wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Jarhu wa Ta'dil

Total questions: 16

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan pernyataan berikut!

Seorang rijal hadis dalam keadaan :

(1). Muslim, baligh, dan berakal sehat.

(2). Kuat menjaga hafalan hadisnya, hingga ketika ditanya langsung bisa menunjukkan dengan tepat.

(3). Kuat menjaga hadisnya hingga ia selalu berusaha menghafalkan sekaligus menuliskannya.

(4). Kuat menjaga tulisan hadisnya, hingga ketika ditanya langsung bisa menunjukkan tulisan hadisnya dengan tepat.

(5). Mengetahui sifat-sifat rijal yang menyebabkan ditolak riwayat hadisnya.

(6). Mengetahui sejarah rijal yang di ta'dil atau di tajrih walaupun tidak pernah bertemu

(7). Memiliki loyalitas pada rijal yang dita'dil atau ditajrih

diantara pernyataan tersebut yang termasuk syarat ulama' yang mentajrih atau menta'dil adalah ditunjukkan oleh angka....

a)

(1), (2), (4),(5),(6)

b)

(1), (2),(3),(4),(5)

c)

(1), (2),(3),(6),(7)

d)

(1), (2), (5),(6),(7)

e)

(1), (2), (5),(6),(7)

2.

Perhatikan ayat berikut!

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ. الحجرات : 6

Ayat tersebut merupakan dalil

tentang....

a)

bolehnya mentajrih

b)

tidak diterimanya riwayat orang fasiq

c)

syarat tsiqah adalah tidak fasiq

d)

tidak fasiq pada waktu ada’ hadis.

e)

orang yang mengkritik sanad termasuk fasiq

3.

Perhatikan lafadz-lafadz ta’dil berikut !

1) فلان ليس بثقة

2) فلان له مناكير

3) فلان لين الحديث

4) فلان ثبت ثقة

5) فُلاَنٌ أَثْبَت النَّاسِ

6) فُلاَنٌ إِلَيْهِ مُنْتَهَى ثِقَةٌ

7) فلان شيخ

8) فلان ثقة ثقة

9) فلان فيه ثقة

10) فلان أكذب الناس

Lafadz-lafadz tersebut yang termasuk lafadz tajrih adalah nomor....

a)

1, 2, 3, 4, 5

b)

1, 2, 3, 6, 7

c)

1, 2, 3, 9, 10

d)

2, 3, 5, 6, 7

e)

2, 3, 4, 7, 10

4.

“Sifat seorang periwayat yang dapat mencacatkan keadilan dan hafalannya, menunjukkan atau membayangkan kelemahan seorang rawi” ini adalah definisi.....

a)

al-adlu

b)

al-aadilu

c)

al-mu'addilu

d)

al-jarh

5.

“Upaya mengungkap sifat-sifat bersih dari seorang periwayat hadis sehingga nampak keadilan (adalah)nya yang menyebabkan diterimanya riwayat yang disampaikan”. Ini adalah definisi.....

a)

al-adlu

b)

al-aadilu

c)

al-mu'addilu

d)

at-ta'diilu

e)

al-jarh

6.

Orang yang mensifati rijal hadis dengan sifat-saifat baiknya, sehingga riwayat hadisnya bisa diterima disebut.....

a)

al-mujarrihu

b)

al-mu'addilu

c)

al-aadilu

d)

al-adaalatu

e)

al-adlu

7.

Dibawah ini yang bukan termasuk dalil dibolehkannya jarh dan ta’dil adalah.....

a)

إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا (الحجرات:٦)

b)

وَاسْتَشْهِدُوا شَهِيدَيْنِ مِنْ رِجَالِكُمْ (البقرة:٢٨٢)

c)

أَنَّ رَجُلًا أَصَابَهُ جُرْحٌ فِي رَأْسِهِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ

d)

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِئْسَ أَخُو الْعَشِيرَةِ رواه أبو داود

e)

قَالَ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ سَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ رواه الترمذي

8.

Syarat mu’addil dan mujarrih adalah sebagai berikut, kecuali.....

a)

dlabith dan adil

b)

Tau sebab jarh dan adil

c)

mengenal orang yang ditajrih atau dita’dil

d)

tidak fanatik pada yang dita’dil dan sebaliknya.

e)

tidak berlebihan dalam mentajrih

9.

Dibawah ini adalah cara-cara periwayat dalam mentajrih dan menta’dil, kecualai.....

a)

jujur dan proporsional

b)

Cermat dalam membahas

c)

mematuhi kesopanan

d)

Menjaga rahasia periwayat

e)

Global dalam menta’dil dan detail dalam mentajrih

10.

Dibawah ini adalah sebab-sebab ditolaknya periwayat (sebab-sebab jarh), kecuali.....

a)

sendirian dalam meriwayatkan

b)

Jahalah bi ahwali ruwat

c)

fakhsyu al-ghalad

d)

Mukhalafatu tsiqah

e)

bid’ah

11.

Kata-kata tajrih yang paling membuat periwayat menjadi tidak diterima sama sekali hadisnya adalah.....

a)

la yus’alu haditsuhu

b)

Fulan akdzabu an-naas

c)

dla’ifun

d)

Laisa bi tsiqah

e)

fulan layinu

12.

Imam Syafi’i berkata “kalau bukan karena Syu’bah di Iraq tidak mengetahui hadis”. Ungkapan Syafi’i ini termasuk....

a)

al-jarh

b)

Al-adl

c)

At-tajriih

d)

at-ta’diil

e)

Jarh wa ta’dil

13.

“Luka yang memungkinkan mengeluarkan darah”. Ini adalah definisi menurut bahasa untuk istilah.....

a)

al-jarh

b)

Al-adl

c)

At-tajriih

d)

at-ta’diil

e)

Jarh wa ta’dil

14.

Kata-kata tajrih yang paling ringan yang mendekati ta’dil adalah.....

a)

fulan layinu

b)

Fulan akdzabu an-naas

c)

dla’ifun

d)

Laisa bi tsiqah

e)

sudduqun

15.

Kata-kata ta’dil yang paling kuat dan paling menyebabkan seorang periwayat menjadi pasti diterima riwayatnya adalah.....

a)

auha al-asanid

b)

Ashahhu al asanid

c)

tsiqatun tsiqatun

d)

Shudduuqun

e)

autsaqu an-naas

16.

Kitab “at-taariikh al kabir” buku yang menerangkan tentang jarh dan ‘adil ditulis oleh....

a)

Ibnu Hibban

b)

Imam Nasa’i

c)

ar-Razi

d)

Al-jurjani

e)

Bukhari