NEW
Font size
WorksheetsPenilaian Harian Pola dan Interaksi Desa-Kota
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 23mins
Kehidupan sosial masyarakat desa sangat akrab dengan sifat kekeluargaan sangat erat atau disebut ….
gesselschaft
hinterland
gemeinschaft
gotong royong
patembayan
Dalam pengembangan wilayah, pembangunan desa harus memiliki tiga unsur penting, yaitu adanya pusat, wilayah terpengaruh, dan jaringan transportasi.
SEBAB
Desa-desa yang termasuk dalam jangkauan pengaruh pusat pertumbuhan disebut desa hinterland.
pernyataan 1 dan 2 benar dan saling berhubungan
pernyataan 1 dan 2 benar, tidak saling berhubungan
pernyataan 1 benar dan pernyataan 2 salah
pernyataan 1 salah dan pernyataan 2 benar
pernyataan 1 dan 2 salah
Proses sosial masyarakat desa cenderung berjalan lambat hal ini lebih disebabkan faktor ….
Wilayah pedesaan terisolir dari daerah sekitarnya
Ketiadaan akses untuk memperoleh informasi
Sikap curiga masyarakat terhadap hal baru
Sosialisasi masyarakat monoton
Buruknya infrastruktur transportasi
Pola persebaran desa di daerah karst umumnya ….
memusat
menyebar
radial
memanjang
melingkar
Karakteristik:
1) Didominasi lahan pertanian
2) Bersifat paguyuban
3) Pemukiman penduduk masih jarang
4) Adat istiadat mengikat
5) Banyak hewan ternak
Karakteristik fisik desa ditunjukkan angka ….
1), 3), 5)
1), 2), 4)
1), 4), 5)
2), 3), 4)
3), 4), 5)
Faktor utama yang menyebabkan areal pemukiman penduduk kota meluas ke wilayah pedesaan adalah ….
persaingan penggunaan lahan tinggi
kesehatan lingkungan semakin berkurang
sarana transportasi massal sudah tersedia
konflik kehidupan semakin kompleks
fasilitas di perkotaan semakin mahal
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Adanya kesempatan saling intervensi
2) Kemudahan berpindah ruang
3) Kemudahan berinvestasi
4) Kelengkapan wilayah
5) Kemampuan menghasilkan komoditas unggul
Yang termasuk dalam faktor-faktor penyebab munculnya interakasi desa dan kota adalah....
1, 2, dan 3
1, 3 dan 5
3, 4, dan 5
1, 2, dan 4
2, 4, dan 5
Keadaan yang dapat melemahkan pola interaksi antar wilayah sebagai akibat dar adanya alternatif pengganti sumber daya yang dibutuhkan oleh suatu daerah. Batasan tersebut mengartikan dari....
Regional complementary
Breaking point theory
Teori grafik
Spasial transferability
Intervening opportunity
"Saat ini, sumber daya perdesaan tersebut, termasuk bentang alamnya, mengalami banyak kerusakan. Selain kerusakan akibat praktek produksi pertanian (modernisasi, intensifikasi, peningkatan produksi atau penelantaran lahan), kerusakan juga bersumber dari ekspansi kawasan perkotaan ke kawasan perdesaan (proses suburbanisasi kawasan pedesaan) secara tidak terkontrol akibat munculnya perumahan dan kawasan industri baru," tutur Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardianto.
Berdasarkan wacana di atas keadaan tersebut akan mempengaruhi terhadap terjadinya interaksi desa dan kota ditinjau dari faktor ....
Adanya wilayah yang saling melengkapi
Adanya saling ketergantungan
Adanya kesulitan pemindahan dalam ruang
Adanya persamaan potensi sumber daya alam
Adanya kesempatan untuk berakomodasi
Jalinan interaksi yang kuat antar daerah dapat terjadi karena ....
Kedua wilayah memiliki sumber daya yang sama
Kedua daerah tidak memiliki komunikasi
Kedua daerah saling melengkapi dan membutuhkan sumber daya
Kedua daerah tidak ada jaringan transportasi
Adanya perantara di antara kedua wilayah
Kota A memiliki jumlah penduduk 25.000 jiwa, sedangkan kota B 100.000 jiwa. Jarak antara kedua kota tersebut adalah 90 kilometer. Di manakah lokasi pusat perdagangan yang tepat dan strategis agar terjangkau oleh penduduk setiap kota tersebut?
30 km dari Kota A
30 km dari Kota B
45 km dari Kota A
45 km dari Kota B
50 km dari Kota A
Interaksi dapat terjadi jika terdapat pemindahan dalam ruang dapat dilakukan dengan mudah. Kemudahan yang terjadi dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut, kecuali ....
Kelancaran transportasi wilayah
Jarak mutlak maupun jarak relatif antar wilayah
Biaya transportasi dari satu tempat ke tempat lain
Aksesiblitas antar wilayah
Jenis dan harga alat transportasi
Perhatikan wacana berikut ini!
Sejak dulu, wilayah-wilayah perkotaan memang cenderung memelihara kebudayaan industri dan perdagangan (bidang pelayanan dan jasa), dan sebaliknya, desa secara jamak masih terus memilih memelihara kebudayaan bertani dan bercocok tanam serta nelayan (bagi sebagian daerah pesisirannya). Itulah mengapa ketertarikan masyarakat desa untuk bekerja di sektor-sektor pelayanan dan jasa di wilayah-wilayah perkotaan, yang lebih menjamur dan serba lebih banyak pilihan, secara garis besar memang adalah salah satu magnet utama yang menarik masyarakat perdesaan tanpa putus melakukan urbanisasi ke wilayah perkotaan semenjak dahulu.
Berdasarkan wacana tersebut, interaksi yang terjadi antara desa dan kota disebabkan oleh....
Kemudahan dalam menjangkau suatu wilayah tujuan
Perbedaan potensi yang dimiliki oleh masing-masing wilayah
Sektor kegiatan usaha yang ada di desa lebih beragam
Jumlah lahan produktif di kota meningkat
Adanya perubahan kebudayaan di desa dan kota
Sebelum terjadi transport komoditi X antara desa dengan kota harus ada terlebih dahulu permintaan komoditi X di kota dan suplai di desa. Hal tersebut menandakan adanya ....
Spatial tranferability
Interaction fields
Intervening opprtunity
Spatial interaction
Regional complementary
Salah satu penyebab kehidupan sosial masyarakat desa umumnya bersifat gemeinscaft adalah ….
akses komunikasi yang memadai
adat istiadat yang kental
wilayahnya dekat dengan kota
pengetahuan warisan turun-temurun
minimnya kontak dengan dunia luar
Desa yang sudah maju dan dekat dengan ibukota kabupaten cenderung memiliki potensi lahan pertanian yang semakin sempit, mengapa demikian…
Lahan pertanian tidak produktif lagi
Banyak penduduk desa yang menjual lahan pertanian
Banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, pertokoan dan fasilitas umum
Penduduk desa beralih dari petani menjadi pedagang
Lahan pertanian berubah menjadi tempat rekereasi
Kota S dan Kota P saling terhubung dan membentuk wilayah fungsional. Jarak kedua kota tersebut adalah 10 km. Apabila penduduk Kota S adalah 900 jiwa dan Kota P adalah 200 jiwa, hitunglah kekuatan interaksi kedua kota tersebut!
90
180
900
1800
9000
Pernyataan:
1) wilayahnya membentuk zona yang heterogen;
2) dibeberapa wilayah muncul daerah kumuh/slum area;
3) pola keruangan dipengaruhi kondisi alam seperti memanjang sungai dan pantai;
4) dalam satu wilayah mempunyai hubungan keluarga;
5) pola keruangan memanfaatkan teori konsentris dan sektor.
Ciri-ciri pola tata ruang kota terdapat pada angka ....
(1), (2), (3)
(1), (2), (5)
(1), (3), (4)
(2), (4), (5)
(3), (4), (5)
Tahap perkembangan kota dimana daerah kota tersebut masih bercirikan sifat-sifat agraris, maka kota tersebut ada pada tahap …
tyranopolis
megapolis
metropolis
polis
eopolis
Pesatnya urbanisasi membuat kota semakin padat penduduk. Dampak keruangan lain dari masifnya urbanisasi di perkotaan adalah terjadinya ...
pembangunan RTH meningkat
terjadi segregasi pemukiman
polusi meningkat
kemacetan dimana-mana
sulit mencari kerja
Faktor yang memengaruhi pola interaksi antarwilayah adalah...
Jumlah penduduk dan jarak
Aktivitas perdagangan dan luas wilayah
Luas wilayah dan jumlah penduduk
Kepadatan penduduk dan luas wilayah
Kebutuhan penduduk dan jarak
Jumlah penduduk Kota A adalah 40.000 orang, sedangkan penduduk kota B adalah 10.000 orang. Jarak kedua kota adalah 20 km. berapakah kekuatan interaksi kedua kota tersebut?
100.000
400.000
1.000.000
4.000.000
10.000.000
Jumlah penduduk Kota X adalah 500.000 orang, sedangkan Kota Y adalah 20.000 orang. Hitung posisi tepat pembangunan SPBU di dua kota tersebut apabila jarak kedua kota adalah 36 km!
25 km dari kota X
25 km dari kota Y
18 km dari kota X
6 km dari kota X
6 km dari kota Y
Berdasarkan grafik tersebut, hitunglah kekuatan konektivitas pada wilayah A!
1,57
1,67
1,77
1,87
1,97
Berdasarkan grafik arus lalu lintas, hitunglah indeks konektivitas pada wilayah B!
0,55
0,65
0,75
0,85
0,95
