wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PH 3 Teks Editorial Remidial XII IPA 3

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan paragraf berikut!

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menggelontorkan dana kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) untuk biaya perawatan dan pengoperasian prasarana perkeretaapian 2018 sebesar Rp1,3 triliun. Nilai ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp1,65 triliun. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, mengatakan bahwa penurunan alokasi anggaran disebabkan adanya efisien personil pekerja KAI yang merawat prasarana kereta api seperti jalur kereta api, jembatan, stasiun, dan fasilitas operasi kereta api (sinyal, telekomunikasi, dan listrik aliran atas (LAA).

Kata ganti ini pada kalimat kedua paragraf tersebut merujuk pada ....

a)

Dana sebesar Rp1,3 triliun digelontorkan Kemenhub kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) untuk biaya perawatan dan pengoperasian prasarana perkeretaapian 2018.

b)

Biaya perawatan sebesar Rp1,3 trilin.

c)

Biaya perawatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI)

d)

Efisien personil pekerja KAI yang merawat prasarana kereta api seperti jalur kereta api, jembatan, stasiun, dan fasilitas operasi kereta api (sinyal, telekomunikasi, dan listrik aliran atas (LAA).

e)

Penurunan nilai bantuan dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp1,65 triliun.

2.

Perhatikan kutipan teks editorial berikut ini!

Meskipun niat yang mendasari adalah baik, namun ketidaksiapan daerah menjadi kendala. Jika pelaksanaan Ujian Nasional Online tetap diselenggarakan, beberapa sekolah akan mengalami kesulitan. (...) Bayangkan saja, jika sebuah sekolah memiliki 250 siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional, maka berapa jumlah komputer yang dibutuhkan? Bukan jumlah yang sedikit. Dan bila tetap diselenggarakan, solusi termudah adalah dengan mengunakan komputer secara bergiliran. Padahal hal ini rentan terhadap munculnya kecurangan dalam Ujian Nasional.

Kalimat Fakta pendukung argumen paling tepat untuk melengkapi paragraf paragraf di atas adalah…

a)

Dikarenakan banyak sekolah yang belum memiliki kesiapan SDM dalam pelaksanaan Ujian Nasional Online

b)

Dikarenakan banyaknya faktor penghambat pelaksanaan Ujian Nasional Online di daerah yang belum bisa diatasi.

c)

Dikarenakan banyak sekolah masih mengalami kesulitan dalam pelaksanaan Ujian Nasional Online

d)

Dikarenakan sekolah-sekolah belum bisa mengatasi kesulitan-kesulitan yang terjadi selama pelaksanaan Ujian Nasional Online

e)

Dikarenakan kurangnya sarana komputer serta belum optimalnya jaringan prasarana yang memadai seperti akses internet dan listrik

3.

Cermati tajuk rencana berikut!

Aktivitas masyarakat dalam menyambut tahun baru bagai angin lalu yang pergi begitu saja tanpa makna. Penyambutan tahun baru itu hanya berupa pesta pora dan hura-hura yang tidak memberikan keuntungan sedikit pun kepada masyarakat. Masyarakat justru mengorbankan harta bendanya untuk penyambutan tahun baru dan mereka sendiri yang merasakan dampak buruknya.

Tujuan penulis menyampaikan informasi tersebut kepada pembaca adalah ....

a)

Mengimbau agar merayakan tahun baru cukup dengan berpesta bersama keluarga dan teman-teman

b)

Menjelaskan bahwa merayakan tahun baru mempunyai dampak positif dan negatif

c)

Menganjurkan supaya jangan sampai mengorbankan harta hanya untuk merayakan tahun baru

d)

Mengingatkan bahwa merayakan tahun baru tidak ada gunanya dan berdampak buruk

e)

Menginformasikan adanya keuntungan mengorbankan harta bendanya untuk penyambutan tahun baru

4.

Cermati paragraf berikut!

Dampak negatif pemanasan global terus diserukan. Badan kesehatan dunia (WHO) memperingatkan tentang makin hangatnya temperatur udara. Diduga hal ini dapat memicu timbulnya penyakit seperti demam berdarah dangue dan malaria. Lebih lanjut WHO melaporkan perubahan iklim menyebabkan lebih dari 150.000 kematian dan lima juta penduduk negara miskin terserang penyakit ini setiap tahunnya. Dengan demikian, diprediksi frekuensinya dapat berlipat ganda pada tahun 2030. Negara-negara di dunia harus bertindak mengatasi pemanasan global ini. Jika tidak segera diatasi, makhluk hidup yang ada di bumi akan terancam eksistensinya.

Keberpihakan penulis tajuk rencana tersebut adalah ....

a)

WHO

b)

penduduk miskin

c)

negara miskin

d)

negara-negara

e)

makhluk hidup

5.

Bacalah teks editorial berikut!

Namun, satu hal yang sama- sama menjadi perhatian adalah memajukan mutu pendidikan secara nasional. Apa itu mutu pendidikan nasional? tentu kita berusaha keras untuk meningkatkannya.

Kaidah kebahasaan yang menonjol pada teks editorial di atas adalah

a)

konjungsi kausalitas

b)

kata populer

c)

ungkapan retoris

d)

kata ganti tunjuk

e)

kalimat populer

6.

Bacalah teks editorial berikut!

Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. Di wilayah barat, pendidikan relative maju. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.

Fakta dalam paragraf diatas adalah ...

a)

Di wilayah barat, pendidikan relatif maju.

b)

Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal.

c)

Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.

d)

Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MK/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%

e)

Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air.

7.

Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5).

Kalimat langsung dari kalimat di atas….

a)

"Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5)

b)

Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5)Pencapaian

c)

“Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan.” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5)

d)

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke “Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan.”

e)

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke “Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan,”

8.

Bacalah teks editorial berikut!

Meski lulus dengan persentase tinggi, dari kawasan Indonesia timur masih timbul kerisauan tentang bagaimana bersaing dengan lulusan asal Jawa. Ini kerisauan yang harus kita pikirkan upaya mengatasinya. Sejumlah putra Indonesia timur, seperti dari Papua atau NTT, berhasil menunjukkan intelegensia tinggi, seperti unggul dalam olimpiade fisika. Tugas kita berikutnya, bagaimana kita menjadikan itu sebagai pola, bukan kasus.

Kesimpulan yang tepat untuk teks editorial tersebut….

a)

Upaya menyamakan persaingan lulusan Indonesia timur dengan Jawa

b)

Lulusan Indonesia timur sangat berprestasi

c)

Banyak ajang yang berhasil dijuarai putra putri Jawa

d)

Upaya pemerintah menjadikan lulusan asal Jawa lebih maju daripada Indonesia timur

e)

Menjadikan pola, bukan kasus

9.

Bacalah teks editorial berikut!

(1) Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. (2) Di wilayah barat, pendidikan relative maju. (3) Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. (4) Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.

Kalimat opini terdapat dalam nomor….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

3 dan 4

10.

Bacalah teks editorial berikut!

REFLEKSI HASIL UJIAN NASIONAL

Kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. Di wilayah barat, pendidikan relative maju. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.

Berdasarkan paragraf diatas, tema yang tepat adalah….

a)

Kemanusiaan

b)

Pendidikan

c)

Sosial

d)

Kebudayaan

e)

Permasalahan ekonom