NEW
Font size
WorksheetsKEPEMIMPINAN MANAJERIAL - KUIS PERTEMUAN XIV
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Budaya kontrol yang berorientasi pada proses dan
terstruktur dimana sebuah budaya kerja perusahaan yang berfokus pada perkembangan dan kestabilan peraturan, struktur, dan proses bisnis dikenal dengan budaya :
Budaya Klan
Budaya Adhokrasi
Budaya Hirarki
Budaya Achievement
Budaya Pasar
Sebagai kemampuan pemimpin mengubah kemampuan kerja,
motivasi kerja, pola kerja dan nilai-nilai kerja yang dipersepsikan bawahan
sehingga mereka lebih mampu mengoptimalkan kinerja untuk mencapai tujuan
organisasi. Kepemimpinan ini mampu untuk menginspirasi orang lain untuk melihat masa depan dengan optimis, dan mampu mengkomunikasikan bawahan bahwa visi dan misi tersebut dapat dicapai, ini adalah penjelasan dari Kepemimpinan:
Situasional
Transaksional
Transformasional
Partisipatif
Kharismatik
Adanya perubahan (Change), menurut Khasali (2022) memiliki ciri , KECUALI :
Bersifat misterius karena tidak mudah dipegang
Memerlukan pemimpin handal dalam melakukannya
Tidak semua orang bisa diajak melihat perubahan
Ada sisi lembut dan sisi keras dalam perubahan
Perubahan terjadi atas kehendak pemimpin
Dalam kaitan dengan manajemen perubahan, dibicarakan masalah visi masa depan yang berbeda dengan visi sekarang ini. Visi biasanya terinspirasi oleh kenyataan bahwa perubahaan itu diperlukan, merupakan tahapan:
Activating
Envisioning
Implementing
Ensuring
Recognizing
Penyebab Gagalnya suatu perubahan yang direncanakan seroang pemimpin atau sebuah organisasi , biasanya terjadi karena :
Tidak Kuatnya Kepemimpinan
Kesalahan dalam melihat reformasi yang harus dilakukan
Adanya sabotase di tengah jalan baik internal maupun eksternal
Kurangnya dukungan pemangku kepentingan (Stakeholder)
Semua pilihan jawaban benar
Tindakan yang benar secara moral adalah Tindakan yang memaksimalkan manfaat sosial sambil memnimalkan biaya sosial adalah prinsip dari
Teori Etika :
Egosentris
Egoisme Etis
Utilitarianisme
Alturisme
Semua pilihan jawaban salah
Dalam mengembangkan peran Etika dalam kepemimpinan ada hal yang menyangkut INTERPERSONAL TRUS ( Kepercayaan antar personal), dan ada 5 komponen Interpersonal Trust itu adalah KECUALI :
Kompetensi
Konsistensi
Motivasi
Loyalitas
Integritas
Pengaruh (Influence) seorang Leader ( Pemimpin) terhadap pengikutnya (Follower) dapat terlihat pada KECUALI :
perubahan perilaku (Behavior)
Perubahan pilihan-pilihan (Choices)
Perubahan Persepsi (Perception)
Perubahan jabatan (struktural)
Perubahan sikap (Attitude)
Gaya kepemimpinan dimana seorang Pemimpin menggunakan serangkaian imbalan untuk memotivasi para anggota, terutama berupa pemenuhan kebutuhan tingkat rendah fisiologis dan rasa aman merupakan konsep dasar dari Gaya Transaksional yang disebut dengan :
Passive Management
Manajemen Perkecualian AKtif
Punishment Management
Contingent Reward
Laissez faires
Kekuasaan yang menggunakan balas jasa untuk mempengaruhi seseorang untuk bersedia melakukan sesuatu sesuai keinginannya, Kekuasaan ini dapat berupa gaji, upah, bonus, promosi, pujian, pengakuan atau penempatan tugas yang lebih menarik. Jenis Kekuasaan ini dikenal dengan :
Coercive Power
Legitimate Power
Reward Power
Referent Power
Expert Power
Penggabungan prinsip teori dan praktek pengorganisasian kerja dan menggabungkan karakteristik pemimpin yang baik dan keahlian dan kompetensi seorang manajer adalah pengertian dari :
Kepemimpinan Manajerial
Leadership
Management
Administration
Organization
Urutan ruang lingkup Administration, Kepemimpinan, Manajemen, Organisasi dari yang paling kecil ke yang paling besar adalah :
Management >Organization >Administration
> Leadership
Leadership >Management >Organization >Administration
Leadership
>Management >Administration
> Organization
Organization >Administration
> Management
> Leadership
Semua pilihan jawaban salah
Adapun ciri-ciri atau karakter kepemimpinan Transaksional adalah KECUALI :
adanya kontrak pertukaran
atas hasil yang telah dicapai oleh anggota dengan pemenuhan kebutuhan yang dilakukan oleh pemimpin sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja mereka;
pemimpin melakukan control terhadap kinerjanya anggotanya dan jika dirasa tidak sesuai dengan
kesepakatan kerja sebelumnya pemimpin dapat mengambil tindakan tegas terhadap kinerja anggota yang dirasa tidak sesuai dengan harapan;
pemimpin melakukan intervensi
hanya jika standar yang telah ditentukan tidak tercapai oleh anggota
pemimpin memberi kepercayaan penuh pada anggotanya dan mereka diberi hak untuk mengambil keputusan yang dirasa menurut mereka dapat membantu usaha mencapai target yang telah ditentukan
mengidentifikasi perubahan yang diperlukan, menyusun visi yang akan membuka jalan bagi perubahan yang dibuat dan melaksanakan rencana yang diperlukan agar perubahan tersebut terjadi.
Salah satu keahlian yang dharus dimiliki kepemimpinan situasional adalah mengindentifikasi kemampuan dan kemauan (motivasi) dari setiap anggotanya dan melakukan gaya /cara kepemimpinan tergantung situasi bawahan . Jika situasi bawhaan punya keinginan dan keahlian sangat tinggi maka pemimpin akan memilih cara :
DIRECTING
SELLING
PARTICIPATING
DELEGATING
COORDINATING
Pemimpin bertujuan menyampaikan ide dan pesan kepada bawahan untuk membuat mereka paham dan ikut serta dalam proses dan tugas. Tahap ini melibatkan supervisi serta diskusi proaktif antara pemimpin dan bawahan, tahapan ini dalam kepemimpinan situasional dikenal dengan :
DIRECTING /TELLING
SELLING
PARTICPATING
DELEGATING
PUSHING
