NEW
Font size
WorksheetsPemberdayaan Masyarakat
Total questions: 22
Worksheet time: 11mins
Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pada prinsipnya adalah
Upaya untuk menumbuhkan semangat masyarakat untuk mengobati diri mereka secara mandiri.
Upaya untuk mengembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Upaya untuk mengembangkan kemauan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Upaya untuk menumbuhkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan dalam memelihara dan meningkatkankesehatan.
Upaya untuk meningkatkan kesediaan masyarakat untuk bekerjasama dalam mengatasi wabah penyakit didaerahnya.
Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk membangun kemandirian masyarakat, maka peran petugas kesehatan dalam memberdayakan masyarakat diantaranya adalah
Mengorganisasikan kegiatan masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial.
Membina persatuan antara tokoh masyarakat dengan petugas kesehatan saat berada dalam instansi kesehatan.
. Menumbuhkan suasana yang kondusif dalam masyarakat dengan menggandeng para tokoh masyarakat baik formal maupun informal
. Membina suasana kerja yang harmonis dalam lingkungan kesehatan sehingga masyarakat dapat meniru kerjasama yang sinergis dalam bidang kesehatan.
Memfasilitasi dan melakukan pengorganisasian masyarakat melalui kegiatan-kegiatan maupun programpemberdayaan masyarakat.
Pengkajian pemberdayaan masyarakat desa yang lebih banyak melibatkan pihak dalam yang terdiri dari pihak stakeholder (pemangku kepentingan kegiatan) dengan difasilitasi pihak luar yang berfungsi sebagai narasumber atau fasilitator metode penilaian keadaan secara partisipatif yang dilakukan pada tahapan awal perencanaan kegiatan yaitu
Metode Rapid Rural Appraisal (RRA) atau penilaian desa secara partisipatif
Metode Participatory Rapid Appraisal (PRA)
Metode Participatory Learning and Action (PLA)
Participatory Assessment and Planning (PAP)
Participatory Hygiene and Sanitation Transformation (PHAST)
Untuk memberdayakan masyarakat dalam mengelola air dan mengendalikan penyakit yang berhubungan dengan sanitasi melalui peningkatan kesadaran terhadap kesehatan serta perbaikan dan perilaku serta pembelajaran partisipatif dalam membangun kemampuan swadaya masyarakat untuk memecahkan masalah masyarakat merupakan
Metode Rapid Rural Appraisal (RRA) atau penilaian desa secara partisipatif
Metode Participatory Rapid Appraisal (PRA)
Metode Participatory Learning and Action (PLA)
Participatory Assessment and Planning (PAP)
Participatory Hygiene and Sanitation Transformation (PHAST)
Di daerah X masyarakat dominan memiliki perilaku hidup bersih dan sehat masih rendah, dominan masyarakat obesitas dan dikhawatirkannya adabya penyakit menular dan penyakit tidak menular oleh karena itu memecahkan masalah kesehatan diatas maka penyuluh kesehatan masyarakat melakukan penyuluhan secara langsung dengan teknik penilaian yang relatif terbuka, cepat dan bersih dibanding dengan teknik kunjungan singkat sebagai sebuah metode penilaian.yaitu
Metode Rapid Rural Appraisal (RRA)
Metode Participatory Rapid Appraisal (PRA)
Metode Participatory Learning and Action (PLA)
Participatory Assessment and Planning (PAP)
Communication for Behaviour Impact (COMBI)
Mobilisasi yang diarahkan pada penggerakan tugas semua masyarakat dan perorangan yang mempengaruhi tindakan tepat secara perorangan dan keluarga serta proses dengan strategi campuran berbagai intervensi komunikasi yang dimaksudkan untuk mengikut sertakan perorangan dan keluarga dalam mempertimbangkan perilaku-peri laku sehat yang direkomendasikan dan untuk mendorong penerimaan dan pemeliharaan perilaku yaitu
Metode Rapid Rural Appraisal (RRA)
. Metode Participatory Rapid Appraisal (PRA
Metode Participatory Learning and Action (PLA)
Participatory Assessment and Planning (PAP)
Communication for Behaviour Impact (COMBI)
Kelompok langsung dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang kemudian diberi suatu permasalahan yang sama atau tidak sama dengan kelompok lain. Masing-masing kelompok mendiskusikan masalah tersebut. Selanjutnya hasil dari tiap kelompok didiskusikan kembali dan dicari kesimpulannya. Kelemahannya adalah: Mungkin terbentuk kelompok dari orang-orang yang tidak tau apa-apa, Mungkin ada pemimpin yang lemah melakukan penyuluhan secara langsung dengan metode
a. Ceramah tanya jawab
b. Diskusi kelompok terarah
c. Brain storming
d. Buzz group
e. Role Play
1. Forum komunikasi
2. Menunjukkan film-film tentang pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan
3. Kunjungan tamu dari luar
4. Wisata karya ke tempat lain yang lebih maju.
Merupakan tahapan dari Langkah-langkah pemberdayaan masyarakat yaitu
Perumusan upaya pemecahan masalah oleh masyarakat dan membuat perencanaan
Pelaksanaan kegiatan pemecahan masalah kesehatan oleh masyarakat
Pembinaan dan pengembangan upaya pemberdayaan masyarakat
Monitoring
Evaluasi
DI desa X terdapat masalah kesehatan kebiasaan membuang sampah sembarangan, mereka mempunyai tingkat pengetahuan baik tentang pengelolaan sampah, setelah disurvei ternyata tidak adanya tempat pembuangan sampah akhir sehingga mereka membuang disungai atau membakar sendiri di belakang rumah, untuk memecahkan masalah kesehatan diatas maka penyuluh kesehatan masyarakat melakukan penyuluhan secara langsung dengan modifikasi metode kelompok pada permulaan pemimpin kelompok memancing dengan satu masalah dan kemudian tiap peserta memberikan jawaban atau tanggapan, Tanggapan atau jawaban-jawaban tersebut ditampung dan ditulis dalam flipchart atau papan tulis serta kelemahannya kurang memperoleh pandangan atau pendapat serta sulit merumuskan beberapa pendapat peserta merupakan
Ceramah tanya jawab
Diskusi kelompok terarah
Brain storming
Buzz group
Role Play
Segala upaya fasilitasi yang bersifat non instruktif, guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, agar mampu mengidentifi kasi masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, merencanakan dan melakukan pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat suatu proses aktif, dimana sasaran/klien dan masyarakat yang diberdayakan harus berperan serta aktif (berpartisipasi) dalam kegiatan dan program kesehatan merupakan pengertian dari
Advokasi kesehatan
Social support
Negosiasi
Kemitraan
Pemberdayaan masyarakat
Pengkajian pemberdayaan masyarakat desa yang lebih banyak melibatkan pihak dalam yang terdiri dari pihak stakeholder (pemangku kepentingan kegiatan) dengan difasilitasi pihak luar yang berfungsi sebagai narasumber atau fasilitator metode penilaian keadaan secara partisipatif yang dilakukan pada tahapan awal perencanaan kegiatan yaitu
Metode Rapid Rural Appraisal (RRA)
Metode Participatory Rapid Appraisal (PRA)
Metode Participatory Learning and Action (PLA)
Participatory Assessment and Planning (PAP)
Communication for Behaviour Impact (COMBI)
Dilakukan dengan menggali potensi yang belum disadari masyarakat (potensi dapat muncul dari adanya kebutuhan masyarakat) yang diperoleh melalui pengarahan, pemberian masukan, dialog, kerjasama dan pendelegasian serta membuat model-model percontohan dan prototipe pengembangan masyarakat
Sasaran utama
Sasaran pendukung
Sasaran tersier
Pendekatan Makro
Pendekatan Mikro
Berikut ini indikator hasil pemderdayaan masyarakat : jenis dan jumlah KIE/penyuluhan yang dilaksanakan, frekuensi pelatihan yang dilaksanakan, jumlah tokoh masyarakat yang terlibat, adanya siklus pengambilan keputusan di masyarakat dan pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan. Indikator tersebut adalah
Input
Proses
Output
Outcome
Hasil
Pemberdayaan masyarakat adalah segala upaya fasilitasi yang bersifat non instruktif, guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, agar mampu mengidentifi kasi masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, merencanakan dan melakukan pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat.Sasaran pendukung pemberdayaan masyarakat adalah
Individu
Keluarga
Kelompok Masyarakat
Petugas kesehatan
Penentu Kebijakan
Metode ini merupakan gabungan antara bermain peran dengan diskusi kelompok. Pesan-pesan kesehatan disajikan dalam beberapa bentuk permainan seperti permainan monopoli, ular tangga, beberan. Cara memainkannya persis seperti bermain monopoli dengan menggunakan dadu, gaco (petunjuk arah), selain papan main. Beberapa orang menjadi pemain, dan sebagian lagi berperan
sebagai narasumber. Kegiatan penyuluhan kelompok tersebut adalah
Bola Salju (snow balling)
Metode Panel
Permainan simulasi (simulation game)
Peragaan atau demonstrasi
Panel – Forum
Kekuatan metode panel adalah sebagai berikut kecuali :
Membangkitkan pikiran yang kritis.
Memberikan kesempatan mengemukakan pandangan yang berbeda–beda
Mendapatkan hasil yang nyata.
Meningkatkan kemampuan analitis.
Mudah tersesat dan berlarut – larut, sehingga tujuan diskusi tidak tercapai.
Kelemahan metode study kasus adalah :
Membutuhkan keterampilan untuk “menuliskan” masalah.
Masalah itu tidak selalu sama pentingnya bagi anggota.
Memerlukan banyak waktu jika dilakukan secara mendalam
Dapat tertulis, lisan, difi lmkan, direkam, diperankan atau diceritakan
Membutuhkan pemimpin yang terampil.
Kekuatan metode ceramah tanya jawab adalah sebagai berikut, kecuali
dapat dipakai pada orang dewasa
penggunaan waktu efisien
dapat dipakai pada kelompok sasaran besar
tidak memerlukan banyak alat bantu
Meningkatkan respons sasaran
Kelemahan metode Peragaan atau demonstrasi adalah sebagai berikut, kecuali
perlu keterampilan tertentu
terbatas pada situasi belajar tertentu
perlu waktu lebih lama
biaya besar serta perlu persiapan matang
bisa lebih lama meyakinkan dan diyakinkan karena berkesempatan melakukan sendiri
Dalam metode ini beberapa anggota kelompok ditunjuk sebagai pemegang peran tertentu untuk memainkan peranan, misalnya sebagai bidan, dokter, perawat, pasien dan sebagainya, sedangkan anggota yang lain sebagai pengamat atau anggota masyarakat. Mereka memperagakan konseling dengan menggunakan kaidah “SATU TUJU” tentang pentingnya minum tablet tambah darah bagi
ibu hamil.Kegiatan penyuluhan kelompok tersebut adalah
Bola Salju (snow balling)
memainkan peran (role play)
Permainan simulasi (simulation game)
Peragaan atau demonstrasi
Metode Case Study (Studi Kasus)
Suatu proses pemberian bantuan berupa komunikasi langsung dengan tujuan agar klien mampu mengenali keadaan dirinya dan masalah yang dihadapinya adalah pengertian dari
Konseling
Penyuluhan
Wawancara
Simulasi
Bantuan Sosial
Langkah-langkah melakukan komunikasi interpersonal adalah
SATU
SAJI
SATU TUJU
SALAM
7C
