WorksheetsPTS Bahasa Indonesia
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
1. Unsur pembangun dalam dialog interaktif adalah…
Apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, ada apa
Apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana
Apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dengan siapa
Apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, ke mana
2.Dialog interaktif adalah...
Percakapan yang dilakukan di televisi atau radio yang dapat melibatkan pemirsa atau pendengar melalui telepon
Percakapan yang dilakukan di warung kopi
Percakapan yang dilakukan di televisi atau radio yang tidak melibatkan pemirsa atau pendengar melalui telepon
Perbincangan antara guru dan murid
2.Perhatikan dialog interaktif berikut ini! Kerjakan nomor 3 dan 4!Wartawan : “Apa yang anda lakukan untuk menjadi penyair yang profesional?”Narasumber : “Menjadi penyair bukan hanya berbicara asal. Untuk memandu siaran butuh pengetahuan dan informasi yang aktual. Sehingga juga harus rajin membaca buku, menyimak siaran tv, dan browsing di internet.
Tema dialog interaktif tersebut adalah..
Kiat menjadi wartawan yang baik.
Kiat menjadi narasumber yang baik
Kiat menjadi pembaca yang baik
Kiat menjadi penyair yang baik.
4. Simpulan dialog interaktif tersebut adalah …
Menjadi penyiar harus bisa berbicara
Menjadi penyiar harus membekali diri dengan pengetahuan dan informasi yang aktual
Menjadi penyair harus sering menonton TV
Menjadi penyiar harus punya banyak uang
5. Berikut adalah contoh pujian, kecuali…
Lukisanmu indah sekali.
Rajin sekali kamu, jam 08.00 baru bangun
Alangkah cantiknya hiasan itu
Tulisanmu begitu menawan.
6. Kritik yang tepat terhadap sebuah karya adalah…
Jelek sekali lukisanmu!
Jelek sekali gambarmu!
Komposisi warna lukisan itu kurang menarik. Lebih bagus jika divariasikan
Lukisanmu amat hancur!
7. Perhatikan puisi berikut!
Sehabis lilin membakar diri
Gelap kembali sekelilingnya
Jangan teman, jangan hendak
Seperti lilin hidup sejenak
Kalimat pujian yang sesuai dengan puisi di atas….
Puisi ini menggunakan makna konotasi sehingga sulit dipahami
suasana yang tergambarkan kurang jelas
Puisi ini member pelajaran hidup yang berguna bagi kehidupan
Puisi ini tidak menggunakan rima yang dapat menimbulkan irama yang indah
8.Berikut ini adalah pernyataan berupa pujian adalah…
Peredaran narkoba sangat merajalela karenanya perlu ketegasan aparat
ceritanya menyentuh dan membangkitkan semangat untuk memperbaiki diri.
Ceritanya logis, sayang alurnya membosankan.
Gambarnya kurang rapi.
9. Bacalah kutipan cerpen berikut!Sebuah mobil colt berplat nomor merah berhenti persis di depan kedai kasur Alin. Murni berdebar-debar, kalau-kalau orang yang turun dari mobil itu utusan hotel yang memesan tiga puluh kasur single itu. Ia berusaha tersenyum dan menyembunyikan giginya yang terlalu menonjol ke depan. Orang berpakaian pegawai itu juga tersenyum membalas."Maaf, Bu. Saya pegawai ketertiban Balaikota. Apakah racun api Ibu masih baik? Boleh saya periksa?"
Kata tercetak miring tersebut mengandung makna....
bangunan tempat memproduksi barang
bangunan tempat berjualan
bangunan tempat menitipkan barang
. bangunan tempat menumpuk barang
10. (1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, meratapinya atau mencarinya esok hari.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….
(1)
(2)
(3)
(4)
11. Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah.…
Mentari meredup
ketika kerumunan tidak bersama
Mentari di sebelah barat
Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu
12.Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal nomor 12 s.d. 13!Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”
Bukti bahwa peristiwa tersebut terjadi pada malam hari adalah ....
kalimat pertama pada paragraf pertama
Kalimat kedua pada paragraf pertama
Kalimat keempat pada paragraf kedua
Kalimat ketiga pada paragraf kedua
13. Amanat yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ...
Matikan lampu jika sudah tidak diperlukan!
Jangan menyusahkan orang tua hanya karena ingin memberi hadiah teman
Usahakan selalu memberi hadiah kepada teman orang tua
Temanilah ibumu saat duduk-duduk di beranda
15. Bacalah kutipan cerpen berikut!Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.
”Kata "matahari yang mulai tenggelam" tersebut mengandung makna....
hari hampir siang
hari hampir senja
hari hampir pagi
hari hampir malam
. (1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila).
Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
