WorksheetsTatalaksana Henti Jantung
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Kasus Henti Jantung meliputi
Pulseless Electrical activity
VT with Pulse
Supraventricular Tachycardia
High Degree AV Block
Tanda Klinis Henti jantung
Sesak
Tidak ada nadi karotis dan gerakan pernafasan
pingsan
kejang
Kasus Henti Jantung yang memerlukan early epinephrin dan RJP yang berkualitas adalah
VT polimorphic tanpa nadi
Ventricular Fibrilaation
Atrial Fibrillation
Pulseless Electrical Activty
Kasus Henti Jantung yang memerlukan defibrilasi 360 J monophasic segara adalah
fibrilasi atrial
ventricular tachycardia dengan nadi
Ventricular Tachycardia tanpa Nadi
Pulseless Electrical Activity
Obat obatan yang digunakan dalam tatalaksana henti Jantung adalah
sulfat atropin
verapamil
amiodarone
digoxin
obat - obatan yang digunakan dalam tatalaksana Ventricular fibrillation adalah, kecuali
adrenalin
amiodaron
sulfat atropin
lidocain
seorang perempuan 67 tahun dirawat dengan STEMI anterior + Killip III, saat di ICCU pasien kejang tidak sadarkan diri. Pada pemeriksaan Nadi karotis, tidak didapatkan nadi karotis dan tidak ada gerakan napas. Maka diagnosis Pasien ini adalah
pulseless electical activity
asystole
Ventricular Fibrillation
pulseless Ventricular tachycardia
Tindakan yang tepat untuk pasien tersebut adalah
defibrilasi 360 J
RJP
segera berikan epinephrin
synchronized cardioversion 200 J
seorang pasien datang ke UGD dalam keadaan tidak sadarkan diri, pada pemeriksaan tidak didapatkan nadi karotis dengan napas gasping, pada monitor ECG didapatkan gambaran berikut. Tindakan yang harus segera diberikan adalah
segera lakukan RJP yang berkualitas sampai dengan 5 siklus lalu berikan epinephrin 1 mg
Segera lakukan defibrilasi 360 J
segera berikan Sulfat Atropin 1 mg iv
segera berikan epinephrin 1 mg silmutan dengan RJP yang berkualitas
seorang laki laki usia 65 tahun dirawat dengan ischemic Cardiomyopathy dan HF reduced EF, dilaporkan keluarganya kejang dan tidak sadarkan diri. Saat pemeriksaan tidak didapatkan nadi karotis dan tidak bernafas. Maka tindakan yang harus segera dilakukan adalah
Segera lakukan RJP yang berkualitas selama 5 siklus, lanjutkan dengan pemberian epinephrin 1 mg iv
segera lakukan RJP yang berkualitas sampai dengan 5 siklus lanjut dengan defibrilasi 360 J monophasic
Segera lakukan RJP berkualitas selama 5 siklus, sambil dilakukan intubasi
segera defibrilasi 360 Joule monophasic, lanjutkan RJP yang berkualitas selama 5 siklus
