WorksheetsQUIZ EKKES-1
Total questions: 48
Worksheet time: 8mins
Name
Class
Date
1.
Sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung B3, adalah;
a)
Limbah
b)
Limbah B3
c)
B3
d)
Semua jawaban benar atau salah
2.
Karakteristik Limbah B3 antara lain adalah;
a)
Karsinogenik
b)
Mutagenik
c)
Pengoksidasi
d)
Semua jawaban benar atau salah
3.
Kategori Limbah B3, Limbah B3 yang berdampak akut dan langsung terhadap manusia dan dapat dipastikan akan berdampak negatif terhadap lingkungan hidup.
a)
Kategori-1
b)
Kategori-2
c)
Sumber-tidak spesifik
d)
Sumber-spesifik
4.
Kategori Limbah B3 yang memiliki efek tunda (delayed effect), dan berdampak tidak langsung terhadap manusia dan lingkungan hidup
a)
Kategori-1
b)
Kategori-2
c)
Sumber-tidak spesifik
d)
Sumber-spesifik
5.
Kategori Limbah B3 yang memiliki toksisitas sub-kronis atau kronis.
a)
Kategori-1
b)
Kategori-2
c)
Sumber-tidak spesifik
d)
Sumber-spesifik
6.
Sumber Limbah B3 yang pada umumnya bukan berasal dari proses utamanya, tetapi berasal dari kegiatan antara lain pemeliharaan alat, pencucian, pencegahan korosi atau inhibitor korosi, pelarutan kerak, dan pengemasan
a)
Sumber-tidak spesifik
b)
Sumber-spesifik
c)
Sumber spesifik khusus
d)
Kategori-1
7.
Sumber Limbah B3 dari sisa proses suatu industri atau kegiatan yang secara spesifik dapat ditentukan
a)
Sumber-tidak spesifik
b)
Sumber-spesifik
c)
Sumber spesifik khusus
d)
Kategori-1
8.
Sumber Limbah B3 yang memiliki efek tunda (delayed effect), berdampak tidak langsung terhadap manusia dan lingkungan hidup, memiliki karakteristik beracun tidak akut, dan dihasilkan dalam jumlah yang besar per satuan waktu
a)
Sumber-tidak spesifik
b)
Sumber-spesifik
c)
Sumber spesifik khusus
d)
Kategori-1
9.
Bahan kimia beracun Hg (Senyawa Hg organic dan anorganik) adalah termasuk;
a)
Logam/ metalloid
b)
Karsinogen
c)
Pestisida
d)
Semua jawaban benar atau salah
10.
Bahan kimia beracun Posfor adalah termasuk;
a)
Logam/ metalloid
b)
Karsinogen
c)
Pestisida
d)
Semua jawaban benar atau salah
11.
Bahan kimia beracun Organo fosfat adalah termasuk;
a)
Logam/ metalloid
b)
Karsinogen
c)
Pestisida
d)
Semua jawaban benar atau salah
12.
Jalur pajanan keracunan berupa gas, uap dan bahan semprotan, melalui;
a)
Salran pernafasan
b)
Saluran pencernakan
c)
Kontak kulit
d)
Semua jawaban benar atau salah
13.
Jalur pajanan keracunan makanan yang mengandung racun, makanan kadaluarsa serta makanan yang tidak dipersiapkan dengan baik/tercemar, melalui ;
a)
Salran pernafasan
b)
Saluran pencernakan
c)
Kontak kulit
d)
Semua jawaban benar atau salah
14.
Kegiatan untuk mengurangi jumlah dan/atau mengurangi sifat bahaya dan/atau racun dari Limbah B3 sebelum dihasilkan dari suatu usaha dan/atau kegiatan, dilakukan melalui;
a)
substitusi bahan
b)
modifikasi proses
c)
Penggunaan teknologi ramah lingkungan
d)
Semua jawaban benar atau salah
15.
Dilakukan melalui pemilihan bahan baku dan/atau bahan penolong yang semula mengandung B3 digantikan dengan bahan baku dan/atau bahan penolong yang tidak mengandung B3.
a)
substitusi bahan
b)
modifikasi proses
c)
Penggunaan teknologi ramah lingkungan
d)
Semua jawaban benar atau salah
16.
Dapat dilakukan melalui pemilihan dan penerapan proses produksi yang lebih efisien
a)
substitusi bahan
b)
modifikasi proses
c)
Penggunaan teknologi ramah lingkungan
d)
Semua jawaban benar atau salah
17.
Dalam rangka Pengelolaan Limbah B3, yang bertujuan untuk mengubah Limbah B3 menjadi produk yang dapat digunakan sebagai substitusi bahan baku, bahan penolong, dan/atau bahan bakar yang aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup adalah;
a)
Pemanfaatan Limbah
b)
Pengolahan Limbah
c)
Penimbunan Limbah
d)
Semua jawaban benar atau salah
18.
Kegiatan/ proses untuk mengurangi dan/atau menghilangkan sifat bahaya dan/atau sifat racun, adalah;
a)
Pemanfaatan Limbah
b)
Pengolahan Limbah
c)
Penimbunan Limbah
d)
Semua jawaban benar atau salah
19.
Kegiatan menempatkan Limbah B3 pada fasilitas penimbunan dengan maksud tidak membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan hidup adalah;
a)
Pemanfaatan Limbah
b)
Pengolahan Limbah
c)
Penimbunan Limbah
d)
Semua jawaban benar atau salah
20.
Energi yang dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik atau partikel. Keberadaan radiasi tidak dapat dilihat, tidak dapat tercium karena tidak berbau, tidak dapat didengar, dan tidak dapat dirasa, tetapi hanya dapat dideteksi dengan alat detektor radiasi.
a)
Radiasi
b)
Radiasi pengion
c)
Radioaktivitas
d)
Bahan Radiaktif
21.
Gelombang elektromagnetik dan partikel bermuatan yang karena energi yang dimilikinya mampu mengionisasi media yang dilaluinya
a)
Radiasi
b)
Radiasi pengion
c)
Radioaktivitas
d)
Bahan Radiaktif
22.
Bahan radioaktif memancarkan radiasi, dan kemampuan ini disebut
a)
Radiasi
b)
Radiasi pengion
c)
Radioaktivitas
d)
Bahan Radiaktif
23.
Bahan yang memancarkan radiasi
a)
Radiasi
b)
Radiasi pengion
c)
Radioaktivitas
d)
Bahan Radiaktif
24.
Sebuah batu memancarkan radiasi, batu ini disebut
a)
Radiasi
b)
Radiasi pengion
c)
Radioaktivitas
d)
Bahan Radiaktif
25.
Dapat mengionisasi materi biologi yang dilewatinya baik secara langsung maupun tidak langsung, dan menyebabkan perubahan pada tingkat molekuler, seluler, jaringan, organ, dan sistemik tubuh.
a)
Radiasi
b)
Radiasi pengion
c)
Radioaktivitas
d)
Bahan Radiaktif
26.
Zat radioaktif yang secara alami terdapat di alam adalah;
a)
Naturally Occurring Radioactive Material (NORM)
b)
Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material (TENORM)
c)
Radiasi terestrial
d)
Radiasi kosmik
27.
zat radioaktif alam yang dikarenakan kegiatan manusia atau proses teknologi terjadi peningkatan Paparan Potensial jika dibandingkan dengan keadaan awal
a)
Naturally Occurring Radioactive Material (NORM)
b)
Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material (TENORM)
c)
Radiasi terestrial
d)
Radiasi kosmik
28.
Radiasi dipancarkan oleh radionuklida yang ada di dalam kerak bumi adalah;
a)
Naturally Occurring Radioactive Material (NORM)
b)
Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material (TENORM)
c)
Radiasi terestrial
d)
Radiasi kosmik
29.
Radiasi berasal dari angkasa luar yang terdiri dari partikel dan sinar berenergi tinggi (1017 eV) dan berinteraksi dengan inti atom stabil di atmosfer
a)
Naturally Occurring Radioactive Material (NORM)
b)
Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material (TENORM)
c)
Radiasi terestrial
d)
Radiasi kosmik
30.
Segala sesuatu yang dapat menyebabkan paparan Radiasi, meliputi zat radioaktif dan peralatan yang mengandung zat radioaktif atau memroduksi Radiasi, dan fasilitas atau instalasi yang di dalamnya terdapat zat radioaktif atau peralatan yang menghasilkan Radiasi adalah;
a)
Sumber Radiasi
b)
Sievert
c)
Becquerel
d)
Radionuclide
31.
satuan dosis paparan radiasi yang diterima seseorang dan digunakan sehubungan dengan apa yang terkena radiasi, yaitu tubuh manusia. Semakin besar nilai yang dinyatakan dalam sieverts, semakin besar efek radiasi yang terpapar pada tubuh manusia
a)
Sumber Radiasi
b)
Sievert (Sv)
c)
Becquerel (Bq)
d)
Radionuclide
32.
satuan radioaktivitas dan berfokus pada asal radiasi. Ini digunakan untuk menyatakan jumlah bahan radioaktif yang terkandung dalam tanah, makanan, air ledeng, dll. Semakin tinggi nilai yang dinyatakan dalam becquerels, semakin besar radiasi yang dipancarkan
a)
Sumber Radiasi
b)
Sievert (Sv)
c)
Becquerel (Bq)
d)
Radionuclide
33.
Kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan Tenaga Kerja melalui pengendalian Lingkungan Kerja dan penerapan Higiene Sanitasi di Tempat Kerja
a)
K3 Lingkungan Kerja
b)
K3
c)
Higiene
d)
Sanitasi
34.
Kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan Tenaga Kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja adalah;
a)
K3 Lingkungan Kerja
b)
K3
c)
Higiene
d)
Sanitasi
35.
Usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha kesehatan individu maupun usaha pribadi hidup manusia adalah;
a)
K3 Lingkungan Kerja
b)
K3
c)
Higiene
d)
Sanitasi
36.
Usaha kesehatan preventif yang menitik beratkan kegiatan kepada usaha kesehatan Lingkungan hidup manusia adalah;
a)
K3 Lingkungan Kerja
b)
K3
c)
Higiene
d)
Sanitasi
37.
Pelaksanaan syarat-syarat K3 Lingkungan Kerja dilakukan melalui kegiatan:
a)
Pengukuran Lingkungan Kerja
b)
Pengendalian Lingkungan Kerja
c)
Penerapan Higiene Sanitasi
d)
Semua jawaban benar atau salah
38.
Pengukuran dan pengendalian Lingkungan Kerja dilakukan terhadap faktor:
a)
Fisika, Kimia, Bologi
b)
Ergonomi
c)
Psikologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
39.
Pengukuran Lingkungan Kerja dilakukan ;
a)
Tingkat pajanan Faktor Fisika, Kimia, Biologi, Ergonomi, dan Psikologi
b)
Sesuai dengan metoda uji yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia
c)
Metoda uji lainnya sesuai standar yang telah divalidasi oleh lembaga yang berwenang
d)
Semua jawaban benar atau salah
40.
Pengendalian Lingkungan Kerja dilakukan sesuai hirarki pengendalian meliputi upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Semua jawaban benar atau salah
41.
Dalam rangka pengendalian faktor kebisingan, menghilangkan sumber Kebisingan dan Tempat Kerja adalah upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Rekayasa teknis
42.
Dalam rangka pengendalian faktor kebisingan, mengganti alat, bahan, dan proses kerja yang menimbulkan sumber Kebisingan adalah upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Rekayasa teknis
43.
Dalam rangka pengendalian getaran, mengurangi pajanan Getaran dengan menambah/menyisipkan damping/bantalan/peredam di antara alat dan bagian tubuh yang kontak dengan alat kerja adalah upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Rekayasa teknis
44.
Dalam rangka pengendalian getaran, membatasi pajanan Getaran melalui pengaturan waktu kerja adalah upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Rekayasa teknis
45.
Dalam rangka pengendalian,menghilangkan sumber Radiasi Gelombang Radio atau Gelombang Mikro dari Tempat Kerja adalah upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Rekayasa teknis
46.
Dalam rangkapengendalian, mengisolasi atau membatasi pajanan sumber Radiasi Gelombang Radio atau Gelombang Mikro adalah upaya;
a)
Eliminasi
b)
Substitusi
c)
administratif
d)
Rekayasa teknis
47.
Potensi bahaya Faktor Ergonomi meliputi:
a)
Cara kerja, posisi kerja, dan postur tubuh yang tidak sesuai saat melakukan pekerjaan;
b)
Desain alat kerja dan Tempat Kerja yang tidak sesuai dengan antropometri Tenaga Kerja;
c)
Pengangkatan beban yang melebihi kapasitas kerja.
d)
Semua jawaban benar atau salah
48.
Penerapan Higiene dan Sanitasi meliputi:
a)
Halaman
b)
Gedung
c)
Bangunan bawah tanah
d)
Semua jawaban benar atau salah
100 %
