wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ILMU TAFSIR XII AGM

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini adalah persamaan pengertian naskh secara etimologi yaitu:

a)

Al-Tabdīl

b)

At-Tafsīr

c)

At-Taṣrīf

d)

At-Targīb

2.

Sumber dalil syar’i yang masuk aspek pembahasan naskh dan mansūkh adalah ....

a)

Ijma’ dan Ijtihad

b)

Al-Qur`an dan Ijtihad

c)

Sunnah dan Qaul Sahabat

d)

Al-Qur`an dan Sunnah

3.

QS. al-Baqarah [2]:144:  

adalah contoh dari ....

a)

Naskh sunnah dengan sunnah

b)

Naskh sunnah dengan al-Qur`an

c)

Naskh sunnah dengan ijma

d)

Naskh al-Qur`an dengan sunnah

4.

Fungsi ḍlamīr sangatlah penting, diantaranya adalah ...

a)

menunjukkan keunggulan bahasa Arab diantara bahasa yang lain

b)

Menunjukkan makna suatu kata

c)

Meringkas suatu pembicaraan

d)

menghilangkan kata-kata yang menjadikan bosan para pembaca

5.

Ḍamīr ْهُمْ pada QS al-Aḥzāb [33]: 35 berikut berfungsi untuk ....

a)

Menunjukkan keunggulan bahasa Arab

b)

Menunjukkan akan kayanya kosakata dalam bahasa Arab

c)

Menggantikan dua puluh ism yang disebutkan sebelumnya

d)

Mengurangi pemborosan dalam penulisan kosakata

6.

Amatilah potongan ayat berikut! ِ فَاَ وْجَسَ فِى نَفْسِهِ خِيْفَةٌ مُوْسَى Pada ayat di atas menunjukkkan bahwa madlul dhamir ….

a)

Disebutkan sebelum dhamirnya

b)

Disebutkan secara jelas

c)

Disebutkan setelah dhomir secara jelas

d)

Tidak disebutkan secara jelas

7.

Qoshosh bentuk jamak dari kata qishshoh ( قصة ) yang berarti…

a)

Mengulang kembali masa lalu

b)

Kisah ghaib

c)

Meringkas suatu pembicaraan

d)

Kisah yang terjadi masa lalu

8.

Di antara pembagian kisah-kisah dalam Al-Qur’an adalah al-qashashul ghuyub almadhiyah yang berarti....

a)

Kisah-kisah ghaib yang akan terjad

b)

Kisah-kisah ghaib yang tidak pernah terjadi

c)

Kisah-kisah ghaib yang terjadi di akhirat

d)

Kisah-kisah ghaib yang telah terjadi

9.

Kisah kemenangan kerajaan Bizantium atas kerajaan Persia diabadikan dalam Al-Qur’an dan digolongkan kebentuk kisah….

a)

Kisah ghaib yang akan terjadi E. Kisah ghaib masa lalu

b)

Kisah ghaib yang akan terjadi

c)

Kisah yang sangat panjang

d)

Kisah sangat pendek

10.

kisah berikut ini yang tergolong kisah yang panjang adalah….

a)

Kisah Nabi Ibrahim As

b)

Kisah Nabi Musa As

c)

Kisah Nabi Luth As

d)

Kisah Nabi Yusuf As

11.

. Di antara makna-makna al-qishshah berikut ini, kecuali…

a)

Al-Bayan (keterangan)

b)

Al-Hal (keadaan)

c)

Al-Sya’an (perbuatan)

d)

Al-Khabar (berita)

12.

Pengertian naskh secara terminologi adalah ....

a)

Memperbaiki hukum syar’i dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik

b)

Mencontoh hukum syar’i yang tidak sesuai dengan masanya dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik

c)

Mengangkat hukum syar‘i dengan dalil hukum syar‘i yang lain

d)

Memberikan hukum syar’i yang ada dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik

13.

Kisah tentang penciptaan nabi adam dan kehidupanya di surga digolongkan kebentuk kisah….

a)

Kisah ghaib masa lalu

b)

Kisah ghaib yang akan terjadi

c)

Kisah yang sangat panjang

d)

Kisah ghaib yang tidak pernah terjadi

14.

Kisah kturunya malaikat malaikat pada malam lailatul qodar digolongkan kebentuk kisah….

a)

Kisah ghaib yang tidak pernah terjadi

b)

Kisah ghaib masa kini

c)

Kisah ghaib masa lalu

d)

Kisah yang sangat panjang

15.

Kisah tentang ashabul kahfi digolongkan kebentuk kisah….

a)

Kisah ghaib yang akan terjadi

b)

Kisah yang sangat panja

c)

Kisah ghaib masa lalu

d)

Kisah sangat pendek

16.

Ketentuan hukum yang sudah dinasakh adalah ....

a)

tetap

b)

terpengaruh

c)

tidak berubah

d)

tidak berlaku lagi

17.

Dalil ini merupakan contoh nasakh ....


a)

Sunnah dengan Ijma’

b)

Sunnah dengan Sunnah

c)

Sunnah dengan Al-Qur’an

d)

Al-Qur’an dengan Sunnah

18.

    

Di antara ciri ayat yang tidak dapat dinasakh adalah ....

a)

   hukum yang mānsukh tidak menunjukkan berlaku abadi

b)

ayat-ayat yang menjelaskan tentang pokok-pokok akidah dan ibadah

c)

ayat-ayat tentang kemaslahatan masyarakat secara umum

d)

hukum yang mānsukh bukan hukum yang disepakati oleh akal sehat  tentang baik dan buruknya

19.

seperangkat aturan yang dapat digunakan dalam istinbath (menggali) makna-makna Al Qur’an serta cara menggunakan kaidah tersebut di sebut...

a)

dhamir

b)

isim

c)

  tankir

d)

kaidah tafsir

20.

1.     Marji’ ḍlamīr هُوَ pada QS. Al-Mā’idah (5):8

, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ ﴿٨﴾          adalah ....

a)

 آمَنُواْ

b)

اللّه

c)

شُهَدَاء

d)

قَوْمٍ

e)

اعْدِلُواْ

21.

1.     QS. Thaha (20):67

, فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُّوسَى ﴿٦٧﴾

Pada ayat tersebut menunjukkan bahwa madlul dhamir dari هِ adalah ....


a)

tidak disebutkan secara jelas

b)

disebutkan setelah dhamirnya

c)

  disebutkan sebelum dhamirnya

d)

  madlul dibuang karena diketahui

22.

1.      QS. Al-Baqarah (2):189, يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ  

Ayat tersebut berisi sual wal jawab tentang ....


A.    hakikat diciptakannya manusia

B.     ibadah yang paling utama bagi manusia

C.     waktu pelaksanaan ibadah haji manusia

D.    keluarga yang akan melaksanakan ibadah haji

E.     bulan sabit sebagai tanda waktu bagi manusia dan ibadah haji

a)

  hakikat diciptakannya manusia

b)

ibadah yang paling utama bagi manusia

c)

bulan sabit sebagai tanda waktu bagi manusia dan ibadah haji

d)

keluarga yang akan melaksanakan ibadah haji

23.

19.   QS. At-Tahrim (66):1, يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ تَبْتَغِي مَرْضَاتَ أَزْوَاجِكَ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿١﴾

Dari ayat tersebut, lafal yang menunjukkan muannast adalah ....

a)

 النَّبِيُّ

b)

تُحَرِّمُ

c)

 مَرْضَاتَ

d)

غَفُورٌ

24.

Ta'rif dengan isim 'alam pada QS. Al-Fath (48):29, مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ .... ﴿٢٩﴾ bertujuan untuk ....

a)

peringatan

b)

memuliakan

c)

menghinakan

d)

menunjukkan jauh

25.

19.   Penggunaan isim nakirah seperti pada QS, Al-Baqarah (2):96,

 وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَى حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُواْ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَن يُعَمَّرَ وَاللّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ ﴿٩٦﴾

adalah berfungsi untuk menunjukkan ....

a)

satu

b)

macam

c)

besar, mulia dan dahsyat

d)

satu dan macam sekaligus

26.

19.   Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk jama’ di dalam Al-Qur’an .…


a)

القلوب

b)

الكواكب

c)

السموات

d)

الألباب

27.

19.   Kata السماء disebutkan mufrad dan jamaknya di dalam Al-Qur’an. Apabila disebutkan mufradnya maka bermakna ....

a)

arah

b)

langit

c)

  langit-langit

d)

musim dingin

28.

Apa materi yang dibahas dalam Qaṣaṣul Qur’an?

a)

Hukum-hukum dalam Islam

b)

Panduan ibadah dalam Islam

c)

Kisah-kisah para nabi dan umat-umat terdahulu

d)

Sejarah perkembangan Islam

29.

Apa tujuan dari Qaṣaṣul Qur’an?

a)

Untuk menyediakan cerita dan narasi dari Qur'an untuk mengajarkan pelajaran moral dan memberikan petunjuk.

b)

Untuk menganalisis mukjizat-mukjizat ilmiah yang disebutkan dalam Qur'an

c)

Untuk menjelaskan aspek bahasa dan tata bahasa dalam Qur'an

d)

Untuk menyediakan catatan sejarah tentang peristiwa yang disebutkan dalam Qur'an

30.

Bagaimana pentingnya memahami Qaṣaṣul Qur’an dalam memahami Al-Qur’an secara keseluruhan?

a)

Qaṣaṣul Qur’an sangat penting dalam memahami Al-Qur’an secara keseluruhan.

b)

Tidak ada hubungan antara memahami Qaṣaṣul Qur’an dengan memahami Al-Qur’an secara keseluruhan.

c)

Memahami Qaṣaṣul Qur’an hanya sedikit berpengaruh dalam memahami Al-Qur’an secara keseluruhan.

d)

Qaṣaṣul Qur’an tidak penting dalam memahami Al-Qur’an secara keseluruhan.