wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan B.Indonesia (Menikmati Novel)

Total questions: 10

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah kutipan novel berikut!

Bagi orang-orang di desaku, yang kebanyakan mereka adalah perantau, saat lebaran seperti inilah waktunya untuk berkumpul. Waktu yang tepat untuk bersilaturahim, saling melepas rindu, dan saling memaafkan. Dan tentu saja, waktu menikmati hidangan spesial di rumah.

(Surat Kecil Untuk Ayah, Boy Candra)

Keterkaitan peristiwa dalam kutipan novel tersebut dengan kehidupan saat ini adalah...

a)

a. berkumpul dengan tetangga

b)

b. bersilaturahmi setiap hari

c)

c. mudik saat lebaran tiba

d)

d. saling berbagi makanan

e)

e. memafkan orang lain

2.

Cermati kutipan berikut!

Tiap-tiap pemuda yang bersekolah di Betawi dalam bertamasya di Danau Singkarak atau Sawahlunto dan singgah ke Solok, belum pernah mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat bersih rupanya. Rumah itu dibeli oleh Ibu Hanafi dan disanalah ia tinggal bersama Rapiah karena perlu menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka menikah lagi sepeninggalan suaminya, sedangkan Ibu Hanafi pun berkata hendak mencarikan jodoh pengganti ayah Syafei. Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati akan memberi ayah tiri pada Syafei. Hal dalam kutipan yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat sekarang ini adalah…

a)

a. jika bertamasya ke Danau Singkarak atau Sawahlunto singgah ke rumah sanak saudara di sana.

b)

b. hendaklah kita mengunjungi keluarga kita yang ada di daerah.

c)

c. satu keluarga menyiapkan hidangan yang baik untuk menjamu tamu.

d)

d. Ibu mertua dan anak menantu perempuan selalu bersama dalam melakukan sesuatu.

e)

e. tidak menikah lagi sesudah suami meninggal demi masa depan anak yang dicintai.

3.

Begitulah takdir membentuk suatu kisah yang sangat panjang hanya untuk menyatukan kedua orang tersebut. Setelah melalui banyak kesedihan, waktu, akhirnya mereka diberi kesempatan untuk bersama.

Kalimat dalam kutipan novel diatas merupakan ...

a)

a. orientasi

b)

b. komplikasi

c)

c. resolusi

d)

d. koda

e)

e. evaluasi

4.

Bacalah kutipan berikut!

Beberapa saat lamanya kedua beranak itu pun berjabat tangan, berpandang-pandangan dan berpelukan. Sebagai tak kan puas layaknya. Sejurus kemudian barulah Asri memberi salam kepada Ibu Siti Maliah, demikian juga kepada orang setetangga, yang kebetulan sudah hadir di situ, akan mengucapkan selamat datang kepadanya. Ia duduk dekat jamu-jamu itu, bercakap-cakap. Setelah mereka itu pergi, tinggallah Asri berdua dengan Ibunya.

Dikutip dari: Nur Sutan Iskandar, Salah Pilih, Jakarta, Balai Pustaka, 2010

Tema yang tepat untuk kutipan novel diatas ....

a)

a. pertemuan ibu dengan anaknya yang telah lama pergi

b)

b. percakapan antara ibu dan anaknya

c)

c. kasih sayang seorang ibu kepada anaknya

d)

d. kebaktian anak terhadap ibunya

e)

e. kasih sayang anak kepada ibunya

5.

Perhatikan dialog dibawah ini!

Trisna : “Gue juga punya tips masakan yang bisa jadiin makanan enak”

Radit : “Apa emang?”

Trisna : “Salmon fillet paling bagus dimasak dalam oven tingkat panas rendah, perlahan, dan dengan satu loyang air agar udara panasnya terasa sedikit lembab”

Radit : “gue punya tips untuk nambahin tips lo, tips masak gue satu-satunya : kalo abis masak, kompornya jangan lupa dimatiin.”

Watak tokoh Radit dalam dialog novel diatas adalah ...

a)

a. kocak

b)

b. aneh

c)

c. cerdas

d)

d. pemarah

e)

e. pemberani

6.

Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal!

“Anak kecil!” Dia tertawa mengejekku. “Mengapa duduk di belakang? Sini! Sini, duduk di muka! Masih ada tempat.” Tangannya melambai, lalu mendekat berjalan ke arah belakang bangku-bangku.

“Tidak, Pak! Di sini saja, “Jawabku. Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku. “Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?” tanyanya. Seisi kelas tertawa.

“Tidak, Pak,” kataku lagi. “Supaya dapat melihat orang-orang lain.” Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku.

Latar tempat dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

a. warung

b)

b. kelas

c)

c. sekolah

d)

d. ruang tunggu

e)

e. kantin

7.

Bacalah kutipan novel berikut.

(1) Wiraatmaja menggelengkan kepalanya, “Anak-anak berlainan dengan kita: apa yang kita katakan baik, katanya tidak baik,” (2) “Bukan begitu, Bapak!” kata Tuti pula menyambung kata ayahnya. “Bukan mereka sengaja hendak bertentangan dengan orang-orang tua. (3) Yang bertentangan itu hanyalah pendapat tentang bahagia, tentang arti hidupkita sebagai manusia. (4) Emang berkata bahwa bahagia itu adalah pekerjaan kemudian hari, pendeknya hidup yang senang. (5) Saleh menganggap bahagia itu lain artinya. (6) Bahagia itu baginya tidak sama dengan hidup senang. (7) Baginya yang dinamakan bahagia itu dapat menurutkan desakkan hatinya, dapat mengembangkan tenaga dan kecakapannyan sepenuh-penuhnya dan menyerahkannya kepada yang terasa terhadapnya dan yang termulia dalam hidup ini.”

Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan tersebut adalah ....

a)

a. orang pertama sebagai pelaku utama

b)

b. orang ketiga terarah

c)

c. orang ketiga serba tahu

d)

d. orang ketiga bukan tokoh utama

e)

e. orang pertama sebagai pengamat

8.

Novel “Sunset Bersama Rosie” karya Tere Liye menceritakan tentang persahabatan sekaligus kisah cinta segitiga. Tokoh Tegar diceritakan harus patah hati melihat sahabat sekaligus gadis Rosie yang dicintainya dilamar oleh teman nya sendiri bernama Nathan. Namun setelah mereka menikah, bencana datang yaitu Nathan harus kehilangan nyawanya karena peristiwa Bom Bali. Setelah kejadian tersebut Rosie menjadi depresi dan anak-anaknya sangat sedih, Tegar tidak kuasa melihat keluarga Rosie. Ia pun menolong nya sampai keadaan putih, sampai dia harus membatalkan pernikannya dengan Sekar. Berjalannya waktu keluarga Rosie pulih seperti dahulu kala. Takdir menyatukan Tegar dan Rosie untuk bersatu.

Amanat yang dapat kita ambil dalam kutipan novel diatas ...

a)

a. menolong siapa pun untuk mendapat keuntungan

b)

b. kasihanilah mereka yang kita cintai

c)

c. bersenanglah karena dibalik musibah seseorang, terdapat peluang untuk kita

d)

d. tolonglah teman yang tertimpa musibah, walaupun itu berupa hal yang sangat kecil

e)

e. janganlah mencaci maki orang yang tertimpa musibah

9.

Semuanya seperti musim kering; kemarau datang dan angin gersang menusuk-nusuk. Semuanya seperti musim basah; hujan dan badai adalah nyanyian dalam sedih dan ngilu. Semuanya seperti perih, ketika langit tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya menjadi sepi...

(Nyanyi Sunyi dari Indragiri , Hary B Kori’un)

Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas adalah gaya bahasa ...

a)

a. ironi

b)

b. metafora

c)

c. personifikasi

d)

d. hiperbola

e)

e. metonimia

10.

Bacalah kutipan novel berikut!

Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak hanya memiliki perahu. Mereka juga memiliki keluarga yang banyak yakni 14 kepala. Dari kejeniusan nya lintang sangat menyukai matematika. Tapi, Cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas karena tuntutan untuk membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal ia harus bekerja keras untuk mencari nafkah pada keluarganya. (Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)

Berdasarkan kutipan novel di atas, nilai kehidupan apakah yang hendak disampaikan oleh penulis..

a)

a. nilai agama

b)

b. nilai sosial

c)

c. nilai religius

d)

d. nilai patriotik

e)

e. nilai pendidikan