Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan EYD

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama awal kalimat.

Misalnya:

Apa maksudnya?

tolong ambilkan buku itu!

kita harus bekerja keras.

Pekerjaan itu akan selesai dalam 1 jam.

a)

Benar

b)

Salah

2.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama orang,

termasuk julukan.

Misalnya:

Amir Hamzah

Dewi Sartika

André-Marie Ampère

James Watt

Mujair

a)

Benar

b)

Salah

3.

Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama nama orang yang

digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.

Misalnya:

5 ampere

15 watt

ikan mujair

mesin diesel

a)

Benar

b)

Salah

4.

Huruf kapital digunakan pada nama orang seperti pada nama teori,

hukum, dan rumus.

Misalnya:

teori darwin

hukum archimedes

rumus Phytagoras

a)

Benar

b)

Salah

5.

Huruf kapital tidak digunakan untuk menuliskan huruf pertama kata

yang bermakna 'anak dari', seperti bin, binti, boru, dan van, kecuali

dituliskan sebagai awal nama atau huruf pertama kata tugas dari.

Misalnya:

Abdul Rahman bin Zaini

Fatimah binti Salim

Indani boru Sitanggang

Ayam Jantan dari Timur

Charles Adriaan van Ophuijsen

Salah satu pencetak gol terbanyak adalah Van Basten.

a)

Benar

b)

Salah

6.

Huruf kapital digunakan pada awal kalimat dalam petikan langsung.

Misalnya:

Ibu berpesan, "berhati-hatilah, Nak!"

"Mereka berhasil meraih medali emas," katanya.

"Besok pagi," kata Rino, "mereka akan berangkat."

a)

Benar

b)

Salah

7.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama dalam hal tertentu yang

berkaitan dengan nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan

dan kata ganti Tuhan serta singkatan nama Tuhan.

Misalnya:

Buddha

Al-Qur'an

Hindu

Alkitab

a)

Benar

b)

Salah

8.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar

kehormatan, kebangsawanan, keturunan, keagamaan, atau akademik

yang diikuti nama orang dan gelar akademik yang mengikuti nama orang.

Misalnya:

Mahaputra Yamin

Teuku Umar

la Ode Khairudin

kiai Haji Hasjim Asjarie

Doktor Mohammad Hatta

Irwansyah, Magister Humaniora

a)

Benar

b)

Salah

9.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar

kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan

kepangkatan yang digunakan sebagai sapaan.

Misalnya:

Selamat datang, Yang Mulia.

Semoga berbahagia, Raden.

Terima kasih, Kiai.

Selamat pagi, Dokter.

Silakan duduk, Prof.

Siap, Jenderal.

a)

Benar

b)

Salah

10.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan

pangkat yang diikuti nama orang atau yang digunakan sebagai pengganti

nama orang, nama instansi, atau nama tempat.

Misalnya:

Wakil Presiden Adam Malik

Perdana Menteri Nehru

Profesor Anton M. Moeliono

Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara

a)

Benar

b)

Salah

11.

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama seperti pada nama

bangsa, suku, bahasa, dan aksara.

Misalnya:

bangsa Indonesia

suku Dani

bahasa Tolaki

aksara kaganga

a)

Benar

b)

Salah

12.

Huruf miring digunakan untuk menuliskan judul buku, judul film, judul

album lagu, judul acara televisi, judul siniar, judul lakon, dan nama

media massa yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka.

Misalnya:

Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Moeis.

Majalah Poedjangga Baroe menggelorakan semangat kebangsaan.

Berita itu muncul dalam surat kabar Cakrawala.

a)

Benar

b)

Salah

13.

Huruf miring digunakan untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf,

bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat.

Misalnya:

Huruf terakhir kata abad adalah d.

Imbuhan ber- pada kata berjasa bermakna 'memiliki'.

Dalam bab ini tidak dibahas penggunaan tanda baca.

a)

Benar

b)

Salah

14.

Huruf miring digunakan untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam

bahasa daerah dan bahasa asing.

Misalnya:

Kita perlu memperhitungkan rencana kegiatan dengan baik agar tidak

malapeh awo.

Nama ilmiah buah manggis adalah Garcinia mangostana.

a)

Benar

b)

Salah

15.

1.1.1 Latar Belakang

a)

Benar

b)

Salah

16.

Kata yang mendapat imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta

gabungan awalan dan akhiran) ditulis serangkai dengan imbuhannya.

Misalnya:

berjalan

mempermudah

menulis

dijual

pembaca

a)

Benar

b)

Salah

17.

Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung (-)

di antaraunsur-unsurnya.

Misalnya:

anak-anak

mencari-cari

berjalan-jalan

mondarmandir

biri-biri

porak-poranda

buku-buku

ramah-tamah

cumi-cumi

sayurmayur

a)

Benar

b)

Salah

18.

Bentuk ulang gabungan kata ditulis dengan mengulang unsur

pertama.

Misalnya:

kapal barang→kapal-kapal barang

kereta api cepat→kereta-kereta api cepat

rak buku →rak-rak buku

surat kabar→surat-surat kabar

a)

Benar

b)

Salah

19.

Unsur gabungan kata, termasuk istilah khusus, ditulis terpisah.

Misalnya:

cenderamata

model linear

duta besar

orang tua

a)

Benar

b)

Salah

20.

Kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang

mengikutinya.

Misalnya:

Di mana dia sekarang?

Mereka ada dimana-mana.

Kain itu disimpan di dalam lemari.

Dia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan.

Mari, kita berangkat ke kantor.

Saya pergi ke luar kota.

a)

Benar

b)

Salah

21.

Partikel -lah, -kah, dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang

mendahuluinya.

Misalnya:

Bacalah buku itu baik-baik!

Bertepuk tanganlah mengikuti irama!

Apakah yang tersirat dalam surat itu?

Siapakah gerangan dia?

Apatah gunanya bersedih hati?

a)

Benar

b)

Salah

22.

Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.

Misalnya:

Apa pun permasalahan yang muncul, dia dapat mengatasinya dengan

bijaksana.

Jika kita hendak pulang tengah malampun, kendaraan masih tersedia.

Jangankan dua kali, sekali pun engkau belum pernah berkunjung ke

rumahku.

a)

Benar

b)

Salah

23.

Bentuk pun yang merupakan bagian kata penghubung seperti berikut

ditulis serangkai.

adapun

kendatipun

andaipun

maupun

ataupun

meskipun

bagaimanapun

sekalipun

biarpun

sementangpun

jikapun

sungguhpun

kalaupun

walaupun

a)

Benar

b)

Salah

24.

Partikel per yang berarti 'demi', 'tiap', 'mulai', atau 'melalui' ditulis

terpisah dari kata yang mengikutinya.

Misalnya:

Mereka masuk ke dalam ruang rapat satu per satu.

Harga kain itu Rp50.000,00 per meter.

Karyawan itu mendapat kenaikan gaji per 1 Januari.

Dia menghubungiku per telepon.

a)

Benar

b)

Salah

25.

Singkatan yang terdiri atas lebih dari dua huruf yang lazim digunakan

dalam dokumen atau surat-menyurat diikuti dengan tanda titik.

Misalnya:

dkk.

dan kawan-kawan

dll.

dan lain-lain

dsb.

dan sebagainya

dst.

dan seterusnya

hlm.

halaman

sda.

sama dengan di atas

ttd.

tertanda

a)

Benar

b)

Salah