termasuk salah satu karya sastra …
Non Fiksi
Seni
Musik
Fiksi
Puisi
"Hanya itu alasan mama melarang Tia menikah dengan Rio?" Bibir Tia menyinggung sinis. " Oh alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Tia kagumi? Padahal dulu Mama tidak mempermasalahkan status Rio yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Simpulan permasalahan yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Tia dan Rio tidak jadi menikah
Mama yang berpikiran picik terhadap Rio
Keinginan Mama agar Tia hidup bahagia
Tia dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya
Kakak tidak mendukung pernikahan Tia dan Rio
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
“Kita sebagai pendidik tidak boleh memandang masalah secara hitam-putih pak, Diah itu telah banyak menanggung beban hidup, sudah selayaknya kita ikut mendampingi dan membantunya, bukan malah menambah bebannya.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atasa adalah …..
Sebagai manusia harus saling tolong-menolong
Seorang pendidik harus bisa membantu siswanya dalam mengatasi permasalahan hidup
Guru harus bersikap professional dalam mendidik muridnya
Guru harus memiliki sikap kasih sayang dalam mendidik
Guru harus bertindak tegas terhadap siswanya
Struktur dari teks cerpen adalah …
Orientasi – insiden – interpretasi
Orientasi – komplikasi – resolusi – koda
Abstrak – orientasi – komplikasi – evaluasi – interpretasi – koda
Abstrak – orientasi – komplikasi – resolusi – interpretasi
Orientasi – Komplikasi – Klimaks – Resolusi
Perhatikan kutipan cerpen berikut.
“Kang, kita harus benar-benar pergi dari sini?” Tanya Siti Halimah di sela tangisnya. “Tentu saja. Seperkasa apa pun perlawanan kita, ternyata tetap kalah melawan yang berkuasa. Kita ini hanya wong cilik, orang miskin,” sahut Karjan sembari melihat rumah Lik Paijan yang siap diruntuhkan.
Teriakan Lik Paijan masuh terdengar menyayat hati. Lelaki tua itu merebut tali yang mengikat seekor sapi miliknya. Wajahnya memerah seperti nyaris terbakar, suaranya melengking-lengking menolak pengosongan rumahnya. Tetapi, pelawanan Lik Paijan pun percuma saja. Beberapa petugas berbadan tegap mengangkat tubuhnya. Melihat itu, tangis Siti Halimah semakin pecah. Dia mendekap Satriya Piningit lebih erat. “Akhirnya kita harus pergi dari rumah kita sendiri, Kang. Pergi dari kampung yang membesarkan kita,” ucap Siti Halimah getir.
“Iya, mau tak mau kita harus mengalah. Gusti Allah tidak tidur, Bune. Di tempat lain, semoga kita mendapat ladang rezeki yang lebih baik lagi,” ujar Karjan.
Tema yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …..
Sosial
Politik
Agama
Ekonomi
Pendidikan
(1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila).
Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…
1 dan 2
3 dan 4
3 dan 5
2 dan 3
4 dan 5
Bacalah urutan cara mengevaluasi karakteristik tokoh dan alur di bawah ini!
1. Pahami isi cerita yang ada dalam cerpen yang dibaca
2. Tulislah watak dari setiap tokoh yang ada dalam teks cerpen yang telah dibaca
3. Bacalah teks cerpen secara menyeluruh
4. Berikan penilaian kamu terhadap setiap watak yang ada pada tokoh, bisa berupa cara penulis menggambarkan tokoh atau kelebihan dan kekurangan masing-masing tokoh disertai argumentasimu
5. Tentukanlah alur yang digunakan dalam teks cerpen yang kalian baca, bisa berupa alur maju, mundur, atau campuran
6. Berikan tanggapan kalian terkait proses jalan cerita yang dipaparkan oleh penulis, apakah kalian bisa memahami maksud cerita dengan baik atau tidak, membuat penasaran, datar, atau bahkan membosankan sertakan alasanmu.
7. Tentukan bagian orientasi, komplikasi, klimaks, dan resolusi yang ada pada teks cerpen
Urutan cara mengevaluasi karakteristik tokoh dan alur yang tepat adalah …
1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7
3 – 1 – 2 – 4 – 5 – 7 – 6
3 – 2 – 1 – 4 – 5 – 7 - 6
3 – 1 – 2 – 4 – 5 – 6 - 7
2 – 1 – 3 – 4 – 5 – 6 - 7
