WorksheetsLatihan EYD
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 10mins
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama awal kalimat.
Misalnya:
Apa maksudnya?
tolong ambilkan buku itu!
kita harus bekerja keras.
Pekerjaan itu akan selesai dalam 1 jam.
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama orang,
termasuk julukan.
Misalnya:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
André-Marie Ampère
James Watt
Mujair
Benar
Salah
Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama nama orang yang
digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya:
5 ampere
15 watt
ikan mujair
mesin diesel
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan pada nama orang seperti pada nama teori,
hukum, dan rumus.
Misalnya:
teori darwin
hukum archimedes
rumus Phytagoras
Benar
Salah
Huruf kapital tidak digunakan untuk menuliskan huruf pertama kata
yang bermakna 'anak dari', seperti bin, binti, boru, dan van, kecuali
dituliskan sebagai awal nama atau huruf pertama kata tugas dari.
Misalnya:
Abdul Rahman bin Zaini
Fatimah binti Salim
Indani boru Sitanggang
Ayam Jantan dari Timur
Charles Adriaan van Ophuijsen
Salah satu pencetak gol terbanyak adalah Van Basten.
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan pada awal kalimat dalam petikan langsung.
Misalnya:
Ibu berpesan, "berhati-hatilah, Nak!"
"Mereka berhasil meraih medali emas," katanya.
"Besok pagi," kata Rino, "mereka akan berangkat."
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama dalam hal tertentu yang
berkaitan dengan nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan
dan kata ganti Tuhan serta singkatan nama Tuhan.
Misalnya:
Buddha
Al-Qur'an
Hindu
Alkitab
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar
kehormatan, kebangsawanan, keturunan, keagamaan, atau akademik
yang diikuti nama orang dan gelar akademik yang mengikuti nama orang.
Misalnya:
Mahaputra Yamin
Teuku Umar
la Ode Khairudin
kiai Haji Hasjim Asjarie
Doktor Mohammad Hatta
Irwansyah, Magister Humaniora
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar
kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan
kepangkatan yang digunakan sebagai sapaan.
Misalnya:
Selamat datang, Yang Mulia.
Semoga berbahagia, Raden.
Terima kasih, Kiai.
Selamat pagi, Dokter.
Silakan duduk, Prof.
Siap, Jenderal.
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan
pangkat yang diikuti nama orang atau yang digunakan sebagai pengganti
nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Profesor Anton M. Moeliono
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Benar
Salah
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama seperti pada nama
bangsa, suku, bahasa, dan aksara.
Misalnya:
bangsa Indonesia
suku Dani
bahasa Tolaki
aksara kaganga
Benar
Salah
Huruf miring digunakan untuk menuliskan judul buku, judul film, judul
album lagu, judul acara televisi, judul siniar, judul lakon, dan nama
media massa yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka.
Misalnya:
Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Moeis.
Majalah Poedjangga Baroe menggelorakan semangat kebangsaan.
Berita itu muncul dalam surat kabar Cakrawala.
Benar
Salah
Huruf miring digunakan untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf,
bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat.
Misalnya:
Huruf terakhir kata abad adalah d.
Imbuhan ber- pada kata berjasa bermakna 'memiliki'.
Dalam bab ini tidak dibahas penggunaan tanda baca.
Benar
Salah
Huruf miring digunakan untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam
bahasa daerah dan bahasa asing.
Misalnya:
Kita perlu memperhitungkan rencana kegiatan dengan baik agar tidak
malapeh awo.
Nama ilmiah buah manggis adalah Garcinia mangostana.
Benar
Salah
1.1.1 Latar Belakang
Benar
Salah
Kata yang mendapat imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta
gabungan awalan dan akhiran) ditulis serangkai dengan imbuhannya.
Misalnya:
berjalan
mempermudah
menulis
dijual
pembaca
Benar
Salah
Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung (-)
di antaraunsur-unsurnya.
Misalnya:
anak-anak
mencari-cari
berjalan-jalan
mondarmandir
biri-biri
porak-poranda
buku-buku
ramah-tamah
cumi-cumi
sayurmayur
Benar
Salah
Bentuk ulang gabungan kata ditulis dengan mengulang unsur
pertama.
Misalnya:
kapal barang→kapal-kapal barang
kereta api cepat→kereta-kereta api cepat
rak buku →rak-rak buku
surat kabar→surat-surat kabar
Benar
Salah
Unsur gabungan kata, termasuk istilah khusus, ditulis terpisah.
Misalnya:
cenderamata
model linear
duta besar
orang tua
Benar
Salah
Kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang
mengikutinya.
Misalnya:
Di mana dia sekarang?
Mereka ada dimana-mana.
Kain itu disimpan di dalam lemari.
Dia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan.
Mari, kita berangkat ke kantor.
Saya pergi ke luar kota.
Benar
Salah
Partikel -lah, -kah, dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang
mendahuluinya.
Misalnya:
Bacalah buku itu baik-baik!
Bertepuk tanganlah mengikuti irama!
Apakah yang tersirat dalam surat itu?
Siapakah gerangan dia?
Apatah gunanya bersedih hati?
Benar
Salah
Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
Misalnya:
Apa pun permasalahan yang muncul, dia dapat mengatasinya dengan
bijaksana.
Jika kita hendak pulang tengah malampun, kendaraan masih tersedia.
Jangankan dua kali, sekali pun engkau belum pernah berkunjung ke
rumahku.
Benar
Salah
Bentuk pun yang merupakan bagian kata penghubung seperti berikut
ditulis serangkai.
adapun
kendatipun
andaipun
maupun
ataupun
meskipun
bagaimanapun
sekalipun
biarpun
sementangpun
jikapun
sungguhpun
kalaupun
walaupun
Benar
Salah
Partikel per yang berarti 'demi', 'tiap', 'mulai', atau 'melalui' ditulis
terpisah dari kata yang mengikutinya.
Misalnya:
Mereka masuk ke dalam ruang rapat satu per satu.
Harga kain itu Rp50.000,00 per meter.
Karyawan itu mendapat kenaikan gaji per 1 Januari.
Dia menghubungiku per telepon.
Benar
Salah
Singkatan yang terdiri atas lebih dari dua huruf yang lazim digunakan
dalam dokumen atau surat-menyurat diikuti dengan tanda titik.
Misalnya:
dkk.
dan kawan-kawan
dll.
dan lain-lain
dsb.
dan sebagainya
dst.
dan seterusnya
hlm.
halaman
sda.
sama dengan di atas
ttd.
tertanda
Benar
Salah
