WorksheetsTAFSIR
Total questions: 25
Worksheet time: 38mins
Orang yang memiliki kapabilitas sempurna yang dengannya ia mengetahui maksud Allah ta‘ala dalam Al-Quran sesuai dengan kemampuannya. Ia melatih dirinya dengan mengetahui banyak pendapat mengenai tafsir Kitâbullâh. Selain itu, ia menerapkan tafsir tersebut baik dengan mengajarkannya atau menuliskannya.
Penjabaran tersebut adalah pengertian dari . . . . .
mufassir
musafir
tafsir
mukassir
muhaddits
Menurut Imam Jalaluddin al-Suyuti dalam kitabnya, apabila seseorang ingin menafsirkan kandungan ayat Alquran secara keseluruhan maka dibutuhkan syarat-syarat sebagai berikut. Kecuali . . . . .
menguasai ilmu bahasa Arab berserta aspeknya
menguasai ilmu balaghah (maani, bayan dan badi’)
menguasai ilmu tenaga dalam
menguasai ilmu qiroat, baik qiroat sab’ah maupun asyarah
menguasai ilmu ushul fiqih
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً
ayat tersebut menjelaskan tentang . . . . .
manusia diciptakan di bumi sebagai khalifah
macam-macam khalifah dimuka bumi
negara harus mendirikan seorang khalifah
para sahabat yang dijuluki khalafaurrosyidin
manusia diciptakan di bumi sebagai pemerintah
Sejak lahir manusia mempunyai kecendrungan berketuhanan yang dibawa sejak lahir, itu kemudian dikenal dengan istilah . . . . .
khalifah
fitrah
taqdir
bakat
istidraj
Ada 3 konsep ukhuwwah yaitu . . . . .
ukhuwwah islamiyyah - ukhuwwah wathaniyyah - ukhuwwah basyariyyah
ukhuwwah diniyyah - ukhuwwah wathaniyyah - ukhuwwah basyariyyah
ukhuwwah islamiyyah - ukhuwwah wasathiyyah - ukhuwwah basyariyyah
ukhuwwah islamiyyah - ukhuwwah wathaniyyah - ukhuwwah aqliyyah
ukhuwwah fiqhiyyah - ukhuwwah wathaniyyah - ukhuwwah basyariyyah
Di bawah ini ayat yang secara tegas menyatakan bahwa sesama orang mukmin bersaudara adalah . . . . .
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوْنَ
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
قُلْ اَتُعَلِّمُوْنَ اللّٰهَ بِدِيْنِكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
اِنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ غَيْبَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
(الأية) وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا
Ayat tersebut memerintahkan kaum muslim agar . . . . .
mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah
berlomba-lomba dalam kebaikan
saling menolong dalam mewujudkan kebaikan dan ketakwaan
berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah
meneguhkan persatuan dan menghindari perpecahan
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Arti kata شُعُوْبًا pada ayat tersebut adalah . . . . .
bersuku-suku
berras-ras
berbondong-bondong
beruban
berbangsa-bangsa
Misi utama Al-QUr'an dalam kehidupan bermasyarakat adalah untuk menegakkan prinsip persaudaraan dan mengikis habis segala bentuk fanatisme golongan maupun kelompok.
Salah satu bentuk fanatisme dalam hidup bermasyarakat adalah . . . . .
menghargai orang yang berbeda agama
Memusuhi seseorang karena tidak memiliki agama yang sama dengan kita
Tidak mengganggu orang yang sedang beribadah
Bergaul dengan semua orang
Tolong-menolong dengan semua orang
Penghargaan dan penghormatan adalah sesuatu yang sangat dipelihara sekaligus diidamkan oleh setiap individu. Sebab, tidak ada seseorang pun yang tidak ingin dihargai atau dihormati, walaupun ia dikenal sebagai penjahat sekali pun. Sebab Rasulullah SAW. menegaskan:
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
arti dari hadits tersebut adalah . . . . .
Tidak beriman seseorang sehinggga ia mencintai orang lain, sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri
Tidak beriman seseorang sehinggga ia mencintai orang lain, sebagaimana ia mencintai orang tuanya sendiri
Tidak beriman seseorang sehinggga ia mencintai orang lain, sebagaimana ia mencintai kerabatnya sendiri
Tidak beriman seseorang sehinggga ia mencintai dirinya sendiri, sebagaimana ia mencintai orang lain
iman sesorang dinilai sempurna jika dia menghormati saudaranya sendiri seperti menghormati dirinya
. . . . . وَعِبَادُ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ . . . . . وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَٰهِلُونَ قَالُوا۟
هَوْنًا - سَلَٰمًا
رِجَالًا - كَثِيۡرًا
حُوۡبًا - كَبِيۡرًا
نَفۡسًا - هَنِيۡٓــًٔـا
قِيٰمًا - مَّعۡرُوۡفًا
Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsirnya: "Jangalah memaksa seorangpun untuk masuk islam. Islam adalah agama yang sangat jelas dan gamblang tentang semua ajaran dan bukti kebenarannya, sehingga tidak perlu memaksakan seseorang masuk ke dalamnya. Orang yang mendapatkan hidayah, terbuka lapang dadanya dan terang mata hatinya, tertutup penglihatan dan pendengarannya maka tidak layak baginya masuk islam dengan paksa." Maka, apabila seseorang memiliki pemahaman seperti itu akan timbul sifat . . . . .
arogansi
mempengaruhi
sosialis
toleransi
leberalis
Perjanjian formal antara Rasulullah dengan semua suku-suku dan kaum-kaum penting di Yatsrib (kemudian bernama Madinah) pada tahun 622.
Konstitusi ini dibuat untuk mengakhiri pertempuran sengit antar suku antara klan saingan Bani Aus dan Bani Khazraj di Madinah dan untuk menjaga perdamaian dan kerjasama di antara semua kelompok Madinah.
Perjanjian perdamaian ini disebut dengan . . . . .
piagam madinah
perjanjian aqabah
perjanjian hudaibiyah
perjanjian bangsa-bangsa
piagam ansor
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
Kandungan isi dari pada ayat tersebut adalah . . . . .
perintah saling tolong menolong dalam berbuat kebaikan
larangan bergaul dengan non muslim
perintah jihad pada jalan Allah
perintah untuk bersabar dan menunaikan shalat
ciri-ciri orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah
Al-qur'an menegaskan dua cara untuk melaksanakan jihad pada jalan Allah yaitu dengan . . . . .
jiwa dan raga
harta dan dengan jiwa
harta dan keluarga
jiwa dan ilmu
harta dan dengan tahta
اخوة وطنية . . . . .
persaudaraan sesema bangsa
persaudaraan sesama manusia
persaudaraan sesama islam
persaudaraan sesama jenis
kita semua bersaudara
اخوة بشرية . . . . .
persaudaraan sesama bangsa
persaudaraan sesama manusia
persaudaraan sesama agama
persaudaraan sesama jenis
persaudaraan diantara kita
sikap saling menghormati dan menghargai antar penganut agama lain, seperti: tidak memaksakan orang lain untuk menganut agama kita; tidak mencela/menghina agama lain dengan alasan apapun; serta tidak melarang ataupun mengganggu umat agama lain untuk beribadah sesuai agama/kepercayaan masing-masing. ini adalah bentuk dari sikap . . . . .
persaudaraan
percaya diri
merasa lebih baik dari kelompok lain
toleransi
anarkis
يا عائِشَةُ إنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ، ويُعْطِي علَى الرِّفْقِ ما لا يُعْطِي علَى العُنْفِ، وما لا يُعْطِي علَى ما سِواهُ
Hadits tersebut menjelaskan tentang . . . . .
sesungguhnya Allah menyukai kelembutan bukan kekerasan
Allah memerintah untuk berbuat kasar terhadap orang yang beda agama
Allah memerintah untuk berbuat adil kepada siapapun
nabi tidak menyukai orang yang keras kepala
orang yang lemah lembut lebih disukai oleh orang lain dari pada orang yang keras kepala
إنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ، ويُعْطِي علَى الرِّفْقِ ما لا يُعْطِي علَى العُنْفِ
Arti kata yang bergaris bawah adalah . . . . .
kekerasan
kesombongan
terorisme
keras kepala
kelembutan
Apa saja hak-hak dan kewajiban umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat!
Tulislah ayat yang menjelaskan bahwa kita diciptakan berbeda-beda, berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Tetapi yang paling mulia diantara kita ialah yang paling bertakwa!
Jelaskan bagaimana sikap toleransi Rasulullah kepada non-muslim!
Bagaimana pendapat kalian tentang terorisme yang mengatasnamakan agama?
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Jelaskan maksud dari hadits tersebut!
